
Setelah menonaktifkan simbol roh B_bi suci, seketika pedang aura serta aura kuning keemasan kembali munculenyelimuti sang perwujudan aura pedang.
Tepat ketika kekuatannya sudah kembali, dia pun memulai pelatihannya. Hal pertama yang dia ajarkan adalah meminta Xiao Tian untuk melemahkan tekanan pedang auranya. Dan semuanya bisa dibereskan dengan mudah hanya dalam sekali coba saja. Dia hanya perlu berkonsentrasi terhadap pedang aura sambil menutup aliran kekuatan jiwa miliknya.
Melihat bagaimana cara Xiao Tian mempraktekkan ajarannya dengan sempurna, perwujudan aura pedang semakin takjub dibuatnya.
Sambil memandangi Xiao Tian yang sedang berkonsentrasi, dia pun tersenyum. "Apa apaan dengan caranya beradaptasi itu?"
"Dia menjalankan semuanya tanpa satu kesalahan sedikitpun,"
"Benar benar bocah yang luar biasa,"
__ADS_1
Saat perwujudan aura pedang larut dalam pikirannya, Xiao Tian terus memanggilnya untuk meminta ajaran ke tahap berikutnya. Dan dia pun mrndapatkan pelatihannya kembali.
"Tahap kedua adalah menekan pedang aura hingga lenyap tanpa sisa. Meski ini terdengar sederhana, tapi pedang itu tak akan menghilang dengan mudah. Kau harus benar benar diakui oleh pedang aura agar ... ," belum sempat menyelesaika penjelasannya, dia dikejutkan oleh Xiao Tian yang berhasil menghilangkannya begitu saja. Dan itupun dalam sekali coba.
Dengan tampang yang begitu antusias dia pun berkata, "Wah, lihatlah pedangnya benar benar menghilang. Kau lihat itu?"
"Ba ... bagaimana kau melakukannya?" tanya aura pedang dengan tampang terkejut.
"Ah ... , bisakah kau munculkan lagi pedangnya?" tanya perwujudan aura pedang.
"Bagaimana mungkin, kau kan belum mengajarkannnya padaku," sambung Xiao Tian dengan tampang datar.
__ADS_1
"Yah prinsipnya sama, kau hanya perlu membayangkannya seakan akan muncul," jelas perwujudan aura pedang.
Setelah mendengar penjelasan sang perwujudan aura pedang, Xiao Tian langsung mempraktekkan apa yang baru saja dia dengar. Namun berbeda dengan hal yang sebelumnya, pedang itu tidak muncul begitu saja. Dia bahkan memelototi telapak tangannya sambil membayangkan pedang aura kembali muncul. Namun tak ada apapun yang terjadi. Meski begitu, dia tak kunjung menyerah dan tetap berusaha hingga kepalanya serasa mau meledak karena telah mengerahkan semuanya.
Melihat Xiao Tian kesulitan saat memanggil pedang auranya, sang perwujudan aura pedang pun mulai kebingungan. Dia berpikir sambil menatap latihan Xiao Tian dengan begitu serius. Dia terus menatapnya sambil mencoba mencari apa yang membuat Xiao Tian gagal memanggil pedang aura yang baru saja dia hilangkan. Dan setelah memantaunya dengan cukup lama, dia pun menyadari bahwa masalahnya bukan pada tingkat konsentrasi Xiao Tian. Mengetahui hal tersebut, dia pun masang tampang serius dan berkata, "Maafkan aku Dewa muda, kau membuang begitu banyak energi dan waktu katena diriku."
"Apa maksudmu?" tanya Xiao Tian.
"Aku lupa memberi tahumu bahwa untuk memunculkan pedang aura memerlukan kekuatan jiwa yang cukup besar, jadi kau harus membuka dinding jiwa yang menutup aliran dari lautan jiwamu," jawab perwujudan aura dengan tampang merasa bersalah.
"Haish, pantas saja terasa begitu sulit. Ternyata maslalahnya pada itu toh," ucap Xiao Tian sambil membuka dinding jiwanya. Dan benar saja, dia langsung dapat memanggil pedang aura dalam sekejap mata karena masalahnya telah ditemukan.
__ADS_1
Setelah memahami metode dasar pengendalian pedang aura, Xiao Tian pun melanjutkan latihannya. Dia tak diijinkan untuk melawan perwujudan aura iblis hingga sang perwujudan aura yakin bahwa Xiao Tian sudah bisa mengendalikan pedang auranya.