
Di tempat lain, terlihat Mario sudah sangat gelisah melihat kedekatan dengan Christopher. Ia sudah ragu kalau Aurelin kembali menolak lamarannya dan menolak rencana pernikahan sipil yang direncanakan Mario.
"Apa yang harus aku lakukan? mengapa cinta ini membuatku tersiksa? apa ini buah dari kesalahan-kesalahanku selama ini ke setiap wanita yang sudah Aku sakiti? pertanyaan demi pertanyaan timbul di benak Mario. Mario menyesali perbuatannya selama ini yang selalu mempermainkan wanita yang dekat dengannya.
Tanpa ia sadari sosok Carlos datang menghampirinya dan menusukkan sebelah pisau di bagian perut Mario. Hal itu membuat Mario langsung tergeletak bersimbah darah. Sementara Carlos langsung meninggalkan tempat itu, dengan melajukan motor miliknya dengan kencang. Security yang bertugas di sana tidak sempat mengejar Carlos. Tetapi security yang bekerja di sana melihat kejadian itu dengan singkat.
Security itu berteriak minta tolong. Ia berharap seseorang datang menolongnya. Karena kebetulan kantor saat itu sudah sepi. Para karyawan sudah banyak yang berpulangan. Tinggal Hanya bekerja petugas kebersihan saja dan security yang bekerja di Graha kencana yang masih tertinggal di sana.
Terlihat Mario sudah tidak sadarkan diri. Karena tusukan pisau yang ditancapkan oleh Carlos kepada Mario cukup dalam dan membuat tubuh Mario bersimpah darah. Hal itu membuat petugas keamanan yang bertugas di Graha kencana semakin panik. Melihat tubuh Mario sudah tergeletak dan bersimbah darah.
Security itu langsung berteriak minta tolong. Beberapa petugas kebersihan yang bertugas pada saat itu, datang menghampiri Mario. Mereka berniat untuk membawa Mario ke rumah sakit. Tetapi tak seorangpun yang mampu menyetir mobil pada saat itu. Sehingga petugas keamanan itu langsung menghubungi pihak rumah sakit agar segera mempersiapkan alat medis untuk menangani Mario.
Salah satu petugas kebersihan yang bertugas di sana pada saat itu. langsung menyetop sebuah taksi yang kebetulan lewat dari depan kantor Graha kencana. Beberapa orang petugas kebersihan dan juga security itupun melarikan Mario ke rumah sakit terdekat. Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 10 menit Mario tiba di Rumah Sakit bersama petugas kebersihan yang bekerja di kantornya.
Security itu pun langsung berteriak minta tolong agar dokter dan suster segera menangani Mario. Dokter yang bertugas di rumah sakit itu pun langsung menghampiri taksi yang membawa Mario. Karena sebelumnya security itu sudah memberi informasi, kepada pihak rumah sakit agar segera mempersiapkan alat medis untuk menangani Mario.
Ketika dokter dan suster membawa Mario ke ruang UGD. Terlihat dokter itu pun menggelengkan kepalanya. Pertanda kondisi Mario saat ini sangat buruk. Suster dan dokter yang bertugas di sana langsung menangani Mario.
__ADS_1
Ketika dokter dan suster memeriksa luka yang dialami Mario saat ini yang ternyata luka Mario cukup parah dan harus dilakukan tindakan operasi sekarang juga. Mario juga membutuhkan donor darah Saat itu juga.
Karena luka yang di alami Mario cukup dalam dan dua luka tusukan dibagian perutnya. Hal itu membuat Tubuh Mario semakin tidak berdaya dan tubuh Mario banyak kehilangan darah akibat tusukan pisau yang dilakukan Carlos saat itu.
"Siapkan ruang operasi sekarang juga. Ini tidak bisa ditunda lagi, operasinya harus segera dilakukan. Kalau tidak pasien tidak, bisa bertahan." ujar dokter kepada salah satu suster yang membantu Dokter yang menangani Mario saat ini.
Suster itu berlari keluar dan mengatakan kepada security itu agar segera menghubungi keluarga korban. Sebelumnya dokter sudah menghubungi pihak kepolisian agar segera mengusut kasus yang dialami Mario saat ini.
Karna kejadian yang menimpa Mario merupakan kasus perencanaan pembunuhan.
Setelah ruang operasi dipersiapkan, Mario langsung dibawa ke ruang operasi agar segera dilakukan tindakan operasi saat itu juga. Karena kondisi Mario saat ini, sangat lemah karena banyak kehilangan darah. Dokter tidak ingin mengambil resiko, jika operasinya dilakukan harus menunggu keluarga korban.
Petugas kebersihan itu, membantu Security untuk menghubungi Tuan Gaston Perez dan memberitahu kondisi Mario Perez saat ini. Saat sambungan telepon seluler itu tersambung kepada tuan Gaston Perez, Petugas kebersihan itu pun langsung memberikan ponselnya kepada pihak rumah sakit. Agar pihak rumah sakit langsung menjelaskan kepada tuan Gaston Perez, Apa yang terjadi kepada Mario Perez saat ini.
Tuan Gaston Perez sangat terkejut mendengar berita tentang Putra bungsunya Padahal sore itu Tuan Gaston masih sama dengan Mario memimpin rapat di kantor Graha kencana membuat Tuan Gaston Perez, seolah tidak percaya kalau putranya sedang berjuang untuk melawan rasa sakit yang ia rasakan saat ini. Akibat niat jahat Carlos terhadapnya.
Apalagi dengan Nyonya Julia Perez. Nyonya Julia Perez langsung jatuh pingsan ketika mendengar Putra bungsunya, berada di rumah sakit akibat seseorang yang berniat membunuh putranya.
__ADS_1
Tuan Gaston Perez pun langsung melarikan Nyonya Julia Perez ke rumah sakit tempat Mario Perez saat ini. Pikiran Tuan Gaston peres saat ini sangat kacau. Ia tidak tahu harus berbuat apa-apa. Sehingga Tuan Gaston Perez langsung menghubungi pak Haposan yang notabenya orang nomor satu di dinas kepolisian Sumatera Utara.
Ketika sambungan telepon seluler Tuan Gaston Perez tersambung kepada Pak Haposan, Tuan Gaston Perez langsung meminta bantuan kepada Pak Haposan untuk mengusut tuntas kasus yang dialami oleh Mario Perez di kantor Graha kencana.
Ketika pak Haposan mendengar kabar tentang Mario, ditusuk seseorang pak Haposan sangat terkejut. Karena sebelumnya Aurelin mengatakan kalau mereka sore itu masih mengadakan meeting di kantor Graha kencana, bersama Mario, Tuan Gaston dan para petinggi perusahaan Graha kencana dari berbagai divisi.
"Apa yang terjadi Tuan sehingga Mario mengalami hal tragis seperti itu?
"Saya juga tidak tahu Pak Haposan, Sekarang saya ingin langsung menuju Rumah Sakit. Apalagi ketika mendengar kabar itu, istri saya langsung jatuh pingsan. Rencananya saya langsung membawa istri saya menuju Rumah Sakit tempat Mario di tangani." ucap Tuan Gaston Perez kepada Pak Haposan.
Setelah selesai berbicara kepada Pak Haposan, Tuan Gaston perez memutuskan sambungan telepon selulernya. Dan memerintahkan sopir pribadi keluarga Perez untuk segera membawa mereka ke rumah sakit saat itu juga.
Setelah melakukan perjalanan kurang lebih lima belas menit kemudian Tuan Gaston perez pun tiba di rumah sakit tempat Mario dirawat. Nyonya Julia Perez langsung dilarikan ke UGD agar segera ditangani oleh dokter yang bertugas di sana. Berharap nyonya Julia Perez cepat sadar dari pingsannya.
Pikiran Tuan Gaston Perez sangat kalut sehingga Tuan Gaston tidak kepikiran untuk mengabari Damian Perez. Ketika nyonya Julia masih di tangani Dokter, Tuan Gaston juga bertanya kondisi putranya saat ini kepada Suster yang bertugas di UGD.
Bersambung......
__ADS_1
hai... hai semua Emak istrihat dulu ya, soalnya perut emak sudah mulai keroncongan dan cacing-cacing emak yang ada di perut sudah berdemo untuk di isi. Jangan lupa beri Like, coment vote dan hadiahnya ya Trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏🙏