
Nyonya laksmana dan Tuan laksmana yang hadir di acara pesta resepsi pernikahan Saida dan Jonathan begitu takjub dan terkejut melihat kemewahan dan keramaian kolega bisnis dari kalangan atas banyak yang hadir disana.
Nyonya laksmana Menatap Saida dari kejauhan dengan tatapan kebencian. Entah apa yang membuat nyonya laksamana begitu membencinya. Padahal selama ini saida tidak pernah mengusik kehidupan mereka.
Sementara Andre yang telah hadir untuk melihat pesta pernikahan Saida dan juga Jonathan merasa dirinya sangat menyesal telah menyia-nyiakan Saida selama ini. Andre baru menyadari kalau Andre sebenarnya juga mencintai Saida.
Tetapi untuk saat ini Andre tidak dapat melakukan apa-apa lagi karena bagaimanapun Saida sudah sah menjadi istri Jonathan. Nyonya Laksmana menghampiri Andre yang menatap Saida dengan tatapan penuh cinta. Ia seolah tidak terima kalau putranya menyesali meninggalkan Saida saat Saida membutuhkannya.
"Sudah tidak perlu dipikirkan Masih banyak wanita lain lebih baik darinya." ucap Nyonya Laksmana kepada Andre Laksmana membuat Andre langsung menatap Nyonya Laksmana dengan tatapan tajam. Ini semua karena mami lebih baik Mami mulai sekarang tidak perlu ikut campur di kehidupan Andre. sekarang Andre sudah jauh kepada darah daging Andre sendiri." Pekik Andre kepada Nyonya Laksmana.
Nyonya laksmana bukan menyesali perbuatannya. Ia justru tersenyum miring melihat ke arah Andre. Ia pun dengan enteng mengatakan kalau mereka dapat merebut baby Neptunus dari tangan Saida .
"Kamu tenang saja kalau masalah anak kamu itu, kita pasti akan mendapatkan hak asuhnya. Sekarang kita lebih baik fokus untuk merebut baby dan Neptunus lagi, daripada kamu harus memikirkan wanita yang tidak tahu diri itu." ucap Nyonya Laksmana kepada Andre Laksmana. Andre tidak mengetahui rencana apa yang akan dilakukan Nyonya Laksmana untuk merebut baby Neptunus dari Saida .
Nyonya Laksmana sengaja tidak membuat keributan di acara resepsi pernikahan Jonathan dengan Saida. Karena Nyonya laksmana memiliki rencana yang cukup besar untuk merebut baby Neptunus dari Saida. Nyonya Laksmana dan keluarga tidak luput dari perhatian Damian selama berada di lokasi pesta.
Karena Damian dan Ayeuna memang benar-benar menginginkan keluarga itu datang menghadiri pesta pernikahan Saida dengan Jonathan. Agar mereka mengetahui siapa sosok Jonathan di keluarga Perez. penyesalan Andre telah menyia-nyiakan Saida itu dilihat Damian dari paras wajah dan mimik Andre ketika melihat Saida bersanding dengan Jonathan.
"Pasti Andre saat ini sangat menyesal telah menyia-nyiakan Saida sayang." ucap Damian kepada Saida sambil terus memperhatikan gerak-gerik keluarga laksamana yang menghadiri pesta pernikahan Jonathan dan Saida.
****
Setelah acara resepsi pernikahan Saida dan Jonathan selesai, seluruh kerabat, kolega bisnis dan juga tamu undangan yang hadir di sana, sudah banyak meninggalkan lokasi resepsi pernikahan Saida dan juga Jonathan Pak Walson dan juga Ibu Amelia menghampiri Saida dan Jonathan untuk memberitahu kepada Saida dan Jonathan agar mereka tetap tinggal di hotel dan menginap di sana.
Tuan Gaston dan nyonya Julia dan keluarga lainya sudah berpamitan pulang kekediaman masing masing. Termasuk Damian dan juga Ayeuna mereka sudah berpamitan pulang kepada Saida dan juga Jonathan
"Bro kamu pamit dulu Ya, soalnya ini sudah malam nih." ucap Damian sembari memberi salam kepada Jonathan dan juga Saida Di ikut desi.
"Trimakasih Pak bos, pak bos dan bu bos sudah repot repot mengurus segala acara ini. Jujur Jonathan samban bersyukur memiliki big bos seperti Bos Damian." ucap Jonathan kepada Damian.
"Sama sama, Kamu ini seperti orang lain saja. Ingat jangan terlalu ganas ya bro." bisik Damian tepat ditelinga Jonathan.
__ADS_1
Hal itu membuat Jonathan langsung tertawa cengengesan.
"Dasar kamu Pak bos ngeras aja." ucap jonathan kepada Damian
"Ah udah ah, lebih baik saya cabut bersama istri saya yang paling cantik ini pulang sana aja. Daripada nanti ganggu kalian. Maklum pengantin baru." ucap Damian sembari langsung berlalu dari hadapan Jhonatan dan Saida.
"Mas Sepertinya kita sudah bisa pulang karena tamu undangan sudah pada pulang. Lagian badan Saida sudah lelah dan gerah. Ingin sekali Saida langsung mengguyur tubuh Saida dengan air. karena sudah merasa kepanasan dan juga gerah. ucap Saida kepada Jonathan yang baru beberapa jam yang lalu, sah menjadi suaminya.
"Kita tidak perlu pulang sayang!" kita istirahat di sini saja."
"Tapi bagaimana dengan baju ganti Saida Mas?"
"Kamu tenang saja Sayang !" asisten sudah membawakan baju ganti di kamar kita."
"Kok Mas tahu?
"Karena mas yang memintanya.
"loh jadi memang Mas sudah merencanakan kalau kita malam ini menginap di hotel ini?"
"Suka kok mas?"
"Ya sudah kita Langsung ke kamar saja.
Mas juga sudah gerah nih, sedari tadi berdiri menyalami tamu undangan dan kolega bisnis Perez group." ucap jonathan sembari langsung menggandeng jonathan masuk ke kamar hotel yang dipesan khusus untuk mereka berdua dan di desain layaknya kamar pengantin yang lagi bulan madu.
Ketika Saida dan jonathan tiba di kamar hotel, Saida sangat takjub dengan desain kamar yang sudah disediakan untuk mereka berdua. Begitu banyak taburan bunga mawar merah dan putih berada di atas ranjang yang disediakan oleh pihak hotel.
"Mas ini semua mas yang siapin untuk kita?"
"Iya sayang!" kamu suka tidak?"
__ADS_1
"Suka bangat mas! Saida bahagia bangat." ucap Saida sambil langsung memeluk Jonathan dan mengecup bibir Jonathan karna Saida sangat bahagia dengan sikap romantis suaminya.
Jonathan langsung menyambut pelukan dan cium dari Saida yang membuat hati jonathan sangat bahagia.
"Ya sudah mas, Saida mau mandi dulu, sudah gerah nih." ucap Saida
"Mandi bareng saja sayang."
"Jangan dong mas!" nanti kita jadi tidak mandi." ucap Saida sembari langsung masuk kedalam kamar mandi dan menutup pintu kamar mandi agar Jonathan tidak dapat mengikuti Saida masuk kekamar mandi.
Jonathan langsung mengebangkan senyumnya.
"Bagaimana pun kamu tidak akan lolos malam ini dari ku sayang." gumam jonathan sembari mengebangkan senyum liciknya. Jonathan langsung membuka pakaiannya. dan hanya memakai dalaman karna dirinya sudah merasa kegerahan.
Jonathan duduk di sofa dengan hanya menggunakan dalaman karna menunggu Saida sang istri selesai melakukan ritual mandinya.
.
Setelah Saida selesai melakukan ritual mandinya, Saida langsung keluar dari kamar mandi dengan menggunakan kimono yang sudah disediakan oleh asisten Jonathan sebelumnya. Karna jonathan sudah memesannya terlebih dahulu. Ketika Saida keluar dari kamar mandi, Saida dikejutkan dengan penampilan Jonathan yang duduk hanya menggunakan **********
"Mas kok ngak pakai baju sih!" ucap Saida sembari menutup matanya dengan menggunakan kedua telapak tangannya.
"Kenapa menutup mata sih sayang.?"
"Mas pakai baju gih."
"Mas tidak malu apa?"
"Ngapain malu sama istri sendiri?"
ucap Jonathan sembari langsung memeluk Saida.
__ADS_1
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏 mampir juga kekarya baru Morata dijamin seru ceritanya.