Reinkarnasi Dewa Obat

Reinkarnasi Dewa Obat
Chapter 346 : Menggali informasi


__ADS_3

Setelah disiksa dengan pil hingga lebih dari dua jam lamanya, akhirnya keangkuhan Lian Ting pun menghilang. Dia benar benar kapok dan ingin cepat cepat merasakan kematian.


Melihat kondisi mental Lian Ting sudah begitu turun drastis, Xiao Tian pun mengungkapkan pertanyaanya.


"Aku akan membebaskanmu dengan sebuah kematian, tapi sebelum itu katakan padaku dimana letak api suci berada," ucap Xiao Tian sambil menatap mata Lian Ting.


"Di aula bawah tanah kerajaan Ning. Tepatnya dibawah kediaman pamanku," ucap Lian Ting dengan tatapan kosong karena jiwanya tersiksa hingga menginginkan sebuah kematian.


"Apakah kau tahu jalan yang paling aman menuju kesana?" tanya Xiao Tian sambil mengerutkan dahi.


"Ada jalan rahasia yang hanya diketahui oleh aku dan orang orang kepercayaanku. Jalan tersebut terletak di hutan berhantu. Namanya mungkin seram, tapi nyatanya hantu disana bukanlah hantu nyata, tetapi pasukan bayangan pamanku yang bersembunyi di balik tebalnya kabut hutan."


"Setelah masuk ke dalam hutan, carilah pohon terbesar yang mengeluarkan bau busuk. Di balik pohon tersebut terdapat semak semak berduri yang menutupi dua buah lubang menuju tangga rahasia. Lubang yang terdekat dengan pohon raksasa menuju sekte singa perak, sedangkan lubang yang terletak dibelakangnya menuju kediaman pamanku," jelas Lian Ting dengan tampang frustasi.


"Aku mengerti," ucap Xiao Tian sambil menganggukkan kepala.


"Apakah semua pertanyaanmu sudah terjawab sekarang?" tanya Lian Ting dengan nada lemas.


"Ini mungkin tak ada kaitannya denganku, tapi bisakah kau ceritakan apa alasanmu dibuang dari kerajaan?" tanya Xiao Tian sambil mengerutkan dahinya.


"Aku menggunakan metode sesat yang ditentang keras oleh kerajaan. Raja membuangku karena melihatku mengorbankan pelayan pribadi serta adik kandungku sendiri demi memperkuat kultivasiku. Sedangkan pamanku tetap menyayangiku karena sejak dulu dia begitu mendambakan seirang anak perempuan," jawab Lian Ting dengan tampang frustasi.


"Ayahmu telah memutuskan hal yang salah, seharusnya kau tak dibuang dan dibiarkan begitu saja. Setidaknya hukumanmu harus lebih dari itu."


"Karena kecerobohannya, dia membuat wanita sekejam dirimu mengorbankan begitu banyak nyawa untuk mencapai kultivasi seorang pendekar alam fana," ucap Xiao Tian dengan tampang kesal.


"Apakah semua pertanyaanmu sudah terjawab?"


"Bisakah kau biarkan aku mati sekarang?" tanya Lian Ting dengan tampang frustasi.


"Aku tak mau mengotori tanganku dengan darahmu, pil ini akan membunuhmu dalam hitungan detik. Hingga kau tak bisa merasakan sakit lagi," ucap Xiao Tian sambil melempar pil beracun ke mulut Lian Ting.

__ADS_1


"Terima .. kasih," ucap Lian Ting menjelang kematiannya. Air mata menetes keluar dari mata Lian Ting, tepat ketika dia baru mencapai ajalnya. Setelah itu asap hitam dihiasi sebuah kilatan petir hitam keluar dari mulut dan hidungnya.


Melihat hal tersebut Sunlong pun berkata, "Relik regenerasi,"


Xiao Tian yang tadinya sudah melangkah menjauhi tubuh Lian Ting, langsung menghentikan langkahnya karena mendengar gumaman Sunlong.


"Apa maksud ucapanmu?" tanya Xiao Tian sambil menghentikan langkahnya.


"Lian Ting dipengaruhi oleh relik regenerasi. Petir dan asap hitam yang keluar dari mulutnya membuktikan bahwa dia telah tertebas pedang berbahaya itu," ucap Sunlong dengan tampang serius.


"Bukankah kau bilang relik itu ada di daratan vampir?"


"Kenapa Lian Ting bisa terkena efek tebasan itu sedangkan daratan itu sangatlah jauh dari daratan Xian Yun?" tanya Xiao Tian sambil mengerutkan dahi.


"Aku pun tak mengerti, soalnya relik itu sedikit berbeda dari relik pada umumnya. Satu satunya relik yang bisa berpindah tempat tanpa bantuan makhluk lain. Semua karena kesadaran sang Kaisar iblis Tao Qianglong belum sepenuhnya tersegel dalam relik tersebut," jelas Sunlong dengan tampang bingung.


"Sepertinya kita harus menanyakan hal ini langsung kepada raja kerajaan Ning untuk mendapatkan kejelasannya," sambung Xiao Tian sambil mengerutkan dahi.


"Kau benar, tapi sebelum itu kusarankan untuk mengumpulkan makanan terlebih dulu. Kudengar persediaan makanan di dalam ruang hampa sudah sangat sedikit," sambung Sunlong sambil menatap Xiao Tian.


Xiao Tian menyuruh para roh iblis berkumpul, dan menyuruh mereka mengumpulkan makanan sebanyak mungkin. Sedangkan para siluman diperintahkan untuk menguras harta ketiga sekte besar dan mengubahnya menjadi persediaan makanan untuk beberapa bulan.


Dia juga menyuruh beberapa siluman rubah merah untuk mencari tahu kebenaran tentang informasi mengenai raja siluman rubah putih di daratan vampir.


Setelah membagi tugas kepada semua orang, Xiao Tian menguburkan mayat Lian Ting. Lalu berniat pergi meninggalkan sekte badai berduri. Namun Yuan er yang saat itu berada disana mencegah kepergiannya dengan berkata, "Jangan pergi dulu. Kekuatan kerajaan tidak bisa diremehkan. Kalian hanya akan membuang nyawa secara cuma cuma jika pergi kesana sekarang,"


"Jangan khawatir, aku tak sebodoh itu," ucap Xiao Tian sambil mengaktifkan teleportasi.


"Kalau Tian Zhong dan yang lainnya bertanya tentang dimana diriku, katakan saja kalau aku pergi ke sekte singa perak," ucap Xiao Tian tepat sebelum dirinya menghilang dari pandangan Yuan er.


"Jaga dirimu baik baik, cacing kremi," ucap Sunlong tepat sebelum menghilang dari pandangan Yuan er.

__ADS_1


"Jaga dirimu juga, kadal tengik," ucap Yuan er dengan air mata yang menetes keluar.


#Diluar wilayah sekte badai berduri


Karena Xiao Tian dan rombongannya belum pernah pergi mengunjungi sekte singa perak, Mereka hanya berteleportasi ke eilayah luar sekte badai berduri. Lalu melanjutkan dengan berjalan kaki, karena cara teraman untuk menghindari perhatian sekte pembasmi iblis adalah dengan menghindari terbang secara bergerombol.


"Terbang secara bergerombol hanya akan menarik perhatian para pembasmi iblis, lebih baik kita berjalan lewat jalur rahasia yang Lian Ting beri tahukan," ucap Xiao Tian sambil memasang wajah serius.


"Bagaimana jika ucapannya itu adalah sebuah jebakan?" tanya Sunlong sambil mengerutkan dahi.


"Dia sudah kehilangan semangat hidupnya, sudah tak tersisa lagi pemikiran untuk balas dendam. Jadi aku berani menjamin bahwa ucapannya bukanlah sebuah kebohongan," jelas Xiao Tian sambil tersenyum.


"Begitu ya?" tanya Sunlong sambil menatapa Xiao Tian.


"Semuanya memang sesuai perkiraan, tapi hanya satu hal yang tidak kumengerti," ucap Xiao Tian sambil mengerutkan dahi.


"Apa itu?" tanya Sunlong sambil menatap mata Xiao Tian.


"Kenapa Lian Ting tak berubah menjadi roh setelah kubunuh ya?" tanya Xiao Tian sambil menatap mata Sunlong.


"Kau tidak tahu ya?"


"Roh seorang pendekar dibawah pendekar alam langit tidak akan bisa bertahan ketika sudah berpisah dari tubuhnya."


"Itulah alasan mengapa roh penatua Feng dan penatua Hu lenyap tanpa sisa ketika aku memaksa keluar roh mereka dari tubuh.


"Aku mengerti sekarang, dengan kata lain. Kultivasi asli para roh iblis sebelum menjadi sebuah roh paling rendah adalah seorang pendekar alam langit lapisan pertama. Benar kan?" tanya Xiao Tian sambil mengerutkan dahi.


"Benar sekali, namun karena telah menjadi roh maka kami pun memulainya dari nol lagi," jelas Sunlong sambil memasang tampang serius.


"Apakah semua roh mengalami penurunan kultivasi seperti itu?" tanya Xiao Tian sambil menatap Sunlong.

__ADS_1


"Tidak semua roh, tapi itulah yang umumnya terjadi," jelas Sunlong sambil menatap mata Xiao Tian.


"Begitu ya, aku mengerti sekarang," sambung Xiao Tian sambil melanjutkan langkahnya menuju hutan berhantu.


__ADS_2