Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 96


__ADS_3

enjoy


.


.


.


.


.


Heppy reading


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


di kantor taya dan Rara sedang asik berbincang taya tidak bisa bekerja karena istrinya itu selalu menganggu nya


taya" mom anak kita sedang apa ?


Rara" tidak tahu dad, sepertinya dia sedang tertidur


taya" nak, kamu tidur ya, kok kamu tidur sih Daddy kan mau bercerita sama kamu nak


Rara" aw dad, lihat dia seperti. ya sudah bangun, ya ampun dasar kamu ya anak Daddy, mendengar suara Daddy nya langsung merespon (mengelus perutnya)


taya" anak Daddy yang pintar, mau Daddy ceritakan apa hari ini, em Daddy habis membaca buku kisah-kisah sahabat nabi


anak Daddy mau dengar


Rara" mau Daddy (menirukan suara anak-anak)


taya"baik lah Daddy akan ceritakan


taya mulai bercerita untuk anaknya itu, dengan penuh semangat taya bercerita,


hingga membuat Rara terkekeh melihat suaminya itu,


taya" bagaimana sayang, bagus kan ceritanya , nanti kamu jika sudah besar harus menjadi anak yang pemberani dan kuat ya nak, biar bisa menjaga mommy, nanti kita jaga mommy sama-sama ya


Rara" ya ampun mommy nya terharu ini, mommy janji, mommy akan merawat kalian berdua agar Daddy dan anak mommy ini bisa memenuhi janjinya (mencium kening taya)


taya" terimakasih mom, sudah membuat hidupku, terasa lengkap dan membuat ku bahagia, aku tidak tahu jika saat ini di sebelah ku bukan kamu, mungkin aku tidak akan sebahagia ini


Rara" kita sama-sama melengkapi, sayang kamu juga membuat ku bahagia, bahkan kamu mengajarkan aku menjadi lebih baik, tapi sayang maaf atas sikap papa ku,mungkin papa terlalu takut


taya" aku tidak pernah merasa papa salah sayang, aku mengerti mengapa papa sepeti itu, sayang aku akan membuktikan pada papa jika aku bisa menjaga kamu, dan calon cucu nya ini, mom lebih baik kamu minta maaf pada papa, tidak baik bermusuhan sayang apa lagi dengan orang tua sendiri, seburuk - buruknya perlakuan orang tua, dia tetap orang tua kita yang mempertaruhkan hidupnya untuk menjaga kita


Rara" tapi, sayang aku mau papa sadar akan kesalahannya


taya" tapi tidak harus seperti itu kan cara nya


sayang, kita seharusnya sebagai anak tidak boleh melakukan itu,sayang jika kamu bersikap seperti itu, maka papa mu akan berpikir lebih buruk lagi tentang aku


Rara" apa benar seperti itu ?


taya" em, papa mu akan menyalah kan aku, papa akan semakin tidak suka pada ku, sayang ayo kita ke rumah papa sore nanti, kita minta maaf, kita selesaikan baik-baik masalah ini aku yakin papa pasti mempunya alasan untuk ini semua


Rara" baik lah, maaf aku malah memperkeruh suasana, seharusnya aku berpikir dulu sebelum bertindak


taya" tidak kamu tidak salah juga, hanya cara mu menyampaikan nya kurang baik, hingga menimbulkan perdebatan antara kamu dengan papa


Rara" aku beruntung memiliki suami seperti mu mas


taya" aku yang lebih beruntung memiliki istri seperti mu sayang


tiba tiba pintu ruangan taya terbuka, membuat taya dan Rara terkejut


taya" om dimas ?


Dimas" selamat siang pak bos baru (terkekeh) wah ada kakak cantik dan calon cucu grandpa mengelus perut Rara


taya"ada masalah apa om, hingga om harus datang kemari


Dimas" tidak ada , om hanya sekedar mampir, kebetulan lewat, bagaimana rasanya menjadi seorang bos taya, sudah mulai terasa stres


taya" (tersenyum) sejauh ini masih baik baik saja om


Dimas" kakak bisa om bicara dengan taya sebentar saja


Rara " baik lah biar aku tunggu di luar


Dimas" eh jangan , biar kakak di sini, biar om sama taya yang keluar oke


Rara" baik lah om ku yang tampan


Dimas keluar lebih dulu,

__ADS_1


taya" tunggu sebentar ya sayang , aku akan segera kembali


mereka masuk kedalam rumahan asisten taya


taya" ada apa om, kenapa harus menjauh dari Rara


Dimas" taya, tadi om melihat papa mertua mu di bawah, dan dia menangis apa kalian habis bertengkar


taya" papa? di bawah ?


Dimas" iya masa di sini sih taya


taya" tidak om, kami tidak bertengkar, hanya saja Rara sedang ada sedikit salah paham pada papa,tapi itu melalui telepon, apa papa sudah pergi


Dimas " bodoh, tentu sudah, lalu kenapa dia menangis ?


taya" mana taya tahu om, kan om yang ke temu


Dimas" kamu benar


taya hanya menggeleng geleng kan kepala saja melihat kelakuan Dimas yang tidak pernah berubah selalu bersikap kocak


" apa yang terjadi pada papa, ya aku beritahu pada Rara atau tidak ya " batin taya


Dimas" ya elah si taya, di ajak ngobrol malah bengong


taya"(terkekeh) maaf om,


Dimas" ya sudah om mau pulang dulu, salam buat Rara sama calon cucu grandpa ya


taya" loh om tidak pamit langsung saja pada mereka


Dimas" tidak usah om sibuk, banyak pekerjaan


taya"baik lah om, dasar om Dimas tidak pernah berubah (tersenyum)


taya kembali masuk ke dalam ruangannya dan melihat istrinya sedang menerima telepon


Rara* iya Bun, iya,iya kakak. Menag sudah berencana ke sana m, iya, iya, walaikumsalam Bun


taya" kenapa sayang, bunda ya


Rara" iya sayang, bunda minta kita ke rumah katanya papa yang meminta, kira-kira mau apa ya papa


taya" semoga hal yang baik sayang ...


Rara" iya. sayang


sedang kan taya, memikirkan kata-kata dimas yang terus terngiang di telinganya


setelah selesai bekerja taya dan Rara bergegas menuju ke rumah Abi, Karana ke dua nya ingin mengetahui apa yang benarnya terjadi , taya sudah memberitahu istrinya jika dimas melihat papa nya menagis meninggalkan kantor taya


sesampainya di ke Diaman Abi Meraka berdua langsung masuk ke dalam rumah itu


"assalamualaikum " bersamaan


"walaikumsalam"


cha-cha" loh taya, kakak cepat sekali sudah sampai ke mari


Rara" papa di mana Bun?


cha-cha" papa sedang keluar dengan Rey


Rara" kata mas taya papa menangis, menangis kenapa Bun


cha-cha" bunda gak tahu nak, papa juga belum cerita ke bunda , nanti kita dengar apa kata papa mu ya nak, kalian sudah makan ?


Rara" sore ini belum Bun,kakak lapar Bun


chacha" ya sudah ayo kita makan, ayo taya


setelah selesai makan, Abi dan Rey tidak kunjung pulang


sampai waktu magrib pun mereka bum juga kembali, setelah selsai salat magrib terdengar suara mobil Rey memasuki halaman rumah


Rara menyambut papa nya di depan pintu,dan berniat untuk meminta maaf


"assalamualaikum"


Rara" walaikumsalam papa (memeluk) maafin kakak ya pa, seharusnya kakak tidak bersikap seperti itu pada papa, maaf kan kakak pa


Abi hanya diam tak menanggapi perkataan Rara, Abi melepas pelukan putrinya itu dan berjalan masuk ke dalam sambil menatap taya yang hanya bisa berdiri diam melihat tatapan Abi


taya tidak bisa berbuat apa apa, Karana Abi melihat dirinya seperti melihat harimau yang akan menerkam mangsanya


taya dan Rara saling pandang dan masih berdiam diri di ruang tamu itu

__ADS_1


Abi" kalian mau berdiri disitu saja, tidak merasa lapar


taya" em i... iya pa , kami masuk


Abi berjalan lebih dulu


Rara" papa kenapa Rey (berbisik)


Rey" tidak tahu


Rara" kamu sama papa dari mana ?


Rey" dari mengelilingi kota Jakarta , kakak tahu Berjam-jam kami hanya berputar-putar tanpa tujuan


sesampainya di ruang makan mereka mulai menyantap makan malam, walau sudah kenyang taya tetap memaksakan untuk menghabiskan makanan yang ada di piringnya


setelah selesai, mereka masih berkumpul di ruang makan namun tidak ada yang membuka suara sedikit pun


sampai akhirnya Abi membuka suara


Abi" taya


taya" i...iya pa


Abi" bagaimana rasanya menjadi bos, apa sudah mulai merasa stres


taya" sejauh ini masih bisa taya tangani pa


Abi" kerjakan yang baik, pegang amanat yang sudah di beri oleh Dimas pada mu


taya" iya pa, taya akan berusaha


Abi" kak bagaimana ke adaan cucu opa, apa dia baik-baik saja


Rara" cucu opa sangat baik, dan sehat


Abi" taya


taya" iya pa


Abi" maaf kan papa nak,


perkataan Abi sontak membuat semua yang berada di meja makan itu terkejut


taya" untuk apa meminta maaf pa, papa tidak mempunyai salah pada taya


Abi" papa sudah berpikir buruk tentang mu, bahkan papa berniat untuk memisahkan mu dengan Rara, papa salah nak maafkan papa


taya berdiri mendekati Abi


taya" papa tidak salah pa, yang salah taya, seharusnya taya sebagai suami bisa mengajari istri taya dengan benar, dan seharusnya taya memberi contoh yang baik


Abi" tidak nak, papa yang salah, papa yang terlalu takut melepas putri papa pada mu, seharusnya papa tidak bersikap seperti itu , terimakasih kamu sudah membuat papa sadar akan ke salahan papa, dan kamu adalah pria yang tepat untuk putri papa (menangis)


taya"(memeluk) terimakasih pa sudah percaya pada taya, taya berjanji akan selalu menjaga putri papa


Abi" terimakasih nak (melepas pelukan) nak (memanggil Rara) maafkan keegoisan papa nak, mau kan memaafkan papa


Rara"( memeluk) kakak juga minta maaf karena membuat papa marah


Abi" Dion , Rey kemari nak, maaf kan papa memarahi kalian , papa benar benar minta maaf


kedua anak laki-laki itu langsung memeluk papanya


cha-cha yang melihat itu ikut terharu, karena kini kelurga nya bisa berkumpul tanpa harus ada perdebatan panjang


Abi berjalan mendekati cha-cha


Abi" Bun maaf kan papa, yang sudah sangat egois dan memarahi bunda , maaf kan papa Bun


cha-cha tidak menjawab, dirinya langsung memeluk suaminya itu ,


cha-cha" jangan di ulangi lagi ya pa,


Abi" terimakasih Bun, papa sayang bunda


cha-cha" bunda juga sayang papa


malam ini terasa sangat indah, dimana ke salah pahaman menemui titik terangnya dan berakhir dengan manis


----------------------------------------------------------


TBC


next ya


oooo iya semuanya aku slow up date ya,akan tetap up tapi tidak bisa terburu buru atau up banyak ya semua

__ADS_1


jangan lupa kasih like dan komennya ya atau dukungan yang lainya juga boleh


terimakasih


__ADS_2