Reinkarnasi Dewa Obat

Reinkarnasi Dewa Obat
Chapter 492 : Memojokkan Kaisar Iblis Jian


__ADS_3

Woosh


Bukkkk


Tinju antar naga putih dan Long Yu bertabrakan hingga mengguncang alam Dewa.


"Mahluk mitos alam suci benar benar luar biasa, tekanan angin yang dikeluarkan oleh tinjunya benar benar mengerikan. Tapi orang yang berhasil membuat naga putih mengeluarkan setengah pukulannya juga tak jauh mengerikan, sebenarnya siapa dia?"


"Kenapa aku baru mengetahui makhluk sekuat itu?"


"Selain para penghuni alam suci dan makhluk mitos tingkat atas, tak ada yang .... ," Kaisar Langit menyipitkan matanya sembari menatap Naga putih yang sedang bertarung. Tangannya masih memegang punggung pakaian Dewa Erlang sembari menahan serangan para Dewa yang dikendalikan.


Sementara itu, Kera Tumpey beserta para siluman yang membantunya dihajar habis habisan oleh Wu Kong. Kali ini dia tak menggunakan tubuh tiruan sama sekali, namun tak ada satupun dari para siluman yang sanggup mendaratkan serangan mereka ke tubuh Wu Kong. Semuanya binasa tepat disaat baru beberapa langkah dari tubuh Wu Kong.


Brukk brukk brukkk


"Seharusnya kultivasi kita setara. Bagaimana bisa kau jauh lebih kuat dariku!" Kera Tumpey nampak geram dengan jirah yang nampak rusak di beberapa bagian.


######


Xiao Tian melesat maju menebas lengan para Dewa yang menghalanginya. Tujuannya saat itu ialah Dewa Erlang yang nampak tak bergerak di tangan Kaisar Langit.


Srattt srat sratt!!!


Satu demi satu lengan Dewa Dewi yang terpotong mengeluarkan asap hitam dan perlahan kehilangan kesadaran mereka. Asap asap hitam tersebut terserap masuk ke dalam pedang draconic Aurora, dan berkat itu pula Xiao Tian menerima kekuatan tambahan.


Kultivasinya saat ini setara dengan Kaisar Langit, tentu saja tak akan ada penghuni langit selain Wu Kong dan Kaisar Langit sendiri yang mampu berhadapan dengannya.


"Kusarankan agar kau menghentikan gerakanmu, muridku," Dewa petir memusatkan petir hitamnya ke bawah kedua telapak tangannya.


"Hanya karena kau mengendalikan tubuh Dewa petir, bukan berarti aku tak akan berani menyakitimu. Apakah kau lupa dengan kejadian waktu itu?" Xiao Tian terkekeh sembari memainkan pedangnya.

__ADS_1


Dewa petir melirik ke arah telinga kirinya, yang pernah ditebas Xiao Tian dulu. Meskipun saat ini sudah utuh kembali karena teknik regenerasi.


Srattt, Xiao Tian melesat cepat tanpa suara saat Dewa petir lengah. Dan telinga kanannyalah yang saat ini menjadi sasaran.


"Uaaaa!!!" Seperti para Dewa Dewi sebelumnya, asap hitam keluar dari luka yang terkena tebasan pedang draconic aurora. Dan perlahan kehilangan kesadaran saat Xiao Tian menyerap habis asap iblis yang mengandung kesadaran Kaisar iblis Jian.


Panglima Tian Feng, beserta pasukan langit yang juga berada dalam kendali Kaisar iblis Jian sedikit bergetar karena sadar akan kesenjangan kultivasi mereka. Bagaimanapun saat ini Xiao sudah sekuat Kaisar Langit, tak peduli sebanyak apapun Dewa yang menghuni istana Langit tak akan ada yang bisa sebanding dengannya. Hanya kera Tumpey dan Long Yu yang bisa menolongnya, namun saat ini mereka juga sedang terpojok oleh hal lain.


"Serang!" Panglima Tian Feng beserta pasukannya melesat maju mendekati Xiao Tian, begitu pula Xiao Tian yang ikut mendekat dengan kecepatan tinggi dan pedang yang siap dia tebaskan.


Sratt srat srat, pedang Draconic Aurora milik Xiao Tian menebas lengan semua lawannya dalam sekejap. Bahkan pusaka langit berbentuk garpu rumput milik Panglima Tianfeng pun terbelah dua saat digunakan untuk menahan serangan Xiao Tian.


Pelan tapi pasti, para penghuni langit yang dikendalikan oleh Kaisar iblis Jian terputus dari kendalinya dan kehilangan kesadaran untuk sementara seperti Dewa Dewi yang sebelumnya.


Setelah beberapa menit terlewati, para Dewa yang baru tersadar akan langsung menutup pendarahan mereka dan tak segera bergerak sebelum tubuh yang terpotong benar benar utuh kembali.


Setelah menyelesaikan pasukan langit dan beberapa Dewa Dewi yang tak begitu dia kenal, Xiao Tian melesat maju mendekati para Dewa Dewi yang sedang mencoba memojokkan Kaisar Langit agar melepaskan tubuh Dewa Erlang.


"Berhenti melawan dan lepaskan Dewa Erlang, Kaisar Langit!" Sha Wu Jing mengendalikan pusaran air di sekitar tubuhnya.


"Maka aku akan berjanji bahwa kau tak akan menemui istrimu lagi," istri Kaisar Langit yang berada dalam kendali Kaisar iblis Jian tersenyum licik. Pusaka Langit berupa lingkaran emas milik Nezha melesat terbang dan melingkar erat di leher istri Kaisar Langit.


"I ..Istriku? .. bagaiman bisa kau ... ," Kaisar Langit terkejut bukan main karena melihat istrinya berada di antara para Dewa yang telah dikendalikan.


"Bagaimana bisa tubuh ini kukendalikan?"


"Tentu saja dengan melukai tubuhnya dasar bodoh!" Kaisar iblis Jian di tubuh Istri Kaisar Langit menjawab.


Kaisar Langit memancarkan hawa membunuh yang begitu kuat, namun tekanan penuh amarah itu terpaksa dia lenyapkan karena lingkaran emas di leher istrinya semakin mengecil setiap kali dia menunjukkan perlawanan.


Tak hanya itu, Kaisar iblis Jian juga mengancam kehidupan Dewa Dewi Lain yang masih berada di dalam kendalinya, agar Kaisar Langit tunduk dan mau melepaskan tubuh Dewa Erlang.

__ADS_1


Hanya ada dua jalan keluar yang bisa dipikirkan Kaisar Langit, yaitu kabur sambil membawa tubuh Dewa Erlang yang memiliki kesadaran utama Kaisar iblis Jian, atau melepaskan tubuh Dewa Erlang demi keselamatan istri dan para Dewa Dewi yang terancam nyawanya.


Selain dapat membagi kesadarannya, Kaisar iblis Jian juga dapat membuat tubuh yang dia kendalikan menjadi abadi atau tak dapat dihancurkan. Dimana itu akan beregenerasi dalan hitungan detik, setiap kali dihancurkan sekuat apapun. Karena itulah Kaisar Langit tak bisa menyerang Dewa Erlang.


"Cepat lepaskan Dewa Erlang, atau Dewa Dewi yang ada dalam kendaliku akan tiada sekarang juga. Oh iya, ini juga termasuk tubuh istrimu," Ne Zha tersenyum licik sembari mengencangkan lingkaran emas sedikit demi sedikit.


"Ba ... baiklah ... ," Kaisar Langit mengendurkan genggamannya, dia tak punya pilihan lain selain itu karena tak ingin para Dewa Dewi termasuk istrinya tiada begitu saja.


Namun tepat disaat genggamannya hampir lepas, Xiao Tian muncul seketika dihadapan Kaisar Langit dan menyuruhnya untuk tetap memegang erat tubuh Dewa Erlang.


Para Dewa Dewi yang masih berada dalam kendali Kaisar iblis Jian pun langsung marah, dan secara bersamaan bekata, "Beraninya kau, apakah kau tak takut jika aku mengakhiri hidup mereka!"


"Hooo ... , memangnya benda macam apa yang bisa mengancam kehidupan mereka?" Xiao Tian meledek sembari tersenyum tipis.


"Apakah kau tidak lihat kalau mereka ... ," Ne zha terdiam dengan tegang karena sadar bahwa pusaka lingkaran emas di leher para Dewa Dewi tiba tiba saja retak dan hancur berkeping keping menjadi beberapa potongan tepat disaat dia menengok. Dan dari retakan retakan tersebut nampak jelas bahwa hancurnya semua pusaka Langit yang dia miliki adalah hasil tebasan pedang.


"Mu ... mustahil. Tak hanya dapat menebas kesadaranku dari dalam tubuh seseorang, pedangmu bahkan sanggup memotong pusaka langit tingkat tinggi?"


"Sebenarnya pedang apa yang kau ... ," Ne Zha terbelalak dengan tubuh yang gemetar.


Tanpa menghiraukan Ne Zha, Xiao Tian menatap ke arah Dewa Erlang lalu berniat menebaskan pedangnya, namun hal yang tak diduga Xiao Tian malah terjadi. Dimana Kaisar iblis Jian dalam bentuk asap hitam, keluar sendiri dari mulut Dewa Erlang dan membentuk tubuh rohnya tepat disaat Xiao Tian hampir menebas lengan Dewa Erlang.


Badannya persis seperti manusia, hanya saja lengan dan wajahnya mirip seekor bunglon. Kulit di seluruh tubuhnya berwarna merah darah dengan asap hitam yang terus terpancar keluar dari tubuh rohnya. Dewi petir, Sha Wu Jing, Ne Zha, Istri Kaisar Langit dan beberapa Dewa Dewi yang masih dalam kendali Kaisar iblis Jian tiba tiba saja mengalami hal yang tak pernah diduga. Tubuh mereka meleleh bagaikan lilin dan berubah menjadi cairan hitam yang melesat maju menuju tubuh Kaisar iblis Jian.


Cairan hitam itu menyatu dan menyempurnakan tubuh roh Kaisar iblis Jian hingga memiliki tubuh asli.


"Blood Chameleon, Salah satu dari makhluk mitos yang diusir dari alam suci. Bagaimana bisa Kaisar iblis Jian memiliki bentuk ini?" Kaisar Langit terbelalak dengan tubuh yang gemetar.


"Lupakan soal alasannya, pikirkan nasib para Dewa Dewi yang telah dikorbankan untuk memanggilnya. Bukankah diantara mereka juga ada istrimu?" Dewa Erlang yang baru tersadar menyela gumaman Kaisar Langit.


"Aku bukanlah tuhan yang tahu segalanya, jadi jangan bertanya padaku. Lagipula kalau soal istri ... , kalau dipikir pikir istri baru boleh juga," Kaisar Langit memegangi dagunya sembari tersenyum.

__ADS_1


"Ha?" Xiao Tian dan Dewa Erlang menatap Kaisar Langit dengan tampang datar karena tak menyangka dengan apa yang dia katakan.


"Sekarang aku tahu alasan mengapa ratu langit begitu galak terhadapnya, ternyata dia memang tak bisa dipercaya,"


__ADS_2