
"Kalian pasti salah. istri Tuan Aditama meninggal karena kecelakaan jadi jangan pernah memfitnah saya." Bantah nyonya Rasti kepada pihak Kepolisian.
"Nanti bisa anda jelaskan di kantor polisi. lebih baik anda ikut Kami sekarang juga." ucap pihak kepolisian itu sambil langsung menuntun Nyonya Rasti keluar dari restoran itu menuju mobil pihak kepolisian.
Didalam mobil, nyonya Rasti meronta-ronta minta di bebaskan dan mengatakan kalau dirinya benar-benar tidak bersalah.
"Lepaskan aku, aku tidak mengerti perencanaan pembunuhan yang bagaimana kalian maksud." ucap nyonya Rasti terus meraung meminta dibebaskan.
"Nanti bisa anda jelaskan dikantor polisi." sahut salah satu personil kepolisian kepada Nyonya Rasti.
"Aku akan membuat kalian menyesal telah mempermalukanku di hadapan teman-teman sosialita aku."
"bekerjasama lah dengan kami Nyonya Rasti yang terhormat. Jika anda tidak bersalah maka anda akan dibebaskan. Anda tidak perlu khawatir jika memang Anda sama sekali tidak bersalah dan terlibat kasus perencanaan pembunuhan istri dari tuan Aditama 20 tahun yang lalu.
"kejadiannya sudah sangat lama kalian mengada-ngada saja. Kalau saya pelakunya mana buktinya kalian menuduh saya pelaku pembunuhan istri Tuan Aditama?
"Nyonya Rasti yang terhormat kita akan membicarakan ini di kantor nanti. Masalah bukti-buktinya sudah ada di tangan penyidik. anda tidak perlu khawatir jika anda tidak bersalah."ujar salah satu personil kepolisian kepada Nyonya Rasti.
__ADS_1
Sementara di tempat lain Damian Perez sudah memberitahu kepada Ayeuna mengenai rahasia yang disimpan rapat-rapat oleh Nyonya Rasti Mengapa selama ini nyonya Rasti sangat membenci Ayeuna. mendengar penjelasan dari Damian Ayeuna Langsung menangis histeris.
Ia tidak menyangka Nyonya Rastilah yang sengaja menabrak ibu kandungnya sendiri. bahkan tuduhan Nyonya Rasti terhadap Ayeuna yang selalu mengatakannya kalau Ayeuna adalah anak pembawa sial membuat Ayeuna selalu dihantui rasa bersalah.
"Katakan kalau mas!" ini hanya berbohong kan? ucap Ayeuna kepada Damian karena Ayeuna tidak percaya begitu saja ketika Damian memberitahu kalau nyonya Rasti yang membunuh ibu kandung Ayeuna sendiri.
"Yang sabar ya sayang, Mas tahu kamu pasti terpukul mendengar kenyataan ini. Tapi kamu tenang saja pihak kepolisian sudah mengusut tuntas kasus ini dan nyonya Rasti pasti akan mendapat hukuman dengan apa yang dilakukannya ." ucap Damian kepada Ayeuna Ayeuna sama sekali tidak menjawab ia terus terisak meratapi nasibnya selama ini yang dituduh wanita pembawa sial.
"Papi...... mengapa mamiku menangis? Papi jahat buat mami Prasetya menangis."Celetuk Prasetya sambil memeluk Ayeuna dan menghapus air mata Ayeuna. Membuat Ayeuna langsung menghentikan tangisnya ketika Prasetya datang menghampirinya.
"Papi tidak jahat sayang jangan mengatakan Papi kamu jahat Papi sangat baik kok kepada mami." sahut Ayeuna
"Terima kasih sayang kamu sudah sangat perhatian kepada mami. Mami sangat beruntung memiliki Putra seperti kamu." ucap Ayeuna sambil mengecup wajah tampan Prasetya.
"Prasetya juga berterima kasih kepada Mami karena Mami sudah menyayangi Prasetya dengan tulus. Prasetya bangga menjadi anak mami." ucap Prasetya sambil mengembangkan senyumnya dan kembali memeluk Ayeuna. senyuman dari bocah kecil itu mampu membuat Ayeuna tersenyum. padahal beban yang dipikul Ayeuna selama ini cukup berat sebelum mengenal Damian dan Prasetya.
"Makanya jangan asal nuduh Papi buat mami kamu menangis." pekik Damian membuat Prasetya langsung tertawa ngakak sambil menutup mulutnya. Karena ia takut kalau Damian Perez akan ngomel terhadapnya.
__ADS_1
"Maaf mom Prasetya harus meninggalkan Mami. Soalnya Prasetya takut ada singa jantan yang akan mengamuk sindir Prasetya sambil menatap Demian Perez dengan tatapan tak bersahabat. Dan langsung berlari meninggalkan Ayeuna dan Damian
"Dasar bocah kecil. gerutu Damian membuat Ayeuna langsung tertawa cengengesan. Melihat interaksi antara Damian dan Prasetya, orang yang saat ini mengisi hari-hari Ayeuna.
Melihat senyuman dan tawa dari Ayeuna Demian merasa lega karena putranya mampu membuat istrinya Ayeuna kembali tersenyum.
"Putraku Memang luar biasa mampu membuat kamu tertawa seperti ini. Kamu lebih cantik Jika kamu tersenyum dan tertawa daripada harus menangis. Jadi mulai sekarang tersenyumlah kepada Mas dan juga Prasetya jangan pernah bersedih. Jika kamu butuh sesuatu atau menginginkan sesuatu kamu bisa mengatakannya sama Mas. Jangan sungkan-sungkan mas ini suami kamu sudah sewajarnya Mas memenuhi segala keinginanmu sayang." ujar Damian
"Terima kasih Mas berkat kamu Ayeuna mengetahui misteri yang membuat Nyonya Rasti membenci Ayeuna selama ini. Jujur Ayeuna sangat bangga kepada Mas dengan waktu yang singkat mas dapat mengetahui rahasia apa yang disembunyikan Nyonya Rasti kepada kami selama ini.
Padahal Ayeuna dan Kak Leonardo sudah berusaha mencari tahu tentang hal ini. Tetapi kami tidak dapat membongkar rahasia itu." ucap Ayeuna sambil mendekatkan tubuhnya kepada Damian. Ia memeluk Damian dengan erat hatinya begitu nyaman ketika Ayeuna memeluk Damian.
"Biarkan ayeuna memeluk mas lebih lama. Ayeuna merasa nyaman berada di sini." ucap Ayeuna sambil tetap terus memeluk tubuh Demian.
"Mas suami kamu jadi Sudah sewajarnya kamu membagi keluh kesah kamu kepada mas. Jangan menyimpan nya sendirian." ucap Damian sambil mengecup bibir manis Ayeuna.
Bersambung.....
__ADS_1
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya. jangan lupa tekan love like coment vote dan hadiahnya ya Trimakasih 🙏💓🙏🙏🙏