
Jonathan tampak sudah di landa emosi dengan aksi nekad Nurani. Jika Damian Perez menemukan sosok Nuraini saat ini. maka tidak menutup kemungkinan kalau Damian Perez akan melakukan hal yang nekat kepada Nuraini juga.
Damian Perez mendapatkan sambungan telepon seluler dari nomor ponsel yang sama sekali tidak ia kenal. Ia langsung menekan tombol hijau yang ada di layar ponselnya agar sambungan telepon selulernya tersambung kepada orang yang menghubungi dirinya.
"Hello dengan Damian Perez di sini." sapa Damian dengan nada suara sedikit ngos-ngosan
"Hallo sayang bagaimana dengan penawaranku Apa kamu sudah menyetujuinya? ingat kalau kamu salah dalam mengambil keputusan maka nyawa Prasetya yang akan menjadi taruhannya." ucap Nuraini di dalam sambungan telepon selulernya.
"Apa maksudmu melakukan ini semua kepada Putraku? Putraku Prasetya tidak tahu apa-apa. Dia masih terlalu kecil. Jika kamu ingin membalaskan dendam Mu kepadaku, maka belaskanlah kepadaku. Jangan kepada Putraku.
Karena bagaimanapun di dalam diri Prasetya tertanam darah saudara kembar MU." ucap Damian. Damian Perez sengaja mengulur waktu berbicara dengan Nuraini agar Jonathan dan anak buah lainnya dapat mendeteksi lokasi tempat Nuraini berada saat ini.
__ADS_1
Karena jika Damian Perez lebih lama berbicara dengan Nuraini, maka semakin banyak kesempatan bagi Jonathan untuk mencari tahu keberadaan Nuraini saat ini melalui jaringan telepon seluler yang tersambung kepada Damian.
Ketika Jonathan sudah mengangkat jari jempolnya kepada Damian. itu pertanda kalau Jonathan sudah mengetahui lokasi Nuraini saat ini berada. Setelah Jonathan menemukan titik terangnya, Damian Perez terus berbicara di dalam sambungan telepon seluler sambil Jonathan mendeteksi lokasi Nuraini saat ini dan anak buah nya mengendarai mobil menuju lokasi tempat Prasetya Perez di sekap.
Ketika Jonathan dan Damian di dalam perjalanan. Jonathan langsung menginformasikan kepada pihak kepolisian posisi Nuraini saat ini. Agar pihak kepolisian juga membantu mereka untuk membebaskan Prasetya dari tangan wanita psikopat itu.
Setelah melakukan perjalan kurang lebih satu jam, Damian, Jonathan dan beberapa anak buahnya. Tiba di lokasi tempat Prasetya Perez disekap oleh Nurani dengan anak buahnya. Nuraini dan anak buahnya dilengkapi dengan senjata, pihak kepolisian tidak mengetahui dari mana mereka memiliki senjata itu.
Pihak kepolisian dan anak buah Damian sudah mulai bertebaran mencari posisi Nuraini saat ini. tiba-tiba Jonathan kembali membuka GPS miliknya untuk mendeteksi keberadaan Nuraini yang ternyata lokasi Nuraini dan Prasetya saat ini letaknya sekitar kurang lebih 100 meter dari posisi mereka.
Jonathan dan anak buahnya pun melihat sebuah gedung tua yang terlihat gedung itu sudah sangat lama tidak digunakan hingga mereka mencurigai kalau Prasetya disekap Nuraini di sana. Beberapa anak buah Damian dan pihak kepolisian melakukan pengepungan di sana.
__ADS_1
salah satu anak buah Damian mengendap-endap melihat ke dalam ruang gedung tua itu yang ternyata memang benar kalau Prasetya saat ini berada di sana dan dijaga beberapa orang anak buah Nurani. sementara terlihat kondisi Prasetya sudah sangat lemah dan seperti tidak sadarkan diri.
Beberapa personil kepolisian mendekati gedung tua itu dan anak buah Damian sudah bersiap untuk membantu pihak kepolisian menyelamatkan Prasetya.
"Jangan bergerak tempat ini sudah dikepung." perintah pihak kepolisian. Terlihat Nurani begitu terkejut mendengar suara baku tembak antara anak buahnya dengan personil kepolisian. Semetara Damian dan jonathan mencari keberadaan Prasetya.
Pihak kepolisian sudah berhasil melumpuhkan anak buah Nurani. Nuraini langsung menodongkan senjata kepada Prasetya agar pihak kepolisian tidak melakukan penangkapan terhadapnya.
"Letakkan senjata kalian kalau tidak anak ini akan mati di tanganku." teriak Nuraini membuat pihak kepolisian langsung menghentikan aksi mereka yang ingin melakukan penangkapan terhadap Nuraini. padahal Prasetya Perez saat ini sudah tidak sadarkan lagi membuat hati Demian begitu ibu melihat putranya. Merasakan betapa sakitnya perlakuan Nurani kepadanya.
Bersambung.....
__ADS_1
hai hai readers yang baik author istirahat dulu Yach nanti kita lanjutkan lagi, dukung terus karya author dengan beri like coment dan votenya ya. kalau boleh di share juga agar rame yang baca 🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏💓💓💓💓💓💓💓