
Xiao Tian melesat maju mendekati kaisar iblis Dong Xuan untuk melayangkan tebasan sabit Draconic aurora tanpa memberi lawannya jeda untuk istirahat seperti sebelumnya, sayangnya setiap gerakan Xiao Tian yang didukung oleh kecepatan tinggi, tak kunjung mengenai targetnya. Semua karena teknik time freeze yang sanggup membuat semua hal di sekitar Kaisar iblis Dong Xuan berjalan melambat.
"Bukankah sudah kubilang kalau semua seranganmu itu tidaklah berguna melawanku? Jadi berhentilah melakukan perlaawanan yang sia sia!" ledek Kaisar iblis Dong Xuan sembari menghindari setiap serangan Xiao Tian dengan santainya
"Kau pikir aku tak tahu batasan teknik time freeze-mu? kalau saja sebelumnya kaisar iblis Luo Zen tak ikut campur, bisa dipastikan bahwa aku bisa melukaimu! Jadi, berhentilah bersikap sombong, kalau kau tak tak bisa mengalahkanku seorang diri!" ledek Xiao Tian sembari menyerang dan menghindari serangan sang kaisar iblis Dong Xuan yang kerap kali menyerang balik dengan cakar cakar di tangannya setiap kali berhasil menghindari serangan Xiao Tian.
"Beraninya kau meremehkanku!" Kaisar iblis Dong Xuan terlihat emosi.
"Kenapa malah marah? Bukankah aku hanya mengatakan yang sebenarnya? Kau hanyalah kaisar iblis lemah yang tak bisa melawanku seorang diri! Jika kau memang mampu, maka minta agar yang lain tak ikut campur! Terutama kaisar iblis bernama Luo Zen itu, kemampuan pergeseran ruang miliknya benar benar menjengkelkan. Karenanya pula, kau berhasil lolos saat hampir terluka olehku berulang kali seperti sebelumnya!" Xiao Tian mencoba memanas manasi suasana.
"Luar biasa, teknik pemecah belah ya? kau pikir kami itu bodoh? bagaimana mungkin kami akan ... " Kaisar iblis Luo Zen berkata dengan nada remeh
"Aku hanya roh manusia yang memiliki kultivasi rohjauh di bawah kalian semua. Bukankah pantas jika aku berkata kalau kalian adalah pengecut karena terus mengeroyokku?" Xiao Tian terus mencoba memanas manasi dengan nada merendahkan.
"Baiklah! akanku tunjukkan bahwa aku sendiri saja sudah cukup untuk melawanmu!" Kaisar iblis Dong Xuan nampak terpancing, persis seperti cara kaisar iblis yang lain merespon. Sementara kaisar iblis Luo zen merupakan satu satunya yang bersikap jauh lebih hati hati.
"Kau ini bicara apa! Jangan terpancing oleh ucapannya!" Kaisar iblis Luo Zen nampak tak setuju
__ADS_1
."Ucapannya mungkin cukup menjengkelkan, tapi itu memang terdengar cukup masuk akal. Sebagai seorang kaisar iblis tak baik bagi reputasi kita apabila terus mengeroyok roh berkultivasi rendah sepertinya. Bukankah begitu, Dong Xuan?" tanya sesosok kaisar iblis berwujud manusia berwajah penuh sisik dan lidah cabang layaknya seekor ular. Rambutnya merah memanjang dengan kepala ular di setiap ujung rambutnya., sementara matanya kuning keemasan.
Kaisar iblis berwajah manusia ular tersebut nampak berdiri di samping kanan Luo zen. Salah satu ular merah yang menempel di kepala layaknya rambut kaisar iblis tersebut, nampak melingkar melalui tangan kanan sang kaisar iblis itu, hingga merayap ke pundak Luo Zen yang kala itu sedang dia sentuh.
Sssst!!!! Ular itu mendesis melingkari leher Luo zen setelah berhasil menggigit lehernya di kala lengah.
"Apa maksudmu melakukan ini terhadapku, Shen Ming!" Luo Zen melirik kesal, tubuhnya kaku dan tak dapat bergerak seincipun.
"Jika aku tak melakukan ini, aku sangat yakin bahwa kau akan ikut campur lagi. Tapi tenang saja, setelah pertarungan mereka selesai, aku pasti akan menyingkirkan ularku dari lehermu," Kaisar iblis Shen Ming tersenyum jahat sembari membiarkan salah satu ular yang sebelumnya menempel di kepalanya terputus untuk sementara.
'Kau akan menyesali perbuatanmu ini, Shen Ming! Lihat saja nanti! Saat aku terlepas dari teknikmu dan manusia bernama Xiao Tian itu berhasil menghabisi Dong Xuan, kau adalah orang pertama yang akan kupindahkan ke hadapan manusia itu! Kau dan elemen racun murnimu itu, pasti akan dilahap habis seperti Luo Feng dan lainnya!' Kaisar iblis Luo Zen menatap Shen Ming dengan penuh kebencian.
'Strategi pemecah belah berhasil!' Xiao Tian bernapas lega.
"Bagaimana kau tahu kalau mereka mudah dimanipulasi? Padahal aku baru saja berpikir untuk memberi tahumu soal itu ... ," Wu Kong bertelepati dengan heran.
'Apa kau lupa kalau aku pernah memiliki ikatan dengan salah satu dari mereka?'
__ADS_1
Xiao Tian tersenyum sembari bertelepati.
"Hachu!!!!!" Sunlong tiba tiba saja bersin saat bertugas berjaga malam di sebuah atap penginapan saat yang lainnya tertidur pulas di dalam penginapan.
"Kenapa aku tiba tiba saja bersin? Apa aku terserang flu karena sering berjaga malam di luar ruangan dengan kultivasiku yang sekarang?" Sunlong bergumam bingung.
"Liat saja nanti! besok malam aku pasti akan mengeluarkan batu, agar tak kalah suit lagi!" Sunlong berteriak dengan kesal.
Teriakannya yang agak cukup kencang sempat membangunkan Dewa petir dan yang lainnya. Kala itu mereka semua tidur di kamar yang sama, kecuali Black Dragon yang tidur seorang diri karena dia satu satunya wanita di sana.
"Ah ... besok aku harus mengeluarkan kertas!" ucap Dewa petir sebelum memejamkan matanya lagi.
"Dasar naga bodoh! sampai kapanpun dia akan terus mendapat jaga malam kalau selalu berteriak sekencang itu!" gumam evil Su Yan dengan wajah datarnya.
"Apa ada yang ingin menggantikannya jaga malam, besok?" tanya Su Yan memastikan.
"Jangan tanya aku!" Dewa Petir mengelak dan kembali tidur, sementara yang lainnya langsung menutup mata mereka sambil purapura tak mendengar pertanyaan itu.
__ADS_1
"Sepertinya naga galak itu harus berjaga malam lagi," Su Yan bergumam sembari menghela napas.