Reinkarnasi Dewa Obat

Reinkarnasi Dewa Obat
Chapter 510 : Kengerian makhluk alam bawah


__ADS_3

Bau busuk mulai merayap keluar dari lingkaran sihir yang terus melebar tak terkendali. Aura iblis dipenuhi hawa kematian menyebar di segala penjuru.


"Krrrrr!!" suara geraman yang menggetarkan jiwa semua orang, terdengar cukup keras dari dalam lingkaran sihir yang terhubung dengan gerbang alam bawah.


Wooosh


Duarrr !!!! Sesosok makhluk melesat keluar dari portal tersebut dengan kecepatan tinggi, dan mendarat di luar lingkaran sihir. Ukuran tubuhnya yang begitu besar, membuat tanah terguncang dan debu akibat hancurnya tanah yang dia pijak pun mengaburkan sejenak jarak pandang semua orang.


Bentuk tubuhnya seperti seorang manusia, hanya saja kulitnya berwarna abu abu seperti mayat yang membusuk. Tato dengan ukiran kuno pun terlukis disekujur tubuhnya. Sedangkan pakaiannya, hanya seutas kain yang menutupi alat reproduksinya.


"Shhh," asap putih berlapis aura kematian keluar dari mulut makhluk itu, dan wajahnya pun terkuak jelas setelah semua orang menengok ke atas.


Tanpa kulit, dan hampir menyerupai tengkorak.


Bola mata yang kosong, namun terdapat sinar merah yang terpancar dari lubang di kedua matanya.


"..." Xiao Tian gemetar saat melihat wujud serta ukuran makhluk itu. Bagaimana tidak, selain kekuatannya jauh di atasnya, makhluk alam bawah itu bahkan memiliki ukuran tubuh yang setara dengan Naga putih versi raksasa. Sangat jelas bahwa makhluk itu bukanlah lawan yang bisa dia kalahkan.


"Krrrr" Makhluk itu menatap tajam ke arah Xiao Tian dan berkata, "Manusia," aura kematian serta liur penuh asam menetes keluar dari mulut makhluk itu.

__ADS_1


Wooshh! lengan monster itu bergerak cukup cepat dan hendak menangkap Xiao Tian, namun berkat teknik teleportasi dan reflek Xiao Tian yang bagus, dia pun bisa menghindari terkaman makhluk alam bawah itu.


"Rrrrrr!" Dewa iblis Mo Wang nampak geram, lalu meraung sekencang yang ia bisa hingga memekakkan telinga semua orang. "Huaaaa!"


"Khughhh!" Xiao Tian dan seluruh makhluk alam fana menutup telinga mereka dengan reflek karena rasa sakit tak terhentikan saat suara itu memasuki telinga mereka.


Meski menutup telinga dapat mengurangi dampak teriakan, beberapa orang biasa yang memiliki kultivasi di bawah pendekar alam naga berguguran satu demi satu.


Sadar akan prajurit serta pengikutnya yang berguguran satu demi satu, Xiao Tian segera memasukkan mereka ke dalam portal ruang hampa tanpa terkecuali. Dia menarik paksa semua orang ke dalam portal ruang hampa secara bergilir melalui teknik teleportasi. Meskipun beberapa prajurit serta pasukan siluman sudah banyak berguguran.


Bersamaan dengan itu, kerangka hidup berlapis aura kematian mulai bermunculan dari dalam portal alam bawah.


....


"Kau baik baik saja?" Dewa petir mencoba membangunkan adik Xiao Tian yang dia bawa ke dalam dimensi lain, sejak menyadari hal yang tidak beres. Dia juga membawa serta seluruh penghuni sekte badai berduri tanpa terkecuali.


"Sebenarnya apa yang sedang terjadi?"


"Teriakan makhluk apa tadi?" Tainam Chun bertanya dengan penasaran.

__ADS_1


"Entahlah, aku juga tak mengerti," Dewa petir nampak begitu khawatir.


....


"Ini buruk, orang orang dibawah pendear alam naga yang tak dapat mengakses dimensi lain akan berakhir tewas hanya karena raungan itu. Kita hanya merasakan aura iblis dan aura kematiannya saja, karena alam Dewa sendiri berada di dimensi yang berbeda dengan alam fana,"


"Tapi jika kita biarkan makhluk itu mengacau, maka alam fana akan hancur secara perlahan," Ratu Langit nampak panik saat melihat kondisi alam Fana melalui teknik penglihatan jarak jauhnya. Dimana tekniknya dapat menampilkan hologram yang menunjukkan kondisi alam fana. Saat itu, dia sedang menunjukkan kondisi alam fana dihadapan seluruh penghuni alam Dewa untuk menjelaskan fenomena aneh yang sedang terjadi di alam Dewa. Dimana semua daratan awan disana mengeluarkan aura kematian beserta hawa iblis yang cukup pekat.


"Apa apaan itu?" para Dewa Dewi gemetar ketakutan.


"Inilah kengerian makhluk alam bawah, wajar banyak dari kalian tak mengetahui kebenaran ini, semua karena gerbang alam bawah sudah lama tersegel oleh makhluk alam atas." Kaisar Langit menjelaskan dengan serius.


"Budha, pendekar alam suci, dan makhluk alam suci."


"Hanya mereka yang bisa menghadapi makhluk alam bawah."


"Sayangnya kita tak dapat menghubungi mereka, karena hukum sebab akibat," Ratu Langit meneruskan.


"Lalu apa yang bisa kita lakukan untuk makhluk alam fana?" Dewa Erlang bertanya dengan serius.

__ADS_1


"Tidak ada!"


"Makhluk alam Fana sudah berakhir, dengan kekuatan kita saat ini. Melawan makhluk alam bawah, sama saja dengan mencari kematian. Satu satunya yang bisa kita lakukan adalah membantu Xiao Tian mengevakuasi makhluk alam fana sebanyak yang kita bisa." Kaisar Langit tampak terpukul dan putus asa.


__ADS_2