
selamat membaca
.
.
.
.
.
💮💮💮💮💮💮💮💮💮💮💮
nada merasa sangat gugup di pandang setajam itu oleh Ghani , membuat nya ingin segera pergi meninggalkan tempat itu
Ghani" apa kamu yakin akan di terima di sini?
nada diam,dan berpikir sejenak,namun kepalanya kini tidak bisa di gunakan untuk berfikir karena merasa gugup
Ghani" kenapa tidak menjawab ? OOO mungkin kamu merasa akan di terima di tempat ini
nada" ti...tidak pak,saya tidak merasa seperti itu, hanya saja saya berharap bisa di terima
Ghani" jika kamu tidak di terima,apa yang akan kamu lakukan ?
nada" sa...saya akan berusaha mencari pekerjaan lagi pak,dan berusaha untuk diri saya
"hah nada kamu bicara apa,kenapa tidak berpikir sebelum berkata "merutuki diri sendiri
Ghani" em.baik lah, saat rasa pertanyaan saya cukup, kami akan menghubungi anda dalam beberapa hari ini ...
nada keluar dengan keyakinan jika dirinya tidak akan di terima di tempat ini
Nada menghela nafasnya dengan kasar, nada duduk di salah satu bangku
nada menghubungi pak Idris
nada* pak nada sudah selsai, bisa tolong jemput nada
pak Idris * iya non, bapak akan jemput non
nada* terimakasih pak
nada mematikan panggilannya, nada melihat ke arah lift dan ia melihat pria yang waktu itu menolongnya di restoran
"itu bukan kah pria itu" gumam nada
nada berjalan ke arah lift hendak mengikuti pria itu namun pria itu sudah masuk ke dalam lift
nada menekan nekan tombol lift dan berharap masih bisa bertemu pria itu,
"hey kamu mau tombol itu rusak"
nada" maaf maaf saya hanya terburu buru (terkejut)
nada membalikan badan nya untuk melihat orang yang menegurnya
Ghani" minggir kamu menghalangi jalanku
nada langsung pergi meninggalkan kantor itu dengan perasaan kesal
" gara gara dia, aku jadi kehilangan malaikat ku" bergumam dengan kesal
tidak menunggu lama pak Idris sudah menjemput nada untuk pulang
Ghani masuk kedalam ruangannya karena iya ke datangan tamu yang tak terduga
Ghani" mau apa Lo pulang, gue kasih tahu mom kalo Lo udah pulang dua hari tapi gak pulang ke rumah
Fahri" Lo kenapa jadi tukang ngadu sih
Ghani" ya Lo pulang bukanya datang ke rumah ini malah di hotel
Fahri" gue lagi siapin kejutan untuk anniversary mom dan dad kalo gue di rumah ya ke Tahuan
ghani" kapan ?
__ADS_1
Fahri" anak durhaka lo ya, tiga hari lagi, gue mau kasih kejutan sepesial buat mom dan dad
Ghani" haduh gue nyari kado apa coba, kenapa gue bisa lupa ya
Fahri" selamat berjuang
sesampainya di rumah wajah nada masih terlihat kesal karena ah Ghani yang membuatnya gagal bertemu laki laki yang menjadi malaikat nya itu
Nara" nad kamu kenapa?
nada" enggak apa apa mba cuma kesal sedikit saja
Nara" ada apa ?
nada" tadi di Nugroho company itu ada orang yang sangat menyebalkan
Nara" masa ada orang yang menyebalkan di sana? dulu mba kerja di sana semua orang nya baik baik
nada" gak tahu mba sepertinya orang itu sangat membenci nada
Nara" ya sudah kesal. ya di simpan sekarang kamu istirahat dulu
nada" iya mba,
...
rara sedang menunggu ke datang Nara yang sudah berjanji akan mengantarnya berbelanja
tidak lama Nara tiba
nara" maaf lama Ra, macet
Rara" gak apa apa
Nara" pergi sekarang
Rara" iya ... naik mobil kamu atau aku
Nara" kamu saja, biar enak
Rara" ya sudah supir ku juga sudah menunggu
Rara" na kok kamu melamun ada apa ?
Nara" kapan aku bisa mengandung ya Ra (sedih)
Rara" sabar na, aku juga dulu tidak langsung mengandung , Ra jika kita terus berjuang dan berdoa Allah akan memberikan yang kita mau
Nara" Ra,aku tidak sanggup mendengar sindiran sindiran dari keluarga Alvin mereka selalu saja menyindirku
Rara" sabar lah na, jangan hiraukan mereka, mereka tidak mengenal mu, mereka hanya bisa berkomentar, tenang saja kamu menikah baru hitungan bulan, semuanya akan baik baik saja, oke kamu masih punya kami
nara"(memeluk) makasih mom ...
Rara" sama sama aunty cantik
setelah selesai berbelanja mereka, Nara di jemput oleh Alvin,
Alvin" udah selesai sayang
Nara" em, lihat ibu hamil itu hampir semua akan di beli jika aku tidak melarang nya
Rara" (tertawa) habis semuanya lucu lucu aku sangat gemas melihatnya
Nara" kamu gemas, anak mu laki laki atau perempuan saja tidak tahu, tapi kamu membeli semuanya
Rara" nanti juga kamu kamu merasakan nya na (terkekeh)
Alvin" amin
Alvin dan Nara pulang setelah membatu Rara membawa barang barang belanjaan nya,
Nara" hati hati ya mom, pak jangan kebut kebut ya
Rara" bye aunty dan uncle , kalian hati hati juga,
Alvin dan Nara memutuskan untuk membeli makanan sebelum mereka kembali ke rumah
__ADS_1
Nara" sayang aku ingin makan sate deh, kayak nya enak
Alvin" ya sudah kita beli sate saja untuk makan malam ini, bilang mami jangan masak untuk malam ini
Nara" tapi aku ingin makan nya di tempat
Alvin" jadi kita pulang dulu jemput yang lain
Nara" tidak suruh pak Idris saja bawa mereka
Alvin" baik lah sayang, ya sudah kamu telepon dulu mami dan beritahu
Nara mengabari ibunya agar pergi menemui mereka
setelah salat magrib mami lara dan yang lain tiba di tempat Nara dan Alvin berada
Nara" mami,nada di sini ( melambaikan tangan)
mami" tumben ajak kita makan di luar,
nada" ada yang ulang tahun mba
perkataan nada sontak membuat semuanya tertawa
Alvin" tidak ada nad, hanya ingin saja, memang harus ulang tahun saja makan di luar
nada" ya tidak juga sih,cuma nada pikir begitu
mami" nada mau makan apa ?
nada" sate ayam saja mi, sama sup
mami" pak Idris, mba ipah
"ikut saja " bersamaan
Alvin memanggil pelayan untuk memesan
setelah selsai mereka berbincang menunggu pesanan tiba
pesanan mereka telah tiba mereka mulai menyantap makan mereka
yang lain sibuk dengan makannya berbeda dengan Nara yang sibuk memperhatikan nada yang sedang asik makan
nada yang di perhatikan merasa sedikit tidak enak
nada" mba, ada yang salah dengan nada ?
Nara" tidak (menggeleng)
nada" lalu ada makanan di wajah nada ?
Nara" tidak juga, sudah kamu makan lagi
nada merasa sedikit aneh dengan mba nya itu
Alvin dan mami pun ikut memperhatikan nada yang tidak menyentuh sama sekali makannya malah asik memandang nada yang sedang makan
Alvin" sayang kamu tidak makan, kan tadi kamu yang minta, kenapa tidak di makan
Nara" tidak kamu habiskan saja aku sudah kenyang
mami" Nara kamu belum makan sedikit pun bagai mana kamu bisa kenyang
Nara" udah deh gak usah bawel pada makan aja , Nara sudah kenyang
alvin,mami,nada dan yang lain sedikit terkejut mendengar Nara yang meninggikan suaranya
Nara" maaf, kalian lanjut makan lagi saja, nada kamu makan lagi, mba senang lihat kamu makan
yang lain jadi bertambah bingung mendengar kata kata Nara, membuat mereka saling pandang
_________________________________
TBC
next
__ADS_1
jangan lupa kasih aku like dan komen ya, terimakasih