Romantika Cinta Kanaya

Romantika Cinta Kanaya
Pernikahan Hani dan Yuan


__ADS_3

...************...


Kemeriahan di acara pernikahan Yuan dan Hani sangat terlihat jelas, semua terlihat bahagia dengan acara yang sebentar lagi akan menjadi sejarah untuk mereka berdua.


Semua tamu undangan satu persatu berdatangan. Dari teman-teman Yuan dan juga teman-teman Hani, dan hanya satu teman mereka saja yang tidak datang dan tidak akan mungkin datang.


Yuan terlihat sangat dilema dengan pernikahan ini. Dia masih terus memikirkan apa yang Dirga katakan saat itu.


Dirga meminta Yuan untuk menghentikan pernikahan itu jika dia memang masih mencintai Kanaya. Benar-benar sangat gila keinginan dari Dirga itu, bahkan dengan terang-terangan mengatakan kalau Yuan harus kembali kepada Kanaya dan dengan gilanya Dirga juga bilang bahwa dia menitipkan Kanaya padanya.


Tidak tau apa masalah mereka hingga Dirga mengatakan itu padanya. Bagaimana bisa Dirga menyerahkan istrinya pada laki-laki lain yang pernah mencintainya bahkan sampai sekarang dia juga masih belum bisa memaafkannya.


Yuan sangat marah saat Dirga mengatakan itu padanya. Dia sudah rela Kanaya hidup dengan Dirga karena mereka juga terlihat sangat bahagia, tapi kenapa tiba-tiba Dirga mengatakan hal itu, apakan Dirga berniat untuk meninggalkan Kanaya?


''Argghh!!'' teriak Yuan dengan sangat frustasi.


Dia sangat pusing, di saat semua orang menunggu dia keluar dari tempat yang menjadi tempat riasnya dan sekarang bayang-bayangan itu kembali muncul.


''Kenapa, Ga? apakah kamu tidak mau aku bahagia? kau mengambil Aya dariku dan aku rela dan sekarang saat aku ingin membina hubungan baru kamu berusaha menghentikannya. Kenapa?! Apakah kamu tidak ingin aku bahagia?!"


Amarah Yuan sangat besar saat ini.


''Tidak lagi Ga, kau tidak akan bisa menghentikan aku untuk bisa bahagia. Kamu juga tidak boleh meninggalkan Kanaya. Jika dengan aku menikah dengan Hani kamu tidak akan meninggalkannya maka aku akan menikah.''


Tekat Yuan sangat kuat, dia tidak akan biarkan Dirga meninggalkan Kanaya dan akan membuatnya sedih.

__ADS_1


Yuan bisa berkorban lagi untuk Kanaya. Dia akan lakukan hal yang tidak sesuai kata hatinya. Dia akan menikahi Hani meski tidak ada dasar cinta di hatinya.


Kaki Yuan melangkah dengan sangat tegas dan penuh keyakinan keluar dari tempat itu, dia harus bisa secepatnya menjalani pernikahan ini dan fotonya akan dia kirim pada Dirga kalau dia tidak bersedia dengan apa yang Dirga katakan.


Semua terlihat senang ketika melihat Yuan yang akhirnya keluar dengan sendirinya dan terlihat sangat mantap untuk melakukan pernikahan itu.


Terlebih lagi ayahnya dan juga ayahnya Hani, mereka sangat senang karena akhirnya pikiran mereka salah. Mereka pikir Yuan akan akan bersi keras dan tidak mau tapi ternyata, Alhamdulillah.


Pernikahan benar-benar terjadi dan Yuan benar-benar mengikrarkan janji pernikahan pada Hani.


Kebahagiaan benar di rasakan oleh pihak keluarga, semua senyum terus terpancar dari mereka semua kecuali dengan Yuan sendiri yang hanya senyum palsu saja yang keluar.


******


Akhirnya, dengan ini Dirga jelas tidak akan meninggalkan Kanaya.


''Kak,'' Yuan seketika meletakan ponselnya ketika Hani datang.


''Sini duduklah,'' pinta Yuan dan meminta Hani duduk di pinggiran ranjang tepat di sebelahnya.


Hani pun patuh dengan perintah Yuan dan seketika duduk di sebelahnya meski dengan perasaan sangat gugup.


Ting...


Pesan masuk dan otomatis ponsel Yuan menyala. Ada rasa sakit yang tiba-tiba datang di hati Hani ketika melihat layar ponsel Yuan yang ternyata adalah foto Kanaya yang dulu dia yang mengirimkannya. Kanaya dengan hijab berwarna merah.

__ADS_1


''Kak, itu?'' Hani ragu untuk bertanya. Sekarang Hani tau kalau Yuan masih tetap mencintai Kanaya, lalu bagaimana dengan dirinya yang sudah menyandang sebagai istrinya, apakah dia tidak akan mendapatkan haknya?


''Ka_kamu tidak usah berpikir yang macam-macam tentang foto ini. Ponselku sedang bermasalah dan tidak bisa di ganti,'' ucap Yuan yang berkilah.


''Kalau kamu tidak percaya kamu boleh mengeceknya sendiri. Kamu boleh menggantinya dengan fotomu atau foto kita,'' imbuh Yuan.


Hani terdiam, bagaimana mungkin dia akan lancang dan melakukan itu pada Yuan. Dia haru berusaha percaya meski hatinya sangat bertolak.


''Apa kamu tidak percaya Han?'' Yuan mendekat.


''Sa-saya percaya,'' Hani semakin gugup dan salah tingkah ketika Yuan mendekat.


''Akan aku buat kamu percaya kalau aku sudah menerimamu.''


Meski hatinya berontak dan rasa sakit datang, bahkan rasa mengkhianati itu hadir di hati Yuan dia tetap melakukannya, dia ingin membuat Hani percaya.


''K_kak, tidak perlu seperti ini. Jangan lakukan jika Kakak belum yakin.'' ucap Hani yang tak sengaja melihat semburat aneh pada wajah Yuan.


''Tidak, aku akan lakukan,'' Yuan pun memulainya hingga akhirnya penyatuan mereka benar-benar terjadi di malam pertama mereka.


'Lihat, Ga. Aku sangat serius dengan apa yang telah aku lakukan.' batin Yuan di sela penyatuan mereka.


********


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2