Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 22


__ADS_3

selamat membaca


.


.


.


.


.


enjoy ...


🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰


rara benar benar merasa kan takut yang luar biasa tubuhnya sampai bergetar ...


ke empat pria itu masih enggan melepaskan Rara walau Rara sudah memohon, kini Rara hanya bisa berpasrah pada takdirnya,


salah satu pria itu menarik Rara kedalam pelukannya


sontak Rara langsung memberontak dan meronta membuat pria itu kewalahan dan melepaskan Rara


rara" tolong biarkan saya pergi, saya mohon, tolong jangan apa apa kan saya


"sepertinya nona ini sangat nikmat, aku suka wanita yang jinak jinak merpati seperti ini " ucap salah satu pria


rara melihat cela untuk iya lari tanpa pikir panjang Rara langsung mengambil ancang ancang dan berlari sekencang kencangnya


namun ke empat pria itu mengejar Rara


rara terus berlari yang entah ke mana iya berlari yang iya lihat malah jalanan itu semakin sepi, dan gelap


ke empat pria itu berhasil menangkap Rara kembali


" mau lari kemana lagi nona, cukup bermain kejar kejaran nya, saat nya kita bersenang senang "


rara" saya mohon, lepaskan saya, saya mohon (menangis)


"nona, jangan takut kami akan mengajak mu bersenang senang dan merasakan surga "


ke empat pria itu tertawa keras membuat Rara semakin ngeri di buat nya


"bunda tolong Rara bunda" batin Rara yang kini sudah pasrah itu


di tempat lain chacha seusai menunaikan salat subuh merasakan hal yang tidak tenang iya merasa jika terjadi sesuatu pada putrinya


namun cha-cha mencoba menepiskan semua itu, karena iya tak mau berfikir buruk tentang putrinya itu

__ADS_1


cha-cha mengambil ponselnya dan melihat tidak ada notifikasi dari sang putri,


"di sana baru jam sepuluh malam, ah mungkin anak itu sudah tidur " batin chacha


namun hatinya semakin tidak tenang setiap kali melihat foto putrinya itu membuat dirinya menjadi gelisah


Abi yang melihat istrinya gelisah pun merasa kan hal yang sama


Abi" Bun


cha-cha" kenapa pa?


Abi" papa gelisah tapi gak tahu kenapa Bun


cha-cha" mungkin hanya perasaan papa saja, coba istighfar pa ....


cha-cha menutupi rasa khawatirnya karena iya tak mau membuat ke adaan semakin kacau


"mas Abi juga ngerasain hal yang sama juga, ya Allah lindungi lah putri kami dari mara bahaya apa pun amin" batin chacha


rara masih bersimpuh memohon pada ke empat pria itu untuk melepaskannya namun ke empat pria itu tetap dengan pendiriannya juga,tidak mau melepaskan Rara


rara hanya bisa menangis, berdoa, dan berharap ada seseorang yang baik mau menolongnya


salah satu pria berjalan mendekati Rara dan menarik rambut rara hingga Rara mendongak ke atas


rara merasa sangat sakit karena rambutnya di tarik dengan kencang sekali


pria itu melepaskan pegangan pada rambut Rara Dangan keras hingga Rara tersungkur


rara mencoba untuk bangun, setelah berhasil Rara mencari cara bagai mana iya bisa lari dari empat pria itu


rara melihat ada kesempatan untuk berlari ke arah belakang nya yang artinya iya akan kembali ke tempat semula namun persetan dengan itu Rara kembali berlari dengan sedikit terpincang pincang


dan ke empat pria itu tetap mengejar Rara tanpa ampun sampai di persimpangan jalan yang sepi, ke empat pria itu kembali menangkap Rara


" sudah cukup aku mulai muak berlarian dengan mu nona plak"


tamparan itu mendarat sempurna di pipi Rara yang sudut bibir Rara mulai mengeluarkan darah


rara merasa sangat sakit dan panas di bekas tamparan itu kini Rara menangis dan tidak ada suaranya


mata Rara sudah mulai berlubang kunang merasakan pusing di kepalanya


pria itu menghempas kan tubuh Rara ke rerumputan Rara sudah terkulai lemas dan tak sanggup untuk membangkitkan tubuhnya lagi


" mari kita mulai permainannya nona" ke empat pria itu tertawa dengan kencang


salah satu pria mau menindih badan Rara sampai sebuah sepatu menempel sempurna di pipi pria itu dan membuat pria itu terguling

__ADS_1


"lepaskan dia brengsek kalian (bertriak) "


rara masih mencoba mengumpulkan tenaga nya namu, belum bisa juga mata nya masih terasa berkunang kunang


pria itu mulai menghajar satu persatu laki laki yang berani menyentuh Rara itu


rara samar samar melihat punggung pria itu


setelah menghajar ke empat pria itu menghampiri Rara yang masih berusaha mengumpulkan tenaganya ...


namun semua nya sia sia Rara tak sadarkan diri, sebelum iya hilang kesadaran Rara melihat jika laki laki itu adalah taya


taya mencoba membangun kan Rara yang tidak sadarkan diri, namun Fahri malah menghajarnya


bug


fahri" lepasin tangan Lo dari kakak gue


bag bug bag bug


fahri melampiaskan amarah nya pada taya dan tidak menghiraukan status taya sebagai om nya


fahri" Lo emang gak punya hati, awas aja Samapi ada apa apa dengan kakak gue gak akan lepasin Lo


fahri mengendong tubuh Rara yang tergeletak di atas rumput itu dan meninggalkan taya yang babak belur


"sabar kak kita ke rumah sakit, kakak akan baik baik saja " gumam Fahri


taya masih menatap punggung Fahri yang berlari menuju ke mobil nya


"semoga dia baik baik saja" batin taya


ya laki laki yang menyelamatkan Rara bukan hanya satu tapi dua


laki laki itu taya dan Fahri


fahri langsung menuju ke rumah sakit karena iya sangat khawatir terhadap Rara yang tak sadarkan diri bahkan bibirnya mengeluarkan darah


"jika terjadi sesuatu pada kakak Fahri akan menghabisi orang itu, kakak tenang saja " gumam Fahri


fahri melakukan mobilnya dengan terburu buru, karena iya saat ini merasa kan takut akan ke hilangan ...


---------------------------------------------------------


TBC


next ya semua


jangan lupa setelah membaca kasih like dan komen kalian di bawah ya,

__ADS_1


terimakasih


__ADS_2