Reinkarnasi Dewa Obat

Reinkarnasi Dewa Obat
Chapter 446 : Mewarisi ilmu para roh suci


__ADS_3

"Hormat hamba, para roh suci," ucap Xiao Tian sambil memberi hormat.


"Tak perlu bersikap formal, utamakanlah pakaianmu terlebih dahulu," ucap roh naga suci sambil tersenyum.


Ketika mendengar ucapan Roh Naga, Xiao Tian langsung baru sadar bahwa pakaiannya hampir habis terbakar. Dengan cekatan, dia langsung memakai pakaian merah yang sempat dia terima.


Akan tetapi ... , tepat disaat pakaian tersebut sudah terpasang erat. Tiba tiba saja tubuhnya terasa mati rasa. Dan gravitasi di sekitar tubuhnya pun naik drastis hingga ke tahap yang tak bisadia tahan lagi.


Disaat Xiao Tian sedang berjuang untuk menggerakkan tubuhnya, roh harimau suci lenyap dari pandangan Xiao Tian. Lalu muncul tepat di belakang punggungnya.


"Aku akan memberikan simbol harimauku kepadamu," ucap roh harimau suci sambil mendorong punggung Xiao Tian dengan telapak tangan kanannya. Tak lama setelah itu, Xiao Tian langsung terjatuh hingga dalam posisi tengkurap tak berdaya.


Brukkk!!!


"Aku telah meninggalkan simbol jiwaku dibelakang punggungmu. Gunakanlah itu, untuk menekan gravitasinya. Jika kau gagal, maka kau akan selamanya berada disini," ucap roh suci harimau sambil menatap punggung Xiao Tian.


"Ba ... bagaimana cara mengendalikan simbolnya?" tanya Xiao Tian sambil mencoba menahan berat yang dia pikul.


"Simbol cakarku melambangkan sebuah kekuatan. Kau harus memahami arti dari kekuatan yang sesungguhnya untuk menguasai simbol tersebut," jelas roh harimau suci sambil duduk di atas punggung Xiao Tian.


"Sial, kenapa dia bisa duduk di atas punggungku?"

__ADS_1


"Dan rasanya bagai manusia biasa yang sedang ditindih oleh gajah. Berat sekali," pikir Xiao Tian sambil mencoba menggerakkan tubuhnya.


Karena sudah tak tahan lagi dengan berat yang dia tanggung, Xiao Tian langsung mengerutkan dahinya. Lalu berkata,


"Bukankah roh suci seharusnya tak bisa disentuh?"


"Kenapa kau bisa begitu berat?"


"Dimensi merah ini sejak awal adalah alam utama kami. Jadi khusus di tempat ini, kami benar benar memiliki raga yang tak akan pernah mati," jawab roh suci harimau sambil tersenyum,


"Begitu ya?" ucap Xiao Tian sambil mencoba menggerakkan tubuhnya.


"arti sebuah kekuatan sesungguhnya ya?"


"Benar benar sulit kumengerti. Jika itu bukan kekuatan fisik maka apa lagi?" pikir Xiao Tian sambil menutup kedua matanya.


Ketika Xiao Tian menutup matanya, seketika dia melihat semua hal buruk yang tertanam di dalam pikirannya. Dari kehancuran kerajaannya, hingga tewasnya seluruh orang orang yang dia lindungi. Semuanya yang dia lihat nampak begitu nyata saat itu. Bahkandia dapat merasakan rasa sakit saat tertusuk pedang karena mencoba menolong keluarganya dari Dian Peng dan Dian Zheng yang telah dikendalikan oleh Kaisar iblis Jian.


Air mata pun mulai menetes keluar sejak saat itu, dia bahkan berteriak di dalam ilusi meminta pertolongan para Dewa. Namun tak ada yang datang membantu sama sekali. Semua karena mereka disibukkan oleh Dewa petir dan Taiwu yang telah dikuasai oleh Kaisar iblis Jian.


Disaat semuanya telah tewas terbunuh, dia hanya bisa terbaring lemas dibawah kaki sang Kaisar iblis yang telah merasuki tubuh Dian Peng.

__ADS_1


Ketika larut dalam keputus asaan, muncul bayangan dari sisi lainnya. Eujudnya terlihat seperti roh dan hanya bisa dilihat olehnya saja. Dan sisi lain tersebut pun berkata, "Sadarlah diriku, semua ini tak nyata. Dunia sedang berhenti berputar saat ini. Mereka masih dalam keadaan aman!"


Seketika Xiao Tian tersadar dari ilusi, dan simbol harimau pun mulai mengakui dirinya. Simbol tersebut menyala hingga tembus keluar pakaian merahnya.


"Nampaknya kau sudah menemukan jawaban dari pertanyaanku. Tapi aku tak akan menyengkir sebelum kau mengatakannya. Jadi apakah kekuatan sejati itu?" tanya roh harimau suci sambil duduk di atas punggung Xiao Tian.


"Ketenangan dalam berpikir dan tekad saat memperjuangkan sesuatu," jawab Xiao Tian dengan tampang serius.


Setelah mendengar jawaban Xiao Tian, roh harimau suci menghilang dari pundak Xiao Tian dan muncul kembali ke tempat para roh suci.


Seketika, tekanan gravitasi yang cukup tinggi lenyap begitu saja. Dan aura Dewanya naik ke tingkat dua.


"Nampaknya Dewa kera mengajarkanmu dengan cukup baik ya. Ingatlah hal tersebut dan jangan lupakan hal itu," ucap roh harimau suci sambil tersenyum.


"Baik, tuan harimau suci," ucap Xiao Tian sambil memberi hormat.


"Karena telah memiliki aura Dewa tingkat dua, maka kau bisa mempelajari gulungan yang kau terima dari Kaisar Langit," ucap roh naga suci sambil menatap ke arah Xiao Tian.


"Bukalah secara perlahan gulungan tersebut, karena setiap kata dalam gulungan tingkat langit akan langsung terserap masuk ke dalam pikiranmu. Jadi bukalah secara perlahan agar tak merasakan sakit kepala yang luar biasa," sambung roh kera suci sambil tersenyum.


"Aku mengerti," ucap Xiao Tian sambil mengeluarkan tiga gulungan langit yang telah dia terima sebelumnya dari dalam cincin ruang.

__ADS_1


__ADS_2