Reinkarnasi Dewa Obat

Reinkarnasi Dewa Obat
Chapter 383 : Memulai penyerapan inti teratai suci


__ADS_3

#Ruang Hampa


Xiao Tian bersemedi sambil menyerap energi panas inti api teratai suci sedikit demi sedikit. Dia bersemedi satu langkah di depan semua orang yaitu tepat sembilan belas langkah dari tempat teratai api suci.


Sebelum memulai proses penyerapan, Xiao Tian memperingatkan semua orang bahwa mereka disana bukan untuk menyerap inti api suci. Melainkan untuk membantunya menekan hawa panas dari api tersebut. Dia juga menjelaskan, bahwa kultivasi mereka belum cukup untuk berurusan dengan kekuatan murni dari inti teratai api suci.


Ketika Xiao Tian sedang menjelaskan kondisinya, Dian Zheng memotong ucapannya dengan berkata, "Kultivasiku sudah jauh diatasmu. Apakah aku juga tak boleh membantumu menyerap energi panas api suci secara langsung?"


"Itu ... ," Xiao Tian terdiam.


"Jangan khawatir, aku tak akan merebut api itu darimu," ucap Dian Zheng sambil tersenyum.


"Meskipun sebenarnya aku sangat ingin melakukannya," gumam Dian Zheng sambil mencoba menutupi luka bakar di tangan kanannya.


"Apakah itu asap?"


"Mungkinkah tubuhnya juga melepuh?"


"Aku baru ingat kalau Dian Zheng juga memiliki darah iblis dalam tubuhnya. Meskipun dia putra seorang Dewa apakah api ini juga bisa berdampak buruk padanya?" pikir Xiao Tian dengan tampang heran.

__ADS_1


"Seperti yang kau lihat, tubuhku sudah mulai melepuh. Semua ini karena darah iblis dalam tubuhku. Bisakah kau mulai sekarang juga?" tanya Dian Zheng melalui telepati.


"Apa dia baru saja membaca pikiranku?" pikir Xiao Tian dengan terkejut.


"Hmmm," Dian Zheng memasang tampang kesal.


"Baiklah, kita mulai saja penyerapannya. Ingatlah ini baik baik, apapun yang terjadi padaku jangan ada yang berani membantuku secara langsung dengan menyerap kekuatan murni dari inti api sucinya. Tugas kalian hanya satu, yaitu menyerap hawa panas yang keluar dari tubuhku dalam wujud asap putih. Sebelum asap itu muncul jangan ada yang berani memulai untuk berkultivasi. Apa kalian mengerti?" tanya Xiao Tian sambil menatap semua orang.


"Kami mengerti," jawab Su Yan dan yang lainnya dengan tampang serius.


Setelah menjelaskan kondisinya kepada semua orang, Xiao Tian membalikkan badannya lalu mulai berkultivasi dambil menyerap panas dari inti teratai api suci.


Meskipun dia baru menyerap sebagian kecil intinya, terjadi cukup banyak perubahan yang terlihat dalam tubuhnya.


Rasa sakit, panas tiada tara mulai menyerangnya. Jeritan Xiao Tian pun mulai terdengar begitu keras di telinga semua orang karena rasa sakitnya sudah mulai terasa tak tertahankan. Meski begitu, Dian Zheng dan yang lainnya hanya bisa menonton hingga asap putih benar benar keluar dari tubuhnya.


Selang beberapa menit Xiao Tian menjerit, asap putih pun mulai keluar dari tubuhnya. Dengan napas terengah engah dan sambil menahan rasa sakit yang cukup luar biasa, Xiao Tian pun berkata, "Sekarang!"


"Dimengerti," jawab semua orang sambil langsung memulai kultivasi.

__ADS_1


#Kerajaan petir


Wooshh


Jenderal Tailong dan jenderal Xiao Fei Ji beradu pukulan dengan kecepatan yang seimbang. Saking cepatnya gerakan mereka, Taiwu dan yang lainnya tak dapat mengikuti gerakan mereka.


"Wah wah wah, kau benar benar melampaui ekspektasiku jenderal!"


"Tak hanya bisa mengendalikan kewarasanmu, kau bahkan bisa mengimbangiku dalam mode vampir. Kupikir vampir generasi ketiga sepertimu tak akan bisa mencapai tingkat ini. Kau benar benar mengejutkanku, jenderal!" ucap jenderal Xiao Fei Ji dengan penuh semangat. Diaterus menerus mengoceh sambil menyerang jenderal Tailong dengan kecepatan dan kekuatan serangan yang benar benar seimbang.


"Mengimbangimu?"


"Apa yang membuatmu berpikir begitu?" ucap Jenderal Tailong sambil menatap tajam mata jenderal Xiao Fei Ji.


Duakkkk


Jenderal Tailong memukul mundur jenderal Xiao Fei Ji dengan satu pukulan telak yang telah dia perkuat. Dia menyerangnya tepat di perut sang jenderal untuk membuat jarak diantara mereka. Tepat setelah jarak terbuat dia langsung menggigit jempol kanannya hingga berdarah. Sambil melakukan hal tersebut dia pun tersenyum.


"Tatapan itu ... , gerakan itu ... ,"

__ADS_1


"Jangan bilang kalau kau akan menggunakan teknik berserker!" jenderal Xiao Fei Ji melangkah mundur dengan tampang terkejut.


"Berserker mode, Aktifkan!" jenderal Tailung menatap jenderal Xiao Fei Ji dengan penuh kebencian.


__ADS_2