
Ketika Ayeuna menceritakan asumsi Ayeuna kepada Damian, Damian paham kekawatiran Ayeuna terhadap putranya. Sehingga Damian setuju kalau Prasetya ikut ke kota Medan melihat kondisi Mario dan Tuan Gaston Perez dan juga nyonya Julia Perez. Pagi itu juga keluarga kecil Damian berangkat ke kota Medan.
Jet pribadi milik keluarga Perez sudah di persiapkan Jhonatan. Bodyguard yang dibayar khusus menjaga keluarga Damian Ikut mengkawal keluarga Damian, selama perjalanan mereka berlangsung.
Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 2 jam kemudian, keluarga kecil Damian tiba di Medan. Mereka langsung menuju rumah sakit tempat Mario dirawat. Tanpa mampir terlebih dahulu ke rumah keluarga besar Perez yang ada di kota Medan. Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 30 menit dari bandara Kualanamu menuju Rumah Sakit tempat Mario dirawat, keluarga kecil Damian tiba di rumah sakit.
Demian langsung menuju ruang ICU tempat Mario Dirawat. Yang mana Tuan Gaston Perez dan nyonya Julia Perez sudah berada di sana. begitu juga dengan keluarga Pak Haposan yang selama ini setia membantu keluarga Perez jika keluarga Perez membutuhkan bantuan mereka.
"Mami........papi......" teriak Ayeuna sambil langsung memeluk Nyonya Julia Perez berharap dapat menenangkan hati nyonya Julia Perez. Damian langsung menghampiri Tuan Gaston perez untuk menanyakan kronologis Sebenarnya apa yang terjadi kepada Mario .
Tuan Gaston Perez tidak bisa menjelaskannya karna kebetulan sewaktu kejadian, Tuan Gaston sudah berlalu dari kantor Graha kencana. Tuan Gaston pun meminta security yang bertugas di Graha kencana, sebagai saksi mata kejadian itu untuk menceritakan Kepada Damian kronologis kejadian singkat itu tejadi
security itu pun menceritakan kejadian singkat yang menimpa Mario. Dan mengatakan kalau Carlos lah yang melakukan perencanaan pembunuhan itu. Hal itu membuat emosi Damian semakin memuncak.
Bagaimana dengan kondisi adikku sekarang apa dia baik-baik saja? tanya Demian kepada tuan Gaston Perez. Tuan Gaston Perez menggelengkan kepalanya. Karena menurut penjelasan dokter mereka tidak bisa memastikan apa-apa mengenai kondisi Mario saat ini. Karena kondisi Mario belum stabil. Mario juga belum sadarkan diri semenjak kejadian itu terjadi.
__ADS_1
Demian langsung menghampiri dokter yang menangani Mario Perez. Berharap Ia mendapatkan keterangan yang sesungguhnya dari dokter.
"Demian langsung masuk menuju ruangan dokter yang menangani Mario saat itu.
"Bagaimana kondisi adik saya dokter apa dia baik-baik saja? tanya Demian kepada dokter yang bertugas di sana.
"maaf tuan Damian,kami tidak bisa memastikan apa-apa karena kondisi Mario saat ini belum stabil. Tetapi kami sudah berhasil melakukan tindakan operasi.
Sebelumnya kami sudah khawatir kalau Mario tidak akan bertahan pasca operasi. karena terlalu banyak mengeluarkan darah, dan kebetulan golongan darah yang akan didonorkan kepada Mario Perez, saat itu stoknya habis di PMI dan juga rumah-rumah sakit yang ada di kota Medan. Beruntung ada Nyonya Haposan Siregar mendonorkan darahnya kepada Mario. Sehingga tindakan operasi itu dapat berjalan dengan lancar.
Sementara di tempat lain, tepatnya di kota Jakarta, Saida berniat menemui Ayeuna untuk sekedar mengucapkan terima kasih kepada Ayeuna. Karena telah membantu Saida selama Saida ada di rumah sakit.Tetapi Saida mengurungkan niatnya, Ketika Saida sudah mendapat informasi dari Jonathan. Kalau Damian dan Ayeuna tidak ada di rumah karena mereka saat itu harus segera berangkat ke Medan.
Jonathan sengaja menemui Saida ia ingin mengetahui kondisi kesehatan Saida dan juga bayi Saida. Entah mengapa Jonathan begitu perhatian kepada Saida dan juga bayinya. ada sesuatu yang bergejolak di hati Jonathan ketika melihat sosok Saida. Jonathan tidak paham dengan perasaannya tetapi saat ini Jonathan hanya ingin dekat dengan Saida.
Jonathan sendiri bingung Mengapa dirinya begitu sakit melihat Saida,jika Saida meringis kesakitan. Seolah dirinya ingin menggantikan posisi Saida saat itu. Saida benar-benar mampu mencuri perhatian sosok Jonathan yang terlihat cool kepada setiap wanita. apalagi Jonathan sudah berjanji dalam hatinya ia tidak akan menjalin hubungan kepada wanita. Sebelum memiliki niat untuk segera menikah.
__ADS_1
****
"Oma ....., jangan menangis om Mario tidak akan kenapa kenapa kok. Yang penting sekarang kita berdoa, agar Alloh menyembuhkan om Mario. Prasetya yakin kok kalau om Mario itu lelaki tangguh dan kuat. Oma percaya deh kepada Prasetya pasti Om Mario pasti sembuh.
di sisi ruangan Aurelin bersujud berdoa kepada yang maha kuasa meminta penyembuhan untuk Mario Perez. Ia tidak mampu berbuat apa-apa selain menyerahkan Mario kepada Tuhan. Tuhan yang ia percayai selama ini mampu berbuat apa saja termasuk menyembuhkan Mario.
Aurelin tidak henti-hentinya berdoa kepada Tuhan meminta kesembuhan untuk Mario. Pak Haposan pun menghampiri Aurelin. Karna Aurelin terlihat sangat rapuh melihat kondisi Mario saat ini. Ia ingin sekali menggantikan posisi Mario yang ada di dalam ICU. Tetapi itu sungguh tidak mungkin terjadi.
" Sudah nak, tidak perlu khawatir Papa yakin kok Mario dapat bertahan. Papi janji akan memberikan hukuman yang setimpal kepada pelaku perencanaan pembunuhan terhadap Mario. Dan pembunuhnya saat ini sudah ditangkap oleh anak buah papa. Percayalah Mario pasti sembuh." ucap pak Haposan kepada putrinya. Karena ia tahu kalau orang itu sangat mencintai Mario Perez.
Ayeuna menghampiri Aurelin. Ia melihat mata Aurelin terlihat sembab. karena Aurelin menangis satu malaman kerja tidak mampu berbuat apa apa. Semetara orang yang dicintainya, Sedang berjuang.
"Kamu jangan kwatir, kakak yakin kalau Mario pasti sembuh. Mario orang yang kuat. " ucap Ayeuna.
Bersambung....
__ADS_1
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya.Trimakasih