Reinkarnasi Dewa Obat

Reinkarnasi Dewa Obat
Chapter 104 : Memulai pembasmian iblis


__ADS_3

#Alam pikiran Xiao Tian


Duarr


Duarrr


Sun Long dan Dewa petir saling melontarkan serangan mereka, dan keduanya tak terluka sama sekali, mereka berdua benar benar seimbang dari segi pertahanan dan kekuatan.


"Hosh hosh hosh (nafas terengah-engah) boleh juga kau." ucap Dewa petir


"Makanya jangan pernah meremehkan seorang kaisar iblis." ucap Sunlong


"Kaisar iblis dari mananya, bentukmu saja masih seperti hewan, iblis tingkat tinggi harusnya memiliki kekuatan dan rupa seperti para siluman, mereka punya bentuk yang hampir mirip seperti manusia, bahkan ada yang benar-benar persis seperti manusia." ucap Dewa petir


"Aku menjadi seperti ini karena suatu alasan!" bentak Sunlong


"Hooo, apa alasanmu, aku ingin dengar." ucap Dewa petir


"Sayangnya aku tak akan menceritakannya padamu!" bentak Sunlong


"Benar-benar keras kepala!" teriak Dewa petir


Dewa Petir terbang mendekati kepala Sunlong, Sunlong menyemburkan bola api ke arah Dewa petir, Dewa petir menepis bola api itu dengan tangan kanannya.


Duarrr (Bola api itu meledak di udara)


Dewa petir melemparkan bola petir kearah kepala Sunlong, tapi Sunlong meniup bola petir itu kembali kearah Dewa petir.


Duarrrr(Bola petir itu ditangkis Dewa petir hingga meledak diudara)


Karena merasa tak bisa melukai Dewa petir dengan apinya, Sunlong menggunakan kepala kerasnya untuk menghantam Dewa petir, Dewa petir menghadapi sundulan kepala Sun Long dengan pukulan yang kuat..


Duakkkk


Benturan dari pukulan dan sundulan kepala Sunlong, terdengan begitu keras, hingga mengakibatkan gelombang angin yang begitu dahsyat, Xiao Tian terpental karena gelombang itu, Sunlong dan Dewa petir terpental mundur karena serangan mereka sama kuatnya.


"Dasar Dewa keras kepala, bisakah kau mengalah saja!" ucap Sunlong


"Aku tak akan menyerah pada iblis sepertimu, meski ukuranmu jauh lebih besar dariku, sadarlah kekuatan seorang Dewa jauh lebih kuat dari para iblis!" sambung Dewa petir


"Sayangnya kau hanyalah roh Dewa sekarang, tanpa sebuah fisik kekuatanmu tak sesuai ekspektasimu." ucap Sunlong


"Kau juga hanyalah roh sekarang, bukan seorang kaisar iblis, jadi sadarlah akan posisimu!" bentak Dewa Petir


"Woi bisakah kalian berhenti bertarung!" teriak Xiao Tian


Ctarrrrr kreatt kreattt


"Aaaaaa." Xiao Tian tersetrum oleh lingkaran listrik yang telah mengikatnya


"Hei Dewa petir, bukankah kau terlalu berlebihan?"


"Dia bahkan tidak boleh berbicara." tanya Sunlong


Karena bergerak saat tersetrum lingkaran listrik, Xiao Tian terkena efek ikatan Sunlong, dia terbakar oleh ledakan api.


Duarr


Busssssss


"Panas panas!" ucap Xiao Tian karena kepanasan


"Aduh sial, aku malah bicara lagi." pikir Xiao Tian


kreatttt kreattt (Xiao Tian tersetrum listrik karena berbicara)


"Sepertinya kau juga keterlaluan, dia bahkan tak boleh bergerak, setidaknya aku memberi kelonggaran." sambung Dewa petir


"Dia cukup tersiksa kita sudahi saja pertengkaran kita." ucap Sunlong


"Baiklah, ide bagus iblis kadal." ucap Dewa petir


"Apa kau bilang?" tanya Sunlong


"Ya tuhan, apa mereka akan bertengkar lagi? pikir Xiao Tian


Tak lama kemudian di alam pikiran tiba-tiba terasa guncangan dahsyat, Dewa petir dan Sunlong langsung terbang agar tak merasakan guncangan, sedangkan Xiao Tian tak sengaja bergerak dan berteriak akibat terkena guncangan itu, dia terus tersetrum dan terbakar, oleh jurus Dewa petir dan Sunlong yang masih mengikatnya, dia merasa semakin tersiksa karena kedua orang yang dia percaya malah mengobrol.


"Guncangan apa ya ini?" tanya Sunlong


"Sepertinya tubuh Xiao Tian telah diserang." jawab Dewa petir


"Woi, berhenti mengobrol dan lepaskan ikatan ini, apa kalian ingin menghancurkan rohku!" bentak Xiao Tian lewat telepati

__ADS_1


"Waduh maaf aku lupa." sambung Sunlong


"Cepat lepaskan jurusmu itu!" ucap Dewa petir


"Kampret kau juga mengikatku dengan jurusmu!"


"Cepat lepaskan jurus kalian!" bentak Xiao Tian lewat telepati


Dewa petir dan Sunlong melepaskan teknik mereka dari tubuh Xiao Tian.


"Aduh kenapa aku harus dikelilingi orang-orang konyol ini." pikir Xiao Tian


"Apa kau baik baik saja?" tanya Dewa petir


"Aku akan baik baik saja setelah aku memukulmu!" ucap Xiao Tian


Duakkkk


karena sangat kesal Xiao Tian memukul Dewa petir sekuat tenaga, dia berhasil memukul Dewa petir karena kini dia dalam bentuk roh, dan rohnya tak hancur karena dilindungi oleh kaisar langit, Xiao Tian memiliki ijin untuk melihat Dewa, tentu saja rohnya juga memiliki ijin untuk menyentuh roh Dewa, karena berhasil memukul Dewa petir Xiao Tian merasa lega.


Kekesalannya selama ini terlampiaskan, sedangkan Dewa petir yang sedang tak waspada, merasakan sakit karena dipukul Xiao Tian sekeras tenaga.


"Kenapa kau memukulku!" teriak Dewa petir


"Karena kau telah menyiksaku dengan jurusmu tadi!" bentak Xiao Tian


"Oi oi jangan pada ribut, tubuh Xiao Tian sedang diserang loh, kalau dia mati bisa bahaya." sambung Sunlong


"Itu semua kan gara gara kamu!" bentak Dewa petir dan Xiao Tian


"Kenapa malah aku yang disalahkan?" tanya Sunlong


"Kan kau yang membawa rohku kemari!" bentak Xiao Tian


"Benar juga ya." sambung Sunlong


"Akhirnya kau menyadari kesalahanmu." sambung Dewa Petir


"Kau juga salah, Dewa sialan!"


"Kau mengajaknya berkelahi diwaktu yang tidak tepat!"


"Hentikan perdebatannya dan kembalikan kesadaranku!" bentak Xiao Tian


Sunlong mengembalikan kesadaran Xiao Tian.


"Hei iblis kadal, kenapa kau menyadarkannya begitu saja, harusnya kau menyentuhnya dulu untuk membagi ilmumu, dia perlu bantuan matamu untuk melacak keberadaan iblis yang bersembunyi." ucap Dewa petir


"Kenapa kau tak bilang dari tadi!" bentak Sunlong


#Alam nyata


Duakkkk


Duarrr


"Ketua sadarlah!" ucap Su Yan sambil mengguncang-guncang tubuh Xiao Tian


"Kenapa kau diam saja dari tadi?"


"Apakah kau terkena ilusi iblis?" ucap Su Yan


"Bangunlah ketua!" teriak Su Yan di telinga Xiao Tian


Plakkk


"Jangan berteriak ditelingaku!" bentak Xiao Tian


"Syukurlah kau bangun, kupikir kau sudah tiada, tapi tamparanmu terlalu menyakitkan ketua!." bentak Su Yan


"Apa yang terjadi ketika aku tak sadarkan diri?" tanya Xiao Tian


"Kau dipukul Demon kong tipe api hingga terpental begitu jauh, kami menolongmu dan membiarkan jenderal Feng Long mengurus sisanya." jawab Su Yan


"Kami?"


"Kau dan siapa?" tanya Xiao Tian


"Aku dan si Gendut, si Gendut bertugas menghalangi para Demon kong, dan aku bertugas menyadarkanmu." jawab Su Yan


"Begitu ya, maafkan aku.. aku sudah merepotkan kalian, aku akan mulai mengamuk sekarang!" ucap Xiao Tian


Xiao Tian berdiri dan membuat bola api merah yang begitu besar, dia berlari mendekati si Gendut yang telah terpojok oleh jutaan Demon kong tipe api .

__ADS_1


"Bola api yang begitu besar, itu sebesar ukuran manusia dewasa, seperti yang diharapkan dari ketua." ucap Su Yan


Saat Xiao Tian hampir melempar bola apinya, dia ditarik oleh Sunlong ke alam pikiran, akibatnya dia berhenti diwaktu yang tidak tepat, lemparannya meleset hingga mengenai si Gendut.


Duarrrrr


#Alam pikiran Xiao Tian


"Sunlong!"


"Apa maksudmu menarikku kembali kemari!" teriak Xiao Tian


"Maaf aku lupa memberikan mata penglihatan iblisku, penglihatan itu sangat penting untuk mengalahkan iblis yang bersembunyi." ucap Sunlong


"Setidaknya lihat situasi dasar iblis kadal!" bentak Xiao Tian


"Hei aku itu naga, panggil aku kaisar naga Sunlong!" sambung Sunlong


"Kau membuat nyawa orang terancam tahu!"


"Untung aku sedang memakai api merah, kalau aku memakai api biru, Si Gendut bisa menjadi abu!" bentak Xiao Tian


"Iya iya maaf, aku kan buru-buru." ucap Sunlong


"Karena kalau kau memaksa melempar kearah para Demon Kong tipe api, kau malah akan mendekati mautmu." sambung Sunlong


"Apa maksudmu?" tanya Xiao Tian


"Mereka sekarang sudah berevolusi, kalau kau membakar api dengan api, apa yang akan terjadi?" ucap Sunlong


"Mereka kan memiliki tubuh fisik, punya elemen api bukan berarti tubuhnya juga terbuat dari api."


"Kemarin saja aku membunuh jenderal iblis tipe api, dengan bola api dari naga hitam." sambung Xiao Tian


"Asal kau tau saja, Demon Kong kali ini bukan hanya ukuran saja yang berbeda, masing - masing dari mereka sekuat jenderal petarung, sejak tadi selain Demon kong disekitar Jingmi dan Kaibo, tak ada satupun Demon kong yang mati, Kaibo dan Jingmi sudah memiliki kekuatan yang bisa membunuh para Jenderal petarung, sedangkan yang lainnya kewalahan, situasi kali ini lebih buruk dari kemarin, satu-satunya cara menyelesaikan situasi ini adalah mengalahkan sang Summoner." ucap Sunlong


"Baiklah aku paham akan alasanmu, sekarang cepat selesaikan urusanmu, dan kembalikan aku ke alam nyata!" ucap Xiao Tian


Xiao Tian telah diberi kemampuan melacak iblis oleh Sunlong, kemampuan ini seperti kemampuan telepati yang di transfer Sunlong, kemampuan yang akan menyerap energi dari Sunlong secara langsung, bukan kemampuan yang bisa dipakai Xiao Tian seenaknya, oleh karena itu Sunlong tak memberikannya sejak dulu, dan itu juga yang membuat kemampuan ini tak tertulis di dalam status skill.


Untuk membuka status telepati dan penglihatan iblis, Xiao Tian harus menjadikan Sunlong roh beladiri tingkat 15, setiap 5 tingkatan Xiao Tian akan mendapat skill baru, tingkat 5 membuat dia memiliki Demon Eater, tingkat 10 memanipulasi pikiran(Termasuk telepati dan memblokir pembacaan pikiran), tingkat 15 penglihatan iblis, tapi karena kondisi yang mendesak, Sunlong terpaksa memberikan skill itu sebelum tiba waktunya, dan merelakan kekuatannya diserap terus ketika Xiao Tian memakai teknik itu.


Alasan dia memberi teknik manipulasi pikiran, karena takut rahasiannya diketahui oleh Dewa petir ketika Xiao Tian berpikir, sayangnya rahasia bahwa dia adalah roh kaisar iblis ketahuan juga oleh Dewa petir karena roh beladirinya bisa naik tingkat, dan alasan kali ini, dia tak ingin Xiao Tian mati, jika Xiao Tian mati dia juga mati, mengalahkan iblis bersembunyi sangatlah penting, oleh karena itu dia terpaksa memberikan tekniknya sebelum skill aslinya terbuka.


#Alam nyata


Xiao Tian telah kembali ke alam nyata, dia langsung melirik kearah si Gendut yang terkena lemparan bola apinya.


"Woi kenapa kau malah melempar ke arah mas endutku!" teriak Huanran


Bola api Xiao Tian telah ditahan oleh roh Huanran, jika tidak si Gendut pasti sudah terluka, sedangkan Su Yan terkejut melihat hal itu, bukan karena takut melihat hantu, tapi kaget karena ada roh secantik Huanran yang melindungi si Gendut.


Huanran menampakkan wujudnya karena harus menahan bola api itu, makanya Su Yan bisa melihatnya ketika melindungi si Gendut.


"Maafkan aku, aku tak sengaja." ucap Xiao Tian


"Lain kali hati hati!"


"Aku sedang kesal kali ini, karena sudah terlanjur terlihat, aku boleh ikut mengamuk kan, mas endut?" tanya Huanran


"Apa boleh buat, baiklah ayo kita basmi para iblis ini!" ucap si Gendut


"Ehmmm." ucap Huanran


"Mataku tak bisa mempercayai ini, kenapa seorang Dewi melindungi si Gendut , ini pasti mimpi!" ucap Su Yan


Dengan bantuan Huanran, beban si Gendut semakin berkurang, Huanran melemahkan pertahanan para Demon kong, dan si Gendut menebas para Demon kong saat melemah, tapi ini tak akan bertahan lama, karena Demon kong tipe tanah dan tipe listrik belum maju, seakan menunggu sesuatu.


Bersambung.....


#**Note


Mayan bisa curi waktu, gak nyangka kerja sif 2 masih bisa up 2 chapter.


jgn lupa like dan komen ya, dan bagi yang belum kasih bintang, bantu kasih bintang 5.


biar rating naik dan author makin semangat.


untuk chapter berikutnya mungkin up besok. bagi yang memberi vote terimakasih ya. aku terharu.. hehehe


yang tidak memberi vote gak papa , yang penting dukungan berupa like dan komen yang bisa membangkitkan semangatku , oke itu aja. happy reading


jika ada yang nemu typo komen ya, nanti di revisi**

__ADS_1


__ADS_2