Terjerat Cinta Duda Arogant

Terjerat Cinta Duda Arogant
BAB.80.ADIK UNTUK PRASETYA


__ADS_3

Padahal nyonya Rasti sendiri penyebab ibu kandung Ayeuna meninggal dunia. Rasa bersalah yang dirasakan Ayeuna, membuat Ayeuna merasa tidak berhak tinggal dirumah peninggalan orantuanya dan memilih untuk keluar dari rumah peninggalan orantuanya dan tinggal di kamar kost sederhana bersama temannya Saidah.


Awalnya persahabatan Ayeuna begitu dekat dengan Saidah. Tetapi persahabatan mereka menjadi hancur karna penghiantan yang dilakukan Saidah yang telah berselingkuh dengan Andre kekasih Ayeuna. Padahal selama ini Ayuena sudah sangat percaya kepada Saidah.


Yang lebih sakitnya lagi, Saidah tega berbuat di kamar kost yang mereka tempati selama ini. Hal itu yang membuat Ayeuna tidak terima dengan penghianatan yang dilakukan sahabatnya dan juga kekasihnya. Hingga Ayeuna memilih untuk memutuskan hubungan dengan Andre dan Saidah.


Tetapi Ayeuna tetap sabar untuk menjalani kehidupannya sehari-hari walaupun untuk bertahan hidup Ayeuna harus bekerja keras. Ayeuna juga melanjutkan pendidikannya hingga ke perguruan tinggi dengan hasil keringatnya sendiri.


Sering sekali Leonardo ingin membantu Ayeuna. Tetapi Ayeuna selalu menolak pemberian dari Leonardo. Rasa bersalah yang dimiliki oleh Ayeuna membuat dirinya enggan menerima pemberian Kakak tirinya Leonardo. karna bagaimanapun uang pemberian Leonardo itu adalah hasil dari perusahaan Ayah kandungnya.


****


Di tempat lain seorang bocah kecil sudah terbangun dari tidurnya. Ia menelisik seisi ruang kamarnya mencari seseorang yang sangat iya sayangi. Tetapi ketika bocah kecil itu melihat seisi kamarnya, Ia tidak menemukan sosok wanita yang ia cari.


"Mami..... Hua.... hua.....Hua."


"Mami ......hua.... hua." tangis Prasetya mencari keberadaan Ayeuna. Tati yang mendengar tangis Prasetya langsung datang menghampiri Prasetya. Karena pada saat itu Tati bangun lebih awal. Ketika Tati menghampiri Prasetya, ia sudah melihat Prasetya menangis sesungguhkan.


"Tuan muda Kenapa menangis? tanya Tati sembari menghampiri Prasetya.


"Mami tidak ada, di mana mami Ayeuna ku Hua.... Hua .....? tanya Prasetya kepada Tati.


"Ya Allah Tuan muda!" kan sudah mbak sus bilang, Kalau Mami Ayeuna harus tidur bersama Papi agar tuan muda memiliki adik."ucap Tati asal yang penting Prasetya terdiam dari tangisnya.


"Beneran mami tidur sama papi?


"Ya sayang!" kan kamu sudah Tuan muda janji tidak akan mengganggu Papi dan Mami, yang penting mereka selalu bersama." pekik Tati membuat Prasetya sontak terdiam dari tangisnya.


"Tuan muda ingin memiliki adik bukan? tanya Tati sambil mengembangkan senyumnya.


"Ya Mbak sus, Prasetya ingin memiliki adik. kalau Prasetya memiliki adik pastinya di rumah ini akan ramai dan bakalan ada teman Prasetya bermain." ucap Prasetya sembari senyum semringah.

__ADS_1


Melihat senyum dari tuan mudanya Tati begitu bahagia. Ia berhasil menghentikan tangis Prasetya. Hanya mengatakan Kalau Ayeuna dan Damian akan mengabulkan permintaan Prasetya memiliki seorang adik.


Di tempat lain seorang wanita cantik nan rupawan terbangun dari tidurnya. Kemudian Ia pun langsung berlalu ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Setelah selesai membersihkan diri Ayeuna menggunakan pakaian santai yang biasa ia gunakan di rumah. Ayeuna moles sedikit make up tipis di wajah cantiknya membuat kecantikan Ayeuna semakin mempesona. Hingga setiap kaum Adam yang melihatnya pasti akan terpesona.


Ayeuna keluar dari kamarnya dan ingin berniat menghampiri Prasetya di kamar. Tetapi Ayeuna tidak menemukan sosok Prasetya di sana.


"Di mana putraku? mengapa sepagi ini dia sudah tidak ada di kamarnya? tanya Ayeuna dalam hati sembari mencari keberadaan Prasetya.


Sedangkan Tati dan Prasetya sedang berada di taman belakang sedang menikmati udara pagi yang segar. Sambil menikmati susu dan sandwich yang disediakan oleh Tati untuk Prasetya sambil memainkan tablet miliknya untuk sekedar bermain game sebelum dirinya berangkat ke sekolah.


"Putra Mami sudah sarapan pagi ya? Mami cari-cari ternyata sudah ada di sini sambil menikmati susu dan makan sandwich yang sangat enak." ucap Ayeuna sembari langsung memberikan kecupan hangat di wajah tampan Prasetya.


"Mami sama Papi sudah bangun?


"Sudah dong Sayang!"ini Mami sudah ada di sini.


"Terus Dedek Prasetya sudah ada belum di perut Mami? tanya Prasetya membuat Ayeuna membulatkan matanya. Netranya menelisik ke arah Tatik. Ia tahu kalau Tati lah yang mengatakan itu semua kepada Prasetya.


"Kamu benar-benar Ya Tati!"pekik Ayeuna. tetapi Tati hanya nyengir kuda.


"Maaf non!" Tati terpaksa mengatakan itu kepada tuan muda, agar tuan muda diam dari tangisnya." ucap Tati kepada ayeuna.


"Saya tidak akan memaafkan kamu Jika kamu masih memanggil saya dengan sebutan non. karena saya tidak ingin dipanggil dengan panggilan non. lebih baik Kamu memanggilku dengan nama. Itu berarti hubungan kita cukup dekat. Ayeuna sama seperti kalian. Jadi tolong jangan menjaga jarak dariku." ucap Ayeuna kepada Tati.


Membuat Tati begitu bahagia mendengar apa yang dikatakan Ayeuna. Hanya Ayeuna yang pernah menganggap asisten rumah tangga dan baby sister di kediaman Damian yang ingin bersahabat dengan para asisten rumah tangga itu.


Yang selama ini setiap wanita yang dekat dengan Damian, mereka selalu memandang sebelah mata asisten rumah tangga dan juga Baby sister yang merawat Prasetya selama ini.


"Kamu memang wanita yang baik. Jujur baru kamu wanita yang pernah ingin dekat dengan kami." ucap Tati kepada Ayeuna.


"Kamu bisa aja Ti. Di depan Allah kita sama. tidak ada perbedaan antara satu dengan yang lain. Kita sama-sama manusia dan sama-sama ciptaan Tuhan yang derajatnya sama di hadapan Allah subhanahu wa ta'ala ucap Ayeuna sembari mengembangkan senyumnya kepada Tati

__ADS_1


Tanpa mereka sadari sosok Demian sudah mendengar apa pembicaraan antara Prasetya Tati dan juga Ayeuna.


"Ahemmmm....


Damian berdehem karena mereka tidak menyadari kehadiran Demian di sana.


"Papi di sini? tanya Prasetya heran


"Sejak kapan Mas di sini?


"Sudah lama, tapi kamu tidak memperhatikan mas sama sekali." ucap Damian sembari menghampiri Ayeuna dan Prasetya.


Kemudian Damian langsung memberikan kecupan hangat di wajah cantik Ayeuna.


"loh Mami doang nih yang dicium?Prasetya tidak? ucap Prasetya merasa komplain karena Papinya tidak langsung menciumnya.


"Putra Papi juga akan bakalan Papi cium kan papi sangat sayang sama kamu." sahut Damian sambil langsung menggendong tubuh mungil putranya dan menggelitik Prasetya hingga Prasetya tertawa terpenggal-penggal.


"Mas sudah kasihan putraku dia sudah capek tertawa ujar Ayeuna.


"Ya Allah Prasetya kan bukan cuman putramu sayang. Kan putra Mas juga.


"Ya Ayeuna salah Kalau Ayeuna hanya mengatakan Prasetya putra Ayeuna." ucap Ayeuna sembari nyengir.


Ayo Sayang lebih baik kita sarapan sekarang karena Pagi ini kita akan pergi ke butik langganan Mama untuk fitting baju habis itu kita akan pergi foto prewedding." ujar damaian kepada Ayeuna.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏


jangan lupa like coment dan votenya ya

__ADS_1


Trimakasih.....


__ADS_2