
Lingkaran sihir bersimbol B_bi suci yang cukup besar muncul tepat dibawah kaki mereka. Bersamaan dengan itu, aura iblis yang menyelimuti tubuh sang pereujudan aura pun menghilang. Anehnya pedang ditangannya tak ikut menghilang. Medkipun tak ada aura yang menyelimuti, pedang tersebut masih berwujud dan terpegang kencang ditangan perwujudan aura iblis.
"Jadi ini alasan dibalik rasa percaya dirimu?" ucap aura iblis sambil melirik ke arah Xiao Tian.
"Cih," aura iblis menebaskan pedangnya ke bagian belakang leher Xiao Tian. Bersamaan dengan itu, Xiao Tian langsung berjongkok dengan kecepatan tinggi untuk menghindari serangan tersebut. Saat itu teknik seribu langkah cahaya dan roh beladirinya sudah diaktifkan secara bersamaan.
Melihat Xiao Tian berhasil menghindari serangan, dia langsung memutar pedangnya dan kembali menyerang leher Xiao Tian. Namun serangannya kembali dihindari dengan melompat mundur. Aura iblis terus menerus menyerangnya dan tak membiarkan dia istirahat.
"Apa kau hanya bisa menghindar saja?"
"Ayo cepat balas seranganku!" ledek aura iblis sambil menyerang secara memb_bi buta.
"Dia bahkan masih bisa secepat ini disaat simbolnya aktif?"
"Yang benar saja!" pikir Xiao Tian sambil mencoba menghindari semua serangan lawannya.
"Kuakui kau sangat hebat dalam menghindar, tapi kqaau begini terus kau akan kalah dalam adu stamina. Karena staminaku tak berbatas sepertimu!" ucap aura iblis sambil mencoba menebaskan pedangnya dengan kecepatan tinggi.
Sekilas Xiao Tian memang terlihat terpojok, tetapi nyatanya dia sedang mempelajari pola serangan lawannya. Ketika sudah paham betul dengan pola serangannya, dia langsung mengaktifkan simbol naga untuk memunculkan sebuah lingkaran sihir.
Dia melebarkan telapak tangan kanannya lalu berkata di dalam hati, "Aktifkan simbol sihir!" Bersamaan dengan itu, sebuah lingkaran sihir muncul di hadapan telapak tangannya.
__ADS_1
Ketika lingkaran sihir sudah muncul, Xiao Tian memusatkan kekuatan qi miliknya untuk menciptakan sebuah bola api putih. Dan langsung melontarkannnya melewati lingkaran sihir untuk memperkuat dampak serangannya. Semua itu dia lakukan sambil menghindari serangan dengan kecepatan maksimumnya.
Karena jarak mereka cukup dekat, sang perwujudan aura tak bisa menghindari serangan tersebut. Hingga membiarkan api putih yang telah dikuatkan membakar salah satu lengannya.
Tepat ketika lawannya masih terkejut, Xiao Tian melanjutkan serangannya dengan berkata, "Teknik tangan kosong, pukulan api suci!"
Xiao Tian memukul tepat melewati lingkaran sihir untuk memperbesar dampak serangannya.
"Apa yang ... ?" disaat dia belum sempat merespon, pukulan keras Xiao Tian berhasil mengenai tubuhnya hingga terpukul mundur cukup jauh.
Duakkk.
Bakkm bikk bukkk bakk bikk bukkk
Perwujudan Aura iblis tak diberikan waktu istirahat sedikitpun, dia dipukul habis habisan hingga tak berkutik sama sekali.
"Sialan, dia benar benar tak kenal ampun. Kalau begini terus aku pasti akan kalah," pikir aura iblis dengan tubuh yang lemah tak berdaya. Dia tak dapat menggerakkan tubuhnya sedikitpun karena Xiao Tian terus memukulinya tanpa henti.
"Aku tak akan berhenti sampai kau menyerah, jadi nikmati saja pembalasanku ini aura iblis!" ucap Xiao Tian sambil memukuli lawannya.
"Baiklah, aku menyerah!"
__ADS_1
"Tolong hentikan pukulanmu!" teriak aura iblis melalui telepati.
Mendengar ucapan sang perwujudan aura iblis, Xiao Tian pun berhenti menyerang. Dan langsung menonaktifkan kedua simbol suci untuk menghemat tenaganya.
"Hosh hosh hosh," kedua pihak bernapas dengan terengah engah.
"Jadi, apa kau akan mewariskan pedang demonic kepadaku?" tanya Xiao Tian.
"Aku hanya menyerah bertarung denganmu, kenapa kau mengaitkannya dengan pedang demonic!" bentak aura iblis dengan kesal.
"Begitu ya?" ucap Xiao Tian sambil mengaktifkan kembali pukulan berapinya.
"Ah ... ," ucap aura iblis sambil memunculkan kembali pedang auranya.
Karena tak mau menanggung rasa sakit lagi, dia pun setuju untuk memberikan pedang auranya. Meskipun tampangnya masih terlihat tidak cukup tulus karena merasa tak pernah kalah sebelumnya.
ketika sudah menerima pedang demonic, Xiao Tian langsung memunculkan pedang auroranya dan berkata, "Aktifkan simbol naga, lingkaran sihir!" dua buah lingkaran sihir muncul di atas kedua lengan Xiao Tian yang memegang pedang aura. Sambil merapalkan mantra di dalam hati, dia melemparkan kedua pedang itu ke arah lingkaran sihir.
Setelah itu sebuah kejadian langka yang telah menjadi mitos pun terjadi. Dimana kedua pedang itu lenyap seakan tertelan oleh lingkaran sihir, dan Xiao Tian membuat kedua lingkaran sihir tersebut menjadi satu dengan menghadapkan kedua telapak tangannya satu sama lain. Sambil mendorong mendekat kedua telapak tangannya, Xiao Tian pun berkata, "Teknik tingkat langit, metode penyatuan aura!"
Dia mendekatkan kedua telapak tangannya hingga berhasil menyatukan kedua lingkaran sihir. Ketika sudah benar benar menyatu, lingkaran sihir yang tadinya nampak miring mengikuti telapak tangan, berbalik hingga berada diposisi menghadap ke langit. Tak lama setelah itu, sebuah pedang bersimbol naga dan tengkorak muncul keluar dari dalam lingkaran sihir itu. Dan pedang itu pun dia panggil dengan sebutan, pedang Demonic aurora.
__ADS_1