Terjerat Cinta Duda Arogant

Terjerat Cinta Duda Arogant
BAB.197 MENDAPAT RESTU


__ADS_3

Sikap sopan saat dari Jonathan yang membuat hati pak Walson begitu senang kepada Jhonatan. di samping itu Jonathan juga merupakan tipe lelaki yang taat agama. Pak Walson dapat melihat, ketika Jonathan dirumah pak Walson, Jonathan selalu tidak lupa melakukan sholat.


Sungguh lelaki idaman buat setiap wanita, jika lelaki dapat menjadi imam ditengah tengah kehidupan rumah tangga mereka. Pak Walson mengembangkan senyumnya sambil menatap Jonathan berinteraksi dengan baby Neptunus. Apalagi baby Neptunus merasa sangat nyaman di pelukan Jonathan.


Membuat Pak Walson sedikit cemburu melihat kedekatan cucunya dengan lelaki yang ada di hadapannya. Entah kenapa baby Neptunus lebih dekat kepada Jonathan. Hal itu membuat Pak walson begitu menginginkan Jonathan menjadi menantunya.


Tetapi Pak walson tidak dapat memaksakan kehendaknya jika Jonathan tidak memiliki rasa cinta kepada Saida. Mereka tidak ingin kalau Jonathan menjadi terbebani dengan permintaan Pak walson. Sehingga Pak walson memilih untuk diam dan melihat perkembangan hubungan Jonathan dengan Saida.


Besar harapan Pak walson dan ibu Amelia kalau hubungan antara Saida dengan Jonathan sampai ke jenjang pernikahan. Sore itu Damian memang menghubungi pak Walson dan memberitahu mengenai niat baik Jonathan yang ingin melamar Saida menjadi pendamping hidupnya.


Tetapi Pak walson tidak percaya begitu saja sebelum Jonathan sendiri yang mengungkapkan keinginannya dan perasaannya terhadap Saida di hadapan Pak Walson dan ibu Amelia.


Setelah baby Neptunus sudah tertidur pulas, di pelukan Jonathan, Saida pun meminta kepada Jonathan agar segera memberikan tubuh baby Neptunus di box bayi yang selama ini Menemani tidur baby Neptunus. Kemudian Jonathan menghampiri Pak walson dan ibu Amelia yang duduk di ruang tamu sembari menikmati siaran televisi yang tayang di salah satu televisi swasta.


"lagi asik nih Om," ucap Jonathan sambil duduk di dekat Pak walson. "Hanya menikmati siaran berita saja untuk mengetahui perkembangan yang ada di negara ini." ucapan walson sambil mengembangkan senyumnya menatap Jonathan.


Kemudian Jonathan pun meminta waktu kepada Pak walson dan ibu Amelia.


" Om ada sesuatu yang ingin Jonathan bicarakan kepada om dan tante, Itu pun kalau om dan tante bersedia memberikan waktu kepada Jonathan." ucap Jonathan kepada Pak walson dan ibu Amelia.


Ibu Amelia mengerutkan keningnya karena Ibu Amelia sama sekali belum mengetahui kalau Damian sore itu menghubungi suaminya. Sementara Pak walson sudah paham maksud dan tujuan Jonathan ingin membicarakan sesuatu yang penting kepada mereka.


" Memangnya nak Jonathan mau bicara apa sama kami? tanya pak Walson kepada Jonathan. "Begini om tante," Jonathan ingin membicarakan sesuatu hal penting mengenai hubungan saya dengan Saida. Sebelumnya Jonathan meminta maaf atas kelancangan Jonathan."

__ADS_1


"Bicarakan saja Nak Jonathan, tidak perlu kamu sungkan untuk membicarakan apa yang di dalam hati kamu." sahut Ibu Amelia penasaran dengan apa yang ingin dibicarakan Jonathan kepada mereka. Kemudian Jonathan pun memberitahu kepada Pak Walson dan ibu Amelia mengenai niat baiknya Ingin melamar Saida menjadi pendamping hidupnya.


Ada rona bahagia di hati ibu Amelia dan Pak walson ketika Jonathan mengungkapkan niat baiknya untuk melamar Saida menjadi pendamping hidupnya. Ibu Amelia angkat bicara, Ia pun sebelumnya meminta maaf kepada Jonathan Sebelum mengeluarkan apa yang ada di dalam isi hati ibu Amelia.


"Begini nak Jonathan, sejujurnya Ibu sangat bahagia mendengar niat baik kamu yang ingin melamar Saida menjadi pendamping hidup kamu. Tapi apa kamu sudah memikirkan matang-matang mengenai keputusan kamu? karena kamu tahu sendiri bukan kalau Saida sudah memiliki anak darah daging Andre.


"Apakah kamu benar-benar cinta dan sayang kepada Saida? dan Apakah kamu bisa menerima cucu kami baby Neptunus seperti Putra kandung kamu sendiri?karena kami tidak ingin cucu kami baby Neptunus menjadi bumerang di dalam hubungan rumah tangga kalian. Jika kelat kalian menikah nanti." ucap Ibu Amelia merasa mengkhawatirkan posisi baby Neptunus di hati Jonathan.


Jonathan menghela nafas Ia pun mengatakan kalau dirinya mencintai Saida apa adanya. Ia juga menyayangi baby Neptunus seperti Putra kandungnya sendiri. Entah mengapa Jonathan merasa nyaman jika Jonathan bersama Saida dan baby Neptunus. Jadi menurut Jonathan tante tidak perlu khawatir mengenai baby Neptunus di dalam lubuk hati Jonathan.


Baby Neptunus sudah Jonathan anggap menjadi Putra kandung Jonathan sendiri. Mungkin tante dan om juga melihatnya selama ini Jonathan merasa tidak betah tinggal di apartemen, karena selalu mengingat tangis dan tawa baby Neptunus Putraku merasa nyaman tidur di pelukan Jonathan ucap Jonathan.


Membuat Ibu Amelia mengembangkan senyumnya dan meneteskan air matanya. Ibu Amelia begitu terharu mendengar jawaban Jonathan. Kalau Jonathan benar-benar menganggap Baby Neptunus seperti Putra kandungnya sendiri.


Pak walson pun merestui hubungan Jonathan dengan Saida. Mendengar pak Walson dan ibu Amelia merestui hubungan keduanya, Jonathan begitu bahagia Ia tidak menyangka sosok Pak walson dan ibu Amelia menerimanya menjadi menantu mereka.


Sementara Saida yang baru keluar dari kamar menemani putranya belum mengetahui apa yang dibicarakan ketiga makhluk tuhan berbeda generasi itu di ruang tamu.


"Ada apa sih kok kalian sampai peluk-peluk segala." ucap Saida ketika Saida sudah tiba di ruang tamu.


Sini sayang duduk di sebelah Papa."ucap pak Walson kepada Saida sambil menarik tangan Saida agar Saida duduk di sebelah Pak walson.


"Ada apa sih Pa,"kok kalian terlihat bahagia sekali Memangnya baru dapat lotre ya?

__ADS_1


"Enak aja kamu ngomongin papi sama mami dapat lotre." gerutu Ibu Amelia.


"Jadi kalau tidak dapat lotre Kenapa tuh Mama dan Papa senyum-senyum sumringah seperti mendapatkan sesuatu yang sangat luar biasa. Kalau tidak bukan lotre Apalagi dong?" Celetuk Saida membuat Jonathan langsung tertawa cengengesan mendengar celotehan Saida yang mengatai kedua orang tuanya tersenyum karena mendapatkan lotre.


"Bukan sayang," tapi nak Jonathan barusan membicarakan sesuatu hal yang membuat mama dan papa bahagia.


"Memangnya Mas Jonathan membicarakan apa kepada Papa dan Mama Makanya mama sampai senyum-senyum sumeringah seperti baru dapat lotre? celetuk Saida penasaran dengan apa yang dibicarakan kedua orang tuanya dengan Jonathan.


Kemudian Jonathan pun angkat bicara. Ia pun memberitahu kepada Saida kalau dirinya malam itu sudah mengutarakan niatnya kepada kedua orang tua Saida bahwa Jonathan ingin melamar Saida menjadi pendamping hidupnya.


Saidah membulatkan matanya. Seolah dirinya tidak percaya akan apa yang dilakukan Jonathan malam itu. Padahal sebelumnya Jonathan belum membicarakan apa-apa mengenai rencana Jonathan meminta restu sekaligus melamar Saida. Saida masih belum percaya begitu saja kalau Jonathan malam itu sudah meminta restu kepada kedua orang tuanya.


Tetapi kedua orang tua Saida membenarkan apa yang dikatakan Jonathan kepada Saida membuat Saida begitu bahagia mendengar Kalau Pak walson dan ibu Amelia merestui hubungan mereka.


"Begini sayang, Nak Jonathan sudah memberitahu niat baiknya kepada Papa dan Mama. Jadi kalau kalian memang benar-benar saling sayang dan cinta lebih baik pernikahan kalian dipercepat. Untuk apa ditunda-tunda." ujar Pak walson sambil menatap Jonathan dengan Saida.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓


sambil menunggu novel ini up yuk mampir ke karya baru emak


__ADS_1


__ADS_2