Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 56


__ADS_3

selamat membaca


.


.


.


.


.


💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝


fahri berlari masuk ke dalam ruangan dimana Rara sedang tertidur, karena mendengar suara Rara yang bertriak teriak


rara"mas mas bangun mas, mas jangan tinggalin aku mas


fahri melihat Rara bertriak dengan mata yang masih terpejam


fahri" kak, kak , kak bangun kak, kak, kak bangun


fahri mengguncang tubuh Rara dengan kuat


rara membuka matanya


rara" mas (bertriak)


fahri" kakak kenapa, kak


rara" mas taya ri,mas taya dia (menangis)


fahri" tenang kak itu hanya mimpi, mas taya akan baik baik saja


rara menagis dalam pelukan Fahri,


rara" mas taya tidak boleh tinggalin kakak ri, kakak gak mau mas taya pergi


fahri" iya kak, tenang lah, minum lah kak (memberi sebotol air)


rara meminum air pemberian Fahri hingga habis, karena iya merasakan tenggorokannya sangat kering


fahri" duduk lah kak, tarik nafas kak, dan bunga


fahri membimbing Rara agar lebih tenang


rara" kakak mau lihat mas taya ri,


fahri" iya kak, ayo aku temani


rara dan Fahri masuk kedalam ruang perawatan taya dan melihat taya masih berbaring dan masih menutup matanya


rara memeluk taya


rara" mas bangun jangan tinggalin aku, mas bangun, kamu buat aku takut mas


fahri yang melihat itu pun jadi ikut sedih Fahri tidak bisa menahan air matanya


"bangun lah mas, aku tidak tega melihat kakak seperti itu" dalam hati Fahri


air mata Fahri sungguh tidak bisa dia ajak bekerja sama, air mata nya terus mengalir


rara menggenggam erat tangan taya, dan tetap setia menunggu taya


sampai fajar menyingsing ...


pagi pagi sekali ozzil sudah datang di rumah sakit menemui Fahri


ozzil" bagaimana ke adaan nya


fahri" belum ada tanda tanda sadar kan diri paman


ozzil" apa aku bisa melihatnya


fahri" masuklah, di dalam ada istrinya


ozzil masuk ke dalam ruangan taya


ozzil" permisi


rara" oooo iya silahkan, apakah anda dokter

__ADS_1


ozzil" oooo iya kenalkan saya ozzil, kepala polisi yang menangani kasus bapak Dimitri


rara"maaf bapak ozzil saya tidak mengenali anda , perkenalkan saya mikayra istri dari bapak Dimitri


ozzil" tidak masalah , bagaimana keadaanya ?


rara" belum sadarkan diri, apa ada masalah dengan kasus ini ?


ozzil" tidak, aku hanya ingin melihat ke adaan nya, dia sudah ku anggap adikku, jadi aku juga cemas


rara" oooo apakah bapak sangat akrab dengan suami ku


ozzil" sangat , dia adalah teman almarhum adikku , melihat dia Seperi melihat adikku


rara hanya tersenyum menanggapi perkataan ozzil


ozzil" bila dia sadar tolong kabari aku, oooo iya ini ponsel milik taya, aku lupa menerimanya pada stev


rara mengambil ponsel itu


rara" terimakasih, em aku harus memanggil bapak apa ?


ozzil"(terkekeh) panggil aku ozzil saja atau paman juga boleh


rara" oooo baik lah paman ozzil (tersenyum)


ozzil" pantas dia tak bisa berpaling dari mu


ozzil bergumam namun Rara tak bisa mendengar dengan jelas


rara" ada apa paman ?


ozzil"(tersenyum) tidak apa apa, baik lah aku pergi dulu ,jangan lupa hubungi aku


rara " baik paman, terimakasih sudah mampir


ozzil" mengelus kepala rara, kamu anak baik


ozzil keluar dari ruangan itu dan menemui Fahri


ozzil" Fahri apakah kamu bisa ikut dalam persidangan hari ini sebagai wakil dari taya


fahri" baik lah, aku akan meminta stev menemani kakak. di sini


fahri" baik lah paman


ozzil" baiklah kalau begitu aku pergi dulu masih ada hal yang aku mau urus


fahri" hati hati paman


setelah ozzil pergi Fahri langsung menelpon Steven


fahri* stev apa kamu di kantor


Steven* iya pak, ada apa ?


fahri* stev kamu ke rumah sakit jam sepuluh kantor biar di handel oleh Ahmad


Steven* baik lah pak


fahri menutup telponnya kemudian Fahri menghubungi kembarannya


Ghani* ada apa ?


fahri* bilang pada yang lain,jika hari ini adalah hari sudang putusan kasus mas taya aku minta kalian Mendokan hal yang terbaik


Ghani* baik lah,


fahri menutup teleponnya dan masuk memuji Rara


fahri"kak hari ini, adalah sidang putusan untuk kasus mas taya


rara" lalu, ?


fahri" aku akan menggantikan mas taya, nanti stev akan ke mari menemani kakak


rara" baik lah ri, semoga kasus ini cepat selesai, agar mas taya, cepat terbebas dari masalah ini


***


kini Fahri sudah berada di persidangan untuk mendengar putusan hakim , atas kasus Sarah

__ADS_1


Sarah benar benar tidak merasa bersalah bahkan wajahnya biasa saja, tidak seperti saat ada taya,


ozzil" Fahri ingat, jangan terpancing emosi sedikit pun, oleh wanita itu, wanita itu sangat licik (berbisik)


fahri" baik lah akan aku coba


ternyata benar perkiraan ozzil jika Sarah akan berbuat ulah,


dalam sidang Sarah terus mengumpat dan mencaci taya atau Rara, Fahri sangat geram mendengarnya namun dia harus bersikap baik, agar hakim tidak mempertimbangkan kembali


Sarah terus saja melontarkan cacian cacian dari mulutnya itu


fahri berusaha menahan emosinya


hakim Jane akhirnya selesai berdiskusi pada jaksa dan para juri


hakim" mohon tenang,


seketika ruangan itu menjadi sunyi senyap


hakim" baiklah saya mau mendengar keputusan yang di berikan juri lebih dulu


ketua" kami semua sepakat jika Sarah found wajib di hukum seberat beratnya,seperti penjara seumur hidup, atau hukum gantung


karena hal yang dia perbuat tidak adanya satu, namun banyak kasus


sekian permintaan kami


hakim" baik terimakasih,baik lah semua, saya sebagai hakim yang memimpin kasus ini setelah menimbang dan bermusyawarah dengan semua pihak memutuskan


jantung Fahri bekerja lebih ekstra , jantung Fahri berdetak lebih cepat dari biasanya


hakim" jika Sarah found akan di jatuhkan hukuman penjara seumur hidup, dan tidak ada banding atau pembelaan yang lain di karenakan kasus yang ia lakukan tidak Hanay satu dengan ini saya menyatakan jika nona Sarah found dinyatakan bersalah


tok tok tok


suara ketukan palu hakim terdengar merdu di telinga Fahri, yang saat ini tidak bisa berkata kata karena akhirnya harapan taya bisa terkabul


ozzil" selamat Fahri , kalian menang


fahri" bukan hanya kami, tapi kita uang menang terbayar sudah lelah kalian, kerja keras kalian selama ini


ozzil" aku harap taya segera sadar agar dia bisa tahu jika kita sudah Menag


fahri" aku pun berharap seperti itu


ozzil mengurus semua urusan persidangan setelah selesai barulah mereka di perbolehkan untuk pergi


fahri dan para teman teman yang lain Merakan kemenangan mereka, Fahri mengajak semua nya untuk makan makan


fahri hendak menelpon Rara untuk memberi tahu pada Rara jika kasus. ya sudah selesai


belum menelpon ponsel Fahri lebih dulu berdering


fahri menatap nama pada ponselnya


"kakak ♥️"


"tahu saja aku ingin menelpon" gumam Fahri


fahri mengangkat panggilan dari Rara


fahri* iya kak


rara"Fahri (menagis) mas taya


fahri langsung berlari meninggalkan tempat itu, membuat ozzil merasa cemas


ozzil" Fahri, Fahri apa yang terjadi (bertriak)


fahri tak mendengar perkataan ozzil


fahri langsung melajukan mobilnya dengan kencang ...


--------------------------------------------------


TBC


next ya


jangan lupa budayakan like dan komen setelah membaca

__ADS_1


terimakasih


__ADS_2