Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 98


__ADS_3

enjoy


.


...


.


...


.


...


💮💮💮💮💮💮💮💮💮💮


pagi pagi pagi sekali Nara sudah terbangun dari tidurnya karena mimpi buruk yang membuatnya harus membuka mata


Nara terbangun dengan terengah engah seperti orang yang baru saja lari bermil mil jauh nya


nara"astagfirloh hanya mimpi, kenapa terlihat seperti nyata, semoga papi baik baik saja


Nara memutuskan untuk salat, karena dirinya tidak bisa memejamkan matanya


selesai salat malam Nara masuk ke dalam kamar maminya


Nara" mi Nara tidur sama mami boleh


mami" iya sayang sini sini (mengulurkan tangan)


Nara" mi mami tahu, dimana papi tinggal ?


mami" kenapa menanyakan hal itu


Nara" tidak apa apa Nara hanya ingin tahu


mami" mami tidak tahu, terakhir mami dengar kabar jika papi dan mama baru mu, tinggal di Jogja


Nara" apa papi sehat mi


mami" mami tidak tahu sayang, kenapa Nara rindu pada papi ?


Nara" em, Nara merindukan papi, Nara ingat papi suka sekali membelikan Nara eskrim dan Bonek beruang besar


mami" terkadang mami juga merindukan saat saat bahagia itu, sudah kita tidur saja, besok kamu harus bekerja dan membuat sarapan buat Alvin


Nara" tapi Nara tidak bisa tidur mi,


mami" sini biar mami peluk


mami lara memeluk Nara,Sabil mengusap usap kepalanya


lambat lain kantuk menyerang Nara, namun tidak dengan mami nya, setelah Nara tertidur pulas mami lara mengambil ponselnya


mami lara melihat foto keluarga terakhir mereka, di mana saat itu mereka masih sangat bahagia


"sayang waktu tidak bisa terulang kembali, jika bisa aku mau memperbaiki semuanya dan tidak akan membiarkan putri ku tumbuh, dengan cara seperti ini " batin mami lara


Nara membuka matanya karena merasakan panas menerpa pipinya


nara" astagfirloh Nara ke siangan !


Nara buru buru turun dari tempat tidur dan berlari menuju ke kamarnya


Nara bersiap dengan secepat kilat ,karena dirinya sudah kesiangan


Nara" mami Nara pergi !


tanpa melihat sekitar nya, hingga tidak melihat jika Alvin sudah berada di rumahnya itu

__ADS_1


mami" Nara gak usah buru buru mami tadi udah izinin kamu


Nara" apa? mami Nara harus kerja gak bisa gak kerja


mami" emang yang bilang kamu libur siapa ? mami kan belum selesai ngomong , mami sudah izinkan kamu datang siang


Nara" syukur deh mi, Nara kira mami izinin Nara buat libur, mami kenapa tidak bangunin Nara sih


mami" sudah, kamu nyenyak sekali tidur,


Nara" mi albin tidak datang


mami"(menggelengkan kepala) itu orang yang. duduk Segede itu siapa Nara


Nara berbalik melihat ke arah sofa keluarga


Nara" ya Allah, maaf aku gak liat kamu, kamu sih diem aja ...


Alvin" aku suka liat kamu buru buru gitu, liat sampai rambut aja udah kayak singa,mata masih mata bantal


Nara" ih kamu mah, aku nya malu,(Nara menutup wajahnya)


Alvin" gak usah malu, biasanya juga kamu malu maluin, hari ini jadi nemenin rara ?


Nara" jadi, setelah pulang kantor,


alvin" memangnya kalian mau ke mana ?


Nara" urusan wanita


Alvin" dasar wanita, urusan cowok aja nanya maksa, giliran di tanya malah jawabnya begitu


Nara hanya tertawa melihat wajah merajuknya Alvin


mami" Nara cepat sarapan, nanti kamu terlambat (bertriak )


Nara"iya mi, kamu sudah makan ?


Nara" em ... kalo begitu aku makan dulu,setelah itu kita pergi


Nara langsung meninggalkan Alvin,menuju ke tempat makan,setelah selesai mereka pergi menjalankan aktivitas seperti biasa


sesampainya di kantor Nara langsung buru-buru meninggalkan Alvin karena dirinya sudah terlambat, walau sudah di izinkan namun tetap saja Nara merasa tidak enak


hari ini Alvin mulai bekerja kembali di kantornya,karena tempat iya bekerja dulu membolehkan dirinya berhenti, karena mereka sudah mendapatkan pengganti Alvin


hari ini hari pertama Alvin kembali, setelah sekian lama , dirinya meninggalkan kantor , semua karyawan menyambut nya dengan baik,


Rudi asisten Alvin, memberi tahu jadwal Alvin hari ini


Rudi" pak hari ini anda akan bertemu klien baru, dan kita akan menjalankan kerja sama dengan mereka mengenai periklanan untuk produk mereka


Alvin" em harus kah hari ini bertemu rud


Rudi" maaf pak kita sudah sering mengundur pertemuan dengan mereka, jadi hari ini mereka memaksa kita untuk bertemu


Alvin" baik lah, eh rud bisa belikan aku boneka beruang besar


Rudi" iya pak, mau di kirim ke mana ?


Alvin" belikan saja dan taruh di mobil ku


Rudi" baik lah pak


Rudi pergi meninggalkan Alvin


Alvin mengabari Nara, jika dirinya tidak bisa makan bersama dengannya karena harus bertemu klien


Nara*iya tidak apa apa,kamu hati hari ya

__ADS_1


Alvin* ku juga, jangan genit genit sama teman kantor


Nara*iya bapak bawel


Alvin*ya sudah sayang aku kembalikan bekerja dulu


setelah selesai Alvin kembali bekerja dan menyelesaikan tugasnya


setelah selesai alvin bertemu dengan kliennya


Alvin melihat klien barunya nya itu, dari atas hingga bawah


Alvin" rud ini klien kita (berbisik)


Rudi" iya pak, kenapa?


Alvin" rud dia menor sekali, dan baju nya seperti ke kurang bahan, kalian bagaimana sih mencari klien


Rudi" bukan kami pak, tapi papa nya bapak


Alvin" astaga papa..


Alvin mengenalkan dirinya pada klien nya itu


Alvin" halo nona, perkenalkan nama say alvin, dan ini asisten saya Rudi


wanita itu melihat alvin dengan pandangan berbeda


Aulia" perkenalkan nama saya Aulia (menjabat tangan Alvin)


Alvin tersenyum melihat tingkah Aulia yang sepeti cacing ke panasan


Aulia" aduh pak ,di lepas dong tangan saya nya jangan di pegangin terus (tersenyum)


Alvin" maaf nona Aulia bukan saya tapi anda (merasa aneh)


Rudi yang melihat itu ingin sekali tertawa namun iya menahan nya


Alvin memulai pembicaraannya dengan Aulia


dan seringkali Alvin menahan tawanya Karena mendengar perkataan Aulia yang terkadang tidak masuk akal


setelah selesai Aulia meminta bersua foto dengan Alvin, sebagai partner yang baik, Alvin mengikuti kemauan Aulia


setelah selesai Alvin dan Rudi kembali menuju kantor dengan perut yang sakit karena tertawa


Alvin" aku tidak habis pikir perusahan make up ternama seperti mereka bisa memiliki karyawan yang seperti itu (tertawa)


Rudi" mungkin mereka hanya membutuhkan karyawan yang pandai memakai make up pak


Alvin" kamu benar, mungkin mereka hanya melihat itu saja


tiba tiba ponsel Alvin berbunyi


"my love"


"kenapa dia menelpon" batin Alvin


entah mengapa perasan Alvin sedikit tidak enak saat melihat nama Nara di ponselnya , dirinya takut terjadi sesuatu pada ke kasihnya itu


______________________________


TBC


selamat menunaikan ibadah puasa buat semua yang menjalankan, semoga puasa di hati pertama ini berkah, amin,


semoga kita tetap semangat menjalankan ibadah puasa walau harus di rumah saja


semangat semuanya

__ADS_1


jangan lupa setelah membaca kasih aku like dan komen kalian ya


terimakasih


__ADS_2