
Duarrr!!!
Pukulan Dewa Iblis Mo Wang mengenai Xiao Tian hingga mendorong keras tubuhnya sampai menghantam daratan.
Sunlong dan naga hitam tak dapat membantu karena rasa sakit yang mengganggu konsentrasi Xiao Tian juga menimpa kepala mereka.
'Tiga puluh!'
'Ini sudah genap tiga puluh kali rasa sakit ini mengganggu konsentrasiku!'
'Sebenarnya apa yang terjadi dengan tubuhku?' Xiao Tian berusaha bangkit dengan tampang heran.
"Bukan cuma kau, kami juga merasakannya!" Sunlong menanggapi pikiran Xiao Tian.
"Aku juga tak mengerti tapi ini ... ," rasa sakit yang cukup mengganggu mulai menyerang kepala mereka, saat naga hitam ingin menyampaikan keluhannya.
"Rrrooarrr!" Dewa Iblis Mo Wang kembali meraung cukup kencang saat terbebas dari gangguan Xiao Tian.
'Ada apa dengan mereka!?'
'Kenapa berhenti menyerang dan membiarkannya berteriak lagi!' White dragon nampak bingung namun tak dapat membantu karena harus menekan gerbang alam bawah, agar tidak ada makhluk lain yang berhasil menerobos keluar.
"Brengsek!" Xiao Tian melesat mendekat dengan teknik teleportasi, lalu kembali menyerang Dewa iblis Mo Wang dengan melilit kepalanya menggunakan ekor hitam bayang, lalu bekerja sama dengan kedua naganya untuk membentuk tiga bola api ungu bertekanan tinggi.
Mereka bertiga membuka mulut secara bersamaan sembari memadatkan api ungu di dalam mulut masing masing, lalu menyemburkannya ke arah perut Dewa Iblis Mo Wang. 'Teknik api, tekanan bola api, Explotion!'
Wooshh!! api api ungu kecil itu melesat cepat menghantam tubuh Dewa Iblis Mo Wang, lalu meledak dengan kekuatan tinggi hingga melenyapkan seluruh bagian tubuh sang Dewa iblis.
"Hosh hosh hosh!" Xiao Tian beserta kedua naga berwujud ular Yin dan Yang-nya, nampak bernapas dengan kelelahan.
Seperti apa yang dikatakan White Dragon, tubuh sang Dewa iblis kembali beregenerasi, meski sudah hancur tanpa sisa. Berawal dari pembentukan abu, hingga menyatu perlahan sampai menyerupai fisik sang Dewa iblis. Prosesnya cukup pelan, namun pasti, dan tentunya Xiao Tian tak membiarkannya beregenerasi secara sempurna dengan membiarkan Sunlong dan Black Dragon menelan sebagian tubuh yang sudah mulai terbentuk. Dia juga menebaskan pedang draconicnya untuk menyerap sebagian kekuatan Dewa iblis Mo Wang secara berkala.
__ADS_1
'Benar benar layak dipanggil monster, tak hanya terus beregenerasi, kekuatannya juga tak menurun sama sekali meski sudah terserap begitu banyak!' Xiao Tian menatap gumpalan abu yang terus mencoba membentuk tubuh walaupun pedang draconic aurora serta kedua naganya terus merusak usahanya berulang kali.
Meski berhasil menyerap begitu banyak energi, Xiao Tian tidak merasa senang karena tubuh sang Dewa iblis terus memancarkan kekuatan yang semakin kuat setiap kali beregenerasi, saking kuat dan semakin besarnya energi yang keluar dari setiap bagian tubuhnya, Xiao Tian beserta kedua naganya pun mulai merasa penuh dan tak dapat membendungnya lagi.
"Khuugghhh!!!" Xiao Tian tiba tiba saja memuntahkan begitu banyak darah karena terlalu banyak menelan energi gelap.
Sunlong dan Black Dragon pun mulai merasakan dampak yang sama karena sedang berbagi tubuh dengan Xiao Tian.
Demi memutus aliran energi yang terus mengalir deras ke dalam tubuhnya, Xiao Tian pun terpaksa menghilangkan pedang Draconic auroranya dan menyuruh Sunlong beserta Black Dragon berhenti menelan tubuh sang Dewa iblis. Sebagai gantinya, mereka kini berfokus terhadap penyerangan bola api secara bertubi tubi untuk menghanguskan tubuh sang Dewa iblis secara terus menerus.
'Qi alam tak tersedia sejak langit dipenuhi aura iblis, simbol roh suciku tak akan bisa di aktifkan dan digunakan sebagai kekuatan cadangan.' Xiao Tian mengepal erat kedua lengannya, lalu mendecih saat melihat tubuh sang Dewa iblis perlahan mulai terbiasa dengan serangan api ungu. "Cih!"
"Apakah teknikmu masih belum siap juga, White Dragon!" Xiao Tian menoleh ke arah naga putih dengan nampak panik.
Rantai rantai emas nampak hampir menyelimuti seluruh lingkaran emas pelindung yang menutupi lingkaran sihir yang terhubung dengan pintu gerbang alam bawah.
Rantai rantai itu terus menekan turun pelindungnya hingga rata dengan tanah dan kemudian merasuk kedalam portal hitam berlapis lingkaran sihir yang merah menyala bagaikan darah, dan merubahnya menjadi portal emas bersimbol rantai.
Xiao Tian mengarahkan telapak tangannya, lalu memunculkan lingkaran sihir berwarna dasar emas, dengan simbol naga hitam dan putih yang berputar searah jarum jam. "Dragon Press!"
Wooshhh!!! tubuh sang Dewa iblis terdorong masuk ke dalam portal emas dan bersamaan dengan itu, lubang emas transparan di dalam portal tersebut menutup secepat kilat tertutupi oleh pintu emas bersimbol tengkorak naga yang terantai. Pintu itu hanya muncul sejenak, dan perlahan lenyap bersamaan dengan lingkaran sihir ber-area luas dengan kaki White dragon sebagai pusatnya.
"Huft!"
"Akhirnya, selesai juga!" White Dragon nampak begitu lelah saat itu hingga berkeringat cukup banyak dan bernapas tidak beraturan. Sedangkan Xiao Tian dan kedua naganya, tiba tiba saja merasakan sakit yang luar biasa hingga jatuh menghantam tanah dari ketinggian lima ratus kaki dari permukaan tanah.
Bruakkk!!! rasa sakit yang mereka rasakan tak hanya berlangsung beberapa detik dan memiliki jeda beberapa menit seperti sebelumnya.
'Apa apaan ini!'
'Kenapa rasa sakitnya terus semakin menjadi dan tak ada hentinya!' Xiao Tian dan kedua naganya mengeluh kesakitan di sekitar kepala mereka. Dan tak lama setelah itu, tubuh mereka terpisah secara paksa hingga Xiao Tian kembali ke wujudnya semula.
__ADS_1
"Khugghhh!" Xiao Tian memuntahkan begitu banyak darah, dan menerima begitu banyak rasa sakit sejak terpisah dari Sunlong dan Black Dragon.
Sedangkan Sunlong dan Black Dragon sendiri tak merasakan apupun di tubuh mereka lagi.
"Apa kau baik baik saja!" Sunlong dan Black Dragon mendekati Xiao Tian dengan tampang khawatir. Anehnya suara mereka tak jauh berbeda seperti saat dalam wujud ular, dan saat Xiao Tian dan Sunlong melirik ke arah Naga hitam. Mereka pun dekejutkan oleh fisik sang naga yang telah menyerupai seorang gadis cantik berambut hitam panjang dengan bermata emas yang cukup menawan.
"Black Dragon, kau ... ?" Xiao Tian sempat melupakan rasa sakitnya karena terkejut akan apa yang dia lihat.
Sedangkan Sunlong sempat terdiam takjub seakan sudah kehilangan akal sehatnya karena tertarik dengan kecantikan wujud Black Dragon.
"Kenapa kalian melihatku seperti itu?" Black Dragon menatap tangannya dan menyadari bahwa saat ini dia memiliki fisik seperti seorang manusia, dan saat menatap ke bawah dia dikejutkan oleh tubuh seorang gadis yang nampak polos tanpa sehelai kain apapun. Tanpa rasa ragu dia segera mengendalikan tanah disekitarnya dan segera menutup diri dari dunia luar.
"Earth barrier!" brukk!! batuan tanah mengurung tubuh baru Black Dragon dan melenyapkan pandangannya dari dunia luar.
"Jadi ... dia bisa mengendalikan tanah juga ya?" Sunlong melamun dengan penuh ketertarikan.
'Tu ... tunggu dulu!'
'Apa aku baru saja terpesona!'
"Tidak tidak, Naga suci ini seharusnya tak tertarik dengan makhluk jadi jadian itu. Aku pasti terkena efek pemggoda darinya, ya itu pasti!" Sunlong berusaha keras menjaga rasionalitasnya agar tak tertarik kepada wujud baru sang Black Dragon. Saking tertekannya dia akan perasaannya, dia bahkan melupakan rasa khawatirnya terhadap Xiao Tian yang saat itu, sudah tumbang tanpa disadari.
Brukkk!!
'Empat puluh, ini serangan rasa sakit ke empat puluh dan terus bertambah tanpa hen ... ti ... ,' Xiao Tian kehilangan kesadarannya karena tak sanggup menahan rasa sakit yang dia derita.
'Naga!'
'Aku harus kembali ke wujud naga!'
'Ini tak bisa kuterima!' Black dragon berjongkok penuh frustasi saat mengurung diri di dalam barriernya.
__ADS_1