Terjerat Cinta Duda Arogant

Terjerat Cinta Duda Arogant
BAB.224 MENDAPAT HUKUMAN


__ADS_3

Tetapi untuk kali ini, Mario Perez menginginkan Aurelin melayaninya di dalam kamar mandi. Membuat Aurelin merasa heran melihat tingkah suaminya kali ini. "Mas kenapa harus disini?"


"Tidak apa apa sayang," mas hanya ingin merasakan situasi yang berbeda. ucap Mario Perez kepada istrinya.


Tapi ngak asik dong mas, ruang geraknya tidak leluasa. Kan lebih enak bermain di ranjang, bebas melakukan gerak yang bagaimana." ucap Aurelin berusaha memberikan pengertian kepada suaminya.


Tetapi Mario Perez tidak peduli ia terus melahap istrinya di dalam Bathub. Membuat Aurelin merasa kewalahan merespon suaminya.


"Mas," ah....de$@h Aurelin karena mendapat serangan dari suaminya. Yang membuat dirinya sedikit merasa sesuatu yang berbeda saat bermain di bathub bersama suaminya.


Tetapi Aurelin berusaha untuk mengimbangi permainan suaminya. Ia tidak ingin mendapat hukuman sesuai dengan perjanjian mereka sebelumnya."Siapa yang kalah dia akan mendapat hukuman."Sehingga Aurelin berusaha mengimbangi permainan suaminya.


" Sayang,Kamu pintar ya membuat Aurelin sedikit kewalahan bermain di dalam bathub ini, karena pergerakannya tidak leluasa." ucap Aurelin kepada Mario Perez. Mario Perez mengembangkan senyumnya Ia terus melahap istrinya tanpa memberikan jeda sedikitpun.


Ia benar-benar menikmati permainan itu di dalam bathub. Mario Perez merasakan sensasi yang sangat luar biasa saat bermain di sana. Hingga Aurelin pun akhirnya tidak dapat menahan gejolak yang ia rasakan. Ia langsung terus memimpin permainan. Agar Mario Perez dapat ia kalahkan walaupun pergerakannya tidak leluasa.


Ketika Aurelin yang memimpin permainan, Mario Perez sedikit kewalahan sama seperti yang dirasakan Aurelin sebelumnya. Apalagi Aurelin sudah semakin paham di mana titik kelemahan suaminya. Agar suaminya dapat merasakan dan juga mengalami pelepasan. Jika suaminya yang terlebih dahulu mengalami pelepasan itu artinya suaminya kalah darinya.


Aurelin terus melahap bagian adik kecil milik suaminya. Agar Mario Perez merasa puas dan juga menikmati gerakan demi gerakan yang dilakukan Aurelin di dalam bathub. Hingga Mario Perez pun tidak dapat menahan gejolak yang ada di dirinya.


Sampai adik kecil milik Mario Perez pun mengeluarkan lahar putih yang kental. Itu artinya Mario Perez sudah mengalami pelepasan.


"Auh....Auh.."suara Mario Perez. Itu berarti Mario sudah benar-benar mencapai puncaknya. Aurelin tersenyum penuh kemenangan. Ketika melihat cairan kental putih itu sudah keluar dari adik kecil Mario. itu berarti untuk saat ini Mario kalah dalam permainan.


Meraka langsung menyelesaikan ritual mandinya, setelah kurang lebih mereka bermain di dalam bathub kamar mandi. Setelah selesai melakukan ritual mandinya, Mario dan Aurelin langsung menggunakan pakaiannya. Mengingat hari sudah malam. Perut Aurelin juga sudah mulai keroncongan.

__ADS_1


"Mas akan mendapat hukuman tidak mendapat jatah selama satu bulan." bisik Aurelin tepat di telinga Mario Perez. Membuat Mario langsung membulatkan netranya. Ia tidak terima mendapat hukuman seperti yang diberikan istrinya kepadanya. Akhirnya Mario Perez pun bernegosiasi kembali kepada Aurelin.


Mario Perez menginginkan kalau permainan itu akan dimulai lagi ketika mereka berada di ranjang. Siapa yang kalah itu yang akan mendapat hukuman. Aurelin menggelengkan kepalanya. Ketika suaminya berusaha bernegoisasi kepada Aurelin membuat Mario Perez tidak mampu melakukan apa-apa.


Ia juga meminta kepada istrinya agar hukumannya diganti saja. Ia pasrah mendapat hukuman apa saja, asalkan jangan berpuasa selama satu bulan. Karena ia pasti tidak akan tahan jika melihat sosok istrinya di sampingnya.


"Ayo dong sayang diganti hukumannya, terserah kamu saja deh, Apa hukumannya yang penting jangan sampai Mas puasa selama satu bulan. Nggak mungkin Mas tahan. kasihan dong adik kecil mas tidak mendapat jatah makan selama satu bulan." ucap Mario Perez sambil terkekeh.


Aurelin pun merasa kasihan. Ia juga sudah dapat membayangkan Bagaimana jika suaminya mendapat hukuman satu Minggu saja suaminya tidak mendapat jatah darinya sudah tidak tahan apalagi satu bulan. Hal itu membuat Aurelin sedikit dilema hukuman apa yang akan Ia berikan kepada suaminya.


"Begini saja deh Sayang, Bagaimana kalau hasil proyek yang sedang berjalan saat ini keuntungannya beralih ke rekening kamu semua." ucap Mario Perez kepada Aurelin.


"No... no... no ...no itu uang perusahaan. Tidak dapat diganggu Tetapi seluruh uang yang ada di rekening mas saat ini alihkan semua ke rekening Aurelin Bagaimana setuju? ucap Aurel mencoba menjahili suaminya.


Padahal sedikitpun Tidak ada niatan Aurelin meminta seluruh isi rekening milik suaminya beralih ke rekening miliknya. Aurelin hanya memberikan ujian kepada suaminya.


"Mas, Aurelin tidak main-main loh. Aurelin serius uang itu akan Aurel gunakan nanti untuk kepentingan pribadi Aurelin.Ucap Aurelin mencoba untuk memberikan pengertian kepada suaminya.


Tetapi Mario Perez sama sekali tidak peduli, ia justru meraih ponselnya dan langsung mengirimkan seluruh saldo miliknya ke rekening Milik Aurelin detik itu juga. Membuat Aurelin langsung menggelengkan kepala melihat tingkah konyol suaminya.


"Mas ini konyol, tidak harus seperti ini. kalau seluruh uang yang ada di rekening Mas beralih ke rekening milik Aurelin, Bagaimana jika masuk memerlukan sesuatu nanti." ucap Aurelin kepada suaminya.


"Tidak perlu khawatir Paling juga Mas akan meminta kepada istri mas tercinta." ucap Mario Perez dengan enteng sambil langsung memberikan kecupan hangat di wajah cantik istrinya.


Membuat Aurelin mengerutkan keningnya melihat isi saldo rekening milik Aurelin mendapat transferan yang fantastis dari suaminya.

__ADS_1


"Apa?


"Mas ini konyol, Mas serius transfer uangnya ke Aurelin?


"Iya dong sayang, daripada mas tidak mendapat jatah darimu selama satu bulan!" lebih baik Mas kehilangan uang Mas sebanyak 1 triliun daripada tidak mendapat jatah satu bulan dari istriku. Karna hangat dapat dicari kok." ucap Mario Perez sambil meraih tubuh istrinya kepelukannya.


"Tapi ini banyak sekali Mas. Itu berarti semua uang yang ada di rekening Mas, Mas alihkan kepada Aurel. Padahal Aurelin hanya bercanda tadi." ucap Aurelin kepada suaminya


"Sudah, tidak apa-apa. lagian itu jatah kamu kok. Santai aja Sayang, tidak perlu merasa bersalah."ucap Mario Perez membuat Aurelin menggelengkan kepalanya. Melihat suaminya merasa biasa saja. Padahal suaminya sudah mentransfer uang dengan jumlah yang fantastis ke rekening Aurelin.


"Tapi uangnya mau Aurel gunakan untuk apa Mas sebanyak ini?. lebih baik Aurelin transfer lagi ya, ke rekening Mas." ucap Aurelin kepada suaminya.


"No.... no.... no.... no itu sudah menjadi hak kamu sayang. Terserah kamu mau diapain itu uang. Yang pasti uang yang sudah Mas transfer ke kamu tidak boleh dikembalikan lagi kepada Mas ." ucap Mario Perez sembari langsung menggendong tubuh istrinya naik ke atas ranjang yang selama ini menemani mereka semenjak mereka memutuskan untuk menikah.


Walaupun pernikahan mereka berbeda keyakinan. Tetapi itu tidak menjadi penghalang bagi mereka menjadi hidup berumah tangga yang bahagia. Bahkan semenjak mereka menikah, tidak pernah terdengar kalau hubungan mereka terlibat percekcokan. Justru kehidupan Mario Perez dan Aurelin sangat bahagia karena mereka sama-sama berusaha saling memahami.


Di tempat lain, Damian Perez dan Tuan Gaston Perez berencana untuk merayakan kehadiran baby Catherine di tengah-tengah keluarga Perez. Tuan Gaston Perez dan nyonya Julia Perez merasa bahagia dengan kehadiran pertama sekali cucu perempuan di tengah-tengah keluarga perez.


Karena nyonya Julia Perez sudah sangat lama menginginkan anak seorang wanita tetapi Allah belum mengabulkan permintaan Nyonya Julia Perez, yang ingin melahirkan anak seorang wanita.


Tetapi dengan kehadiran Ayeuna di tengah-tengah keluarga mereka, sehingga Ayeuna dapat menghadirkan seorang gadis kecil wanita yang membuat Nyonya Julia Perez merasa semakin sangat bahagia.


Hal itu membuat Nyonya Julia Perez ingin merayakan kehadiran baby Catherine Perez di tengah-tengah keluarga mereka. Karena rasa bangga dan rasa haru yang dirasakan Nyonya Julia Perez membuat dirinya ingin kalau orang-orang mengetahui di keluarga Perez telah hadir cucu seorang wanita.


Bersambung....

__ADS_1


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓💓🙏


__ADS_2