Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 107


__ADS_3

selamat membaca


.


.


.


.


.


💮💮💮💮💮💮💮💮💮💮💮


nada merasa sangat gugup di pandang setajam itu oleh Ghani , membuat nya ingin segera pergi meninggalkan tempat itu


Ghani" apa kamu yakin akan di terima di sini?


nada diam,dan berpikir sejenak,namun kepalanya kini tidak bisa di gunakan untuk berfikir karena merasa gugup


Ghani" kenapa tidak menjawab ? OOO mungkin kamu merasa akan di terima di tempat ini


nada" ti...tidak pak,saya tidak merasa seperti itu, hanya saja saya berharap bisa di terima


Ghani" jika kamu tidak di terima,apa yang akan kamu lakukan ?


nada" sa...saya akan berusaha mencari pekerjaan lagi pak,dan berusaha untuk diri saya


"hah nada kamu bicara apa,kenapa tidak berpikir sebelum berkata "merutuki diri sendiri


Ghani" em.baik lah, saat rasa pertanyaan saya cukup, kami akan menghubungi anda dalam beberapa hari ini ...


nada keluar dengan keyakinan jika dirinya tidak akan di terima di tempat ini


Nada menghela nafasnya dengan kasar, nada duduk di salah satu bangku


nada menghubungi pak Idris


nada* pak nada sudah selsai, bisa tolong jemput nada


pak Idris * iya non, bapak akan jemput non


nada* terimakasih pak


nada mematikan panggilannya, nada melihat ke arah lift dan ia melihat pria yang waktu itu menolongnya di restoran


"itu bukan kah pria itu" gumam nada


nada berjalan ke arah lift hendak mengikuti pria itu namun pria itu sudah masuk ke dalam lift


nada menekan nekan tombol lift dan berharap masih bisa bertemu pria itu,


"hey kamu mau tombol itu rusak"


nada" maaf maaf saya hanya terburu buru (terkejut)


nada membalikan badan nya untuk melihat orang yang menegurnya


Ghani" minggir kamu menghalangi jalanku


nada langsung pergi meninggalkan kantor itu dengan perasaan kesal


" gara gara dia, aku jadi kehilangan malaikat ku" bergumam dengan kesal


tidak menunggu lama pak Idris sudah menjemput nada untuk pulang


Ghani masuk kedalam ruangannya karena iya ke datangan tamu yang tak terduga


Ghani" mau apa Lo pulang, gue kasih tahu mom kalo Lo udah pulang dua hari tapi gak pulang ke rumah


Fahri" Lo kenapa jadi tukang ngadu sih


Ghani" ya Lo pulang bukanya datang ke rumah ini malah di hotel


Fahri" gue lagi siapin kejutan untuk anniversary mom dan dad kalo gue di rumah ya ke Tahuan


ghani" kapan ?

__ADS_1


Fahri" anak durhaka lo ya, tiga hari lagi, gue mau kasih kejutan sepesial buat mom dan dad


Ghani" haduh gue nyari kado apa coba, kenapa gue bisa lupa ya


Fahri" selamat berjuang


sesampainya di rumah wajah nada masih terlihat kesal karena ah Ghani yang membuatnya gagal bertemu laki laki yang menjadi malaikat nya itu


Nara" nad kamu kenapa?


nada" enggak apa apa mba cuma kesal sedikit saja


Nara" ada apa ?


nada" tadi di Nugroho company itu ada orang yang sangat menyebalkan


Nara" masa ada orang yang menyebalkan di sana? dulu mba kerja di sana semua orang nya baik baik


nada" gak tahu mba sepertinya orang itu sangat membenci nada


Nara" ya sudah kesal. ya di simpan sekarang kamu istirahat dulu


nada" iya mba,


...


rara sedang menunggu ke datang Nara yang sudah berjanji akan mengantarnya berbelanja


tidak lama Nara tiba


nara" maaf lama Ra, macet


Rara" gak apa apa


Nara" pergi sekarang


Rara" iya ... naik mobil kamu atau aku


Nara" kamu saja, biar enak


Rara" ya sudah supir ku juga sudah menunggu


Rara" na kok kamu melamun ada apa ?


Nara" kapan aku bisa mengandung ya Ra (sedih)


Rara" sabar na, aku juga dulu tidak langsung mengandung , Ra jika kita terus berjuang dan berdoa Allah akan memberikan yang kita mau


Nara" Ra,aku tidak sanggup mendengar sindiran sindiran dari keluarga Alvin mereka selalu saja menyindirku


Rara" sabar lah na, jangan hiraukan mereka, mereka tidak mengenal mu, mereka hanya bisa berkomentar, tenang saja kamu menikah baru hitungan bulan, semuanya akan baik baik saja, oke kamu masih punya kami


nara"(memeluk) makasih mom ...


Rara" sama sama aunty cantik


setelah selesai berbelanja mereka, Nara di jemput oleh Alvin,


Alvin" udah selesai sayang


Nara" em, lihat ibu hamil itu hampir semua akan di beli jika aku tidak melarang nya


Rara" (tertawa) habis semuanya lucu lucu aku sangat gemas melihatnya


Nara" kamu gemas, anak mu laki laki atau perempuan saja tidak tahu, tapi kamu membeli semuanya


Rara" nanti juga kamu kamu merasakan nya na (terkekeh)


Alvin" amin


Alvin dan Nara pulang setelah membatu Rara membawa barang barang belanjaan nya,


Nara" hati hati ya mom, pak jangan kebut kebut ya


Rara" bye aunty dan uncle , kalian hati hati juga,


Alvin dan Nara memutuskan untuk membeli makanan sebelum mereka kembali ke rumah

__ADS_1


Nara" sayang aku ingin makan sate deh, kayak nya enak


Alvin" ya sudah kita beli sate saja untuk makan malam ini, bilang mami jangan masak untuk malam ini


Nara" tapi aku ingin makan nya di tempat


Alvin" jadi kita pulang dulu jemput yang lain


Nara" tidak suruh pak Idris saja bawa mereka


Alvin" baik lah sayang, ya sudah kamu telepon dulu mami dan beritahu


Nara mengabari ibunya agar pergi menemui mereka


setelah salat magrib mami lara dan yang lain tiba di tempat Nara dan Alvin berada


Nara" mami,nada di sini ( melambaikan tangan)


mami" tumben ajak kita makan di luar,


nada" ada yang ulang tahun mba


perkataan nada sontak membuat semuanya tertawa


Alvin" tidak ada nad, hanya ingin saja, memang harus ulang tahun saja makan di luar


nada" ya tidak juga sih,cuma nada pikir begitu


mami" nada mau makan apa ?


nada" sate ayam saja mi, sama sup


mami" pak Idris, mba ipah


"ikut saja " bersamaan


Alvin memanggil pelayan untuk memesan


setelah selsai mereka berbincang menunggu pesanan tiba


pesanan mereka telah tiba mereka mulai menyantap makan mereka


yang lain sibuk dengan makannya berbeda dengan Nara yang sibuk memperhatikan nada yang sedang asik makan


nada yang di perhatikan merasa sedikit tidak enak


nada" mba, ada yang salah dengan nada ?


Nara" tidak (menggeleng)


nada" lalu ada makanan di wajah nada ?


Nara" tidak juga, sudah kamu makan lagi


nada merasa sedikit aneh dengan mba nya itu


Alvin dan mami pun ikut memperhatikan nada yang tidak menyentuh sama sekali makannya malah asik memandang nada yang sedang makan


Alvin" sayang kamu tidak makan, kan tadi kamu yang minta, kenapa tidak di makan


Nara" tidak kamu habiskan saja aku sudah kenyang


mami" Nara kamu belum makan sedikit pun bagai mana kamu bisa kenyang


Nara" udah deh gak usah bawel pada makan aja , Nara sudah kenyang


alvin,mami,nada dan yang lain sedikit terkejut mendengar Nara yang meninggikan suaranya


Nara" maaf, kalian lanjut makan lagi saja, nada kamu makan lagi, mba senang lihat kamu makan


yang lain jadi bertambah bingung mendengar kata kata Nara, membuat mereka saling pandang


_________________________________


TBC


next

__ADS_1


jangan lupa kasih aku like dan komen ya, terimakasih


__ADS_2