
Xiao Tian telah berhasil memurnikan darah Dewa petir dan menyingkirkan kesadaran lain dari Kaisar iblis Jian berkat bantuan pedang Draconic aurora.
Setelah Dewa petir kembali tenang, Kaisar Langit pun berkata, "Demi melindungi keamaanan alam langit, dan berjaga jaga akan serangan Kaisar iblis Jian. Bisakah kalian membantuku menyembuhkan para Dewa yang terluka," ucap Kaisar Langit dengan serius.
"Tentu," jawab Xiao Tian dan Dewa petir.
Sebenarnya Xiao Tian ingin langsung turun melihat keadaan keluarganya, namun karena ada Wu Kong disekitar mereka dia pun mengurungkan hal tersebut. Dan fokus terhadap alam langit.
Kaisar Langit memimpin mereka memasuki ruang rahasia Kaisar langit. Tempat dimana Ne zha dan yang lainnya dirawat saat terluka akibat melawan Wu Kong. Tubuh guru Xiao Tian yang merupakan Dewa obat sebelumnya pun ada di dalam ruangan tersebut. Untungnya hanya Dewa Erlang yang dibawa kabur olehnya, dan tak ada satu pun dari mereka yang tewas.
Setelah membantu menyembuhkan para Dewa di dalam ruangan tersebut, Xiao Tian berjalan mendekati tubuh gurunya dan berkata, "Aktifkan simbol roh ayam suci!"
Dia menyentuh tubuh gurunya dan berharap kalau jiwanya akan utuh kembali. Namun tak terjadi apapun, karena simbol ayam suci tak memiliki kemampuan untuk meregenerasi jiwa orang lain. Hanya dapat meregenerasi tubuh saja. Untuk efek regenerasi jiwa hanya bisa didapatkan pada pemahaman simbol tingkat dua, namun itu pun hanya bisa meregenerasi jiwa penggunanya saja.
Sadar bahwa apa yang dia lakukan tak ada gunanya, Xiao Tian pun berhenti menyentuh gurunya dan berkata, "Sepertinya tak ada cara lain selain mengumpulkan pecahan jiwa guruku ya?"
"Aku harus merampas relik para kaisar iblis. Dengan bantuan pedang Draconic aurora, relik yang telah menyatu dengan seseorang pun bukan sebuah masalah lagi."
"Ketika aku sudah berhasil mengumpulkan semua relik tingkat Kaisar, aku berjanji akan kembali menghadapmu kembali. Percayalah padaku, Guru," ucap Xiao Tian dengan serius.
######
Setelah kondisi para Dewa telah pulih, Xiao Tian pun memutuskan untuk kembali turun ke bumi. Dia diajarkan teleportasi antar dua alam agar dapat pergi sendiri. Dengan catatan tak boleh mengajarkan teknik tersebut kepada orang lain.
__ADS_1
"Selain momentum para Dewa, teknik teleportasi antar dua alam adalah hal yang rahasia. Saat ini hanya aku, Dewa erlang, Wu Kong, Dewa petir dan istrinya saja yang telah mewarisi teknik ini," jelas Kaisar Langit.
"Lalu bagaimana cara Ne Zha dan yang lainnya beramai ramai turun ke alam manusia waktu itu?"
"Bukankah kau bilang kalau hanya Dewa Erlang yang punya kemampuan itu?"
"Lupakan soal itu, bagaimana dengan ayah angkat Tainam Chun yang katanya Dewi petir?"
"Kenapa dia memiliki kemampuan itu?" tanya Xiao Tian dengan heran.
"Yah kau bisa menebaknya kan?"
"Dia pasti mendapatkan teknik itu dari Dewi petir. Semoga saja tekniknya tidak semakin menyebar. Karena semakin banyak yang mengetahui teknik ini, maka semakin banyak pula yang bisa berdatangan ke alam langit. Itu akan menjadi sangat merepotkan," ucap Kaisar Langit sambil menghela napasnya.
"Mereka pergi melewati portal penghubung dua alam tanpa sepengetahuanku. Karena mereka, portal itupun menjadi tak stabil dan tak bisa diaktifkan lagi,"
"Kalau portal itu masih berfungsi, aku pasti memilih untuk menyuruhmu melewati portal saja. Karena aku dapat memunculkan portal dimanapun saat memerlukan bantuanmu apabila musuh menyerang langit," ucap Kaisar Langit dengan tampang kecewa.
"Biarkan aku yang mengantarkannya saja, kau tak perlu mengajarkannya,"
"Lagi pula, apa yang bisa dilakukan Dewa amatir seperti dia," sambung Dewa petir dengan tampang tak percaya.
"Amatir?"
__ADS_1
"Meskipun dia baru menjadi Dewa, kultivasinya sudah setara Denganku loh," sambung Kaisar Langit.
"Ah, kau ini suka bercanda,"
"Mana mungkin itu ... ," melihat tampang serius Kaisar langit, Dewa petir terdiam sejenak dan berkata, "Kau sedang bercanda kan?"
Diluar dugaan Kaisar Langit menggelengkan kepalanya dan berkata, "Kalau tak percaya silahkan saja cari tahu sendiri,"
"Apa benar?" pikir Dewa petir sambil menatap Xiao Tian.
"Seperti yang diharapkan dari Kaisar Langit, dia dapat menebak kultivasiku meskipun aku sedang menyembunyikannya," pikir Xiao Tian sambil menatap sang Kaisar.
"Aku hanya menggodanya, dan dia mempercayainya?"
"Dasar payah," pikir Kaisar Langit sambil menatap Dewa petir.
"Aku membutuhkan bantuan Xiao Tian tidak lain adalah untuk pedang Demonic auroranya. Karena hanya itu yang bisa digunakan untuk melawan musuh yang merepotkan seperti Kaisar iblis Jian," pikir Kaisar Langit sambil menghela napasnya.
"Aku masih tak dapat memepercayai ucapanmu, yang mulia. Bagaimana mungkin bocah ini bisa melampauiku," ucap Dewa petir dengan kesal.
"Bisakah kau berhenti memanggilnya bocah?"
"Meski dia masih jauh lebih muda darimu, bocah itu sudah bisa membuat bocah dengan istrimu," sambung Kaisar Langit dengan tampang datar.
__ADS_1