Reinkarnasi Dewa Obat

Reinkarnasi Dewa Obat
Chapter 369 : Diluar dugaan bagian kedua


__ADS_3

"Beraninya kau!" ucap sisi lain Xiao Tian sambil menebaskan pedang hitam bergeriginya.


Tranggg


Terdengar suara besi yang bertabrakan saat pedang tersebut menyentuh jirah emas Ning Lian Ho.


"Jirah apa yang dia pakai?"


"Kekerasannya sungguh luar biasa hingga seranganku tak mampu menggoresnya sedikitpun," pikir sisi lain Xiao Tian dengan mata yang terbelalak.


"Bagaimana bisa tubuh tiruannya masih ada?"


"Mungkinkah bocah itu masih hidup?" pikir Ning Lian Ho sambil menatap ke daratan yang tertutup debu tempat Xiao Tian terjatuh.


Kawah yang cukup besar terlihat begitu jelas saat debu debu tersebut mulai menghilang. Di tengah tengah kawah tersebut terlihat jelas bahwa Xiao Tian sedang tersungkur dengan punggung pakaian yang telah terkoyak pedang. Anehnya tak ada noda darah sedikitpun pada pakaian putihnya itu.


"Serangan yang cukup keras. Aku mungkin bisa mati, jika a tak melapisi tubuhku dengan relik perak dan teknik tempurung naga," pikir Xiao Tian sambil berusaha bangkit dari tempatnya terjatuh.


Woosh


Ning Lian Ho melesat cepat mendekati Xiao Tian, mengabaikan sisi gelapnya yang terus mencoba menyerang dari belakang.


Duakkk


Kaki Ning Lian Ho mendarat tepat di atas punggung keras Xiao Tian hingga membuatnya mendapatkan luka dalam yang cukup parah.


"A.. ," ucap Xiao Tian sambil memuntahkan darah dari mulutnya.


"Perlindungan tubuh luar yang cukup keras, sekali lagi kau berhasil membuatku kagum," ucap Ning Lian Ho sambil menekankan kakinya ke punggung Xiao Tian.


"Pa ... pangeran!" ucap Taiwu sambil mencoba keluar dari tempat persembunyiannya.


"Apa kau ingin mempercepat kematian semua orang!"

__ADS_1


"Diam dan percayalah pada putraku!"


"Jika kau memaksa pergi, formasi array akan hancur. Saat ini kita hanya bisa membantunya dengan menekan kekuatan penuh Ning Lian Ho agar tak melampaui kekuatan pendekar alam langit. Apakah kau mengerti!" ucap Xiao Zhaoye dengan tampang tertekan.


Tangannya sangat gemetaran saat itu, karena harus menahan diri agar tak turun tangan ke medan pertempuran.


"Hahahaha!"


"Jika pedang tak bisa melukaimu, maka nikmati injakan kakiku ini!"


Duakkk


"Uaa...!" sial, aku tak tahu kalau dia bisa menyerang bagian dalam tubuh hanya dengan menggunakan kakinya. Jika terus begini aku bisa habis," pikir Xiao Tian sambil terbatuk batuk mengeluarkan darah.


"Beraninya kau mengabaikanku!" ucap sisi lain Xiao Tian sambil mencoba menebas leher Ning Lian Ho.


Namun sebelum serangannya mengenai leher Ning Lian Ho, Sunlong dan para pengawal Ning Lian Ho menyerang sisi Lain Xiao Tian secara bergantian.


Duakkk


Srat


"Apa yang ... ," pikir sisi lain Xiao Tian sambil mencoba menyerang balik sembari menghindari serangan para pengawal dan roh iblis yang diluar kendali.


"Kenapa yang mulia ada dua?"


"Auranya terasa tak cukup asing, mungkinkah itu sisi asli dari yang mulia Xiao Tian?" pikir raja siluman rubah merah yang terbaring lemas penuh luka karena kalah saat melawan Sunlong.


"Oi, apa yang kalian lakukan?"


"Sadarlah!" ucap sisi lain Xiao Tian sambil menyerang para roh iblis yang diluar kendali secara bergantian.


Duakk duakk duarr

__ADS_1


"Sementara tubuh tiruanmu disibukkan oleh semua anak buahku, nikmatilah serangan mematikanku ini. Hahaha!" ucap Ning Lian Ho sambil menginjak injak Xiao Tian berkali kali.


Duak duak duakk


"Menyebalkan, sepertinya tak ada pilihan lain selain melepas segelnya," pikir Xiao Tian sambil menahan serangan Ning Lian Ho.


"Ying Yang seal, Deactivated!" gumam Xiao Tian sambil menahan luka dalam yany dia derita.


Wooshhh


Aura kuning keemasan keluar dari tubuhnya, seketika luka dalam yang dia derita pun pulih dalam sekejap mata. Warnamatanya berubah warna kuning keemasan, dengan corak pupil ular yang cukup jelas. Kultivasinya pun terus melonjak tajam entah bagaimana, bersamaan dengan itu awan hitam tiba tiba saja menutupi seluruh langit. Kemudian gemuruh petir mulai terdengar di segala penjuru.


"Ada apa dengan bocah ini?"


"Kenapa kultivasinya terus meningkat?" pikir Ning Lian Ho sambil menginjak injak punggung Xiao Tian.


Duarrrr


Puluhan petir menyambar tepat ke arah Xiao Tian hingga membuat Ning Lian Ho menyingkir dari atas punggungnya.


Wooshh


"Hahahaha, aku tak tahu apa yang membuat cuaca berubah begitu drastis. Tapi melihat petir yang terlihat kuat menyambar tubuhnya secara langsung, aku yakin dia akan tewas saat itu juga," tawa Ning Lian Ho sambil menatap ke arah Xiao Tian.


Tak lama setelah petir berhenti menyambar, Ning Lian Ho dikejutkan dengan Xiao Tian yang berdiri tegak tanpa luka dengan mata ular yang terlihat tajam. Hal yang paling membuatnya lebih terkejut adalah roh beladirinya yang muncul tepat di atas kepala Xiao Tian. Ular kembar raksasa yang merupakan roh legendaris.


"Huft... ," Xiao Tian membuang napas dari hidungnya hingga mengeluarkan asap berwarna kuning keemasan.


"Roh beladiri macam apa itu?"


"Tekanannya melebihi roh beladiri tingkat tinggi," ucap Ning Lian Ho dengan tubuh gemetaran.


"Membuka segel roh beladiri akan menarik perhatian para Dewa, tapi saat ini aku tak punya pilihan lain. Kaulah yang memaksaku melakukan ini, Ning Lian Ho!" ucap Xiao Tian dengan tampang kesal.

__ADS_1


__ADS_2