Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2 ) 50


__ADS_3

selamat membaca


.


.


.


.


.


🔷🔲🔲🔲🔲🔲🔲🔲🔲🔲🔲🔲🔷


di dalam pesawat Rara sudah tertidur pulas karena lelah menangis, bahkan saat dirinya menangis tak ada satu yang perduli


Rey" pa apa gak apa apa kita buat kaka kayak gini


Abi" semoga Rey, papa Hanay ingin lihat ke sungguhan taya saja, dan bagai mana perasannya pada kakak mu


Rey" tapi kasian kakak pa


Abi" papa juga tidak tega rey, tapi mau bagai mana lagi


rara masih tertidur sangat pulas sampai mereka tiba di Indonesia


setelah pesawat mendarat chacha membangunkan putrinya itu


cha-cha" kak ayo bangun kita sudah sampai


rara membuka matanya dan melihat di sekelilingnya, ternyata diri nya tidak bermimpi keluarga nya benar benar membawanya pulang


cha-cha" ayo kak kita turun


rara turun tanpa menghiraukan bundanya, dengan air mata yang kembali mengalir


setelah semuanya selesai Rara dan keluarganya keluar dari bandara itu menuju ke rumah mereka


rara hanya diam saja, tidak bicara sama sekali, hanya air matanya saja yang terus mengalir seolah tidak dapat berhenti


Dion dan Rey sebenarnya tidak tega namun mereka harus menuruti perintah papa nya


sesampainya di rumah Rara langsung naik ke kamarnya dan mengunci pintu, dia tak mau bicara pada siapa pun, dan tak mau bertemu siapa pun


sementara taya yang baru saja selesai dengan urusannya di kantor polisi berniat menjemput Rara, walau sudah dini hari


taya tidak melihat ponsel nya lagi dia dan Steven langsung pergi menuju hotel


sesampainya di sana taya tak menemukan siapa pun


taya mengetuk pintu beberapa kali namun tak ada tanggapan


taya pergi ke lobi dan menanyakan resepsionis


taya" permisi nona, apakah keluaran Brawijaya masih disini


resepsionis " tunggu sebentar tuan ...


resepsionis itu memeriksa komputer di depannya


resepsionis" maaf tuan keluarga Brawijaya sudah check out dari pagi tadi


taya" check out ?


resepsionis" iya pak

__ADS_1


taya" terimakasih nona


" kenapa tidak ada yang memberi tahu, dan dimana mereka,apa kah Rara sudah kembali ke apartemen " dalam hati taya,


Steven" pak kenapa tidak and hubungi saja nyonya rara


taya langsung mengambil ponselnya dan hendak menelpon Rara namun iya melihat pesona dari cha-cha


bunda cha-cha


"taya Rara kami bawa pulang ke indonesia,jika kamu benar benar mencintai Rara, jemput dia dan buktikan ke sungguhan mu di depan papa serta adik adik rara,bunda harap kamu mengerti akan sikap kami, kami sudah dengar semua ceritanya dari Dion dan Rey jika Rara sangat mencintai mu sajak dulu , bunda harap kamu juga bisa mencintai Rara"


taya menundukan kepalanya dan mengacak rambutnya frustasi


"aaaahh " taya bertriak sangat kencang membuat semua orang melihat ke arahnya


Steven merasa ada yang tidak beres pada bos nya


Steven" pak ada apa?


taya" apa aku tidak boleh bahagia, kenapa selalu saja ada masalah yang timbul,


Steven" ada apa pak ?


taya" istriku , dia di bawa pulang oleh kelurga nya aaaa


taya berteriak sekali lagi dan membuat orang orang semakin memperhatikan mereka


Steven" pak lebih baik kita pergi dari sini dan kita cari tempat uang lain saja


taya mengangkat kepalanya dan melihat ke arah Steven dan sekelilingnya dimana orang orang sedang melihat ke arahnya


taya berdiri dari duduk nya dan berjalan menuju pintu keluar


taya masuk ke dalam mobil,Steven pun mengikutinya


sekitar lima belas menit hening tanpa suara sampai taya membuka suara


taya" apa yang kamu lakukan disini


Steven" mengikuti bapak


taya"(menggelengkan kepalanya) astaga stev jika kamu duduk di sebelah ku lalu yang membawa mobil ini siapa


Steven baru tersadar jika dirinya melakukan kesalahan


Steven" astaga maaf pak,


Steven keluar dan duduk di kursi pengemudi


Steven" kita kemana pak ?


taya" apartemen stev


Steven menjalankan mobilnya menuju apartemen


sesampainya di apartemen Steven mengikuti taya, karena iya takut jika bosnya melakukan hal hal bodoh karena frustasi


taya masuk kedalam kamarnya sementara steven merebahkan tubuhnya di sofa


Steven menghubungi istrinya dan memberi tahu jika dirinya tidak pulang


lama kelamaan Steven mulai menutup matanya karena lelah


namun tidak dengan taya, taya membuka kotak harta Karun yang selama ini dirinya simpan

__ADS_1


"bahkan aku belum sempat menyatakan perasaan ku, ya Allah apa yang harus aku lakukan, di satu sisi istriku dan di sisi lain aku harus terus datang untuk kasus ini" taya benar benar bingung dalam hal ini


taya keluar dari kamar nya dan melihat Steven sedang tertidur dengan pulas ya


taya" aku pikir dia pulang (tersenyum) hidup mu sungguh beruntung stev tidak perlu hidup rumit seperti ku


taya melangkahkan kaki nya ke dapur untuk mengambil minum


ke esokkan pagi di Indonesia Rara terbangun dengan mata perih dan susah untuk melihat


bagaimana tidak dirinya menangis sepanjang malam Samapi tertidur


tok tok tok


cha-cha" sayang, buka pintunya kak, ayo kita sarapan kak,


rara tak bergeming dari tempat nya dirinya enggan bertemu keluarga nya


Abi" Rara buka pintu atau papa dobrak pintu ini, jangan keras kepala,


"siapa yang keras kepala,papa bukan aku" gumam Rara


brak


pintu kamar itu terbuka dan menampakan Abi yang memasang wajah kesal


Abi" bangun kamu, kamu bukan anak anak lagi, dan kamu seharusnya berpikir kamu mencintai orang tapi orang itu selalu bersikap tidak baik pada mu


rara" papa tidak tahu yang sebenarnya, dia tidak pernah bermaksud bersikap jahat pada ku


Abi" kamu benar benar sudah di buta kan oleh cinta Rara


Abi menarik putrinya itu menuju kamar mandi


Abi mengguyur putrinya itu membuat Rara merasa kedinginan


cha-cha" papa kamu apa apaan, ini sudah keterlaluan,pergi pa , pergi (menaikan nadanya)


cha-cha membantu putrinya itu


cha-cha" kak, maaf kan papa, maksud papa baik, dia tidak mau kamu salah melangkah kak, papa gak mau lihat kamu sakit dan hancur karena cinta yang tidak bersambut kak


rara" ta... tapi aku yakin Bun mas taya juga akan mencintai ku


cha-cha" kita lihat kak, jika dia datang menjemputmu dan membuktikan kesungguhannya mungkin papa akan ikhlas melepas kakak


cha-cha memeluk Rara dengan erat, cha-cha tahu bagaimana rasanya sakit hati maka dari itu dia setuju dengan rencana suaminya


tapi dirinya tidak setuju dengan cara kasar seperti ini


rara benar benar berharap taya akan datang menjemputnya, dan membawanya kembali,dan mereka bisa hidup bersama dan bahagia


dan membuktikan kesungguhan nya pada orang tuanya, karena hal itu juga yang di harapkan oleh Rara


__________________________________


TBC


next


jangan lupa kasih like dan komennya buat aku ya


terimakasih semuanya ...


jangan pada emosi ya baca nya hehehe 😅😅😅😅😅😅

__ADS_1


__ADS_2