Terjerat Cinta Duda Arogant

Terjerat Cinta Duda Arogant
BAB 134.SAIDA KRITIS


__ADS_3

Andre terdiam ia sama sekali tidak berbuat apa-apa. Amarah Tuan laksmana sengaja Ia tahan. Karena mereka berada di rumah sakit. yang ia inginkan hanya kesehatan Saida dan juga bayi yang ada di dalam kandungannya.


"Dimana suami pasien? Tanya suster kepada tuan laksmana dan Tuan laksmana langsung menatap tajam Andre agar langsung memberikan tanda tangan di atas kertas surat persetujuan operasi.


"Lelaki macam apa kamu ini?" ucap Tuan laksmana penuh penekan. Jika saat ini mereka tidak di rumah sakit, pasti Tuan laksmana akan menghajar Andre habis-habisan.


Andre langsung meraih kertas yang ada di tangan Suster itu. Kemudian langsung menandatangani surat persetujuan operasi yang akan dilakukan kepada Saidah. Setelah Andre Sudah menandatangani berkas itu suster dan dokter langsung membawa Saida ke ruang operasi.


Kondisi Saida saat ini sangat kritis membuat dokter merasa ragu melakukan tindakan operasi kepada Saida. Mereka takut terjadi sesuatu kepada Saida sebelum operasi itu selesai mereka lakukan. Tetapi jika mereka tidak melakukan tindakan operasi itu mereka khawatir kalau bayi yang ada di dalam kandungan Saida ikut jadi korban.


Suster Kembali keluar menemui Tuan laksmana dan keluarga.


"Kondisi pasien saat ini sangat kritis kami tidak bisa menjamin keselamatannya. Kalian harus memilih yang mana yang harus selamat diselamatkan. Bayi atau ibunya? tolong tanda tangani di sini." ucap Suster itu sembari memberikan berkas kepada tuan laksmana.


Tuan laksmana gemetar ketika melihat surat persetujuan itu diberikan oleh suster kepadanya.Ia seolah tidak mampu memberikan jawaban apapun.


"Selamatkan saja bayinya." ucap Nyonya laksmana karena dirinya tidak ingin Saida berada di tengah-tengah keluarga mereka.


"Tolong selamatkan ibunya. Tetapi berusahalah semaksimal mungkin untuk menyelamatkan ibu dan anaknya karena keluarganya tidak akan memaafkan kami jika terjadi sesuatu kepada ibunya." ujar Tuan laksmana.


"Mengapa harus menyelamatkan ibunya? lebih baik bayinya yang diselamatkan." ujar Nyonya laksmana yang dapat memancing amarah Tuan laksmana. Tuan laksmana langsung memberikan tamparan yang cukup hebat di wajah istrinya yang tidak memiliki hati sama sekali.


Tuan laksmana langsung memberikan surat persetujuan itu agar Andre segera menandatangani dan memilih menyelamatkan Saida. Andre langsung mendatangani surat persetujuan tersebut kemudian suster kembali masuk ke ruang operasi.

__ADS_1


"Kita pasti akan terkena masalah jika terjadi sesuatu kepada Saida. Keluarganya pasti akan menuntut kamu Andre laksmana." ucap Tuan laksmana karena dirinya sudah sangat emosi.


"Bagaimana bisa keluarga Saida menuntut putraku? Dia tidak memiliki kesalahan apapun. Dan keluarganya juga sudah membuangnya. Jadi kalian tidak perlu khawatir, keluarganya saja sudah membuangnya apalagi dengan kita." ucap Nyonya laksmana yang langsung mendapat satu tamparan lagi dari tuan laksmana.


"Kita lihat saja nanti pasti keluarganya akan menuntut kamu Andre laksmana. Jika terjadi sesuatu kepada Saida, Ingat jangan sampai kalian menyesal."ucap Tuan laksmana sambil terus berdoa untuk keselamatan Saida dan juga bayi yang ada di dalam kandungan saida sementara Andre sudah semakin khawatir setelah mendengar apa yang dikatakan Tuan laksmana.


Sementara di tempat lain Ayeuna yang terbangun, tepatnya dipukul dua dini hari ia melihat layar ponselnya panggilan beberapa kali dari Saida. Membuat Ayeuna merasa khawatir terjadi sesuatu kepada Saida.


Kemudian Ayeuna melihat pesan WhatsApp yang masuk ke layar ponselnya dari Saida. alangkah terkejutnya Ayeuna membaca pesan whatsapp dari Saida. Ayeuna menangis histeris membaca pesan whatsapp dari Saidah. Hal itu membuat Demian sontak terbangun mendengar suara tangisan dari Ayeuna. Damian takut terjadi sesuatu kepada Ayeuna hingga Ia pun langsung terbangun.


"Ada apa Sayang mengapa kamu menangis? tanya Damian yang sudah merasa khawatir kepada istrinya.


"Mas!" hua.... hua ....hua....."tangis Ayeuna sembari menunjukkan pesan whatsapp dari Saida kepada suaminya.


"Astaga kenapa bisa seperti ini sayang? tanya Demian yang begitu terkejut membaca pesan whatsapp dari Saida.


"Ya sayang kita akan mencari keberadaan Saida saat ini. Tetapi ini masih pukul 2 dini hari Bagaimana mungkin kita langsung pergi mencarinya sekarang. Sementara Kamu sekarang sedang hamil. Mas juga tidak ingin terjadi sesuatu kepadamu Sayang." ujar Demian Perez.


"Tolong kamu cari tahu di mana keberadaan Saida saat ini mas. Ayeuna tau kemampuan suami Ayeuna dapat mengetahui informasi secepat mungkin. Pasti keluarga laksmana sudah membawanya ke rumah sakit." rengek Ayeuna kepada suaminya.


Demian langsung meraih ponselnya dan menghubungi Jonathan sang asisten yang selalu standby mendapat perintah dari Demian. Ketika sambungan telepon seluler Demian tersambung kepada Jonathan, Demian meminta Jonathan untuk mencari tahu keberadaan Saida saat ini.


Bukan tidak mudah bagi Jonathan mengetahui Di mana keberadaan orang Karena jaringan Jonathan dan Demian cukup luas di kota ini. Apalagi seluruh Rumah Sakit pasti mengenal siapa keluarga Perez. Tidak berapa lama setelah Damian memberikan perintah kepada Jonathan untuk mencari tahu keberadaan Saida, Jonathan kembali menghubungi Demian Perez.

__ADS_1


Jhonatan memberitahu Rumah Sakit tempat Saida dirawat saat ini. Dan memberitahunya juga kalau kondisi kesehatan Saida saat ini sangat kritis dan membutuhkan donor darah. Ketika Damian dan Ayeuna mendengar apa yang dikatakan Jonathan kepada mereka, Demian langsung memerintahkan kepada Jonathan agar mencari donor darah yang cocok untuk Saida dan meminta Jonathan agar langsung menemui dokter yang menangani Saida. Untuk menyelamatkan Saida dan bayinya.


Perintah Damian Perez segera dilaksanakan oleh Jhonatan. Ia langsung menuju Rumah Sakit tempat Saida dirawat. Melihat kehadiran Jonathan di rumah sakit, pihak rumah sakit langsung memberi salam dan hormat kepada Jonathan karena mereka mengetahui siapa sosok Jonathan sebenarnya di keluarga Perez.


"Selamat pagi tuan Jonathan ada gerangan apa Tuan datang ke rumah sakit ini apakah ada yang dapat kami bantu salam dari salah satu petinggi rumah sakit di sana.


"Ya selamat pagi !" sahut Jonathan sekilas sembar berjalan menuju ruang operasi pada hal saat itu sudah menunjukkan pukul 02.30 dini hari.


Ketika Jonathan berada di depan ruang operasi, ia sudah melihat keluarga laksmana sudah berada di sana. Pesan whatsapp yang dikirimkan Saida kepada Ayeuna langsung dibagikan Demian kepada Jonathan agar Jonathan mengetahui apa yang terjadi sebenarnya kepada Saida.


Jonathan langsung masuk ke ruang operasi tanpa peduli adanya Tuan laksmana dan keluarganya di sana. Ia menemui dokter yang menangani Saida saat ini.


" Tolong selamatkan keduanya!" saya tidak peduli berapapun biaya yang akan kami keluarkan. Keluarga Perez bertanggung jawab akan biayanya semuanya perintah Jonathan kepada dokter itu.


Tetapi pasien saat ini membutuhkan donor darah sementara persediaan darah yang cocok untuk Saida, saat ini di rumah sakit sedang kosong. Kami khawatir tidak dapat menyelamatkan pasien karena kondisinya saat ini sangat kritis." ujar dokter itu kepada Jonathan.


Tiba-tiba sesuai dengan perintah Jonathan donor darah pun sudah tiba di ruang operasi. karena sebelumnya Jonathan sudah mencari donor darah yang cocok kepada Saida dari PMI terdekat. Dokter bernapas luka ketika darah yang mereka butuhkan sudah tiba di rumah sakit.


Lakukan operasinya sekarang juga saya tidak ingin terjadi sesuatu kepada Saida dan juga bayinya." perintah Jonathan kepada dokter yang menangani Saida kemudian Jonathan pun keluar dari ruang operasi.


Jonathan menatap tajam Andre. Seolah dirinya ingin menerkam Andre saat itu. Kalau saat ini mereka tidak berada di rumah sakit Mungkin Jonathan sudah menghajar Andre habis-habisan.


"Jika terjadi sesuatu kepada Saida, kalian akan hancur, sehancur-hancurnya." ancam Jonathan membuat nyali Tuan laksmana semakin menciut. Karena ia tahu persis siapa Jonathan. Ia mampu melakukan apapun. jika itu tidak berkenan di hati keluarga Perez.

__ADS_1


bersambung....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2