
enjoy
.
.
.
.
happy reading
🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾
hari ini adalah hari yang membahagiakan buat Rara, dimana dirinya bisa berkumpul bersama teman teman nya
setelah mendapat kan ponsel baru Rara langsung menghubungi bundanya,papa nya serta keluarga yang lain untuk memberi tahu
nomor ponsel nya yang baru
tak terasa hari sudah gelap dan itu artinya mereka harus berpisah
fahri lebih dulu pergi karena iya mempunyai janji pada seseorang
Nara" pak Dimitri kami pamit, terimakasih atas makan malamnya
Nia" iya pak Dimitri lain kali kalo makan enak begini ajak lagi ya (terkekeh)
Nara" Nia (menyenggol sikut Nia)
taya hanya tersenyum melihat kelakuan kedua pegawainya itu
rara" ya sudah kami pulang dulu ya,nana, Nia
Nara" hati hati Ra, (memeluk)
Nia" iya hati hati bu bos
rara" Nia (meninggi kan suara)
Nia" iya iya Rara
Nara" Ra, lanjut chat aja ya (berbisik )
rara" iya, ya sudah kami duluan ya
rara dan taya sudah masuk kedalam mobil meninggalkan Nia dan Nara
di perjalanan stev memberi tahu jadwal taya untuk esok,
rara" stev, besok bisa kamu antar aku ke tempat kursus, karena aku belum tahu tempat nya
Steven" bisa nyonya, eh maksud saya Rara
rara" terserah stev kamu mau memanggil aku apa, seenak mulut mu saja berucap (kesal)
Steven" iya nyonya Dimitri
taya" kamu jadi, mau kursus ?
rara" iya, aku pikir pikir dari pada aku bosan di apartemen lebih baik aku ikut kursus memasak
taya" (mengelus kepala) lakukan apa saja yang mau kamu lakukan ,(tersenyum)
rara" terimakasih, apa tempat kursus nya jauh dari apartemen
taya" tidak, tapi kamu tetap harus di antar oleh stev
rara" baik lah, baik aku akan di antar oleh stev
taya melingkarkan tangan nya di pinggang Rara , hal itu membuat Rara merasa terkejut
deg
jantung Rara berdebar kencang sekali dan membuat pipi nya memanas
sesampainya di apartemen , taya langsung mengandeng tangan Rara untuk naik
seolah olah tak mau terpisah, bahkan di dalam lift saja taya masih menggenggam erat tangan Rara
sesampainya di dalam apartemen Rara memilih membersihkan dirinya sementara taya iya mengganti password pintu apartemen mereka
setelah selesai taya masuk kedalam kamar dan melihat kotak harta Karun nya masih aman dan tidak terbuka,
"(menarik nafas) berarti dia tidak mengotak-atik ini" gumam taya
rara keluar dari kamar mandi dengan ke adaan yang sudah wangi dan bersih hal itu membuat taya menelan selivahnya dengan susah melihat Rara yang menggoda iman nya itu
rara" kamu gak mandi ?
taya" em iya
taya langsung buru buru masuk ke dalam kamar mandi
__ADS_1
rara" kenapa dia ? (bingung)
setelah selesai membersihkan diri taya baru tersadar jika dirinya tidak membawa baju bersih nya
"ah sial , aku lupa membawa baju ganti ku" gumam taya dengan kesal
akhirnya setelah berpikir cukup lama , taya memutuskan untuk keluar menggunakan handuk saja dari pada dirinya ke dinginkan dan sakit
taya keluar dengan mengunakan handuk
membuat Rara terkejut
rara"aaaaa... kamu kenapa gak pakai baju sih,(menutup mata)
taya" kenapa,aku suami mu, tidak masalah kan melihat ku seperti ini, biasakan diri mu
taya berjalan menuju kemari dan mengambil pakaiannya, dan menggunakan pakaian itu dengan cepat
setelah selesai taya ikut berbaring di sebelah Rara , yang sibuk dengan ponselnya
taya" apa yang kamu lakukan ?
rara" em... oooo aku sedang membalas chat dari Nara
taya" kamu seperti nya dekat sekali dengan Nara
rara" entah lah aku merasa nyaman sahabat dekat dengan Nara, dan Nara adalah teman pertama ku setelah bertahun tahun
taya" bukannya teman mu banyak ya?
rara" em... itu dulu, saat aku masih sangat bodoh (tersenyum)
taya" ya sudah tidur lah, jangan pikirkan masa lalu, dan besok kamu harus memulai kursus pertama mu kan
rara" em
taya mematikan lampu dan mulai memejamkan mata
sementara rara hanya bisa membolak balikan tubuhnya, hal itu membuat taya merasa terganggu
taya" kamu kenapa ?
rara" em, aku takut gelap, bisa hidupkan satu lampu saja?
taya" aku yang tidak bisa tidur jika kamu hidupkan lampu,
rara" kemarin Marin kamu, bisa tidur,dengan lampu menyala
rara yang mendapat perlakuan seperti itu tidak bisa berkata apa apa, hanya diam dan mencoba menenangkan jantungnya yang sedang bekerja ekstra
taya" tidur lah, aku akan memeluk mu, agar tidak merasa takut
taya sudah memejamkan mata nya, berbeda dengan Rara yang merasa jantungnya akan copot jika iya tidak bisa melepaskan diri
rara mencoba melepaskan diri dari pelukan taya
namun usahanya gagal taya sangat erat memeluknya
taya" sudah tidur saja, aku yakin jantungmu akan terbiasa dengan ini (tersenyum)
taya sudah tertidur pulas,dan Rara pun sudah tertidur pulas,
pagi itu taya lebih dulu membuka matanya dan melihat Rara yang masih berada di dalam pelukannya sedang tertidur pulas
taya memperhatikan wajah Rara, membuat jantungnya berdetak tak karuan ...
"kenapa kamu begitu mempesona, sampai sampai aku susah untuk berpaling " batin taya
taya memberanikan diri mencium kening Rara
cup
satu kecupan mendarat di dahi Rara , hal itu membuat Rara membuka matanya ,
rara" astafirloh udah pagi, (langsung beranjak)
aduh kesiangan kita mas, aduh gimana ini (panik)
taya"(terkekeh) sayang, ini masih sangat pagi, untuk bilang kesiangan,
taya menarik Rara kembali kedalam pelukannya
taya" kamu tahu, wajah mu, sangat mengemaskan jika sedang panik seperti itu
blus
memerah sudah pipi Rara , oleh gombalan yang di berikan taya
rara" apa sih , ih bangun kita belum salat, dan aku harus memasak
taya" tunggu lima menit saja seperti ini dulu
"lima menit, astaga dia ingin aku cepat cepat mati karena serangan jantung apa " pikir Rara yang masih berusaha menetralkan jantungnya
__ADS_1
setelah selesai menunaikan kewajiban sebagai seorang muslim , Rara mulai memasak sarapan untuk dirinya dan taya
setelah selesai Rara, bersiap siap dan memanggil taya
setelah sarapan mereka pergi bersama, Steven, lebih dulu mengantar taya, karena taya ada rapat pagi , bersama dewan direksi
taya" Steven, setelah kamu mengantar istriku, segera kembali ke kantor dan suruh Richi menunggu di sana mengerti
Steven" baik pak
taya" sayang, kamu hati hati, belajar yang benar mengerti
rara" em, i...iya (mencium tangan )
taya" ya sudah, Samapi jumpa di rumah(mencium kening)
rara" (tersenyum)i... iya
wajah Rara sudah memerah akibat ulah taya yang langsung mencium keningnya tanpa izin
sesampainya di tempat kursus memasak teman Rara rata rata adalah ibu ibu beranak satu,
rara" hai, aku mikayra, aku murid baru disini?
Rachel" hai mikayra, salam kenal, aku Rachel aku juga masih baru disini,kamu berasal dari mana ?
rara" aku, dari Indonesia , (tersenyum) kamu ?
Rachel" oooo aku dari belanda, kenapa kamu ikut kursus memasak?
rara" aku suka memasak, kalau kamu ?
Rachel" karena aku baru menjadi ibu, aku ingin membuat makanan untuk anak dan suami ku sendiri
setelah selesai berkenalan dengan Rachel
kelas dimulai dengan di pimpin oleh chef tampan bernama Michel
rara antusias sekali mengikuti kelas memasak itu, hal itu membuat nya senang dan teman temannya pun sangat asik
setelah selesai Rara berpamitan pulang pada semua temannya
rara berjalan di koridor dengan santai tanpa menyadari jika ada yang mengikutinya
rara memberhentikan langkahnya, karena iya merasa ada yang mengikutinya ...
rara melihat ke arah belakang namun tidak ada siapa pun
rara kembali berjalan namun perasannya semakin tidak enak
rara mulai mempercepat jalannya sampai tiba tiba seseorang meneriakkan namanya
"mikayra"
rara menoleh ke belakang, dan iya melihat Rachel sedang berlari ke arahnya
rara" ada apa? (merasa lega)
Rachel" ini dompet mu tertinggal, untung saja kamu masih disini
rara" oooo terimakasih Rachel
Rachel" ya sudah hati hati Ra
rara" iya Rachel,
rara kembali berjalan dan mendapati mobil milik taya sudah menunggunya
rara langsung masuk kedalam mobil itu
rara" kamu sudah selesai rapat ?
taya" sudah
rara" kenapa kamu yang menjemput, kenapa tidak stev saja
taya" oooo jadi kamu lebih suka di jemput stev dari pada suami mu (kesal)
rara" bukan bukan begitu maksudku, em aku takut menganggu pekerjaan mu itu saja
taya" alasan saja
dalam hati taya tertawa melihat wajah Rara yang seketika berubah,menjadi sangat mengemaskan jika panik seperti itu
sementara orang yang sedari tadi memperhatikan mereka sangat kesal karena misinya gagal
----------------------------------------------------
TBC
jangan lupa kasih like dan komen ya
terimakasih
__ADS_1