Reinkarnasi Dewa Obat

Reinkarnasi Dewa Obat
Chapter 356 : Menikahi Jia Li


__ADS_3

Xiao Tian membuka portal ruang hampa untuk mengeluarkan semua orang kecuali Dian Zheng. Dia melakukan itu dengan maksud untuk meminta bantuan dari keluarga serta seluruh orang orang kepercayaannya. Semua dia lakukan untuk menundukkan paman dari putri Ning Lian Ting.


Dian Zheng mungkin putra seorang Dewa, dan kekuatannya saat ini sudah jauh di atas Xiao Tian sejak dia menerima status Dewa miliknya. Sejak melupakan status iblisnya, darah Dewa yang mengalir di tubuhnya membuat dia sangat mudah melampaui kekuatan semua orang. Namun karena belakangan ini ingatan kelamnya mulai muncul kembali, hingga membuat suasana hatinya sangat buruk. Dian Zheng menolak panggilan Xiao Tian hingga tak keluar dari dalam ruang hampa.


Saat semua orang berhasil dia keluarkan, Xiao Tian pun berusaha untuk menjelaskan rencana dia memanggil semua orang.


Namun disaat dia baru selesai menjelaskan maksud dan tujuannya, Xiao Hong memaksa Xiao Tian menikahi Putri Jia Li secepat mungkin.


Entah mengapa saat itu tak ada yang berani menyela Xiao Hong sama sekali. Hingga membuat Xiao Tian terpaksa memilih untuk menuruti permintaan ibunya itu. Tepat setelah Xiao Tian menyetujui permintaan ibunya, momentum aneh yang membuat semua orang terdiam pun mulai menghilang.


"Ibu senang akhirnya kau mengerti," ucap Xiao Hong sambil tersenyum.


"Istriku, apa kau tak mencium bau busuk dari atas lubang itu?"


"Xiao Tian sudah menjelaskan kalau di atas sana terdapat tumpukan mayat yang telah membusuk. Menikah di tempat seperti ini bukankah agak ... ," ucap Xiao Zhaoye dengan tampang cemas.


"Siapa juga yang mau menyuruh putraku menikah disini?"


"Aku bukan ibu yang kejam tahu," ucap Xiao Hong sambil memasang wajah kesal.


"Ah, begitu ya ... ," ucap Xiao Zhaoye sambil bernapas lega.


"Pernikahannya akan dilakukan diatas sana. Dan itu akan dilakukan tepat setelah mayat mayat itu selesai dikremasi," ucap Xiao Hong sambil menunjuk ke atas lubang.

__ADS_1


"Jadi begitu ya?"


"Syukurlah, tadinya aku juga sempat berpikir kalau ibu ingin pernikahannya dilaksanakan saat ini juga," ucap Xiao Tian sambil menghela napas.


"Haih, bagaimana mungkin ibu meminta putra kesayangan ibu menikah di dalam penjara bawah tanah," ucap Xiao Hong sambil menghela napas.


Semua orang pun bernapas lega setelah mendengar penjelasan Xiao Hong tersebut. Tak terkecuali putri Jia Li yang sudah begitu lama mendambakan pernikahannya. Sedangkan Huang Li hanya bisa menunduk sembari merenung karena paham betul akan posisinya. Dia tak sepercaya diri dulu karena saat ini posisi Xiao Tian terlalu tinggi untuk dia panjat. Tak hanya telah menjadi putra mahkota yang melampaui kekuatan para raja di daratan elemen. Dia juga telah menjadi raja para siluman dan telah menjadi sosok yang teramat penting bagi kelangsungan hidup semua orang.


Setelah semua orang tak mengeluhkan keputusan Xiao Hong lagi, Tainam Chun dan para prajurit kerajaan petir diperintahkan untuk mengkremasi mayat mayat yang telah membusuk dan memasukkan abu mereka ke dalam sebuah kendi yang mereka simpan di dalam cincin ruang.


Setelah semua abu berhasil dipindahkan ke dalam kendi, Tainam Chun beserta prajurit kerajaan petir pergi ke luar penjara bawah tanah untuk menyusul Xiao Tian dan yang lainnya.


####


Setelah semua orang berhasil melihat langit luar, Xiao Hong pun menagih janji Xiao Tian untuk menikahi Putri Jia Li.


Tentunya saat itu Tainam Chun dan para prajurit kerajaan petir telah menyimpan kendi berisi abu mayat keluarga besar Meng ke dalam cincin ruang Tainam Chun sesuai permintaan Xiao Tian.


#####


Aula besar sekte singa perak


Xiao Tian beserta Putri Jia Li berdiri menghadap semua orang, ditemani oleh Xiao Hong dan Raja Xiao Zhaoye yang menjadi pendamping mempelai pria dan wanita.

__ADS_1


"Akhirnya aku bisa menikah dengan pria yang kucintai. Meskipun rasanya tak begitu lengkap karena adikku tak ada disini," pikir putri Jia Li sambil menghela napas.


"Kenapa kau terlihat murung?"


"Apakaj kau sudah tak menyukaiku lagi, Lily?" tanya Xiao Tian sambil memegang pundak putri Jia Li.


"Eh, siapa bilang?"


"Aku tidak murung kok. Tuh liat aku tersenyum," ucap Putri Jia Li sambil berusaha tersenyum.


"Dasar pembohong payah, aku tahu kau menyembunyikan sesuatu. Apakah ini soal adikmu?" tanya Xiao Tian sambil menatap mata putri Jia Li.


"Sepertinya biasa, kau ini benar benar sangat sulit untuk ditipu. Huft," ucap putri Jia Li sambil menghela napas.


"Kita bahas itu nanti, untuk saat ini kita fokus dulu dalam upacara pernikahan kita. Oke," ucap Xiao Tian sambil menatap putri Jia Li.


"Umm," ucap Putri Jia Li sambil menganggukkan kepalanya.


Sadar bahwa putri Jia Li masih kesulitan menutupi rasa kosong dihatinya itu, Xiao Tian pun meminta Kaibo dan teman temannya yang lain untuk bergabung sebagai perwakilan mempelai wanita.


"Oh iya, disebelah sini masih terlalu sepi. Bisakah kalian bergabung kemari?" tanya Xiao Tian sambil menatap Kaibo dan teman temannya.


"Tentu saja kami bersedia," ucap semua temannya sambil tersenyum menatap Xiao Tian.

__ADS_1


Mendengar ajakan Xiao Tian membuat semua teman temannya merasa begitu lega. Jarak serta kecanggungan karena lama tak bertemu pun perlahan menghilang dari benak mereka.


__ADS_2