
selamat membaca
.
...
.
...
.
...
🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾
"aku tahu dia kecewa pada ku, tapi aku harus bertemu dengan Fahri agar masalah ku bisa cepat selesai dan aku bisa bersamanya, maaf kan aku membuat mu kecewa lagi"
taya menatap Rara yang keluar dari kamar dengan perasaan yang sedih dan kecewa itu
mereka menyantap makan pagi mereka dengan suasana hening dan tidak ada pembicaraan apa pun
setelah selesai taya bersiap untuk pergi dan Rara membereskan kamar yang sudah berantakan oleh bunga bunga
taya membereskan semuanya,Rara menemukan buket bunga mawar berwarna merah di atas meja kecil,yang terdapat kartu ucapan
rara membuka kartu itu
" ***selamat pagi sayang, semoga kamu suka dengan bunga ini,semoga kita selalu bahagia dan kita akan memiliki keluarga yang sangat bahagia selamanya"
bertanda
suami mu ataya Dimitri***
"Steven kamu terlalu baik memberi ku kartu ucapan ini" Rara menatap kartu yang berada di atas bunga itu
rara menyiapkan baju taya, setelah itu iya pergi keluar membawa bunga itu dan menaruh ke dalam vas
setelah selesai membereskan semuanya Rara duduk di sofa sambil melihat pemandangan kota London
taya keluar dari kamar dengan pakaian yang sudah rapih dan wangi
taya" Ra aku pergi dulu
rara menghampiri taya dan mencium tangan taya
rara" hati hati
taya" apa kamu kecewa pada ku
rara" tidak
taya" yakin
rara" pergilah ini sudah siang, nanti kamu terlambat
rara pergi meninggalkan taya yang masih berdiri menatap nya
taya keluar dari apartemen itu dan pergi menuju ke kantor untuk menemui Fahri
rara duduk di tepian kasur sambil menatap isi kamar itu
rara" kamar ini sangat rapih, mungkin selalu di urus
rara melihat lihat semua benda yang ada di kamar itu
mata Rara tertuju pada sebuah kotak seperti kotak harta Karun namun berukuran kecil
rara sangat penasaran pada kotak itu dia ingin sekali membuka dan melihat isinya
rara" tidak tidak tidak jangan Rara, kamu itu tidak boleh ikut campur dengan urusannya ingat itu, huh tapi aku sangat penasaran dengan kotak itu, tapi mengapa ku seperti tidak asing dengan kotak itu ya
akhirnya Rara pergi menjauhi kotak itu agar dia tidak merasa penasaran ...
suara ponsel Rara berdering dengan sangat kencang membuat Rara yang berada di kamar mandi harus keluar terburu buru
rara mengajar panggilan itu tanpa melihat siapa yang meneleponnya
rara* halo
Nara*mikayra !!!
rara menatap layar ponselnya,
"ya Allah aku lupa memberi kabar pada Nara "
__ADS_1
rara* iya na, lupa kasih kamu kabar,
Nara* buka pintu sekarang, dari tadi gue udah nunggu di depan gak ada yang buka pintu
rara* buka pintu, emang kamu dimana?
Nara* rumah pak taya lah (dengan pd)
rara*(tertawa) aku gak di sana na, aku di apartemen, kamu ngapain di situ
Nara* lah gue kayak orang bodoh Dong, pantesan gak ada umatnya
rara tertawa karena ulah sahabatnya itu
Nara* yah gue balik lagi berarti ke kantor, maksud hati ingin makan siang bersama malah salah alamat
rara* besok kita bertemu ya, jangan khawatir
ngomong ngomong kamu tahu aku udah di sini dari siapa ?
Nara* tadi gak sengaja liat pak Dimitri Dateng sama asistennya terus gue tanya ke Fahri, dan dia bilang Lo juga udah di sini
rara* oooo begitu, yasudah besok kita bertemu, oke, aku sangat rindu pada mu na
Nara* ya sudah gue tutup dulu teleponnya gue mau balik lagi ke kantor
rara* iya hati hati
panggilan sudah berakhir dan Rara masih tertawa membayang kan sahabatnya itu berdiri di depan rumah kosong
tiba tiba ponsel Rara kembali berdering Rara mengira jika yang meneleponnya adalah Nara jadi dia langsung mengajar tanpa membaca
rara* iya na , ada apa lagi
diam tak ada jawaban hanya terdengar suara sedikit kegaduhan
rara* halo,halo
"tinggalkan dia jika kamu masih sayang dengan nyawamu, dan keluarga mu,jika tidak mereka akan aku habisi "
Tut Tut tut
panggilan itu berakhir Nara melihat nomor yang menelponnya namun nomor itu dirahasiakan
rara tidak ambil pusing karena menurut nya itu hanyalah orang iseng yang mau mengerjainya saja
rara kembali memainkan ponsel nya dan melihat lihat sosial medianya
tidak lama ada pesan masuk ke dari nomor yang di sembunyikan.
"jangan pernah dekati dia, jika kamu ingin selamat dan masih sayang dengan keluarga mu"
rara membaca pesan itu dengan sedikit risih karena ada beberapa gambar mayat yang sudah tidak ada kepalanya
rara" siapa sih orang ini, dan dia dia itu siapa ? (kesal)
sementara di kantor Fahri memberi tahu jika anak buahnya menemukan bukti baru namun belum bisa membatu menguatkan posisi taya
fahri" anak buah ku menemukan sidik jari berbeda pada berkas itu, tapi itu belum bisa menguatkan posisi mu, kita harus selidiki dulu sidik jari itu, dan itu memakan waktu tiga hari,
taya" apa tidak bisa lebih cepat, aku yakin Sarah sudah tahu tentang berita aku menikah, dan dia tidak akan tinggal diam saja
fahri" tidak bisa, kita masih harus mencari bukti dan saksi yang lain
Steven" maaf memotong pembicaraan, kejadian ini kapan terjadinya pak ?
taya" sekitar tujuh tahun lalu, aku ingat
Steven bisa kah bapak ceritakan ke jadian detail tentang masalah ini pak ?
taya menarik nafas dan menatap Fahri serta Steven
flashback
sikat delapan tahun lalu aku ingat saat Rara menyatakan perasaannya pada ku, di depan Clara wanita yang sedari SMA sudah aku sukai
aku sangat marah saat itu pada Rara, karena ulahnya aku terlihat buruk di mata Clara karena menurut Clara sikap ku sangat kasar pada Rara
hal itu membuat ku kesal dan enggan bertemu Rara
namun Rara tidak pernah berhenti untuk memenang kan hatiku
setahun dari kejadian penolakan aku mulai menyukai Rara, karena semua usaha yang dia lakukan untuk ku, walau jarak memisahkan namun wanita itu selalu saja punya cara mencuri perhatianku
bahkan aku sampai bisa melupakan Clara dengan mudah karena Rara
__ADS_1
suatu hari Clara mengenalkan aku pada Sarah teman di modelingnya yang saat itu belum terkenal
aku tahu Sarah Suak pada ku, tapi aku tidak meresponnya sama sekali
dan Sarah tahunya jika aku masih mencintai Clara
pada saat libur di bulan Desember
aku bersiap untuk pulang ke Indonesia dan mau menyampaikan perasan ku pada Rara
namun sebelum aku berangkat ponselku berdering
aku melihat layar ponselku
"Clara"
aku mengangkat panggilan itu
Clara*taya boleh kita bertemu, ada yang ingin aku bicara kan pada mu
taya* tidak bisa clara aku harus pergi ke indonesia
Clara* sebentar saja ada yang ingin aku katakan
taya* baik lah sebentar saja ya,dimana?
Clara* di tempat biasa saja
panggilan berakhir aku pergi menuju tempat yang sudah aku sepakati bersama Clara
sesampainya di sana aku melihat clara dengan wajah sedih dan lemas
taya" hey lara ada apa ?
Clara langsung memeluk taya dan menagis sejadi jadinya
taya berusaha menenangkan Clara yang kini jadi pusat perhatian
taya" lara berhenti menangis semua orang menatap ku, di kira aku membuat mu menangis
Clara melepaskan pelukannya
taya" ada apa ini ?
Clara" aku sudah hancur taya, aku hancur
taya" hancur bagaimana maksud mu?
Clara" taya mereka mengambil masa depan ku, mahkota ku sebagai wanita (menagis)
taya" maksudmu
Clara" aku mendapat pekerjaan sebuah iklan dari Sarah, seharusnya iklan ini untuk Sarah, namun Sarah tidak bisa jadi aku yang menggantikannya aku tidak tahu jika iklan itu berisi adegan dewasa (menangis) mereka mengambilnya taya
taya bingung harus berbuat apa bahkan dia pun harus pergi, namun di sisi lain dia tidak tega meninggalkan temannya yang sedang kesusahan
taya" sudah lah jangan menangis, lalu kamu mau apa sekarang
Clara" aku mau menuntut Sarah, karena kontrak yang iya berikan pada ku tidak sesuai dengan yang di berikan dari pihak iklan
taya" aku akan mendukung mu lara
akhirnya taya mengurungkan niatnya untuk pergi , dia memilih menemani Clara yang sedang bersedih
malam itu taya mengantar kan lara kembali ke rumahnya,setelah selesai taya langsung pergi
seminggu dari kejadian itu Sarah mengungkapkan perasaanya pada taya,
Sarah" taya aku menyukai mu ... maukah kamu menjadi kekasih ku
taya" maaf Sarah hati ku sudah ada yang memiliki aku tidak bisa bersama kamu
Sarah sangat kesal iya mengira jika yang di maksud oleh taya adalah Clara
"kurang ajar aku akan mendapat kamu dengan cara apa pun, lihat saja nanti" batin Sarah
__________________________________
TBC
next
masih lanjut flashback ya
jangan lupa kasih like dan komennya buat aku
__ADS_1