
let's read
.
.
.
.
.
💌💌💌💌💌💌💌💌💌💌💌💌
nara melihat setiap sudut di kamarnya itu mengingat kenangan yang tersimpan di dalam ruangan itu
"aku akan merindukan tempat ini (menarik nafas)" pikiran Nara sudah terbang mengingat semua kenangan manis nya di rumah ini
Nara terkejut mendengar suara ketukan pintu kamarnya ...
tok tok tok
mami" Nara kamu udah siap belum
Nara" iya mi, sebentar lagi
mami" mami tunggu di bawah sayang cepat lah nanti kita terlambat
Nara" iya mi
Nara mengambil boneka beruang yang di berikan Alvin padanya
"kamu ikut aku ya, untuk bantu aku melupakannya (tersenyum)" gumam Nara
Nara keluar dari kamarnya dan melihat di sekeliling nya untuk terakhir kalinya,
Nara" (menagis)mba ipah titip rumah, tolong jaga rumah ini, (memeluk )
ipah" non baik baik ya di sana mba ipah pasti bakalan kangen non Nara
Nara" Nara juga bakal kangen mba ipah
ipah" semoga non selalu bahagia non
Nara" iya mba terimakasih
mami" ipah terimakasih ya, tolong jaga rumah ini dengan baik, di sini banyak kenangan untuk kami
ipah" iya nyonya
mami" ayo Nara kita pergi , kita akan terlambat
Nara" haruskah kita pergi mi
mami"sayang mami juga tidak mau, tapi kita harus pergi opa dan Oma mu meminta kita tinggal bersama dan mami mau kamu melupakan laki laki itu, kamu butuh suasana baru,
Nara" (menagis) baik lah mi
mami" pak Idris ayo
pak Idris" iya nyonya
Nara melihat rumahnya sekali lagi tidak terasa bukit bening itu kembali membasahi pipi Nara,
"selamat tinggal rumah ku yang penuh dengan kenangan, selamat tinggal semuanya, selamat tinggal Alvin " Nara bergumam dalam hatinya sebelum dirinya meninggalkan rumah itu
mami" Nara ayo masuk, kita akan terlambat
__ADS_1
Nara" iya mi
pak Idris sudah melajukan mobil meninggalkan pekarangan rumah itu
Nara hanya bisa menagis dalam diam , dirinya tidak ingin meninggalkan rumahnya, namun maminya benar jika ia ingin melupakan Alvin, ia harus menemukan hal hal baru yang bisa melupakan Alvin
flashback
malam itu setelah Alvin pulang mengantar Nara, Nara masuk kedalam rumah itu dengan tangis yang tidak bisa dirinya bendung lagi
hal itu membuat mami lara bingung atas sikap anaknya yang tiba tiba menangis
mami" kamu kenapa sayang, ada yang berbuat buruk pada mu, kamu kenapa ?
Nara semakin kencang menangis sambil memeluk maminya
mami lara tidak bertanya lagi dirinya hanya menenangkan putrinya itu ,
setelah Nara lebih tenang mami lara mulai bertanya pada Nara
mami" ada apa sayang ?
Nara" mi, apa Nara gak pantes untuk di cintai , apa Nara ini perempuan yang buruk
mami" tidak sayang, tidak, siapa yang bilang begitu, kamu anak mami yang paling baik, kamu sangat pantas untuk di cintai, ada apa sayang cerita pada mami
Nara menceritakan semuanya pada mami lara,mami lara tidak tahu jika anak nya sangat tersiksa dan sakit hati
mami" maaf kan mami nak, mami tidak tahu semua itu, kamu tidak salah nak, jatuh cinta itu tidak salah nak, yang salah itu hanya ke adaan dan caranya saja,(menagis)
Nara" bantu Nara melupakannya mi, Nara tidak sanggup
mami" mami akan bantu kamu nak, kita akan sama sama mencari kebahagian kita
sudah tiga hari Nara terlihat murung, bahkan pergi kekantor saja dirinya seperti tidak punya semangat
mami lara sedikit takut, melihat kondisi putrinya itu, lara menelpon ibu dan ayah nya di Belanda untuk menanyakan ke adaan mereka
Oma" mama sangat merindukan kalian, lagi pula di sini mom dan dad mu hanya berdua saja
mami" aku akan menanyakan hal ini pada Nara lebih dulu mom
setelah selesai mami lara menemui Nara untuk bicarakan rencana dari orang tuanya ...
tok tok tok
mami" boleh mami masuk
Nara" masuk lah mi
mami" Nara kamu sedang sibuk tidak
Nara" tidak (tersenyum) ada apa mi?
mami" Nara, Oma dan opa mu, meminta kita untuk tinggal mereka apa kamu mau nak,
Nara" apa Belanda , mi Nara punya pekerjaan di sini tidak mungkin Nara meninggalkan itu
mami" mami tahu sayang, makanya mami bertanya pada mu, tapi menurut mami ini adalah jalan yang tepat untuk kita memulai semuanya dari awal lagi nak (tersenyum)
Nara" Nara akan pikirkan itu mi
ke esokkan nya seperti biasa Nara dan Nia makan siang di kafe terdekat dari kantor mereka
Nara melihat Alvin bersama seorang wanita, dan terlihat sangat mesra Dangan wanita itu bahkan Alvin tidak menyapa Nara melihat pun tidak
Nara mencoba menahan tangisnya Karana dirinya tidak mau memperlihatkan kesedihannya
__ADS_1
Nara" Nia gue balik duluan, ini si Kiki minta gue buatin laporan iklan kemarin
Nia" yah na, tega Lo makanan gue belum abis ini
Nara" ya udah Lo makan aja, gue balik duluan
Nia" iya udah, baik baik lo jalan jangan ngelamun ya
Nara" iya bawel (tersenyum)
sesampainya di di kantor Nara sudah membulatkan tekad nya jika dirinya akan berhenti dan pindah ke Belanda seperti permintaan Oma dan opa nya
Nara membuat surat pengunduran dirinya, dan menyerahkan nya pada Fahri ...
fahri" apa kamu sudah memikirkan ini dengan baik Nara
Nara"(tersenyum) sudah pak, saya tidak akan menyesal
fahri" baik lah, besok surat ini akan di setujui dan semoga kamu bisa mendapatkan apa yang kamu inginkan disana ya
Nara" terimakasih pak
nara berpamitan pada semua teman teman nya, dan divisi lain pun dirinya berpamitan
Kiki" Lo dadakan banget deh na, udah kayak tahu buat
Nia" perasaan tadi siang Lo gak ngomong apa apa kenapa sekarang jadi mau pindah (menagis)
Mahesa" gak asik Lo na, kantor kita jadi sepi gak ada Lo
Aldi" yah na, siapa yang ngejek gue kalo lagi nyanyi dangdut
nara" kalian kenapa jadi bikin aku sedih sih, aku bakal jenguk kalian kok
mereka berpelukan untuk perpisahan mereka karena besok Nara tidak lagi ke kantor
sesampainya di rumah Nara memberitahu mami nya jika dirinya siap untuk pindah dan memulai semuanya dari awal di sana
flashback off
Alvin tiba di rumah Nara
tok tok tok
Alvin" assalamualaikum
tok tok tok
ipah" iya iya sebentar,
cklek
ipah" den Alvin , ada apa?
Alvin" Al Nara ada mba
ipah" telat den non Nara dan nyonya sudah pergi dari tadi, mungkin sekarang sudah pergi pesawatnya karena kata nyonya mereka pergi pukul dua siang dan ini sudah jam tiga
mendengar perkataan mba ipah Alvin langsung terduduk lemas, dan mulai meneteskan air matanya, karena kini dirinya benar benar kehilangan Nara, dan kehilangan cinta nya
"kenapa kamu pergi,aku sangat mencintai mu Nara" gumam Alvin
----------------------------------------------------
TBC
next ya
__ADS_1
like ,komen nya jangan lupa ya sayang sayang aku, kalo sudah bacanya hehe hehe
terimakasih