
#Diluar kastil vampir
Brukk
Duarr
Duarr
Wu Kong berhasil menghajar para Dewa yang mencoba merebut Xiao Tian darinya. Nezha, Erlang Shen serta para Dewa Dewi yang lainnya telah terluka cukup parah ditangan Wu Kong.
"Cih, lemah!" Wu Kong berjalan meninggalkan para Dewa Dewi.
"Akan kubalas kau, kera sialan!" teriak Erlang Shen sambil mencoba berdiri.
#Lantai kedua kastil vampir
Salah satu vampir mulai tak bisa mengendalikan diri mereka karena mencium bau darah di pakaian Xiao Tian. Demi menghentikan vampir tersebut, vampir yang lain memeganginya secara bersama sana.
Alasan mengapa hanya satu vampir yang menjadi lebih gila, adalah karena dia sudah tidak menyentuh darah manusia selama lebih dari tiga hari.
#Dua minggu yang lalu
#Daratan vampir
#Hutan bersiul
#Gua para pemuja iblis
Li Chen dan para vampir generasi ketiga dikurung di tempat para pemuja iblis karena sudah mulai menggila dan sulit dikontrol. Alasan mengapa mereka sulit dikontrol adalah karena stok botol darah suci yang mereka miliki benar benar telah habis.
"Stok darah suci telah habis. Apa yang harus kita lakukan terhadap para vampir generasi ketiga ini, Tuanku?" tanya salah satu Anggota pemuja iblis sambil memberi hormat.
"Culik manusia dari daratan elemen untuk memenuhi rasa haus mereka, usahakan agar bisa memenuhi dahaga mereka malam ini juga!" ucap Hei An sambil menatap tajam mata pemujanya.
__ADS_1
"Bagaimana jika kami tak menemukannya, Tuanku?" tanya seorang pemuja iblis.
"Maka darahmulah yang akan menutupi rasa haus mereka," jawab Kaisar iblis Hei An sambil mengeluarkan hawa membunuh.
"Ka ... kalau begitu kami pamit undur diri," para pemuja iblis bergegas pergi untuk menculik manusia.
Hari mulai sore, para pemuja iblis pun datang membawa tawanan mereka. Lalu mengunci para tawanan ke dalam sel seorang vampir untuk dijadikan tumbal.
Terdapat dua puluh kandang yang berisikan seorang vampir generasi ketiga saat itu. Dan masing masing vampir diberikan tujuh orang manusia hidup untuk mereka hisap. Tentunya mereka semua dalam keadaan terikat kencang oleh tali.
Karena sebelumnya mereka belum pernah meminum langsung darah seorang manusia, para vampir pun menolak.
Namun dihari kedua rasa haus serta lapar yang luar biasa mulai melanda mereka. Sejak menjadi seorang vampir, mereka tak dapat makan makanan lain selain darah manusia. Biasanya mereka hanya memerlukan setetes darah suci dari wanita dengan Yin murni. Namun karena para vampir yang berhasil kabur berhasil membawa kabur sumber darah suci mereka, alhasil tak ada pilihan lain lagi selain menghisap habis darah seorang manusia hidup setiap harinya.
Ketika rasa haus akan darah mulai merasuki pikiran mereka, beberapa vampir langsung menghisap darah manusia yang terkurung bersama mereka. Ada pula yang bisa bertahan hingga hari ketiga. Namun setelah lewat dari itu, mereka semua akan menggila dan sering menyakiti diri untuk tetap mempertahankan kesadaran.
Dihari keempat, para vampir yang menahan diri mulai kehilangan akal sehingga menyerap habis darah seorang manusia dihadapannya. Sekalk mencicipi darah, mereka akan semakin gila hingga tubuh yang dihisap benar benar kehabisan darah.
Dihari kelima para vampir yang berhasil menghabiskan tujuh darah manusia dihadapannya, dilepaskan dari kurungan. Saat itu semuanya sudah dilepas keluar kecuali Li Chen yang masih belum menyentuh satu korban pun.
Awalnya Dong Ling(istri Li Chen) takut terhadap suaminya setelah tahu bahwa dia telah menjadi vampir. Namun setelah melihat suaminya berjuang keras agar tak membunuh mereka, Dong Ling pun mulai merasa iba terhadap suaminya.
"Suamiku, kau telah menjadi seorang vampir kan?"
"Pasti berat hidup tanpa menghisap setetes darah pun selama ini. Tolong minumlah darahku agar bisa keluar dari sini," ucap Dong Ling sambil menawarkan pergelangan tangannya.
"Tidak, lebih baik aku mati dari pada menghisap darahmu," ucap Li Chen sambil mendorong tubuh Dong Ling.
Di hari keenam Li Chen mulai kehilangan dirinya. Sadar bahwa keadaan mulai memburuk, dia pun menyuruh cucu cucunya untuk mengikat tubuhnya kuat kuat.
Dihari ketujuh rasa haus benar benar sudah tak tertahan lagi, Li Chen sudah benar benar kehilangan kesadarannya.
Merasa iba dengan suaminya, Dong Ling pun kembali menawarkan tangannya.
__ADS_1
Li Chen yang sudah benar benar tidak waras, langsung menghisap darah wanita malang tersebut tanpa henti hingga tewas karena kehabisan darah.
Setelah menyerap habis darah wanita malang dihadapannya, tubuh Li Chen menjadi kuat sehingga bisa membuka ikatan talinya dengan cukup mudah.
Disaat berhasil melepaskan diri dari ikatan tali, hal terburuk pun terjadi. Dia membantai keluarganya sendiri dalam keadaan tidak sadar.
Keesokan harinya dia pun tersadar. Saat itu mulutnya masih dalam keadaan menggigit leher salah satu cucunya.
Sadar bahwa cucu serta keluarganya benar benar telah tiada. Dan itu karena ulahnya sendiri, Li Chen pun terlihat semakin murung dan sering melakukan percobaan untuk bunuh diri. Namun semua usahanya gagal karena tak tahu betul apa kelemahan seorang vampir.
"Apa yang telah kulakukan ... ," ucap Li Chen dengan tampang frustasi.
Ketika Li Chen sadar bahwa dia telah membantai habis seluruh keluarganya, dia pun bersumpah agar tak meminum darah manusia manapun sejak itu juga.
Namun sekali vampir tetaplah vampir. Karena sudah menahan rasa hausnya dalam waktu yang cukup lama, Li Chen pun mulai kehilangan kendLi sehingga terus mencoba untuk menyerang Xiao Tian.
Duakkk
"Sadarlah, Li Chen!" teriak salah satu orang sambil memukul keras kepala Li Chen.
Karena merasa simpati dengan para vampir, Xiao Tian pun memberi mereka pil darah untuk menekan rasa haus sementara.
"Apa ini ... ?," tanya salah satu vampir sambil menatap pil ditangannya.
"Jangan banyak tanya, telan saja itu. Jumlahnya ada 21, berikan 2 buah untuk pria yang sedang kau pegangi,"
"Setelah bisa mengendalikan diri, kalian boleh menyusulku," ucap Xiao Tian sambil berjalan meninggalkan para vampir.
Meski Xiao Tian terlihat meyakinkan, para vampir tak mempercayainya begitu saja karena masih asing dengan pil tersebut. Meski ingin mati, mereka sudah tak percaya dengan sebuah keajaiban. Karenahal tersebut para vampir hanya bisa menatap pil tersebut dengan penuh keraguan.
"Apa pil ini benar benar bisa menahan napsu vampir kami?" pikir salah satu vampir sambil menatap pil merah ditangannya.
Setelah berpikir cukup lama, salah satu vampir memiliki sebuah ide untuk menelankannya kepada Li Chen untuk dijadikan sebagai contoh.
__ADS_1
"Jangan banyak berpikir, telankan saja pada Li Chen untuk mengetahui efeknya," sambung salah satu vampir sambil merebut dua buah pil dari tangan temannya.