Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 37


__ADS_3

selamat membaca


.


...


.


...


.


...


🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾


"aku tahu dia kecewa pada ku, tapi aku harus bertemu dengan Fahri agar masalah ku bisa cepat selesai dan aku bisa bersamanya, maaf kan aku membuat mu kecewa lagi"


taya menatap Rara yang keluar dari kamar dengan perasaan yang sedih dan kecewa itu


mereka menyantap makan pagi mereka dengan suasana hening dan tidak ada pembicaraan apa pun


setelah selesai taya bersiap untuk pergi dan Rara membereskan kamar yang sudah berantakan oleh bunga bunga


taya membereskan semuanya,Rara menemukan buket bunga mawar berwarna merah di atas meja kecil,yang terdapat kartu ucapan


rara membuka kartu itu


" ***selamat pagi sayang, semoga kamu suka dengan bunga ini,semoga kita selalu bahagia dan kita akan memiliki keluarga yang sangat bahagia selamanya"


bertanda


suami mu ataya Dimitri***


"Steven kamu terlalu baik memberi ku kartu ucapan ini" Rara menatap kartu yang berada di atas bunga itu


rara menyiapkan baju taya, setelah itu iya pergi keluar membawa bunga itu dan menaruh ke dalam vas


setelah selesai membereskan semuanya Rara duduk di sofa sambil melihat pemandangan kota London


taya keluar dari kamar dengan pakaian yang sudah rapih dan wangi


taya" Ra aku pergi dulu


rara menghampiri taya dan mencium tangan taya


rara" hati hati


taya" apa kamu kecewa pada ku


rara" tidak


taya" yakin


rara" pergilah ini sudah siang, nanti kamu terlambat


rara pergi meninggalkan taya yang masih berdiri menatap nya


taya keluar dari apartemen itu dan pergi menuju ke kantor untuk menemui Fahri


rara duduk di tepian kasur sambil menatap isi kamar itu


rara" kamar ini sangat rapih, mungkin selalu di urus


rara melihat lihat semua benda yang ada di kamar itu


mata Rara tertuju pada sebuah kotak seperti kotak harta Karun namun berukuran kecil


rara sangat penasaran pada kotak itu dia ingin sekali membuka dan melihat isinya


rara" tidak tidak tidak jangan Rara, kamu itu tidak boleh ikut campur dengan urusannya ingat itu, huh tapi aku sangat penasaran dengan kotak itu, tapi mengapa ku seperti tidak asing dengan kotak itu ya


akhirnya Rara pergi menjauhi kotak itu agar dia tidak merasa penasaran ...


suara ponsel Rara berdering dengan sangat kencang membuat Rara yang berada di kamar mandi harus keluar terburu buru


rara mengajar panggilan itu tanpa melihat siapa yang meneleponnya


rara* halo


Nara*mikayra !!!


rara menatap layar ponselnya,


"ya Allah aku lupa memberi kabar pada Nara "

__ADS_1


rara* iya na, lupa kasih kamu kabar,


Nara* buka pintu sekarang, dari tadi gue udah nunggu di depan gak ada yang buka pintu


rara* buka pintu, emang kamu dimana?


Nara* rumah pak taya lah (dengan pd)


rara*(tertawa) aku gak di sana na, aku di apartemen, kamu ngapain di situ


Nara* lah gue kayak orang bodoh Dong, pantesan gak ada umatnya


rara tertawa karena ulah sahabatnya itu


Nara* yah gue balik lagi berarti ke kantor, maksud hati ingin makan siang bersama malah salah alamat


rara* besok kita bertemu ya, jangan khawatir


ngomong ngomong kamu tahu aku udah di sini dari siapa ?


Nara* tadi gak sengaja liat pak Dimitri Dateng sama asistennya terus gue tanya ke Fahri, dan dia bilang Lo juga udah di sini


rara* oooo begitu, yasudah besok kita bertemu, oke, aku sangat rindu pada mu na


Nara* ya sudah gue tutup dulu teleponnya gue mau balik lagi ke kantor


rara* iya hati hati


panggilan sudah berakhir dan Rara masih tertawa membayang kan sahabatnya itu berdiri di depan rumah kosong


tiba tiba ponsel Rara kembali berdering Rara mengira jika yang meneleponnya adalah Nara jadi dia langsung mengajar tanpa membaca


rara* iya na , ada apa lagi


diam tak ada jawaban hanya terdengar suara sedikit kegaduhan


rara* halo,halo


"tinggalkan dia jika kamu masih sayang dengan nyawamu, dan keluarga mu,jika tidak mereka akan aku habisi "


Tut Tut tut


panggilan itu berakhir Nara melihat nomor yang menelponnya namun nomor itu dirahasiakan


rara tidak ambil pusing karena menurut nya itu hanyalah orang iseng yang mau mengerjainya saja


rara kembali memainkan ponsel nya dan melihat lihat sosial medianya


tidak lama ada pesan masuk ke dari nomor yang di sembunyikan.


"jangan pernah dekati dia, jika kamu ingin selamat dan masih sayang dengan keluarga mu"


rara membaca pesan itu dengan sedikit risih karena ada beberapa gambar mayat yang sudah tidak ada kepalanya


rara" siapa sih orang ini, dan dia dia itu siapa ? (kesal)


sementara di kantor Fahri memberi tahu jika anak buahnya menemukan bukti baru namun belum bisa membatu menguatkan posisi taya


fahri" anak buah ku menemukan sidik jari berbeda pada berkas itu, tapi itu belum bisa menguatkan posisi mu, kita harus selidiki dulu sidik jari itu, dan itu memakan waktu tiga hari,


taya" apa tidak bisa lebih cepat, aku yakin Sarah sudah tahu tentang berita aku menikah, dan dia tidak akan tinggal diam saja


fahri" tidak bisa, kita masih harus mencari bukti dan saksi yang lain


Steven" maaf memotong pembicaraan, kejadian ini kapan terjadinya pak ?


taya" sekitar tujuh tahun lalu, aku ingat


Steven bisa kah bapak ceritakan ke jadian detail tentang masalah ini pak ?


taya menarik nafas dan menatap Fahri serta Steven


flashback


sikat delapan tahun lalu aku ingat saat Rara menyatakan perasaannya pada ku, di depan Clara wanita yang sedari SMA sudah aku sukai


aku sangat marah saat itu pada Rara, karena ulahnya aku terlihat buruk di mata Clara karena menurut Clara sikap ku sangat kasar pada Rara


hal itu membuat ku kesal dan enggan bertemu Rara


namun Rara tidak pernah berhenti untuk memenang kan hatiku


setahun dari kejadian penolakan aku mulai menyukai Rara, karena semua usaha yang dia lakukan untuk ku, walau jarak memisahkan namun wanita itu selalu saja punya cara mencuri perhatianku


bahkan aku sampai bisa melupakan Clara dengan mudah karena Rara

__ADS_1


suatu hari Clara mengenalkan aku pada Sarah teman di modelingnya yang saat itu belum terkenal


aku tahu Sarah Suak pada ku, tapi aku tidak meresponnya sama sekali


dan Sarah tahunya jika aku masih mencintai Clara


pada saat libur di bulan Desember


aku bersiap untuk pulang ke Indonesia dan mau menyampaikan perasan ku pada Rara


namun sebelum aku berangkat ponselku berdering


aku melihat layar ponselku


"Clara"


aku mengangkat panggilan itu


Clara*taya boleh kita bertemu, ada yang ingin aku bicara kan pada mu


taya* tidak bisa clara aku harus pergi ke indonesia


Clara* sebentar saja ada yang ingin aku katakan


taya* baik lah sebentar saja ya,dimana?


Clara* di tempat biasa saja


panggilan berakhir aku pergi menuju tempat yang sudah aku sepakati bersama Clara


sesampainya di sana aku melihat clara dengan wajah sedih dan lemas


taya" hey lara ada apa ?


Clara langsung memeluk taya dan menagis sejadi jadinya


taya berusaha menenangkan Clara yang kini jadi pusat perhatian


taya" lara berhenti menangis semua orang menatap ku, di kira aku membuat mu menangis


Clara melepaskan pelukannya


taya" ada apa ini ?


Clara" aku sudah hancur taya, aku hancur


taya" hancur bagaimana maksud mu?


Clara" taya mereka mengambil masa depan ku, mahkota ku sebagai wanita (menagis)


taya" maksudmu


Clara" aku mendapat pekerjaan sebuah iklan dari Sarah, seharusnya iklan ini untuk Sarah, namun Sarah tidak bisa jadi aku yang menggantikannya aku tidak tahu jika iklan itu berisi adegan dewasa (menangis) mereka mengambilnya taya


taya bingung harus berbuat apa bahkan dia pun harus pergi, namun di sisi lain dia tidak tega meninggalkan temannya yang sedang kesusahan


taya" sudah lah jangan menangis, lalu kamu mau apa sekarang


Clara" aku mau menuntut Sarah, karena kontrak yang iya berikan pada ku tidak sesuai dengan yang di berikan dari pihak iklan


taya" aku akan mendukung mu lara


akhirnya taya mengurungkan niatnya untuk pergi , dia memilih menemani Clara yang sedang bersedih


malam itu taya mengantar kan lara kembali ke rumahnya,setelah selesai taya langsung pergi


seminggu dari kejadian itu Sarah mengungkapkan perasaanya pada taya,


Sarah" taya aku menyukai mu ... maukah kamu menjadi kekasih ku


taya" maaf Sarah hati ku sudah ada yang memiliki aku tidak bisa bersama kamu


Sarah sangat kesal iya mengira jika yang di maksud oleh taya adalah Clara


"kurang ajar aku akan mendapat kamu dengan cara apa pun, lihat saja nanti" batin Sarah


__________________________________


TBC


next


masih lanjut flashback ya


jangan lupa kasih like dan komennya buat aku

__ADS_1


__ADS_2