
Setelah beristirahat begitu lama akhirnya kedua adik dari Jenderal Taizong sadar.
Taizong, Tailong dan Taifeng adalah ketiga Jenderal yang berada di bawah kepemimpinan raja Xiao Zhaoye,
Ketiga jenderal bertugas berkeliling dunia untuk mencari petunjuk tentang lokasi persembunyian sekte iblis dan sekte kegelapan, tapi tak ada satupun petunjuk yang bisa mereka temukan.
Kini mereka hampir mengelilingi semua kerajaan, setelah selesai dari kerajaan api mereka akan menuju ke wilayah pegunungan hewan buas, wilayah itu merupakan wilayah mencurigakan karena tak pernah ada yang menjelajah kesana, disana dipenuhi Beast tingkat tinggi yang membuat beberapa wilayah tak bisa diperiksa, tempat itu juga, kadang dipakai sekte Gunung api untuk melatih para murid inti.
#Pegunungan hewan buas
(wilayah Tiger Beast)
"Hei kak Taizong, kau yakin kita harus memeriksa kemari?"
"Aku pikir mereka tak mungkin bersembunyi di tempat penuh bahaya seperti tempat ini." ucap Taifeng
"Apa kau takut?" ucap Tailong
"Cih, aku lebih kuat darimu tahu, bahkan anakmu saja dulu menjadi jenderal dan melangkahi kekuatanmu, sayangnya dia harus kehilangan kultivasinya, sehingga orang tak berguna sepertimu diangkat menjadi jenderal." ucap Taifeng
"Beraninya kau menyebutku tak berguna!" ucap Tailong
"Apa, tak terima!"
"Mau bertarung?" ucap Taifeng
"Siapa takut!" teriak Tailong
Pletak Pletak
Taizong memukul kedua adiknya
"Apa kalian tak bisa bersikap dewasa sebentar saja!"
"Putra kita juga mungkin melalui bahaya, demi membantu mencari petunjuk, meski mereka hanya pergi ke wilayah yang aman, kalau mereka berhadapan dengan sekte iblis, mereka bisa dalam bahaya."
"Kalian harusnya sadar akan hal itu!" teriak Taizong sambil memukul kepala kedua adiknya
"Iya iya kami paham, gak perlu mukil kepala juga kali." ucap Tailong
"Iya, sakit tahu, aku saja merasa sakit, apalagi adik Tailong, dia pasti merasa tersiksa." ucap Taifeng
"Maksudmu aku lebih lemah darimu!" ucap Tailong
"Hoo, baru sadar ya?" tanya Taifeng
"Dasar kau!"
"Akan kuhajar kau!" tetiak Tailong
__ADS_1
Pletak pletak
"Bisakah kalian berhenti bertengkar!" teriak Taizong
"Tailong yang memulainya!" ucap Taifeng
"Diam kau!" teriak Tailong
"Beraninya kau menyuruhku diam!" teriak Taifeng
"Apa kau tak merasakan aura itu!" teriak Tailong
"Aura apa sih?" tanya Taifeng
Tailong merasakan hawa membunuh yang sangat kuat, saat ini mereka sedang diincar oleh para Tiger Beast, tapi bukan itu yang membuat Tailong gemetaran, dia juga merasakan aura kuat dari 2 orang setingkat dewa petarung, dari arah wilayah Lion Beast.
Dan yang paling membuatnya marah adalah, dia juga merasakan darah dari putranya yang sedang terluka parah, Tailong telah menandai putranya dengan teknik pembaca darah, jika Taiwu terluka, dia bisa melacak keberadaan Taiwu dari jarak 50 kilometer, kini dia merasakan aura darah Taiwu yang begitu kuat, itu menandakan Taiwu sedang terluka parah dan kehilangan banyak darah.
Roarrr
Saat mereka terdiam, para Tiger Beast sudah mengepung mereka,
"Tubuh kuning, dua taring panjang yang melewati mulut, listrik yang mengelilingi tubuh, tak salah lagi mereka Tiger Beast." ucap Taifeng
"Sepertinya kita tak ada pilihan lain selain melawan mereka." ucap Taizong
"Tailong kenapa kau diam saja dari tadi?" tanya Taifeng
Para Tiger Beast mencoba menerkam ketiga Jenderal, mereka mencoba mencakar dengan cakar yang dipenuhi energi listrik, Taizong dan Taifeng membuat dinding tanah untuk menghalangi cakar mereka, sedangkan Tailong masih terdiam.
" Adik, sadarlah!"
"Kalau kau diam saja, kau akan terluka!" teriak Taizong
"Tailong, kau tak perlu se frustasi itu, aku akan berhenti memanggilmu lemah."
"Cepat lindungi dirimu!" ucap Taifeng
Saat Tiger Beast menerjunkan cakarnya kearah Tailong, Tailong tiba-tiba saja mengamuk dan membunuh para Tiger Beast yang ada di depannya.
Sreak sreakkk
Dia menghindari serangan para Tiger Beast, dan membuat Cakar dari tanah di sekitarnya, tangannya kini dilapisi tanah sekeras besi, yang berbentuk seperti cakar raksasa, cakar ditangannya begitu keras, teknik yang dia gunakan kali ini adalah teknik andalannya, teknik ini memang kuat, tapi efek dari teknik ini akan membuat penggunanya mengamuk tak terkendali, itulah sebabnya dia dilarang menggunakan teknik ini.
"Sialan dia mengamuk, kenapa dia perlu menggunakan mode mengamuk hanya melawan beberapa Tiger Beast, dasar Tailong payah!" teriak Taifeng
Taifeng membuat palu besar dengan memanfaatkan tanah disekitarnya, dia menggenggam palu itu untuk membunuh para Tiger Beast, sedangkan Taizong menciptakan beberapa tombak dari tanah dan menusuk para Tiger Beast dengan melempar semua tombak ciptaannya.
Shut shut shut
__ADS_1
Cleb cleb cleb( semua tombak Taizong mengenai sasaran)
Duarrr (ujung palu milik Taifeng menciptakan ledakan saat menyentuh sesuatu)
Tailong terus mengamuk, dan berlari keluar wilayah Tiger Beast, mode mengamuk, sebenarnya hanya membuat Tailong kehilangan penglihatan serta pendengarannya saat digunakan, dia juga dipacu oleh amarah tak terkendali yang selalu ingin menyerang sesuatu didepannya, dia tak bisa membedakan kawan dan lawan, tapi kali ini berbeda, dia tahu tujuannya, dia menuju ke arah Lion Beast, dia masih bisa mencium aroma dari darah Taiwu, oleh karena itu dia berjalan dengan begitu cepat tanpa takut kehilangan arah.
"Woi apa-apaan itu, dia sudah mulai tidak waras, dia menuju ke area Lion Beast, itukan tempat berbahaya, hanya para Dewa petarung yang boleh kesana." teriak Taifeng
"Sial, kita harus mengejarnya!" teriak Taizong
"Kau tak perlu memberi tahuku, tapi kita harus membereskan para Tiger Beast ini!" teriak Taifeng
"Kau tak perlu berteriak, aku ada disampingmu tahu, telingaku bisa pecah kalau kau teriak sekeras itu!" bentak Taizong
"Heheh maaf aku terlalu panik." ucap Taifeng
******
#Perbatasan wilayah Lion Beast
Tailong menyerang membabi buta, dia mencakar apapun yang menghalanginya, baik Beast ataupun pepohonan, dia hanya bergerak lurus menuju sumber aroma darah Taiwu.
Roarrr
"Beraninya manusia melewati wilayah Lion Beast" ucap Lion Beast dalam bahasanya
"Aku mencium bau darah Taiwu disini."
"Taiwu, apa kau disini!" teriak Tailong
"Aku tak mengerti apa yang kau katakan, tapi aku akan membunuhmu, kebetulan aku baru saja gagal membunuh seorang bocah manusia." ucap Lion Beast dengan bahasanya
"Dimana pemilik darah yang tersebar di cakarmu itu, kau tinggalkan!" teriak Tailong dengan bahasa Lion Beast
"Apa yang... , apa kau baru saja berbicara bahasaku?" tanya Lion Beast
"Aku tanya sekali lagi, katakan padaku dimana kau meninggalkan pemilik darah di cakarmu itu!" teriak Tailong dengan bahasa Lion Beast
"Manusia ini benar benar bicara denganku, ini aneh." pikir Lion Beast
Tekanan kuat mulai terasa, saat mode mengamuk kekuatn Tailong meningkat tinggi hingga berada di tingkat petarung legenda,
Tekanan yang dia keluarkan mampu membuat Lion Beast dihadapannya bergetar ketakutan.
"Katakan padaku, atau kuhabisi kau sekarang juga!" bentak Tailong dengan bahasa Lion Beast
"Sialan ternyata manusia ini lebih kuat dariku, kenapa aku hari ini begitu sial, huhuhu." ucap Lion Beast
Saat Tailong berada pada mode mengamuk, dia bisa berbicara dengan semua Beast, oleh karena itu dia memahami bahasa dari Lion Beast, kelemahan teknik ini hanya satu, yaitu dia tak bisa melihat lawan macam apa yang berada di depannya, dan tak bisa merasakan hawa keberadaan atau mendengar sesuatu di sekitarnya.
__ADS_1
Karena takut akan kekuatan Tailong, Lion Beast tunduk dan rela ditunggangi oleh Tailong, dia berlari menuju tempat dia meninggalkan Taiwu.
"Taiwu tunggulah, ayah akan segera menolongmu!" pikir Tailong