Reinkarnasi Dewa Obat

Reinkarnasi Dewa Obat
Chapter 160 : Merampas kunci dimensi es (bag 2)


__ADS_3

Kaibo dan para siluman harimau membantu pembasmian para iblis beruang kutub yang berada di luar mulut gua.


Sedangkan Xiao Tian terbang menerobos ke dalam gua rahasia dengan menaiki punggung naga hitam raksasa. Terdapat banyak kristal es yang begitu besar dan runcing yang menghiasi langit-langit di sepanjang bagian mulut gua rahasia hingga bagian dalam gua tersebut.


Kristal-kristal es tersebut membuat langit-langit gua terlihat begitu sempit untuk ukuran naga hitam raksasa. Untuk memperluas area terbang naga hitam raksasa, Xiao Tian melemparkan bola api kepada kristal-kristal es yang menghalangi ruang gerak naga hitam raksasa.


Sambil menghancurkan semua penghalang, Xiao Tian menyuruh naga hitam fokus untuk terbang dengan kecepatan tinggi.


"Terus terbang dengan kecepatan tinggi! " "Jangan berhenti sebelum aku menyuruhmu berhenti!"


"Kita harus sampai ke inti gua secepat mungkin."


"Biar aku yang memperluas wilayah gerakmu!" ucap Xiao Tian sambil melemparkan bola api ke arah kristal-kristal es yang menggantung di langit-langit gua tersebut.


Duar ...


Setelah terbang begitu jauh di dalam gua rahasia, akhirnya Xiao Tian sampai di inti gua.


Inti gua tersebut terlihat begitu luas, berbeda dengan pintu masuk gua. Terdapat empat buah patung beruang kutub raksasa yang menempel di setiap pojok dinding gua.


Setiap patung memegang sebuah senjata berupa kampak dan menghadap ke bagian tengah inti gua.


Di tengah inti gua terlihat sebuah balok es yang dilapisi sebuah lingkaran pelindung. Dan di dalam balok es tersebut terdapat sebuah kunci dimensi es yang sedang Xiao Tian cari.


Ketika terbang mendekat, tiba-tiba saja naga hitam raksasa berubah menjadi naga hitam versi mini. Xiao Tian terjatuh ke daratan karena punggung naga hitam tak bisa menahan berat tubuh Xiao Tian.


Xiao Tian langsung merubah posisinya dengan menarik tubuh naga hitam versi mini hingga berada di pelukannya. Dia membalikkan badannya sehingga punggungnya menghantam lantai gua terlebih dulu.


Ketika tubuh Xiao Tian menghantam lantai gua, lingkaran pelindung yang menyelimuti balok es melayang semakin tinggi. Tepat di bawah lingkaran pelindung tersebut, muncul anak tangga yang terus semakin tinggi hingga membentuk sebuah piramid.


"Cih, merepotkan." ucap Xiao Tian.


Xiao Tian memakan pil pemilih energi untuk menyembuhkan luka yang dia terima akibat terjatuh menghantam lantai gua.

__ADS_1


Setelah lukanya pulih, Xiao Tian berjalan menaiki tangga dan meninggalkan naga hitam versi mini di bawah anak lantai gua. Alasan mengapa Xiao Tian meninggalkan naga hitam di bawah lantai gua, yaitu karena terlalu berbahaya baginya menaiki anak tangga sembari menggendong naga hitam.


Ketika Xiao Tian menginjakkan kakinya ke anak tangga pertama, mata dari empat buah patung raksasa menatap ke arahnya. Ketika dia melangkah ke anak tangga kedua, salah satu patung raksasa menembakkan sinar laser dari matanya.


Duarr


Xiao Tian langsung menghindari serangan laser dari patung tersebut sambil melangkah memaiki anak tangga yang lain. Semakin tinggi anak tangga yang Xiao Tian injak, semakin sering sinar laser menyerang ke arahnya. Xiao Tian masih bisa menghindari semua sinar laser dengan begitu mudah hingga sampai ke anak tangga yang ke lima puluh. Namun perjalanannya masih panjang karena masih ada ratusan anak tangga yang menunggunya untuk dinaiki.


Berdasarkan ingatan Tailing Zen, jumlah anak tangga tersebut sekitar lima ratus buah anak tangga, dan mulai dari anak tangga yang ke lima puluh satu ke atas rintangan yang akan Xiao Tian hadapi akan semakin berat. Rintangan yang dia hadapi yaitu tekanan gravitasi yang terus bertambah setiap dia melangkah ke atas anak tangga.


Semakin banyak Xiao Tian melangkah ke atas anak tangga, maka tubuhnya akan merasakan beban berat yang terus bertambah sebanyak jumlah anak tangga tersebut. Dimulai dari anak tangga ke lima puluh satu, kelipatan gravitasi yang Xiao Tian rasakan seberat dua kali lipat gravitasi bumi. Sedangkan di anak tangga yang berikutnya Xiao Tian akan merasakan tekanan gravitasi seberat tiga kali lipat gravitasi bumi.


Xiao Tian terus melangkah menaiki tangga tanpa rasa ragu. Meski tekanan gravitasi menyulitkan gerakannya, dia masih bisa menghindari semua sinar laser yang di tembakkan melalui empat buah patung beruang kutub raksasa. Alasan kenapa dia bisa menghindari sinar-sinar laser tersebut yaitu karena empat buah patung raksasa mulai semakin jarang menembakkan laser dari mata mereka, itu semua terjadi sejak dia menginjakkan kakinya di anak tangga yang ke dua ratus.


Akan tetapi meski sinar laser mulai jarang menyerangnya, Xiao Tian tetap merasa kesulitan karena dia masih harus memikirkan laser-laser tersebut sembari menahan tekanan gravitasi yang semakin memberatkan langkahnya.


ketika Xiao Tian berhasil mencapai anak tangga ke empat ratus, dia mulai kelelahan hingga terjatuh menghantam anak tangga. Xiao Tian berusaha begitu keras untuk menggerakkan tubuhnya, namun dia tidak bisa menggeser tubuhnya satu mili pun.


"Sial, aku tak boleh terus terbaring disini!"


Xiao Tian terus berusaha menggerakkan tubuhnya namun tak bisa menggeser tubuhnya sedikitpun. Xiao Tian semakin putus asa ketika empat patung raksasa mulai menembakkan laser mereka ke arah tubuhnya.


Shutt....


"Apa aku akan mati?" pikir Xiao Tian.


"Dewa Petir bantu aku!" ucap Xiao Tian lewat telepati.


"Maaf aku tak bisa membantumu, hari ini aku telah merasukimu untuk kedua kalinya. Aku juga tak bisa mentransfer energi qi milikku kepadamu karena hal itu." jelas Dewa petir lewat telepati.


Dewa Petir memberi tahu Xiao Tian, bahwa kekuatan qi miliknya hanya bisa menolong Xiao Tian untuk merasukinya dua kali dalam sehari. Sedangkan Hari ini Xiao Tian telah dirasuki dua kali ketika melawan Tailung dan Tailing Zen.


"Sial, kalau begini aku akan mati." pikir Xiao Tian.

__ADS_1


Ketika dalam keadaan terdesak, tiba-tiba saja kultivasi Xiao Tian melonjak tajam hingga menjadi seorang kaisar petarung lapisan puncak. Sejak kultivasinya meningkat tajam, dia bisa menggerakkan tubuhnya dengan mudah hingga sanggup menghindari delapan buah sinar laser yang diarahkan ke tubuhnya.


Duar ..


karena kultivasi yang melonjak tajam, tubuh Xiao Tian seketika menjadi ringan, meski telah merasakan tekanan di atas tiga ratus kali lipat gravitasi bumi.


Tanpa pikir panjang, Xiao Tian terus menaiki anak tangga sambil menghindari serangan laser dari mata empat buah patung raksasa.


Setelah sampai di puncak anak tangga. Lingkaran pelindung yang melapisi balok es menghilang. Karena menghilangnya pelindung tersebut, balok es yang menyimpan kunci dimensi es di dalamnya terjatuh ke bawah. Xiao Tian memukul balok es tersebut hingga hancur, lalu mengambil kunci dimensi es yang berada di dalam balok es tersebut.


Ketika Xiao Tian telah memegang kunci dimensi es, empat patung penjaga berhenti menyerang Xiao Tian. Naga hitam raksasa kembali ke ukurannya dan bisa kembali terbang ke atas udara.


Setelah kekuatannya telah kembali, naga hitam raksasa langsung terbang ke puncak piramida anak tangga untuk menjemput Xiao Tian. Saat naga hitam raksasa mendekati Xiao Tian, dia langsung melompat ke punggung naga hitam raksasa.


Setelah Xiao Tian menaiki punggung naga hitam raksasa, Xiao Tian terbang sambil membawanya kunci dimensi es pergi ke luar gua.


"Saatnya menuju ke istana es!" ucap Xiao Tian.


Ketika sampai di luar gua, Xiao Tian melihat para siluman harimau beserta Kaibo telah berhasil menghabisi semua iblis beruang kutub.


Setelah melihat Xiao Tian keluar dari dalam gua, semua siluman harimau memandangnya dengan begitu serius. Mereka menunggu kabar keberhasilan Xiao Tian.


"Apakah kau berhasil mendapatkan kuncinya?" tanya Tailung.


"Tentu saja." ucap Xiao Tian sambil menunjukkan kunci dimensi es.


"Hidup Dewa Obat Xiao Tian!"


"Hidup Dewa Obat Xiao Tian!" teriak semua siluman harimau berulang kali.


Xiao Tian membuka portal menuju ruang hampa, dia menampung semua siluman harimau beserta Kaibo ke dalam ruang hampa untuk mempercepat gerakan naga hitam saat terbang menuju lokasi lubang kunci menuju dimensi es.


"Bersiaplah akan kehancuranmu, raja iblis Lanbing!" ucap Xiao Tian.

__ADS_1


bersambung ....


__ADS_2