
"Copy!" tubuh God Blood Chameleon nampak terbelah menjadi dua dan masing masing bagian menjadi utuh sempurna. Baik kultivasi maupun tekanan yang terasa dari kedua tubuh itu terasa sama persis tanpa menurun sedikitpun. Satu satunya hal cacat dalam teknik Copy ialah bentuk tubuh yang berbeda beda. Baik dari segi postur tubuh maupun gaya rambut, semuanya nampak berbeda satu sama lain hingga dapat dibedakan mana tubuh utamanya. Yang jadi masalah ialah jumlah, kultivasi yang tinggi dan sama persis, serta kemampuan relik Kaisar iblis yang terbagi secara merata. Untungnya God Blood Chameleon hanya mampu mentransfer kemampuan relik Kaisar iblis yang berbeda ke tiap tubuh kloningnya.
"Dengan begini, tak ada yang bisa menghalangi pertarungan kita, yang mulia maharaja Xiao Tian!" God Blood Chameleon tersenyum sinis.
"Teknik macam apa itu?"
"Kenapa kloningnya tak melemah sama sekali!?" para iblis naga merah nampak begitu terkejut. Sedangkan Xiao Tian dan yang lainnya tak terlihat bingung karena mengetahui alasannya. Sembari memandang tubuh utama yang berdiri di tengah, Xiao Tian pun berkata, "Kekuatan Salah satu Relik Kaisar Iblis!"
"Aku telah memiliki puluhan relik Kaisar iblis di dalam tubuhku!"
"Jika ditambahkan dengan milikmu maka hanya tinggal satu relik lagi. Apakah kau tahu dimana sisanya, manusia!?" God Blood Chameleon membuka telapak tangannya, dan seketika kepala Xiao Tian berada di genggaman tangan kanannya. Seakan diteleportasikan secara paksa, karena sang pengguna teknik tak melangkah maju sedikitpun.
"Apa yang ... !?" Dewa petir dan ketiga naga leluhur nampak berusaha melaju mendekat untuk menolong Xiao Tian, namun mereka dihalangi oleh kloning kloning God Blood Chameleon yang nampak tak dapat berbicara.
Tap tap tap!
"Menyingkirlah dari jalanku!" Dewa petir menyambarkan petir dari langit ke tubuhnya yang tahan petir agar para kloning yang menghalanginya tersambar petir. Namun sayangnya petir itu diserap oleh salah satu kloning yang bertubuh tinggi dan kurus.
White Dragon nampak mengeluarkan tinju berlapis Divine power, namun dihalangi oleh salah satu klon yang memiliki kemampan relik Kaisar iblis tipe pelindung. Dia memunculkan penghalang tebal yang sanggup menahan serangan tersebut. Ketahanan barrier yang diciptakan relik tersebut tergantung kekuatan penggunanya, namun karena beberapa klon di belakang pengguna relik barrier itu menyalurkan tenaga mereka ke pundak sang pengguna relik, maka ketahanannya pun berada dalam tahap yang sangat mengerikan.
__ADS_1
Sedangkan Black Dragon dan Sunlong dihadang oleh puluhan dari mereka dan terpaksa mengerahkan kekuatan penuh mereka.
"Khughhh!" Xiao Tian nampak kesakitan dan mencoba melepaskan diri dari cengkraman tangan itu, namun cengkramannya tak kunjung melemah. Malahan semakin mengencang dan menyakitkan, terlebih relik yang menyatu dengan tubuh Xiao Tian pun terhisap satu demi satu. Rasa sakit karena penarikan paksa relik Kaisar iblis yang telah dia jaga di tubuhnya pun terasa begitu menyiksa.
'Apa apaan ini!'
'Bagaimana bisa aku tertekan seperti ini!' pikir Xiao Tian sembari mencoba melepas lengan lawannya. Awalnya dia mencoba dengan tangan kosong, namun karena genggamannya begitu kencang, dia pun memutuskan untuk membuat kloning dirinya menggunakan rambut yang dia cabut dari kepalanya.
Bukkk! salah satu kloning Xiao Tian memukul mundur lawannya, sementara beberapa diantara mereka menahan tubuh asli agar tak ikut terseret.
Air, Api, Tanah dan udara, dimanipulasi menjadi serangan mematikan untuk menjauhkan tubuh Blood Chameleon dari tubuhnya.
"Yin Yang form!" tubuh asli Xiao Tian terpancar menyilaukan, bersamaan dengan Sunlong dan Black Dragon yang ikut bersinar terang. Tubuh mereka menjadi bola energi dan melesat cepat menembus segalanya hingga menyatu dengan tubuh Xiao Tian. Tubuh berlapis sisik ular hitam dan putih pun kembali terlihat.
"Menjengkelkan!" God Blood Chameleon kembali menggunakan kuasa relik yang dapat menarik paksa objek jauh seperti sebelumnya. Kepala Xiao Tian pun kembali tertahan telapak tangan lawannya. Namun bukannya Xiao Tian yang kesakitan, God Blood Chameleon malah mendapat rasa sakit yang dialami Xiao Tian seperti sebelumnya. Semua karena relik di dalam tubuhnya terhisap secara brutal. Saking kuatnya hisapan energi itu, dia pun berteriak begitu kesakitan dan hendak melepaskan tubuhnya dengan menyerang tubuh Xiao Tian. Tentunya Sunlong dan Black dragon, melindungi tubuh Xiao Tian dengan fisik ular mereka.
Karena tak dapat melepaskan diri, dia pun memilih membelah diri sebelum relik di tubuh utamanya terhisap abis.
"Siapa kau sebenarnya manusia!"
__ADS_1
"Bagaimana bisa kehendak tubuhmu dalam menghisap relik lebih kuat dariku!" God Blood Chameleon nampak marah, namun amarahnya berubah menjadi rasa takut setelah melihat bayangan mata yang amat menakutkan yang seakan ada di belakang tubuh Xiao Tian. Bayangan mata merah tajam itu, berlapis Divine power yang sangat kuat hingga sanggup menekannya. Tatapan mata itu terlihat begitu besar dan transparan, namun tak ada satupun kecuali tubuh asli God Blood Chameleon yang dapat melihat penampakan sekilas tersebut.
'Serahkanlah semua relikmu ke dalam tubuh ini!' ancaman bernada sombong itu terdengar jelas di telinga God Blod Chameleon meskipun hanya sekilas.
'Tekanan seorang transenden tingkat atas!?'
'Ini pasti bohong kan!?'
'Aku pasti berhalusinasi!' God Blood Chameleon nampak gemetar dan tak percaya untuk sejenak, napasnya sungguh tak beraturan, namun tak mempengaruhi konsentrasi tiap kloningnya.
"Kenapa kau mundur begitu jauh?"
"Apakah kau mulai menyesal karena datang menyerang!?" Xiao Tian meledek lawannya dengan sinis.
"Manusia Sialan!"
"Serang dia!" God Blood Chameleon menyuruh para kloningnya menyerang Xiao Tian sekuat tenaga sembari mengendalikan kuasa relik Kaisar iblis masing masing. Ada yang mengubah bentuk menjadi hewan buas, ada yang mengeluarkan api ungu yang teramat panas, ada pula yang memanipulasi berbagai macam elemen. Serangan mereka harusnya mudah dihindari, namun kuasa relik manipulasi warna milik salah satu kloning, membuatnya menjadi terasa sulit. Semua karena keahlian manipulasi warna itu dapat membuat benda apapun terlihat seakan tak ada. Jika bukan karena mata ular dan naga yang dapat mendeteksi panas tubuh, maka tubuh tak terlihat para klon akan menyulitkan Xiao Tian dan semuanya.
Wooosh!!! satu demi satu kloning Xiao Tian sentuh lalu musnahkan, kehilangan relik yang menyatu dengan tubuh mereka. Meskipun dia tak mengetahui apa yang terjadi, namun Xiao Tian memanfaatkan kuasa penghisap relik itu demi mengalahkan God Blood Chameleon.
__ADS_1
"Sialan!"
"Berhenti merebut relik relikku!" God Blood Chameleon nampak begitu murka.