
#Sekte badai berduri
#Aula pertemuan
"Open port!" Xiao Tian memegang punggung tangan kirinya.
Portal menuju ruang hampa kembali terbuka. Xiao Tian melompat masuk ke dalam ruang hampa dan diikuti oleh semua orang.
Wooshh tap tap tap.
Dewa petir, Xiao Tian, Su Yan, Liang Su, Si Gendut, Huanran, putri Jia Li, dan Kaibo berhasil masuk ke dalam ruang hampa. Mereka mendarat tepat lima puluh langkah dari teratai api suci yang berwarna putih murni.
"Apakah itu teratai api suci?" Liang Su dan Su Yan tertegun kagum.
"Hawa panasnya bahkan terasa dari jarak lima puluh kaki, apakah kita harus melangkah lebih dekat lagi?" tanya Kaibo dengan tampang serius.
Setelah mendengar keluhan Kaibo, Xiao Tian membalikkan badan dan berkata.
"Apakah kalian merasakan panas apinya?" tanya Xiao Tian sambil mengerutkan dahi.
"Ya," angguk Liang Su dan Kaibo.
"Tidak," geleng si Gendut dan yang lainnya.
__ADS_1
"Liang Su, wajahmu!" Su Yan melihat wajah Liang Su yang mulai mengeluarkan asap.
"Hei iblis kecil, lihatlah tubuhmu juga mulai berasap!" teriak si Gendut dengan tampang panik.
"Ada apa dengan mereka?" pikir Xiao Tian dengan heran.
"Apa kau lupa kalau mereka berasal dari ras iblis?"
"Api suci sangat berguna bagi manusia dan siluman dalam porsi tertentu, namun tak memberi manfaat apapun terhadap ras iblis seperti mereka. Bahkan cenderung lebih berbahaya karena bisa menghanguskan tubuh serta jiwa mereka," jelas Dewa petir melalui telepati.
"Kenapa kau tak memberi tahuku sebelumnya!" bentak Xiao Tian dejgan tampang kesal melalui telepati.
"Kupikir kau sudah tahu," jawab Dewa petir dengan tampang datar melalui telepati.
"Tentu saja ada," jawab Dewa petir melalui telepati.
"Kalau begitu, lakukan sekarang," Jawab Xiao Tian dengan tampang kesal.
"Apa itu caramu memohon bantuan kepada seorang Dewa?" tanya Dewa petir sambil tersenyum.
"Kumohon padamu, guru," sambung Xiao Tian sambil membungkukkan badannya.
"Apa yang sedang Yan Yan lakukan?"
__ADS_1
"Kenapa dia tiba tiba membungkuk?" pikir Jia Li dengan heran.
Tap tap tap
"Teknik area iblis ... ,"
"Aktifkan!" ucap Dewa petir sambil menghentakkan kakinya.
Gelombang kekuatan terpancar dari bawah kaki Dewa petir. Gelombang tersebut membentuk sebuah lingkaran yang cukup besar dengan pusat lingkaran tepat di bawah kaki Dewa petir.
Bersamaan dengan aktifnya teknik area iblis, asap di tubuh Liang Su dan Kaibo pun menghilang. Kulit mereka yang tadinya hampir terkelupas mulai membaik seperti tak terjadi apa apa. Selain Kaibo dan Liang Su tak ada yang merasakan dampak apapun dari teknik tersebut.
"Kaibo dan Liang Su akan baik baik saja jika mereka tak melangkah lebih dekat lagi, kau lanjutkan saja penyerapan api sucinya tanpa bantuan mereka," jelas Dewa petir sambil menatap Xiao Tian.
"Aku mengerti guru," Xiao Tian kembali menegakkan kepalanya.
Ketika Xiao Tian ingin menganjak semua orang melangkah pergi, terdengar suara langkah kaki dari kejauhan. Suara tersebut tidak lain adalah Dian Zheng yang memilih menetap di dalam ruang hampa untuk memperkuat diri.
Tap tap tap
Dengan tampang serius dan tubuh yang tegak, Dian Zheng berkata, "Ijinkan aku menggantikan posisi mereka,"
#Kerajaan petir
__ADS_1
Taiwu dan ketiga jenderal utama menyusup masuk ke dalam istana untuk membebaskan para naga biru. Sedangkan kelima prajurit yang datang bersama mereka, ditugaskan untuk berjaga di dalam jalan rahasia untuk berjaga jaga kalau hal buruk terjadi.