Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 97


__ADS_3

selamat membaca


.


.


...


.


.


....


enjoy


🌠🌠🌠🌠🌠🌠🌠🌠🌠🌠🌠


malam ini taya dan Rara memutusakan untuk menginap di kediaman Abi


Abi sangat senang mengetahui jika mereka akan menginap


Abi" kalian jadi menginap di sini ?


taya" iya pa


cha-cha" ya sudah kalo begitu bunda suruh mba lulu beresin kamar kakak


Dion" yey, kita cerita cerita ya kak malam ini, Dion rindu cerita cerita sama kakak


cha-cha" no,no tidak ada cerita cerita,ingat kakak sedang mengandung dan tidak boleh begadang


Rey" tahu si Dion ini, ada ada aja,paling cerita juga soal cewek yang suka sama dia tapi dianya enggak (tertawa)


Dion" bunda liat Abang


Rey" dasar tukang ngadu


Abi" Rey


Rey" iya iya pa


cha-cha" ya sudah ayo kita istirahat ini sudah malam


mereka masuk ke dalam kamar masing masing


cha-cha sangat penasaran apa yang terjadi pada suaminya hingga suaminya bisa luluh sepeti itu


cha-cha" pa, boleh bunda tanya sesuatu ?


Abi" papa tahu apa yang ingin bunda tanyakan


cha-cha" apa ? papa sok tahu


Abi"pasti bunda mau tanya kenapa papa tampan kan (terkekeh)


cha-cha" apa sih pa, percaya diri sekali, inget pa udah tua jangan narsis malu sama cucu


(tertawa)


Abi" memang papa tampan kan Bun, makanya bunda suka(tertawa) papa tahu bunda pasti mau tanya ke Napa papa bisa terima taya kan


cha-cha hanya menganggukkan kepala nya saja


flashback


pagi itu Abi berangkat lebih awal karena ia mau memajukan jadwal rapat agar ia bisa pergi menemui taya setelah rapat selsai


setelah selesai rapat Abi bergegas meninggalkan kantor menuju kantor taya


sebelum sampai di sana Abi menelpon pengacaranya untuk meminta berkas perceraian untuk Rara


setibanya di kantor taya Abi langsung menuju ruangan taya


lift terbuka Abi mempercepat langkahnya menuju ruangan taya,sekertaris mau pun asisten taya tak ada di tempatnya


jadi dengan leluasa Abi masuk tanpa bertanya terlebih dulu

__ADS_1


namun langkahnya terhenti saat mendengar suara anak perempuannya itu tertawa dengan


sangat bahagia


Abi mengurungkan niatnya untuk masuk, karena ia tidak mungkin masuk dan meminta taya untuk menceraikan Rara, jika ada Rara di sebelah taya, sudah pasti Abi dan Rara yang akan bertengkar


Abi mendengarkan semua percakapan pasutri itu, dari pembicaraan biasa sampai mendengar kan taya bercerita pada calon cucu nya


Abi mendengarkan semua, hingga dirinya mendengar taya menasehati Rara, dengan sabar, tanpa Abi sadari dirinya meneteskan air mata


"kenapa aku yang setia ini tidak bisa berpikir seperti itu,kenapa aku sangat egois,kenapa aku malah mau anak ku berpisah, orang tua macam apa aku ini" batin Abi


Abi pergi meninggalkan kantor Tay, namun saat sampai di lobby Abi tidak sengaja bertemu Dimas,


Dimas" bi, ngapain di sini (menepuk pundak)


Abi membersihkan sisa air matanya dan berbalik menghadap ke arah Dimas


Abi" enggak gue tadi mampir aja dim


Dimas" bi Lo habis nangis


Abi" tidak, gue ke em hanya ke masukan debu saja, ya sudah dim gue pergi dulu


Abi langsung meninggalkan Dimas begitu saja tanpa basa basi


Dimas" kenapa si Abi


di perjalanan Abi menelepon kembali pengacaranya


Abi" tidak usah siapkan surat perceraian


"apa sudah berubah pikiran Abimanyu,kamu aneh Abi, anak mu bahagia malah kamu mau menyusahkan, baik la kalo begitu semoga hal ini kamu jadikan pelajaran ya (terkekeh)"


Abi" diam kau, tidak usah banyak bicara


Abi mengakhiri panggilan dan menelepon istrinya untuk menyiapkan makan malam keluarga


cha-cha" tapi pa, apa kakak mau datang ke mari


Abi" bunda telepon saja dia akan datang


Abi" Bun , lakukan yang aku perintahkan , dan tolong jangan banyak bertanya


Abi mengakhiri panggilan ,


sepanjang perjalanan Abi terus merutuki kebodohannya sendiri, hampir saja dirinya menjadi orang tua yang bodoh di dunia


flash back off


Abi" Bun maaf kan papa , sudah membuat bunda kesal,dan membuat bunda menangis, Bun tolong tetap ingatkan aku jika aku melakukan kesalahan, tolong marahi aku jika aku bertindak bodoh , maaf belum bisa jadi orang tua yang baik untuk anak anak kita


cha-cha "(memeluk) itu sudah tugas ku sebagai istri pa,kita semua pasti pernah melakukan kesalahan pa, tapi jika kita mau memperbaikinya itu akan jauh lebih baik


malam ini menjadi malam yang sangat bahagia buat keluarga Abi


sementara di tempat lain , seorang pria yang berparas tampan sedang dilema , ya dia adalah Ghani


Ghani sedang memikirkan perkataan saudaranya cyra jika wanita yang iya sukai sedang jatuh sakit


Ghani sebenarnya ingin melihat namun dirinya gengsi untuk datang


"oooo astaga kenapa key memberi tahu, soal ini, sungguh membuat ku kesal" gumam Ghani


Ghani berbicara sendiri pada dirinya , hal itu membuat Dimas merasa risih melihat anaknya seperti orang yang tidak waras


Dimas" mom lihat lah, Ghani kenapa ?


Rika" tidak tahu, coba dad temui dia, siapa tahu dia butuh teman cerita


Dimas" baik lah sayang


Dimas menghampiri putranya itu


Dimas" kamu ngapain (menepuk pundak)


Ghani" ya Allah dad, buat kaget aja

__ADS_1


Dimas" kamu kenapa? dad perhatikan sudah seperti setrikaan saja


Ghani" tidak ,tidak apa apa


Dimas" jangan berbohong, pasti kamu punya masalahkan


Ghani" bukan Ghani sih, tapi teman Ghani


Dimas" teman? oooo teman kamu, kenapa?


Ghani" jadi gini teman Ghani suka sama cewek, terus dia udah mengungkapkan perasaannya itu, tapi di tolak sama cewek itu


Dimas" terus, masalahnya di mana ?


Ghani" denger dulu pa, jangan suka motong pembicaraan


Dimas" iya iya, lanjut


Ghani" (menarik nafas) nah tadi siang teman aku itu dapat kabar jika cewek itu sakit, dia mau jenguk tapi gengsi karena udah di tolak, menurut Daddy lebih baik jenguk atau tidak usah ?


Dimas menatap putranya itu,dan tersenyum


Dimas" menurut dad, sih lebih baik menjenguk,


Ghani" tapi kan malu udah di tolak dad


Dimas"(tersenyum) kamu mencintai gadis itu sungguh sungguh tidak


Ghani" iya dad, eh kenapa jadi aku


Dimas" sudah lah nak, tidak usah berbohong kamu tidak pandai berbohong, aku ini Daddy mu jadi aku tahu bagaimana anak anak ku,


Ghani" maaf dad, jadi aku harus menjenguk ?


Dimas" jenguk saja, jika kamu di tolak, bukan berarti kalian tidak bisa jadi teman bukan, ingat nak, semua itu berawal dari pertemanan , dan nikmati prosesnya (tersenyum)


Ghani" pantes mommy suka sama Daddy, ternyata Daddy bucin (tertawa)


Dimas" wah anak kurang ajar, bapaknya sendiri di katain


Ghani" ampun dad, ampun (berlari) mom lihat Daddy mau memukul ku


Dimas" ealah anak ini,


Dimas mengejar anak nya itu


Rika" sudah sudah, sudah malam, kalian ini seperti anak kecil saja, pusing mommy


Dimas dan Ghani saling memberi kode


"satu,dua,tiga"


brug


mereka berdua memeluk Rika dan menghujani Rika Dnegan ciuman


Ghani" aku sayang mommy


Rika" sudah sudah dasar nakal (menjewer kuping Dimas dan ghani) cepat tidur besok harus bangun pagi ingat


"siap mom" bersamaan


Ghani merasa sangat beruntung mempunyai orang tua yang sudah seperti sahabat untuknya,dan selalu mengerti ke adaan nya


________________________________


seburuk apa pun keluarga,ia tetap keluarga kita,


sejahat apa pun dia juga tetap keluarga kita


karena Yang namanya keluarga itu akan menjadi tempat kita kembali, dan merasa nyaman.


walau terkadang saat kamu menjadi bahan omongan saat kumpul keluarga


(just kidding) 😅😅


next guy

__ADS_1


jangan lupa like dan komen kalian ya


terimakasih


__ADS_2