Terjerat Cinta Duda Arogant

Terjerat Cinta Duda Arogant
BAB 201. TERLALU ASYIK


__ADS_3

Terlihat Aurelin sudah dibaluti kebaya yang cantik dan terlihat elegan dengan dilengkapi songket dan sortali yang diikatkan di kepala Aurelin, membuat aura kecantikan Aurelin semakin terpancar membuat acara khas adat Batak itu terlihat disana. Begitu juga dengan Mario, ia sudah menggunakan jas yang elegan dan juga sortali yang diikatkan. Membuat sosok Mario semakin terlihat tampan dan mempesona.


Sore harinya pernikahan adat Mario dan Aurelin, telah usai dilaksanakan dan berjalan dengan lancar. Seluruh anggota keluarga sangat bersyukur karena acara berjalan dengan lancar tanpa ada kendala apapun. Terlihat Damian Perez dan Ayeuna tampak antusias untuk menghadiri dan merayakan pesta pernikahan adat Aurelin dengan Mario.


Ada kebahagiaan tersendiri di hati Ayeuna yang dapat menyaksikan acara pernikahan Aurelin dengan acara adat Batak. Satu pengalaman baru buat Ayeuna karena baru kali pertama kali Ayeuna menghadiri acara pernikahan adat Batak. Yang merupakan pemilahan sahabat dan sekaligus yang menjadi adik ipar Ayeuna saat ini.


****


Damian dan Ayeuna ingin segera kembali ke Jakarta setelah selesai acara pernikahan adat Batak Mario dengan Aurelin selesai. Mengingat mereka harus mempersiapkan pernikahan Jonathan dengan Saida. Karena sebelumnya Damian dan Ayeuna sudah berjanji untuk membantu Jonathan dalam mengurus rencana pernikahan Jonathan dan juga Saida.


Damian tidak ingin mengecewakan Jonathan dan juga Saida. Seperti yang Ia janjikan sebelumnya. Damian ingin menyelenggarakan acara pernikahan Jonathan dan Saida dengan secara mewah di Ball room hotel ternama yang ada di kota Jakarta.


"Kalian kok langsung bersiap sih? Kenapa buru-buru? tanya Nyonya Julia Perez kepada Damian dan Ayeuna yang terlihat langsung bersiap-siap ingin segera kembali ke Jakarta. Setelah acara pesta adat pernikahan Mario telah usai.


Kami harus segera kembali ke Jakarta mom, karena ada urusan yang penting yang harus kami kerjakan di sana." ucap Ayeuna sambil mengembangkan senyumnya.


"Urusan penting apa sehingga kalian buru-buru seperti ini kembali ke Jakarta?"


Nyonya Julia Perez kembali bertanya.


Karena nyonya Julia Perez penasaran Mengapa Putra dan menantunya buru-buru kembali ke Jakarta. Ayeuna dan Damian mengembangkan senyumnya. Ia menatap Nyonya Julia Perez dengan tatapan penuh arti.


Kemudian Ayeuna menghampirinya Nyonya Julia Perez dan mengatakan mereka akan memberitahu kepada Nyonya Julia Perez setelah urusan mereka selesai.


"Mami Tenang saja nanti mami juga akan tahu urusan apa yang harus kamu kerjakan saat ini." ucap Ayeuna.


Membuat Nyonya Julia Perez semakin penasaran. Sedangkan Prasetya meminta kepada Damian Perez dan Ayeuna. Agar mereka lebih lama tinggal di Medan. Dan terlebih dahulu untuk melakukan perjalanan wisata di daerah Kota Medan. Tetapi setelah Ayeuna dan memberikan pengertian kepada Prasetya. Akhirnya Prasetya juga mengerti maksud dan tujuan mereka segera kembali ke Jakarta.

__ADS_1


Keesokan paginya Damian, Prasetya, Ayeuna dan Tati segera berangkat ke bandara Kualanamu. Karena pesawat jet pribadi milik Damian sudah dipersiapkan oleh asisten Damian beserta pilot dan co-pilot yang bekerja di keluarga Perez.Tuan Gaston Perez berharap perjalanan keluarga kecil Damian Berjalan dengan lancar, tanpa ada kendala apa pun selama dalam perjalanan.


Setelah berpamitan Nyonya Julia Perez Tuan Gaston, Keluarga kecil Damian segera berangkat ke bandara Kualanamu di hangar langsung oleh Damian dan juga Aurelin. Ayeuna dan Damian berharap hubungan rumah tangga antara Mario dan Aurelin langgeng sampai maut memisahkan mereka.



Si Tampan Damian Perez



Si cantik Ayeuna



si Imut Prasetya Perez


Damian dan keluarga kecilnya menaiki pesawat jet pribadi milik Damian sendiri. Ayeuna dan Prasetya sudah tidak sabar ingin segera tiba di Jakarta. Prasetya sudah ingin sekali kembali memulai aktivitasnya kembali bersekolah. Setalah beberapa hari mengabil libur, karena menghadiri acara pernikahan adat Mario Perez dengan Aurelin.


Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 1 jam 45 menit keluarga kecil Damian Tiba di Jakarta tepatnya di Bandara Soekarno Hatta. Damian dan keluarga percuma turun dari pesawat jet pribadi milik Damian setelah pesawat jet pribadi Damian mendarat dengan sempurna.


****


Jonathan terlihat sibuk mengerjakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai asisten pribadi Damian Perez. Karena Jonathan terlalu sibuk dengan tugas dan tanggung jawabnya di kantor ia tidak menyadari kehadiran Saida di sana. Saida hanya terdiam menatap Jonathan dengan intens mengerjakan pekerjaannya sangat serius.


Sudah 10 menit lamanya, Saida berada di ruang kerja Jonathan. Tetapi Jonathan tak kunjung menyadari hal itu. Hingga Saida pun berdehem


Ehemmm.....

__ADS_1


Jonathan mendongakkan kepalanya. Ia begitu terkejut melihat kehadiran Saida di ruang kerjanya.


"loh sayang kamu datang? Kok nggak bilang sama Mas kalau kamu mau datang ke kantor?"ucap Jonathan sambil bangkit dari tempat duduknya menghampiri Saida yang berdiri di hadapan meja kerjanya.


"Sudah 10 menit lamanya Saida berdiri di hadapan Mas tetapi karena mas terlalu asik mengerjakan pekerjaan Mas sehingga emas tidak menyadari kehadiran Saida di ruangan ini."sahut Saida sambil tersenyum miring menatap Jonathan dengan tatapan penuh arti.


"Maafkan mas Sayang, sudah membiarkanmu berdiri begitu saja di ruangan ini. Maklum ada banyak pekerjaan Mas yang harus Mas selesaikan sekarang. Apalagi Bos Damian sekarang masih ada di kota Medan." ucap Jonathan sambil meraih tubuh Saida kepelukannya. ia pun memberikan kecupan hangat di kening dan di bibir Saida.


"Mas belum makan siang kan? ini Saidah bawa bekal makan siang untuk Mas mudah-mudahan Mas suka."Saida langsung memberikan kotak bekal yang ia bawa sebelumnya berharap Jonathan menyukai masakan yang dimasak Saida sendiri.


"Terima kasih sayang kamu sudah repot-repot menghantarkan bekal makan siang untuk mas. "Tapi di mana Putraku Mengapa kamu tidak membawa Putraku bersamamu?"


Baby Neptunus ada bersama Mama di rumah. kebetulan mama tidak ke kantor hari ini karena ada kasus yang ingin ditangani Mama di luar. lagian Putra kita sedang tertidur pulas sehingga Saida tidak tega untuk membangunkannya. Saida memilih untuk meninggalkan baby Neptunus bersama Mama di rumah."ucap Saida sambil mengembangkan senyumnya menatap Jonathan dengan tetapan penuh kasih sayang.


"Ya sudah Mas lebih baik Mas langsung makan saja deh Nanti keburu dingin loh."


"Mana enak makan sendiri sayang enaknya makan bareng sama kamu dan disuapin sama wanita yang paling berarti di hidup ku."ucap Jonathan dengan nada memohon.


"Ya sudah kalau begitu kita makan bareng saja deh lagian bekalnya Saida bawa lumayan banyak kok cukup untuk dua orang."Saida langsung membuka kotak bekal makanan yang sudah dibawa Saida sebelumnya dan langsung memberikan suapan demi suapan kepada Jonathan sampai makanan yang dibawa Saida habis tanpa sisa.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏


sambil menunggu novel ini up yuk mampir ke karya teman emak.


__ADS_1


__ADS_2