
selamat membaca
.
.
.
.
.
🔷🔲🔲🔲🔲🔲🔲🔲🔲🔲🔲🔲🔷
di dalam pesawat Rara sudah tertidur pulas karena lelah menangis, bahkan saat dirinya menangis tak ada satu yang perduli
Rey" pa apa gak apa apa kita buat kaka kayak gini
Abi" semoga Rey, papa Hanay ingin lihat ke sungguhan taya saja, dan bagai mana perasannya pada kakak mu
Rey" tapi kasian kakak pa
Abi" papa juga tidak tega rey, tapi mau bagai mana lagi
rara masih tertidur sangat pulas sampai mereka tiba di Indonesia
setelah pesawat mendarat chacha membangunkan putrinya itu
cha-cha" kak ayo bangun kita sudah sampai
rara membuka matanya dan melihat di sekelilingnya, ternyata diri nya tidak bermimpi keluarga nya benar benar membawanya pulang
cha-cha" ayo kak kita turun
rara turun tanpa menghiraukan bundanya, dengan air mata yang kembali mengalir
setelah semuanya selesai Rara dan keluarganya keluar dari bandara itu menuju ke rumah mereka
rara hanya diam saja, tidak bicara sama sekali, hanya air matanya saja yang terus mengalir seolah tidak dapat berhenti
Dion dan Rey sebenarnya tidak tega namun mereka harus menuruti perintah papa nya
sesampainya di rumah Rara langsung naik ke kamarnya dan mengunci pintu, dia tak mau bicara pada siapa pun, dan tak mau bertemu siapa pun
sementara taya yang baru saja selesai dengan urusannya di kantor polisi berniat menjemput Rara, walau sudah dini hari
taya tidak melihat ponsel nya lagi dia dan Steven langsung pergi menuju hotel
sesampainya di sana taya tak menemukan siapa pun
taya mengetuk pintu beberapa kali namun tak ada tanggapan
taya pergi ke lobi dan menanyakan resepsionis
taya" permisi nona, apakah keluaran Brawijaya masih disini
resepsionis " tunggu sebentar tuan ...
resepsionis itu memeriksa komputer di depannya
resepsionis" maaf tuan keluarga Brawijaya sudah check out dari pagi tadi
taya" check out ?
resepsionis" iya pak
__ADS_1
taya" terimakasih nona
" kenapa tidak ada yang memberi tahu, dan dimana mereka,apa kah Rara sudah kembali ke apartemen " dalam hati taya,
Steven" pak kenapa tidak and hubungi saja nyonya rara
taya langsung mengambil ponselnya dan hendak menelpon Rara namun iya melihat pesona dari cha-cha
bunda cha-cha
"taya Rara kami bawa pulang ke indonesia,jika kamu benar benar mencintai Rara, jemput dia dan buktikan ke sungguhan mu di depan papa serta adik adik rara,bunda harap kamu mengerti akan sikap kami, kami sudah dengar semua ceritanya dari Dion dan Rey jika Rara sangat mencintai mu sajak dulu , bunda harap kamu juga bisa mencintai Rara"
taya menundukan kepalanya dan mengacak rambutnya frustasi
"aaaahh " taya bertriak sangat kencang membuat semua orang melihat ke arahnya
Steven merasa ada yang tidak beres pada bos nya
Steven" pak ada apa?
taya" apa aku tidak boleh bahagia, kenapa selalu saja ada masalah yang timbul,
Steven" ada apa pak ?
taya" istriku , dia di bawa pulang oleh kelurga nya aaaa
taya berteriak sekali lagi dan membuat orang orang semakin memperhatikan mereka
Steven" pak lebih baik kita pergi dari sini dan kita cari tempat uang lain saja
taya mengangkat kepalanya dan melihat ke arah Steven dan sekelilingnya dimana orang orang sedang melihat ke arahnya
taya berdiri dari duduk nya dan berjalan menuju pintu keluar
taya masuk ke dalam mobil,Steven pun mengikutinya
sekitar lima belas menit hening tanpa suara sampai taya membuka suara
taya" apa yang kamu lakukan disini
Steven" mengikuti bapak
taya"(menggelengkan kepalanya) astaga stev jika kamu duduk di sebelah ku lalu yang membawa mobil ini siapa
Steven baru tersadar jika dirinya melakukan kesalahan
Steven" astaga maaf pak,
Steven keluar dan duduk di kursi pengemudi
Steven" kita kemana pak ?
taya" apartemen stev
Steven menjalankan mobilnya menuju apartemen
sesampainya di apartemen Steven mengikuti taya, karena iya takut jika bosnya melakukan hal hal bodoh karena frustasi
taya masuk kedalam kamarnya sementara steven merebahkan tubuhnya di sofa
Steven menghubungi istrinya dan memberi tahu jika dirinya tidak pulang
lama kelamaan Steven mulai menutup matanya karena lelah
namun tidak dengan taya, taya membuka kotak harta Karun yang selama ini dirinya simpan
__ADS_1
"bahkan aku belum sempat menyatakan perasaan ku, ya Allah apa yang harus aku lakukan, di satu sisi istriku dan di sisi lain aku harus terus datang untuk kasus ini" taya benar benar bingung dalam hal ini
taya keluar dari kamar nya dan melihat Steven sedang tertidur dengan pulas ya
taya" aku pikir dia pulang (tersenyum) hidup mu sungguh beruntung stev tidak perlu hidup rumit seperti ku
taya melangkahkan kaki nya ke dapur untuk mengambil minum
ke esokkan pagi di Indonesia Rara terbangun dengan mata perih dan susah untuk melihat
bagaimana tidak dirinya menangis sepanjang malam Samapi tertidur
tok tok tok
cha-cha" sayang, buka pintunya kak, ayo kita sarapan kak,
rara tak bergeming dari tempat nya dirinya enggan bertemu keluarga nya
Abi" Rara buka pintu atau papa dobrak pintu ini, jangan keras kepala,
"siapa yang keras kepala,papa bukan aku" gumam Rara
brak
pintu kamar itu terbuka dan menampakan Abi yang memasang wajah kesal
Abi" bangun kamu, kamu bukan anak anak lagi, dan kamu seharusnya berpikir kamu mencintai orang tapi orang itu selalu bersikap tidak baik pada mu
rara" papa tidak tahu yang sebenarnya, dia tidak pernah bermaksud bersikap jahat pada ku
Abi" kamu benar benar sudah di buta kan oleh cinta Rara
Abi menarik putrinya itu menuju kamar mandi
Abi mengguyur putrinya itu membuat Rara merasa kedinginan
cha-cha" papa kamu apa apaan, ini sudah keterlaluan,pergi pa , pergi (menaikan nadanya)
cha-cha membantu putrinya itu
cha-cha" kak, maaf kan papa, maksud papa baik, dia tidak mau kamu salah melangkah kak, papa gak mau lihat kamu sakit dan hancur karena cinta yang tidak bersambut kak
rara" ta... tapi aku yakin Bun mas taya juga akan mencintai ku
cha-cha" kita lihat kak, jika dia datang menjemputmu dan membuktikan kesungguhannya mungkin papa akan ikhlas melepas kakak
cha-cha memeluk Rara dengan erat, cha-cha tahu bagaimana rasanya sakit hati maka dari itu dia setuju dengan rencana suaminya
tapi dirinya tidak setuju dengan cara kasar seperti ini
rara benar benar berharap taya akan datang menjemputnya, dan membawanya kembali,dan mereka bisa hidup bersama dan bahagia
dan membuktikan kesungguhan nya pada orang tuanya, karena hal itu juga yang di harapkan oleh Rara
__________________________________
TBC
next
jangan lupa kasih like dan komennya buat aku ya
terimakasih semuanya ...
jangan pada emosi ya baca nya hehehe 😅😅😅😅😅😅
__ADS_1