
Bao Si memimpin jalan menuju ruang bawah tanah dengan tujuan untuk menyelamatkan para korban lain.
Namun langkah Bao Si terhenti setelah sampai di depan pintu masuk ruang harta karena tahu betapa mengerikannya dua roh iblis yang berjaga di dalam pintu tersebut.
Setelah menjelaskan semua hal yang dia ketahui tentang roh iblis penjaga ruangan harta kepada semua orang, Bao Si langsung berjalan menjauh dari pintu.
Bai Qian dan Meng Yi pun disuruh XiaonTian untuk menjaga jarak dari pintu, dan tak diperbolehkan untuk menerobos masuk hingga Xiao Tian memanggil mereka.
Sadar dengan kemampuan pas pasan mereka dan betapa berbahayanya roh iblis yang Bao Si ceritakan. Bai Qian dan Meng Yi pun berjalan mundur dengan kompak tanpa melontarkan pertanyaan apapun.
Ketika semua sudah ada di posisi yang cukup aman, Xiao Tian pun memulai merapal beberapa mantra di dalam hati. Dia menatap pola yang terukir di bagian pintu dari bagian yang dia sentuh hingga seluruh bagian pintu.
"Jadi ini ruang harta sekte singa perak?" tanya Xiao Tian sambil menatap pintu raksasa di hadapannya.
"Seperti yang diharapkan dari sebuah sekte besar, pintunya saja terbuat dari logam mulia. Tumpukan emas sebesar ini, mereka dapakan dari mana ya?"
"Bukannya dipakai untuk sesuatu yang berguna, sekte ini malah menggunakan emas untuk dijadikan sebagai pintu," pikir Xiao Tian sambil melihat lihat pola array pelindung yang terukir di bagian luar pintu.
"Kenapa tuan penyelamat malah tersenyum?"
"Apakah tuan penyelamat tak mendengar penjelasanku tadi?" tanya Bao Si sambil menatap wajah Xiao Tian dari kejauhan.
"Aku dengar kok," jawab Xiao Tian sambil mempelajari pola ukiran pintu.
"Di dalam sana terdapat roh iblis yang cukup berbahaya loh!" ucap Bao Si sambil menunjuk ke arah pintu.
"Iya, aku tahu," sambung Xiao Tian sambil melihat ke bagian lain pintu.
__ADS_1
Oh iya ruangan ini juga dijaga oleh array tingkat tinggi, konon katanya seorang immortal pun belum tentu bisa membuka array tersebut," jelas Bao Si dengan penuh semangat.
"Menghalangi seorang immortal?"
"Lucu sekali,"
"Array tingkat rendah seperti ini mana bisa menahan seorang immortal. Aku yang bukan seorang immortal saja bisa membukannya tanpa perjuangan yang keras," ucap Xiao Tian sambil menyentuh pintu raksasa dihadapannya.
"Bukan immortal apanya, dia bahkan bisa membunuh immortal suci Xian Yun tanpa kesulitan," ucap Meng Yi sambil menghela napas.
"Aku kan sudah bilang, kalau apa yang dikatakan rumor tidak selalu benar. Meski aku yang telah membunuh Xian Yun bukan berarti bahwa aku lebih kuat dari para immortal. Asal kalian tahu saja, sebenarnya Xian Yun tak sekuat seperti apa yang dikatakan rumor. Dia jauh lebih lemah dari bayangan kalian. Aku pun pernah sempat kecewa saat mengetahui hal itu. Semua kesalah pahaman ini terjadi hanya karena jubah penekan kekuatan yang dia pakai," ucap Xiao Tian sambil menatap Bai Qian dan yang lainnya.
"Jika itu memang kenyataanya, berarti orang orang di daratan ini benar benar telah berhasil ditipu oleh Xian Yun dan sekte pembasmi iblis, bukankah begitu?" tanya Bao Si sambil menatap mata Xiao Tian.
Dengan menyalurkan kekuatan jiwa dan mengucapkan beberapa mantra di dalam hati, seketika array pelindung gedung itu langsung lenyap. Dan pintu tersebut pun terbuka dengan sendirinya.
Kreakkkk
"Seperti yang diharapkan dari seorang buronan nomor satu, tuan penyelamat benar benar melampaui ekspektasiku," ucap Bao Si sambil mengacungkan kedua jempolnya.
"Yang benar saja, pria ini benar benar memecahkan pola array tingkat delapan hanya dalam hitungan detik,"
"Pantas saja immortal Xian Yun bisa dia kalahkan dengan mudah. Hanya satu hal yang tak ku mengerti. Kenapa seorang immortal sepertinya memilih untuk hidup dalam pelarian," pikir Ming Yi sambil mengerutkan dahi.
Setelah pintu terbuka, Xiao Tian masuk terlebih dulu untuk berjaga jaga.
Benar saja, tepat ketika dia baru melangkah masuk ke ruang harta. Sebuah patung raksasa berbentuk serigala dengan kapak ditangannya, langsung menyerang Xiao Tian tanpa peringatan.
__ADS_1
Namun Xiao Tian menahan serangan tersebut hanya dengan menggunakan satu buah jari telunjuk saja.
Setelah berhasil menahan kapak tersebut, Xiao Tian menyalurkan kekuatan jiwanya ke arah kapak tersebut. Lalu mengendalikannya dengan kekuatan jiwa dan memanfaatkan kapak tersebut untuk menyerang balik patung serigala raksasa.
Kretakkkk
Kapak tersebut terbang mengikuti ujung jari telunjuk Xiao Tian. Dengan memanfaatkan pedang tersebut, Xiao Tian menghancurkan seluruh patung emas raksasa yang berada dalam ruangan tersebut tanpa terkecuali. Sehingga roh roh iblis itu tak memiliki tempat bernaung lagi.
Karena kesal dengan serangan balik Xiao Tian, kedua roh iblis itu langsung melesat cepat ke arahnya.
"Beraninya kau mengacau di tempat kami, manusia!" teriak para roh iblis.
"Sadarilah ... dimana ... tempat ... kalian!" ucap Xiao Tian sambil mengaktifkan tekanan qi tingkat tinggi.
Seketika kedua roh iblis tersebut terjatuh menghantam lantai ruangan. Karena terdorong oleh tekanan qi tingkat tinggi milik Xiao Tian.
"Pe ... pendekar alam fana!" pikir para roh iblis dengan mata terbelalak.
Sambil berjalan melewati roh roh tersebut, Xiao Tian mengeluarkan pedang hitam pagoda iblis yang telah lama dia simpan di dalam cincin ruangnya. Setelah itu, dia langsung menggunakannya untuk menebas kedua roh iblis tersebut.
Srattt
"Aaaaa," kedua roh iblis tersebut berteriak cukup kencang.
Setelah tertebas pedang hitam pagoda iblis, seketika roh roh mereka terhisap masuk kedalam pedang dan lenyap tanpa sisa.
"Benar benar sosok yang begitu kuat," pikir Bai Qian sambil mengepalkan kedua tangannya.
__ADS_1
Setelah mengalahkan para roh iblis, Xiao Tian membuka begitu banyak portal ruang hampa tepat dibawah tumpukan emas. Lalu menutupnya kembali hanya dalam hitungan detik.
"Dengan ini, aku tak perlu memikirkan cara untuk mendapatkan pasokan makanan lagi," pikir Xiao Tian sambil tersenyum lebar.