Terjerat Cinta Duda Arogant

Terjerat Cinta Duda Arogant
BAB.151 EMOSI CARLOS


__ADS_3

Ayeuna menghampiri Aurelin. Ia melihat mata Aurelin terlihat sembab. karena Aurelin menangis satu malaman ia tidak mampu berbuat apa apa. Semetara orang yang dicintainya, Sedang berjuang.


"Kamu jangan kwatir, kakak yakin kalau Mario pasti sembuh. Mario orang yang kuat. " ucap Ayeuna.


Ayeuna berusaha menenangkan hati Aurelin karna Ia tahu persis perasaan Aurelin saat ini bagaimana. Aurelin ingin mengetahui keadaan dan kondisi Mario saat ini di ruang ICU. Aurelin memohon kepada dokter,agar Aurelin diizinkan masuk melihat kondisi Mario. Karena hatinya sangat tidak tenang jika membiarkan Mario sendiri Berada di ruang ICU.


Setelah Aurelin memohon-mohon kepada dokter, agar dokter mengizinkannya masuk menemui Mario, akhirnya dengan berat hati dokter pun mengizinkan Aurelin masuk ke ruangan Mario. Ketika aurelin berada di ruang ICU, ia langsung menghampiri Mario yang sudah terpasang selang dan berbagai alat-alat medis di tubuh Mario.


Membuat hati Aurelin, Bagai tertusuk duri tajam. Ia tidak mampu melihat Mario yang selama ini ia kenal, kuat berbaring lemah di atas brangker yang sudah disediakan oleh pihak rumah sakit. Aurelin menangis sesungguhkan di samping tubuh lemah Mario Ia seolah berbicara dengan Mario saat Mario sadar.


"Aurelin tau, Kalau Pak Mario adalah orang yang kuat. Aurelin yakin kalau Pak Mario pasti bertahan demi orang-orang yang menyayangi pak Mario. Sayang.. ...kamu harus bangun kamu bilang kamu mencintaiku bukan? dan ingin menikahiku dengan cara catatan sipil? kamu juga berjanji ingin menikahiku di California dengan catatan sipil saja. Tetapi mana buktinya kamu mencintaiku kamu malah berbaring di sini tanpa menunggu jawaban dariku. ucap Aurelin sambil mengecup kening Mario.


Perlahan tangannya mengelus wajah pucat Mario. Aurelin terus menangis sesungguhkan melihat kondisi Mario saat ini sangat memprihatinkan. Ia benar benar tidak habis pikir mengapa Carlos tega melakukan hal sekeji itu kepada Mario. Padahal Mario selama ini yang membantu ekonomi keluarga Carlos. Bahkan gaji yang cukup besar dan fasilitas diberikan Mario kepada Carlos.


Sementara di tempat lain, tepatnya di tahanan Polda Sumut. Carlos Meraung Raung meminta dibebaskan dari tahanan. Ia merasa tidak bersalah telah berniat untuk membunuh Mario. Aku tidak akan tinggal diam apapun akan kulakukan demi menghancurkan Mario Perez." ucap Carlos kepada pihak kepolisian yang kebetulan bertugas di sana.


Carlos menghubungi Clarissa dan memberitahu kalau dirinya sudah tertangkap dan ditahan di kantor polisi Setelah menusukkan pisau tajam ke tubuh Mario. Carlos mengira, kalau Mario sudah berada di dalam tanah. Karena ketika Carlos menusukkan pisau tajam itu pasti akan mengenai hati ataupun perut besar Mario. Ia yakin kalau Mario tidak akan bertahan hidup walaupun dibawa ke rumah sakit.

__ADS_1


Ketika Mario menghubungi Clarissa dan memberitahu apa yang terjadi kepada Mario, Clarissa tertawa ngakak. Ia begitu bahagia mendengar Mario saat ini sangat menderita. "Aku pemenangnya kamu jangan macam-macam kepadaku Mario Perez." teriak Clarissa sambil tertawa ngakak.


Carlos berharap kalau Clarissa membebaskannya dari tahan kepolisian kota Medan. Tetapi yang diharapkan oleh Carlos bukan pembebasan dari Clarissa, justru Clarissa menertawakan kebodohan Carlos yang menurut apa saja apa yang di perintahkan Clarissa.


Setelah mendapatkan kabar dari Carlos, Clarissa begitu bahagia. Bahkan ia sudah tidak peduli lagi dengan kondisi Carlos saat ini. Karena yang ia inginkan sudah terlaksana sempurna. Sehingga Clarissa merasa tidak membutuhkan Carlos lagi untuk menjalankan misinya selama ini. Bahkan Clarissa tidak berminat untuk membebaskan Carlos dari tahanan. Karena yang diimpikan sudah terjadi kepada Mario.


Carlos memohon kepada Clarissa agar Clarissa memberikan uang jaminan kepada pihak kepolisian agar Carlos dapat dibebaskan. Tetapi Clarissa sama sekali tidak bersedia melakukan itu. Justru ia mengatakan kepada Carlos kalau Carlos adalah lelaki yang paling bodoh yang ia temui selama ini.


Rasa cinta Carlos kepada Clarissa membuat Carlos buta akan cinta yang ia miliki terhadap Clarissa, sehingga ia mampu melakukan apapun yang diminta Clarissa. Sekarang Carlos sendiri yang mendapatkan ganjaran atas apa yang ia lakukan. Hanya karena rasa cinta dan obsesinya terhadap Clarissa. Clarissa memanfaatkan hal itu untuk menuntaskan dendamnya kepada Mario Tetapi Carlos tidak menyadari hal itu.


Clarissa langsung memutuskan sambungan telepon selulernya dari Carlos. Ia pun langsung mengganti nomor ponsel miliknya agar Carlos tidak selalu menghubungi lagi. Hal itu membuat ah Carlos sangat emosi Ia pun memberitahu kepada pihak kepolisian kalau dalam dibalik perencanaan pembunuhan itu adalah Clarissa.


Carlos begitu kesal ketika Clarissa menutup langsung akses kepada dirinya. Ia merasa dimanfaatkan dan dipermainkan Clarissa. Hal itu membuat Carlos semakin kesal dan ingin membalaskan dendamnya kembali kepada Clarissa.


Carlos berusaha menghubungi seseorang untuk meminta bantuan kepada mereka. Tetapi tak ada seorangpun yang berani memberikan bantuan kepada Carlos. Karena kasus yang dihadapi Carlo saat ini menyangkut keluarga Perez.


Jika keluarga Perez mengetahui ada seseorang yang membantu Carlos keluar dari penjara, tidak menutup kemungkinan keluarga Perez akan membuat hancur perusahaan yang dipimpin oleh siapa saja yang membantu Carlos.

__ADS_1


Di ruang ICU tempat Mario dirawat saat ini, Aurelin masih terus menangis sesungguhkan berharap Mario saat itu juga sadar.


Kemudian suster datang menghampiri Aurelin dan meminta Aurelin agar segera meninggalkan ruang ICU, tempat Mario dirawat. Karena waktu yang diberikan dokter sudah habis. Aurelin tidak dapat berbuat apa-apa, selain menurut dengan aturan yang diberlakukan di rumah sakit itu.


Pikiran Aurelin saat ini sangat kacau, sehingga ia tidak memikirkan kondisinya saat ini. Mata Aurelin sudah sebab akibat menangis satu malaman. Melihat kondisi Mario saat ini belum menunjukkan perkembangan apa-apa.


"apa yang harus aku lakukan kak? Tanya Aurelin kepada Ayeuna. Ayeuna memeluk tubuh Aurelin dan mengelus pundaknya untuk memberikan kekuatan kepada Aurelin karena ia tahu Aurelin yang sangat mencintai Mario.


"Jika Mario dapat kembali kepada kita apakah kamu bersedia menikah dengannya?" tanya Ayeuna kepada Aurelin. Aurelin pun mengatakan seperti apa janji Mario kepadanya yang ingin menikahinya di California dengan catatan sipil tanpa mengorbankan kepercayaan mereka masing-masing.


Ayeuna mengangguk paham ia tidak mau ikut campur lebih dalam urusan pribadi Aurelin dengan Mario. Karena yang menjalani kehidupan, mereka sendiri yang menjalaninya. Bukan Ayeuna ataupun Damian. Mereka hanya berdoa meminta petunjuk kepada Allah agar diberikan jalan terbaik kepada keduanya untuk kebahagiaan Aurelin dan juga Mario.


Nyonya Julia Perez terdiam melihat kedekatan Ayuna dan Aurelin. Hal itu membuat Nyonya Julia Perez memantapkan hatinya agar menikahkan aurelin dengan Mario di California sesuai dengan permintaan Mario sebelumnya. Karena nyonya Julia Perez tidak ingin memaksakan kehendaknya kepada Putra nya Mario.


Prasetya menatap semua anggota keluarga yang hadir di rumah sakit menanti kabar baik dari Mario. Prasetya mengingatkan anggota keluarga yang hadir di sana agar bersama-sama menduakan Mario agar dapat pulih kembali seperti semula.


Prasetya sangat menyayangi Mario karena menurutnya Mario adalah Om yang paling pengertian kepadanya. Setiap kali Mario mengunjungi Prasetya Mario pasti membawakan sesuatu yang diinginkan oleh Prasetya kepadanya.

__ADS_1


bersambung


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya. Trimakasih 🙏💓🙏


__ADS_2