
enjoy
.
.
.
.
.
.
🐰🐰🐰🐰🐰🐰🐰🐰🐰🐰🐰
sudah seminggu Alvin terlihat sangat murung dan menjadi orang yang gila akan bekerja
hingga dirinya terkadang pulang sangat larut malam
Kiki tidak tahu jika adiknya itu sedang patah hati, Karana dirinya sedang sangat senang karena dirinya barusan menjadikan Ningrum sebagai kekasihnya perempuan yang selama ini iya inginkan
mama Ervina" bang adik kamu kenapa ya
Kiki" kenapa ma ?
mama Ervina" udah seminggu ini dia pulang kerja malam terus, udah gitu mukanya murung banget lagi, kira kira dia kenapa ya, kamu tahu gak ?
Kiki" wah Abang malah baru tahu dari mama, dia gak cerita apa apa ke Abang ma
mama Ervina" mama jadi khawatir sama adik kamu,
Kiki" nanti coba Abang tanyakan ya ma, mama tenang saja
mama Ervina" iya bang
Kiki baru menyadari perubahan sikap adiknya itu, iya mengira jika adiknya itu sudah menyatakan perasaanya pada Nara pada waktu itu, Karana iya melihat adik nya pulang dengan wajah yang berseri seri
hal itu membuat dirinya mengira jika adiknya dan Nara sudah bersama
pukul satu malam Alvin tiba di rumahnya , Kiki sudah menunggu adiknya itu
Kiki" baru pulang Lo dek
Alvin" astafirloh bang, Lo buat gue kaget
Kiki" tumben Lo pulang semalam ini
Alvin" iya di kantor lagi banyak kerjaan bang, gue harus selesaikan itu semua
Kiki"Lo gak lagi bohong kan sama gue dek
Alvin" buat apa gue bohong bang, kalo gak percaya Lo tanya aja sama orang kantor gue
Kiki" oooo ya sudah gue tidur dulu deh, tapi inget dek kalo Lo ada masalah gue siap dengerin cerita Lo
Alvin meninggalkan Kiki yang masih setia menatap nya
"maaf bang gue bohong sama Lo, gue gak mau ngerusak hubungan kalian, gue gak mau merusak hubungan kita, tapi gue gak kuat jika setiap hari harus denger Lo mesra mesraan sama Nara lewat telpon bang " dalam hati Alvin
pagi itu Alvin bangun sangat siang, iya sengaja melewatkan makan pagi, karena iya merasa tak enak badan,Alvin lebih memilih untuk beristirahat
tok tok tok
pintu kamar Alvin di ketuk
__ADS_1
Alvin" siapa ?
mama Ervina" mama nak, apa mama boleh masuk
Alvin" iya ma
mama Ervina" nak bangun sayang sudah siang, ini hari libur loh, memang kamu gak punya rencana untuk jalan jalan apa
Alvin" tidak ma ...
mama Ervina" Abang kamu aja udah siap siap tuh mau pergi kencan, jangan mau kalah dong Vin, tunjukkin pacar kamu ke mama,mama kan mau lihat juga calon mantu mama, pacar Abang ku cantik Loh Vin
Alvin" emang Abang udah kenalin ke mama ?
mama Ervina" belum sih, tapi Abang kamu udah kasih liat fotonya ke mama
Alvin" oooo
mama Ervina" oooo aja, bangun Vin, sana keluar cari jodoh kek, apa ngapain gitu, gak bosen ya, dari Senin sampai Jumat bekerja, sekarang malah tidur seharian
Alvin" mama Kenap jadi bawel sih, Alvin mau tidur aja ma,Alvin capek
mama Ervina" ya sudah kalo gitu, Alvin gak sayang mama berarti, padahal mama kan niat baik, cuma pengen punya menantu aja (pura pura sedih)
Alvin" astaga ma, iya iya Alvin keluar cari menantu buat mama
Alvin beranjak dari tempat tidurnya menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya,
"astaga mama, kenapa jadi sangat berisik, dan banyak menuntut sih " batin Alvin
setelah selesai Alvin bersiap untuk pergi, tidak tahu mau pergi kemana, kini iya tak ada tujuan untuk pergi
Alvin" ma Alvin pergi
mama Ervina" eh kamu gak makan dulu nak
mama Ervina"(terkekeh) elah anak ini ya suruh makan malah nyelonong aja
karena Alvin pergi tanpa tujuan dirinya memutuskan untuk bersantai di kafe favoritnya
Alvin menikmati secangkir kopi dan beberapa makanan untuk mengisi perutnya yang sedari tadi sudah berisik minta di isi
Alvin melihat di sekelilingnya banyak sekali,orang yang datang dengan berpasang pasnagan
"ini ada acara apa sih, kenapa semua orang datang berpasang pasangan ,(kesal) " Alvin menggerutu dalam hati
cukup lama Alvin berada di kafe itu, hingga banyak pasnagan yang silih berganti
Samapi mata Alvin tertuju pada pasnagan dimana iya sangat mengenal sang pria namun tidak dengan wanita nya
"Abang, sama siapa" batin Alvin
Alvin memperhatikan dari kejauhan Kiki dan wanita itu
Kiki" sayang mau duduk dimana?
Ningrum" di dekat jendela saja, agar bisa melihat ke luar
"sayang,Abang selingkuh dari Nara" batin Alvin
Alvin memperhatikan abangn nya itu, Kiki makin romantis saja pada wanita itu membuat Alvin semakin geram melihat tingkah kakak nya itu
labu bangkit dari tempat duduk nya dan menghampiri Abang nya dan wanita itu
Alvin" oooo jadi Lo selingkuh bang
__ADS_1
Kiki" Alvin
Alvin" gila Lo bang , bisa bisa nya Lo mainin perasaan cewek,
bug,bag,bug
Alvin menghajar abangnya tanpa ampun
Ningrum sangat takut, hingga dirinya bertriak meminta bantuan
Kiki pun tidak mau kalah dirinya memukul Alvin juga dan terjadi kah bangku hantam Anatar Kakak beradik itu
Alvin" kurang ajar lo bang, Lo buatin Nara, Lo buat gue kecewa bang, Lo sia siain pengorbanan gue
Kiki" apa? pengorbanan ? pengorbanan apa ?
mereka kini sedang duduk di lantai sambil menatap satu sama lain
Alvin" gue udah merelakan Nara buat Lo, tapi Lo malah selingkuh dengan perempuan ini
Ningrum" Nara, selingkuh? ada apa sebenarnya ini Ki
Kiki" astaga jadi Lo belum jadian sama Nara dek,
Alvin" jadian apa maksud Lo? .
Kiki mengajak adiknya untuk pergi meninggalkan tempat itu dan mencari tempat untuk mereka berdua berbicara, karena mereka sudah menjadi pusat perhatian di kafe itu
seandainya di sebuah taman Kiki memberhentikan mobilnya begitu pula dengan Alvin
Alvin" buru jelasin, jangan pura pura **** Lo bang
Kiki" iya iya sabar ngapa dek, jadi gini gue gak sengaja waktu itu lihat buku harian Nara, dan gue liat isinya semua tentang Lo,
Alvin" tentang gue ?
Kiki" iya tentang Lo, sabar sih jangan potong orang ngomong
Alvin" iya iya terus
Kiki" terus nabrak tembok Lo (kesal)
gue penasaran kan kenapa nara buku hariannya tentang Lo, gue cari cari tahu, Kahirnya gue dapet jawabannya dari Fahri terus gue iseng deh mau ngerjain Lo, eh gue kira Lo gak perduli , gak tahunya di luar dugaan gue, jadi gue nya ke terusan deh, gue pikir Lo udah jadian sama Nara pas pesta Mahesa, makanya gue tenang aja
Alvin" gila Lo bang, mainin perasaan orang, Lo tahu Nara suka sama Lo, Lo gila tiap malam teleponan, sering jalan malah Lo tinggalin
Kiki" siapa yang telponan sama dia, gue teleponan sama Ningrum, gue telepon dia cuma sekali itu juga nanya kerjaan
Alvin" jadi selama ini gue salah kira
Kiki" perasaan gue gak pukul kepala Lo, kenapa Lo jadi **** sih dek,ya iya lah
Ningrum" maaf bukan mau ganggu, tapi cuma mau kasih saran, Vin kenapa gak temuin Nara sekarang, gue denger dia mau pergi sama maminya pindah ke Belanda
Alvin" serius Lo, Lo kok gak ngomong bang
Kiki" gue pikir Lo tahu
Alvin langsung berlari meninggalkan Ningrum dan Kiki
"please Nara jangan tinggalin gue, gue butuh lo" gumam Alvin
--------------------------------------------------
TBC
__ADS_1
jangan lupa. like dan komennya ya okey
terimakasih