Reinkarnasi Dewa Obat

Reinkarnasi Dewa Obat
Chapter 490 : Sampai di alam Langit


__ADS_3

Setelah berpapasan dengan wujud manusia sang Naga putih, Xiao Tian terus menatap tajam ke arahnya. Sedangkan naga hitam versi raksasa perlahan menyusut karena telah menerima tekanan kuat dari sang Naga putih. Tubuhnya nampak gemetar dan perlahan melangkah mundur.


"Mau sampai kapan kau berjalan mundur?"


"Tenanglah, meski makhluk yang kau takuti ini terkenal tak ramah, dan berada di tingkatan yang berbeda. Dia tak akan membunuhmu. Bukankah kau sudah melihat bahwa dia telah terikat denganku?" Xiao Tian memperingati sang naga hitam dengan melalui telepati.


Naga hitam terhenti dengan keringat yang terus menetes keluar. "Jangan banyak berpikir, cepat melompat ke pundakku!"


"Kita harus berteleportasi agar bisa pergi lebih cepat," Xiao Tian kembali bertelepati.


Naga hitam yang sempat merasa takut dan ragu, melompat naik ke punggung Xiao Tian. Dia sempat menatap ke arah sang naga putih, namun sang naga putih menakutinya dengan tatapan penuh haus darah. Karena tatapan itu pula, sang naga hitam pun tak berani menunjukkan wajahnya. Dia menyembunyikan wajahnya dibalik punggung Xiao Tian dengan gemetar ketakutan.


"Haish, berhenti menggodanya. Apakah kau sudah lupa dengan perjanjiannya?" tanya Xiao Tian sembari memasang senyum palsu dan aura yang mendominasi.


"Ah maafkan aku, aku hanya sedikit terbawa suasana tadi. Kau tahu kan, naga hitam adalah mangsa alami rasku," Naga putih menarik kembali aura membunuhnya, sembari membalas senyuman Xiao Tian.


"Raihlah tanganku, kita akan berteleportasi sekarang!" Xiao Tian menatap naga putih dalam wujud manusianya, sambil menyodorkan tangannya untuk meminta sang naga menjabat tangannya.

__ADS_1


"Apakah itu perintah?" Naga putih merubah warna matanya menjadi biru, lalu sekitika bersinar terang hingga menyilaukan mata. Saking silaunya, Xiao Tian pun memejamkan matanya.


"A ... apa yang sedang kau lakukan?" ucap Xiao Tian dengan mata yang terpejam.


"Berhentilah bermain - main!" Xiao Tian membuka matanya, dan berniat untuk memarahi sang naga putih. Namun seketika niatnya untuk marah terhenti karena tepat disaat dia membuka matanya dengan lebar, dia sudah tak ada di lembah kristal es lagi. Dia tersadar dengan tubuh melayang di hadapan portal hitam penghubung kedua alam.


"Ini ... ,"


"Apakah kau baru saja ... ," tanya Xiao Tian dengan terkejut.


"Jangan banyak tanya, masuk saja ke portalnya. Bukankah para Dewa telah menunggu?" Naga putih mengarahkan ibu jari ke belakang punggungnya dengan maksud untuk mempersilahkan Xiao Tian masuk terlebih dulu.


Tepat setelah mereka masuk, Naga putih pergi menyusul mereka. Lalu menutup paksa portal tersebut.


Disisi lain Kaibo dan yang lainnya tetap menunggu di daratan tanpa menyadari bahwa Xiao Tian telah meninggalkan mereka dan bertindak sendiri lagi.


####

__ADS_1


Xiao Tian dan Naga putih mungkin telah sampai di alam langit, namun keadaan alam langit sudah terlalu kacau saat itu.


Para Dewa Dewi, Kaisar langit bahkan Wu Kong yang memiliki kekuatan untuk mengacaukan istana langit pun telah ditundukkan. Namun berbeda dengan para Dewa Dewi yang lain, Wu Kong dan Kaisar Langit masih dapat menekan darah iblis di tubuh mereka. Karena hal itu pula kera Tumpey memutuskan untuk mengikat mereka dengan pusaka cincin emas yang dapat berubah ukuran sesuai kehendak tuannya.


"Cih, beraninya kau menggunakan cara kotor untuk mengalahkanku!"


"Dasar pengecut!"


"Kalau saja kau tak mengeroyokku bersama dengan Dewa lain, aku pasti sudah menghabisimu!" Wu Kong menatap tajam kera Tumpey dengan badan yang terikat kencang.


"Terserah kau ingin memanggilku apa, yang pasti cepat atau lambat kau juga akan tunduk kepadaku," kera Tumpey menginjakkan kakinya ke perut Wu Kong yang masih terkapar di bawah.


"Apa yang membuat Xiao Tian begitu lama?"


"Apakah naga putih menolak untuk membantu?" pikir Kaisar Langit sembari mencoba melepaskan diri dari cincin emas pengikat raga. Sayangnya semakin dia berusaha untuk lepas, semakin kencang pula ikatan cincin tersebut.


Sadar bahwa usahanya untuk melepaskan diri secara paksa ialah hal yang sia sia, dia pun menatap ke atas Langit. Sembari berharap akan kedatangan Xiao Tian dan naga putih. Dan benar saja, tepat disaat Kaisar Langit sudah hampir kehilangan semangatnya, Dia melihat Xiao Tian dan Naga putih baru saja masuk dan menutup portal yang terhubung ke alam manusia.

__ADS_1


Tentu saja tak hanya Kaisar Langit yang menyadari hal tersebut. Tepat sejak mereka melangkah masuk, semua orang disana, dapat merasakan hawa kehadiran Xiao Tian. Tentu saja para siluman dan Dewa Dewi yang terkontrol darah iblis tak hanya diam saat melihat kedatangan Xiao Tian dan naga putih. Mereka langsung melesat terbang bersamaan dengan sekelompok siluman, lalu mengepung Xiao Tian dan naga putih dengan penuh percaya diri.


"Berani sekali kau menutup paksa portalnya!" Para siluman memandang remeh naga putih karena mereka tak dapat merasakan kekuatannya. Dengan kata lain, Naga putih menyembunyikan kekuatannya dengan sempurna.


__ADS_2