
selamat membaca
.
.
.
.
.
.
💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎
Alvin dan Kiki adalah kakak beradik beda ibu namun satu ayah
Alvin dan Kiki sangat lah akrab sebagai kakak dan adik
Kiki bekerja di perusahaan Dimas Karena dirinya lebih suka menikmati hasil jerih payahnya sendiri dari pada bergantung dengan orang tua ,
berbeda dengan Alvin yang sedari kecil sudah di persiapkan menjadi penerus perusahaan, karena Kiki selaku saja menolak jika Sanga ayah menyuruhnya untuk jadi penerus
Kiki tidak pernah cemburu, justru dirinya senang, ayah mereka tidak pernah membedakan kasih sayang terhadap anaknya
begitu pula dengan ibunya Alvin, walau kini bukan anak kandung nya namun, ibu nya sangat sayang padanya dan selalu memanjakan Kiki dari pada Alvin
Kiki pun sangat menyayangi adiknya itu, sebaliknya juga dengan Alvin dia juga menyayangi sang kakak
Kiki dan Alvin mereka tidak pernah menyimpan rahasia apa pun masalah Kiki Alvin tahu, begitu juga dengan masalah Alvin Kiki pun tahu
tapi untuk masalah dengan Nara Kiki benar benar tidak tahu, karena adiknya itu tidak bercerita apa pun, Karana belakangan ini Kiki sibuk dan jarang berkomunikasi Dnegan adiknya itu
hari ini adalah hari terakhir mereka di Inggris karena besok mereka sudah pulang ke Indonesia
hari ini kegiatan di kantor hanya perpisahan dan acara pembukaan properti baru milik perusahaan mereka
setelah acara selesai mereka berlima membereskan barang barang mereka terutama Nia yang banyak sekali membawa barang
setelah selesai mereka semau berpamitan Karan mereka akan pergi sore itu juga, Karana sudah tidak sabar untuk bertemu keluarga mereka
rara" kalian hati hati ya, aku pasti sangat merindukan kalian
Nara" aku juga bakal rindu kamu Ra,
Nia" kamu baik baik di sini ya Ra,
aldi" Lo juga baik baik di sini Ra , nanti kalo Lo hamil kasih tahu gue ya ...
Nara" ngapa jadi ngasih tahu Lo
Aldi" kasih tahu aja biar gue kumpulin duit buat beli kadonya kalo udah lahiran, ngirimnya kan jauh ke sini
Mahesa" hadeh Aldi , udah lama gak orgen nan jadi gesrek otak Lo
Kiki" ya udah Ra kita pamit ya , pak Dimitri dimana Ra
rara" sebentar aku panggil dia masih di dalam ruangan
rara memanggil taya,
taya" terimakasih ya kalian sudah bekerja keras di sini, dan membantu saya dan kalau. rela terpisah dengan keluarga kalian
Kiki" sama sama pak, kami juga berterimakasih, Karana bapak kami mempunyai pengalaman luar biasa di sini ...
Mahesa" dan Karana bapak, kami jadi banyak mendapat ilmu juga di sini
taya" Sama sama , oooo iya saya punya buah tangan sedikit untuk kalian sebagai simbol dari perusahaan , stev tolong bawa kan kemari ...
taya memberi sebuah kotak, berisi cendramata dari perusahaan dan tidak lupa bonus untuk mereka
"terimakasih pak" bersamaan
taya" sama sama , kalian hati hati ya
Mahesa" kami pamit pak
__ADS_1
taya" iya sekali lagi berterimakasih
mereka saling berjabat tangan sebelum mereka pergi, Rara tidak bisa membendung air matanya karena harus berpisah dengan sahabatnya
mereka sudah meninggalkan perusahaan menuju ke bandara , Rara dan taya pun meninggalkan kantor untuk pulang ...
sempainya di rumah Rara masih terlihat murung
taya" kamu kenapa sayang,masih sedih harus berpisah dengan Nara
rara" em, aku akan merindukan nya
taya" kamu kan masih bisa pulang sayang, kita juga akan sering menjenguk keluarga kita di sana
rara" tapi di sini aku tidak punya teman , setiap hari aku hanya bertemu stev, atau kamu
taya" kenapa kamu tidak suka bertemu aku
rara" bukan begitu sayang, aku benar benar akan bosan jika hal ini saja yang aku lakukan
taya" bagai mana jika kamu melanjutkan kursus memasak mu,
rara" tidak, aku sudah tidak berminat,
taya" jadi aku harus melakukan apa biar kamu tidak bosan
rara" kita pindah ke apartemen saja bagi mana , aku merasa sendirian sekali disini, rumah ini terlalu besar untuk kita tempati ber dua
taya" baiklah, aku akan menuruti mu,
rara" terimakasih sayang
***
Nara memberi kabar pada maminya jika iya akan pulang dari Inggris
Nara* mami Nara akan pulang ke Indonesia, sebentar lagi Nara akan masuk kedalam pesawat, mami tunggu Nara ya
mami" iya sayang, mami bakal masak buat kamu, dan tungguin kamu
nara* oke mami, Nara masuk kedalam pesawat dulu , i love you mom
Nara sungguh tidak sabar untuk bertemu maminya dan melepaskan rindunya
setelah menempuh perjalanan tiga belas jam lama nya akhirnya mereka tiba di Indonesia
di bandara pak Idris sudah menunggu Nara,
pak Idris " non (melambaikan tangan)
Nara" bapak , mana mami
pak Idris" nyonya menunggu di rumah non
Nara " ya sudah ayo pak kita pulang, Nara udah kangen sama mami
pak Idris membawakan koper Nara
Nara sudah tidak sabar untuk bertemu dengan maminya
sesampainya di rumah Nara langsung berlari masuk kedalam rumahnya
Nara" mami (memeluk)
mami" walaikumsalam sayang
Nara" maaf, assalammualaikum , Nara merindukan mami,
mami" mami juga rindu kamu nak, ya sudah kamu bersih kan diri setelah itu kita makan
mami sudah masak makanan kesukaan kamu
Nara" siap Bu bos
Nara membersikan dirinya setalah selesai Nara langsung menuju meja makan untuk bersantai bersama
Nara" senang akhirnya bisa pulang dan kumpul sama mami lagi
__ADS_1
mami" mami juga senang sayang, nak besok kamu udah bekerja lagi
Nara" tidak besok kami masih libur, Senin baru masuk kembali
mami" bagaimana jika kita jalan jalan, mami ingin sekali menghabiskan hari bersama kamu nak ...
Nara" Nara mau mi, kita mau kemana ?
mami" kemana aja yang kamu mau
Nara" yey ..
setelah selesai Nara membagi kan oleh oleh untuk ipah dan pak Idris
Nara" ini buat mba ipah
ipah" terimakasih non
Nara" ini buat bapak,
pak Idris" terimakasih non, jadi repot repot non
Nara" enggak kok pak,
mami" mami gak di kasih oleh oleh ya
Nara" punya mami nanti, sepesial dari Nara
(terkekeh)
mami" aduh mami jadi penasaran deh
(tersenyum)
tak terasa hari semakin sore matahari mulai tenggelam
mereka menjalankan salat magrib bersama ini kami pertama Nara beribadah bersama maminya
setelah selesai , Nara tidak mau makan malam, dirinya sudah menyiapkan hadiah untuk maminya
Nara" mami tutup matanya jangan mengintip ..
mami" mau ngapain sih nak, tutup mata segala
Nara" jangan mengintip ya mi
mami" iya , aduh mami penasaran apa sih hadiah buat mami
Nara" satu, dua, tiga buka mata mami
selamat ulang tahun mami, maaf walau telat
Nara menghias kamarnya penuh dengan balon
mami" (berkaca kaca) terimakasih sayang, kapan kamu buat ini semua
Nara" bukan Nara tapi mba ipah, Nara minta tolong mba ipah mi
mami" terimakasih nak
Nara" ini hadiah untuk mami, (memberi kotak kecil)
mami" apa ini ?
Nara" mami buka saja
mami lara membuka kotak itu, mami lara melihat sebuah kalung yang dihiasi batu batu berlian kecil, dan disertai liontin Inisial "LN "
mami" ini udah sekali nak, mami suka
Nara" sini Nara bantu pakaikan
Nara memakaikan kalung itu ke leher maminya
Nara" Nara sayang mami (memeluk)
mami". mami juga sayang sekali sama Nara
__ADS_1
Nara terus berdoa semoga kebahagian untuknya tidak pernah hilang, dan dirinya ingin selalu bersama ibu nya untuk memperbaiki semua nya dan memulai semuanya Dnegan kasih sayang