
Raja iblis Lanbing terus terhisap masuk ke dalam bola sinar hitam raksasa yang menyelimuti tubuh Xiao Tian.
Raja iblis Lanbing berusaha mengeluarkan setengah bagian tubuhnya yang telah tertelan masuk ke dalam bola sinar hitam raksasa, namun dia malah semakin terhisap masuk ke dalam bola sinar hitam tersebut.
Detik demi detik berlalu. Sejak tangannya terhisap masuk ke dalam bola sinar hitam, raja iblis Lanbing terus kehilangan banyak hawa iblis.
"Apa-apaan manusia ini, aku menyesal sudah meremehkannya tadi." gumam raja iblis Lanbing.
Setelah mwmakan waktu yang cukup lama, akhirnya seluruh tubuh raja iblis Lanbing yang berwujud beruang kutub raksasa, tertelan masuk ke dalam bola sinar hitam milik Xiao Tian.
Setelah kehilangan begitu banyak hawa iblis, tubuh raja iblis pun perlahan menyusut ke ukuran semula. Dia kembali ke ukuran manusia, hanya saja badan dan tubuhnya masih seperti beruang kutub.
Ketika masih dalam wujud manusia beruang kutub, tubuh raja iblis Lanbing yang berukuran manusia terangkat ke atas pusat bola sinar hitam.
Raja iblis Lanbing begitu gemetar ketakutan saat tubuhnya perlahan mulai mendekati tubuh Xiao Tian yang berada jauh di atas langit. Terlihat jelas mata Xiao Tian berwarna merah dan bagian mata yang seharusnya berwarna putih, diselimuti oleh warna hitam.
Xiao Tian menatap raja iblis Lanbing dengan tatapan yang begitu tajam.
Tatapan matanya terlihat cukup mengerikan, hingga sanggup membuat raja iblis Lanbing gemetar ketakutan.
Bukan hanya itu, raja iblis Lanbing juga takut akan kultivasi Xiao Tian ketika dalam mode kegelapan. Semua itu terjadi karena tingkatan Xiao Tian saat ini berada jauh di atas raja iblis Lanbing.
Raja iblis Lanbing tak bisa bergerak sedikitpun, ketika berada Di dalam bola sinar hitam itu. Alhasil ketika Xiao Tian memegang kepalanya, raja iblis Lanbing hanya bisa pasrah dengan apa yang Xiao Tian lakukan terhadap tubuhnya.
Xiao Tian memegang kepala raja iblis Lanbing, lalu berkata. "Hanya aku yang boleh memiliki hawa iblis, makhluk lemah sepertimu lebih baik mati saja!."
"Dasar bodoh, dia menyentuh kepalaku saat masih berwujud manusia beruang kutub. Apa dia lupa dengan kemampuanku?"
Raja iblis Lanbing tersenyum lebar, karena berpikir bahwa dia bisa menyerap kekuatan telik Xiao Tian saat bersentuhan dengan Xiao Tian.
Raja iblis Lanbing berusaha memusatkan tenaganya ke atas kepala untuk menarik kekuatan relik milik Xiao Tian. Setelah berhasil menyerap kekuatan relik milik Xiao Tian, raja iblis Lanbing masih tak bisa melepaskan diri dari cengkraman Xiao Tian.
"Apa yang terjadi?"
"Aku yakin kalau aku sudah menyerap kekuatan relik miliknya, tapi kenapa dia masih sekuat ini?"
"Aku tak bisa menggerakkan tubuhku, dan bola sinar hitam yang menelanku ini, tak kunjung hilang juga."
"Mungkinkah bola sinar hitam ini bukan berasal dari kekuatan relik?"
__ADS_1
"Kekuatan macam apa ini?" pikir raja iblis Lanbing dengan penuh rasa takut dan bimbang.
"Hahahahah" Xiao Tian menertawakan raja iblis Lanbing yabg terus berusaha melawan dengan segala cara.
"Kau pikir, kau bisa mengalahkanku dengan menyerap relikku?"
"Orang lemah sepertimu ... , tak akan mengerti arti dari kekuatan sejati."
"Kau tak pantas menyandang gelar sebagai raja iblis, kau juga tak layak menerima kekuatan relik-relik itu."
"Yang pantas menguasai semua relik dan kekuatan kegelapan hanyalah aku!"
"Ingatlah namaku baik-baik, raja iblis Lanbing."
"Aku adalah Xiao Tian putra Xiao Zhaoye, pangeran dari kerajaan petir."
"Sampai jumpa di neraka!"
Xiao Tian meledakkan tubuh raja iblis Lanbing dengan mengeluarkan api hitam dari telapak tangannya.
Ketika raja iblis Lanbing tak sadarkan diri, bola sinar hitam menyusut lalu menyatu kembali dengan tubuh Xiao Tian.
Setelah bola sinar hitam menghilang, yang tersisa di sekeliling tubuh Xiao Tian hanyalah aura hitam yang dangat pekat.
Masih utuh dan hanya mengalami luka gores saja. Meski begitu, raja iblis Lanbing tidak bisa menggerakkan tubuhnya karena mengalami luka dalam yang cukup luar biasa.
Karena tubuh keras raja iblis Lanbing belum bisa di hancurkan, Xiao Tian melempar tubuhnya ke atas, lalu mengeluarkan ribuan cambuk hitam yang tercipta dari aura hitam di sekeliling tubuhnya.
Meski terkena begitu banyak cambukan aura hitam, tubuh raja iblis Lanbing tak kunjung hancur. Bahkan dia masih bisa bernapas meski merasa agak sesak.
"Apa-apaan iblis ini, menyebalkan!" pikir Xiao Tian.
"Dari mana kekuatannya berasal, kenapa seorang manusia memiliki kekuatab sebesar ini?" pikir raja iblis Lanbing.
Karena cambuk hitam tidaklah mempan, akhirnya Xiao Tian menciptakan lima buah mata bor yang dibentuk dari aura hitam miliknya. Dia mengarahkan bor tersebut ke dua buah tangan serta kaki raja iblis Lanbing. Sedangkan yang satunya lagi di arahkan ke perutnya.
Akhirnya, semua bor bor tersebut menembus tubuh keras raja iblis Lanbing, sambil menarik bor bor itu kembali, Xiao Tian tertawa dengan kencang. Dia tertawa, karena mendapatkan lima buah relik yang menempel di setiap matabor miliknya.
Raja iblis Lanbing tiba-tiba saja kehilangan nyawanya saat Xiao Tian menarik keluar semua relik tersebut dari dalam tubuh raja iblis Lanbing.
__ADS_1
"Kupikir hanya aku yang memiliki kemampuan menyerap relik tanpa membunuh pemilik relik terlebih dulu. Biasanya relik akan muncul setelah sang pemilik relik telah tiada, tapi dia bisa tahu lokasi relikku dan mengambil reliknya tepat sebelum aku mati."
"Benar-benar manusia yang aneh." pikir raja iblis Lanbing.
Raja iblis Lanbing jatuh menghantam daratan, dengan tubuh yang telah penuh luka. Karena mengalami luka yang begitu parah, akhirnya dia pun tewas saat menyentuh daratan.
"Hahahahaha." Xiao Tian tertawa jahat.
Lima buah relik di tangan Xiao Tian saat ini adalah, relik beku, relik perak, relik netral, relik ruang hampa, serta relik duplikasi.
Saat Xiao Tian ingin menyerap relik-relik itu secara bersamaan, sebuah cambuk yang teramat panjang tiba-tiba saja menyambar dua buah relik yang menempel di mata bor Xiao Tian. lalu menghilang dalam sekejap mata.
Wooshhh
Xiao Tian melihat ke sekeliling untuk mencari siapa yang mengambil relik-relik miliknya, namun semua usahanya sia-sia karena tak ada tanda-tanda kehidupan yang bisa dia rasakan. Relik yang hilang dari genggamannya adalah, relik duplikat dan relik netral.
Xiao Tian langsung menyerap relik yang lain karena takut relik yang lain juga dirampas.
Setelah menyerap semua relik, Xiao Tian kembali pada dirinya yang semula dan tak mengingat apapun yang terjadi ketika dia mengamuk.
#Jauh dari tempat Xiao Tian.
Lima buah orang yang memakai jubah misterius, berdiskusi tentang kekalahan Lanbing.
"Lanbing telah kalah, apa yang harus kita lakukan?" ucap orang misterius nomor 1.
"Aku telah merampas kembali apa yang merupakan milik kita." ucap nomor dua sambil membawa dua buah relik yang sempat hilang dari tangan Xiao Tian.
"Kerja bagus, nomor dua." ucap nomor 3.
"Apa yang harus kita lakukan sekarang?"
"Merampas istana es?" ucap nomor 4.
"Tidak perlu, kita sudah memiliki apa yang kita inginkan."
"Dua belas ribu pil suci, dan kembalinya relik milik kita."
"Untuk saat ini biarkan istana es dimiliki oleh manusia itu." jelas nomor 1.
__ADS_1
"Baiklah kalau begitu." sambung nomor 4.
bersambung.....