
Kaisar iblis Jian mengorbankan tubuh para Dewa Dewi yang masih dalam kendalinya untuk membentuk wujud Blood Chameleon. Kekuatannya saat itu melonjak tajam hingga selangkah setara dangan Kaisar Langit
Xiao Tian dan Dewa Erlang pun mulai waspada. Sedangkan Kaisar Langit masih terdiam sembari berpikir keras karena hal yang tak sesuai prediksinya.
Kreeett. Kedua bola mata Kaisar iblis Jian berputar berlawanan arah, lalu terfokus kepada Xiao Tian dan yang lainnya.
Dia tak mengucapkan apapun saat itu, hanya memancarkan hawa membunuh seakan sedang dikendalikan oleh wujud blood Chameleonnya.
Wooosshh, Kaisar iblis Jian menjulurkan lidahnya begitu panjang dan menggunakannya untuk menyerang Xiao Tian. Kecepatannya cukup luar biasa hingga sanggup mengenai pipi Xiao Tian meskipun sudah berusaha menghindar secepat yang dia bisa.
Sratt, shuutt lidahnya ditarik kembali lalu dilontarkan lagi untuk menyerang Xiao Tian dan Kaisar Langit. Tentunya Dewa Erlang pun juga masuk dalam sasarannya.
Dia tak memberi jeda untuk istirahat, hingga membuat Xiao Tian dan yang lainnya kewalahan. Demi menjaga jarak aman sekaligus melindungi semuanya, Xiao Tian mengaktifkan simbol kuda suci untuk mempercepat gerakannya. Bersamaan dengan teknik seribu langkah cahaya, Xiao Tian pun berhasil mencapai jarak aman dari lawannya.
"Hosh hosh hosh, apa apaan kecepatan itu?" pikir
Xiao Tian sambil berlari dalam jarak aman ketika sedang diserang tanpa henti. Saat itu dia memegang punggung pakaian Kaisar Langit dan Dewa Erlang dengan lengan yang berbeda. Dia terpaksa membawa mereka karena tak ingin mereka berdua terkena serangan Kaisar iblis Jian.
Saat menyadari fokus Blood Chameleon hanya ada pada dirinya, karena yang dia incar hanyalah wilayah kepala dan leher Xiao Tian saja, dia pun memutuskan untuk melempar kaisar Langit dan Dewa Erlang ke arah yang berlawanan dengan arah dia menghindar. Setelah melemparkan keduanya, dia juga melempar jaga hitam versi mini yang masih menggelantung di pundaknya.
Wooshh tap srett, Kaisar Langit dan Dewa Erlang memutar tubuh mereka lalu berakhir mendarat dengan kedua kaki mereka. Naga hitam yang terlempar di akhir waktu ditangkap oleh Kaisar Langit yang baru saja menginjakkan kakinya di daratan awan. Sedangkan masih dikejar oleh serangan bertubi tubi dari Kaisar iblis Jian.
"Aku sangat yakin kultivasi dia meningkat hingga setara denganku. Tapi kenapa kecepatannya bisa semengerikan itu?" Kaisar Langit terbelalak dengan penuh trauma.
"Kau sedang membicarakan siapa?" Dewa Erlang bertanya.
__ADS_1
"Tentu saja musuh kita, memangnya kau pikir siapa lagi!" Kaisar Langit mengeraskan suaranya dengan kesal.
Saat Kaisar Langit sedang membalas ucapan Dewa Erlang, dia dikejutkan oleh luka di pipi Xiao Tian yang nampak meneteskan darah. Meski saat ini gerakan Xiao Tian sangatlah cepat, dia masih dapat melihat gerakannya dengan menggunakan teknik mata tingkat langit.
Saat itu mata Kaisar Langit nampak biru menyala, terfokus seketika ke arah Xiao Tian hingga mengabaikan Dewa Erlang yang mencoba berbicara lagi kepadanya.
"Lihatlah pipimu, itu berdarah,"
"Cepat potong anggota tubuhmu dengan pedang Draconic Aurora untuk menghindari pengendalian kesadaran," Kaisar Langit bertelepati dengan serius.
"Itu tidak perlu," Xiao Tian mengaktifkan simbol B*bi suci dan mengaktifkan kemampuan tingkat dua nya. Darah merah yang sempat mulai berubah menghitam perlahan kembali memerah. Asap hitam pun keluar dari luka tersebut lalu dihisap kembali oleh Kaisar iblis Jian dalam bentuk Blood Chameleonnya.
"Simbol roh B*bi suci penetral segala jenis kutukan, sebenarnya berapa banyak rahasia yang kau miliki, Manusia!" Kaisar iblis Jian mulai menggila dengan menggandakan kecepatan serangannya. Xiao Tian yang sudah dalam kondisi tercepatnya diluar dugaan masih terkena dampak serangan hanya karena hembusan angin dari serangan lidah Blood Chameleon.
Goresan luka seperti sebuah sayatan silet pun terpampang jelas disekujur tubuh Xiao Tian. Jika bukan karena simbol roh B*bi suci yang sanggup menetralkan kutukan atau kekuatan asing dari pengguna simbol suci, maka saat ini Xiao Tian pasti sudah dikendalikan olehnya.
Dua belas simbol roh suci terpampang jelas melingkar di punggung dan perut Xiao Tian. Kedua belas simbol tersebut berputar pada porosnya dan seketika meningkatkan segala aspek kekuatan Xiao Tian.
"Ayam, tikus, b*bi, kambing, ular, harimau, kerbau, kuda, kelinci, kera, naga dan An*ing. Bagaimana bisa kedua belas roh suci menurunkan simbol mereka kepada satu orang manusia?"
"Bagaimana caramu mewarisi semua itu?" Kaisar iblis Jian berhenti menyerang sejenak untuk bertanya.
"Sayangnya aku tak mau menjawab pertanyaan seorang yang akan mati," Xiao Tian terkekeh dengan luka yang sembuh dengan sendirinya berkat simbol ayam suci.
"Mengaktifkan kedua belas simbol roh suci secara bersamaan, dan membuat semua simbolnya bekerja dengan sempurna. Aku tahu kalau dia adalah pria berbakat, tapi apa apaan dengan kemampuannya yang ini?"
__ADS_1
"Perlu aura tingkat tinggi untuk menstabilkan kualitas simbol suci saat lebih dari lima simbol suci diaktifkan secara bersamaan. Bukankah para roh suci berkata padaku kalau dia hanya sedikit lebih kuat dariku?"
"Bagaimana bisa ini dikatakan sedikit?" Kaisar Langit terdiam takjub menatap penampilan Xiao Tian.
"Jika saja aku tahu kau memiliki keterampilan ini, maka aku akan mengorbankan para Dewa Dewi saat masih menguasai semua kesadaran mereka. Karenamu aku hanya bisa menyerap separuh dari penghuni alam Dewa ini. Jika tidak aku pasti akan memiliki wujud blood Chameleon yang sesungguhnya!" Kaisar iblis Jian kembali menyerang Xiao Tian, namun karena saat ini Xiao Tian telah dalam mode terkuatnya. Serangan lidah Kaisar iblis Jian, nampak begitu pelan hingga membuat Xiao Tian sanggup menebasnya.
Srattt!!! Telan!" saat pedang draconic Aurora mencoba menelan asap hitam yang beterbangan dari bekas luka tebasannya, Kaisar iblis Jian langsung memutus lidahnya dan langsung beregenerasi saat itu juga.
"Bantu aku, An**jing surga!" Kaisar iblis Jian berteriak menatap langit.
Seketika muncul An**jing raksasa yang melompat turun dari atas langit yang tertutup awan.
Tapp, ukurannya nampak begitu besar. Setara dengan ukuran normal Sunlong yang memiliki ukuran dua puluh kali lipat naga hitam versi raksasa. Atau setengah dari ukuran asli Naga putih dalam wujud aslinya
Woooshhh, Angin kencang mengguncang daratan awan dimana dia berpijak hingga membuat seluruh alam bergetar. Momentum kemunculannya, benar benar mirip dengan momentum dimana naga putih sedang beradu tinju menggunakan setengah dari kekuatannya
"Quan er ... , aku hampir lupa kalau dia juga dikendalikan oleh Kaisar iblis Jian," Dewa Erlang terkejut dari kejauhan.
"An*jing surga yang sanggup menelan matahari. Sudah lama aku tak melihat dia dalam wujud raksasanya. Awalnya alam ini sanggup menekan kekuatan An**jing surga karena pusaka langit yang kusembunyikan di alam Dewa ini. Aku terpaksa menyegel kekuatan aslinya, karena takut dia lepas kendali. Dari mana dia mengetahui lokasi tersembunyi segelnya?" Kaisar Langit nampak syok dan gemetaran.
"Hahahahahaha, akhirnya aku akan dapat mencapai wujud sempurnaku. Korbankanlah dirimu, An***jing surga!" Kaisar iblis Jian terkekeh dengan penuh semangat.
"Korbankan?"
"Jangan bilang kalau .... ," belum sempat menyelesaikan kalimatnya, Dewa Erlang dikejutkan oleh kejadian yang paling tak ingin dia lihat. sahabat setianya yang paling terdekat dan selalu menemaninya dalam reinkarnasi manapun, terlihat meleleh menjadi segumpal cairan hitam dan menyatu dengan tubuh Kaisar iblis Jian.
__ADS_1
Demi mencegah hal buruk terjadi, Xiao Tian mencoba menyerangnya saat itu. Namun sebuah barrier yang tak tertembus dan tak dapat ditebas, bahkan oleh pedang Draconic Aurora sekalipun, muncul melindungi proses penyatuan mereka.
Berbeda dengan sebelumnya, saat ini nampak jelas bahwa terdapat lingkaran sihir bersimbol bunglon merah dalam ukuran raksasa muncul melingkar di dalam barrier tersebut.