
Sejak raja neraka bersayap delapan menghilang dari pandangannya, Xiao Tian dapat bergerak normal kembali. Perasaan putus asa karena tak ada jalan keluar sebelumnya pun seketika lenyap saat itu juga.
Dengan luka yang sedikit memulih berkat serangan tiba tibanya terhadap para ras iblis setengah Dewa, Xiao Tian memusatkan seluruh kekuatan suci yang tersisa ke kedua kakinya untuk menjaga jarak dari semua lawannya itu.
Tring!!! Beberapa sabit Dewa kematian yang hampir mengenai Xiao Tian saling bertabrakan tepat di mana Xiao Tian pernah berdiri sebelumnya.
"Dimana dia!" Para ras iblis setengah Dewa kehilangan Xiao Tian dari pandangan mereka, tepat setelah hampir berhasil menebaskan sabit dewa kematian milik mereka.
"Cepat cari dia!" iblis setengah Dewa bertanduk enam meninggikan suaranya. Bersamaan dengan itu, semua iblis setengah Dewa yang lain segera berpencar mencari keberadaan Xiao Tian.
"Kupikir dia sudah tak memiliki trik untuk kabur, bisa bisanya aku lengah hingga membiarkannya lenyap dari pandanganku!"
Ras iblis setengah dewa bertanduk enam menggerutu dengan tangan yang terkepal.
Para ras iblis setengah Dewa berpencar ke sana ke mari sembari mencari keberadaan Xiao Tian dengan kecepatan yang luar biasa, tapi tak ada satupun dari mereka yang dapat menemukan keberadaan Xiao Tian. Semua karena Xiao Tian segera melenyapkan hawa keberadaannya tepat setelah berhasil menjaga jarak dari musuh musuhnya.
Seisi langit merah serta daratan hitam sudah ditelusuri, sayangnya tak ada satupun yang dapat menemukan sosok Xiao Tian. Padahal, dalam segi kecepatan, jika mereka sama sama menggunakan kecepatan maksimum, para ras iblis setengah Dewa bisa jauh lebih cepat dari pada kecepatan maksimum Xiao Tian yang dia gunakan untuk kabur.
"Tak peduli sepandai apapun manusia itu menyembunyikan hawa keberadaan, mustahil baginya untuk bersembunyi sembari menjaga jarak dengan kecepatan yang lambat itu!"
"Semuanya orang sudah mencari kemanapun, tapi bagaimana bisa dia tetap tak ditemukan!"
"Jangan jangan!" Iblis setengah Dewa bertanduk enam tersentak karena telah menyadari sesuatu.
"Lambat!" Xiao Tian muncul seketika dari dalam bawah tanah, lalu langsung menebaskan pedang Draconic Aurora ke tubuh musuhnya puluhan kali tanpa jeda.
Tebasan kejutan Xiao Tian tak dapat terelakkan, semua karena kecepatan tangan Xiao Tian dalam mengayunkan pedang ditingkatkan ratusan kali lipat dengan memfokuskan kekuatan suci di kedua lengannya. Saking cepatnya gerak tangan Xiao Tian, puluhan tebasan tersebut terjadi hanya dalam hitungan detik belaka.
Tubuh iblis setengah Dewa bertanduk enam nampak tersebar menjadi puluhan potongan kecil. Sementara potongan potongan tubuh itu perlahan kembali menyatu, iblis setengah Dewa bertanya dengan heran,
"Bagaimana bisa kau bersembunyi di dalam bawah tanah beracun tanpa mati keracunan!"
"Apa kau tak punya otak? Aku kan memang sudah mati, memangnya racun bisa membuatku mati lagi?" Xiao Tian menjawab sembari menyeringai.
__ADS_1
"Hahahah, benar juga! Bisa bisanya aku melupakan hal itu!" Iblis setengah Dewa bertanduk enam tertawa lepas menertawakan dirinya sendiri yang sempat melupakan konsep dimensi di alam neraka lapisan delapan.
Ada dua ketentuan mutlak di dimensi ini, pertama semua makhluk yang ada di dimensi ini, akan mendapatkan tubuh seperti tubuh asli hingga dapat berdarah ataupun keracunan hingga tak sadarkan diri apabila tak sanggup menahan rasa sakit yang tak dapat ditahan.
Kedua dan yang paling perlu diingat, tak ada yang bisa tiada di tempat ini. Tak peduli sehancur apapun roh seseorang di dimensi ini, itu akan kembali beregenerasi ke fisik yang sempurna seperti sedia kala.
"Apa kau pikir bahwa kau bisa lolos setelah ini?" Iblis setengah Dewa bertanduk enam menatap Xiao Tian sembari menyeringai. Dia meyakini bahwa Xiao Tian akan kembali terpojok karena sudah mengungkapkan tempatnya bersembunyi, keyakinannya pun semakin menguat setelah kawan kawan yang tadinya berpencar, kini telah kembali berkumpul mengerumuni Xiao Tian.
"Tangkap saja aku jika kalian bisa!" Xiao Tian kembali melesat masuk ke dalam tanah hitam berlapis asap beracun. Bersamaan dengan itu, masing masing iblis setengah Dewa menebaskan sabit Dewa kematian dengan kecepatan maksimum mereka ke arah Xiao Tian.
"Sejak kapan dia bisa secepat itu!" Para iblis setengah Dewa terkejut bukan main, saat kecepatan maksimum mereka tak dapat mengimbangi kecepatan melarikan diri milik Xiao Tian.
Sementara itu di dalam bawah tanah beracun, Xiao Tian nampak berdiri di dalam gua bawah tanah yang penuh akan asap beracun. Di sana bertumpuk ribuan ras iblis beragam jenis yang terkapar tak berdaya. Diantara ribuan ras iblis tersebut, nampak sosok iblis hitam bertangan delapan yang sempat Xiao Tian temui di lapisan tujuh gerbang alam bawah neraka.
"A ... apakah kau sudah selesai?" Iblis hitam bertangan delapan menatap Xiao Tian dengan bersimbah darah dan keringat dingin. Luka tebasan tersemat jelas di tubuh semua iblis termasuk raja neraka iblis hitam bertangan delapan.
"Kenapa tubuh kalian masih belum pulih?"
"Aku perlu menyerap kekuatan kalian lagi sekarang," Xiao Tian memegang pedang draconic Aurora di lengan kirinya, sementara lengan kanannya memegang sebuah buku merah bertuliskan aturan turnamen kematian.
"Meski aku pernah belajar bahasa iblis, terlalu banyak bagian yang tidak aku mengerti. Satu satunya yang kupaham dari buku ini adalah, pemenang yang berhasil menaklukkan raja neraka di sebuah dimensi, memiliki hak mutlak untuk memanggil serta memerintah semua sosok di dimensi tersebut dengan catatan tidak melebihi waktu empat hari penuh di alam neraka sejak penaklukan terjadi." Xiao Tian membalas tatapan iblis hitam bertangan delapan dengan kesal.
"Lagipula siapa sih orang bodoh yang menulis buku ini! Kenapa isinya ditulis dengan bahasa iblis kuno!" Xiao Tian hanya mengetahui sedikit bahasa iblis kuno melalui ingatan Sunlong yang pernah terhubung dengannya.
"Ah ... benar juga, aku hampir lupa. Kau kan manusia!" Raja neraka iblis hitam bertangan delapan menghela napasnya.
"Oi, memangnya selama ini kau anggap apa aku!" Xiao Tian membentak kesal.
'Monster!' Semua iblis menatap Xiao Tian dengan penuh rasa takut.
"Kenapa malah menatapku begitu? Cepat jelaskan rinciannya!" Xiao Tian mengomel kesal. Awalnya dia tak terlalu peduli dengan isi dari buku aturan turnamen kematian karena kata katanya sulit dimengerti sementara Wu Kong yang pernah terhubung dengannya melalui telepati tak bisa berbagi penglihatan dengannya hingga sulit mengartikan isi dari buku tersebut.
Di sisi lain, para roh keturunan dari Dewa obat sebelum Xiao Tian juga tak memahami setiap simbol dari bahasa iblis kuno. Hanya para iblis yang memahami makna dari simbol simbol itu, sedangkan semua iblis di gerbang alam bawah merupakan pesaing yang harus dia kalahkan. Karena kondisi tersebut, Xiao Tian terpaksa mengambil keputusan untuk mengabaikan buku aturan ternamen kematian yang sempat dia coba baca dari jilid pertama tapi tak dapat menemukan satu kata yang familiar sedikitpun.
__ADS_1
Di dalam dimensi ke delapan di gerbang alam bawah ini, terdapat aturan mutlak yang mesti kau ketahui.
Pertama, setiap makhluk yang berada di dimensi ini, memiliki tubuh yang tak transparan seperti tubuh asli yang bisa berdarah dan merasakan sakit. Abadi dan tak dapat terhapuskan meski disiksa seperti apapun.
Kedua, Setiap sosok yang dimusnahkan di sini pasti akan hidup kembali dan beregenerasi hingga tanpa adanya luka sedikitpun. Dengan catatan, kekuatannya tak akan ikut beregenerasi.
Ke tiga, setiap makhluk yang memiliki qi iblis di dimensi ini, akan merasakan rasa sakit yang luar biasa hingga berharap untuk mati apabila berani tinggal di dalam tanah beracun!
"Ah ... , jadi itu alasan para iblis setengah Dewa itu tak segera menjemput ku kemari?"
"Mereka tak bisa ke sini, karena masih memiliki qi iblis di tubuh mereka!" Xiao Tian menyeringai senang. Dia cukup gembira karena akhirnya menemukan sebuah jalan keluar dari situasi yang menghalanginya saat ini. Dia juga menyadari alasan dibalik mengapa sang raja neraka bersayap delapan memutuskan untuk membuang begitu banyak waktu sejak dia datang ke dimensi ke delapan gerbang alam bawah. Dan alasan utamanya ialah, mengurangi durasi otoritas Xiao Tian dalam memanggil dan memerintah setiap makhluk dari gerbang alam bawah yang telah dia taklukkan dalam waktu kurang dari dua puluh empat jam.
"Berdasarkan waktu yang sudah terbuang saat ini, kau hanya memiliki delapan jam untuk memanggil dan memerintah kami semua. Menyerah saja! Dengan keadaan kami yang sudah tak berdaya, kau tak akan bisa memanfaatkan kami untuk mengalahkan raja neraka bersayap delapan!" Raja neraka iblis hitam bertangan delapan menatap Xiao Tian dengan pandangan putus asa.
"Jangan pesimis begitu, cukup diam dan amati saja apa yang kulakukan, oke?" Xiao Tian menjentikkan jarinya. Menghilangkan eksistensi semua iblis yang berada di gua bawah tanah beracun di mana dirinya berada.
Di sisi lain, semua iblis yang telah kembali ke dimensi mereka bernapas lega karena sudah hilang dari rasa sakit seperti ingin sekarat saat berada di dalam dua bawah tanah beracun.
"Hahhh .... kupikir aku tak akan kembali ke sini sampai delapan jam yang akan datang, ternyata dia malah mengirim kami semua kembali. Entah sebenarnya apa yang dia rencanakan sekarang, aku tak peduli meski dia Menang atau kalah, yang pasti aku sudah tak mau terlibat lagi dengannya sekarang!" Iblis hitam bertangan delapan bernapas lega untuk sejenak. Dia merasa sangat senang hingga memutuskan untuk mengadakan pesta saat kekuatannya perlahan pulih.
Sayangnya rasa senang setiap iblis hanya bertahan sebentar saja, tepat setelah kekuatan mereka pulih seutuhnya, Xiao Tian kembali memanggil mereka ke dimensi ke delapan untuk diperas energinya.
"A ... anu ... kenapa kau memanggil kami lagi?" Iblis hitam bertangan delapan terkena efek asap tanah beracun hingga tak sanggup menggerakkan tubuhnya ketika baru terpanggil menghadap Xiao Tian.
"Bukankah sudah jelas?" Xiao Tian menajamkan pedang draconic Auroranya.
"Dasar monster berwujud manusia!" para iblis menggerutu dengan tubuh gemetaran.
'Untung saja kita memutuskan untuk mengundurkan diri dalam turnamen kematian ini sebelum dimulai, jika tidak .. ,' para keturunan klan Dewa obat nampak tegang saat melihat kelakuan brutal Xiao Tian melalui bola ajaib milik seorang penjaga neraka.
"Apa kalian sudah puas menontonnya sekarang?"
"Sudah waktunya bagi kalian untuk masuk ke roda reinkarnasi!" Hei Bai Wu Chang memperingatkan.
__ADS_1
"Ya! Kami sudah puas!" Para keturunan klan Dewa obat memutuskan untuk bereinkarnasi tanpa ingatan mereka sambil memasrahkan semua ingatan dari masa ketika mereka hidup. Mereka menggantungkan semua harapan di masa hidup mereka kepada Xiao Tian untuk membalas sosok yang menyebabkan kematian mereka. Heavenly demon God Yin Yang.