Terjerat Cinta Duda Arogant

Terjerat Cinta Duda Arogant
BAB 46. PERTENGKARAN DAMIAN & MARIO


__ADS_3

Ayeuna menghela nafas berat ketika mendengar permintaan Prasetya.


"Sayang, jagoan mami, kan kamu tau sendiri kalau mami itu masih baru kerja di Medan, jadi mami tidak bisa tinggal begitu saja dong. Kan mami harus profesional kerjanya. Memangnya Prasetya mau, kalau mami dikatakan pegawai yang tidak bertanggungjawab?


"Mami tenang saja, bos mami kan, Omnya Prasetya." ucap Prasetya membuat Ayeuna sedikit kesulitan untuk menjawab kata kata Prasetya.


"Om, tidak apa kan? kalau mami tidak ke medan lagi?


"Hei, tidak bisa begitu dong. Kan mami kamu kerja sama om, dan pekerjaannya kepalang tanggung disana. Tapi karna kamu sakit, makanya mami Ayeuna datang untuk melihat kondisi kamu. Mami Ayeuna sangat sayang sama kamu." ucap Mario Perez menimpali pembicaraan Prasetya dan Ayeuna.


"Kamu sengaja mempekerjakan Ayeuna di Medan, agar Ayeuna jauh dari Ku kan?


"Jangan bilang kamu juga menginginkan wanitaku." tuduh Damian perez sambil menarik dan melayangkan tamparan ke wajah Mario.


"Apa-apaan kalian ini. Apa kalian tidak lihat kalau ini di berada di rumah sakit?"kalian tidak kasihan lihat kondisi Prasetya sekarang? Amarah Tuan Gaston perez memuncak melihat kedua putranya yang saling adu mulut bahkan Damian melayangkan satu tamparan ke wajah tampan Mario.


"Apa?


"Wanita mu?


"Gue ngak salah dengar?


"Jaga mulutmu, kamu sudah mulai lancang ya."


"Memangnya siapa yang lancang? Ayeuna adalah asisten pribadi ku sekarang. Dan saya berhak keberatan jika Ayeuna tidak menjalankan tugasnya sebagai seorang asisten saya.


Kontrak kerjanya sudah ditandatangani oleh Ayeuna. Jika Ayeuna mangkir dari surat kontrak kerja Nya, maka saya memiliki hak untuk menjebloskan nya ke penjara. Jadi kau harus berhati-hati Kak, Apa kau tega membiarkan Ayeuna masuk ke dalam penjara sehingga putramu semakin membencimu?" pekik Mario membuat amarah Damian semakin memuncak.


"Pertengkaran terjadi antara kakak beradik itu membuat Ayeuna angkat bicara.


"Kalian manusia atau bukan?


"Kalau kalian manusia, seharusnya kalian selesaikan sendiri masalah kalian di luar jangan membuat masalah di rumah sakit. apalagi kalian membuat masalah di hadapan putraku. Saya tidak akan tinggal diam jika kalian masih saja membuat onar di sini."ucap Ayeuna sambil menatap Mario dan Damian dengan tajam seolah dirinya ingin menerkam keduanya.


Sementara Tuan Gaston Perez dan Nyonya Julia Perez memilih untuk diam dan membiarkan Ayeuna berbicara kepada kedua Putra mereka.

__ADS_1


Nyonya Julia Perez bingung akan tingkah Damian yang mengatakan kalau Ayeuna itu adalah wanitanya. Padahal yang Nyonya Julia tahu bahwasanya Damian memiliki tunangan dan itu Sania.


Bahkan mereka berencana dalam waktu dekat mereka akan melangsungkan pertunangan.


"Tolong kalian keluar dari sini, Saya tidak ingin melihat Kalian disini bertikai. Apalagi di hadapan putraku. Lebih baik kalian selesaikan masalah kalian di luar karena saya tidak memiliki waktu banyak untuk berbicara kepada Putra aku.


Aku akan kembali ke Medan bekerja sebagai asisten dari pak Mario itu memang sudah tugasku karena aku sudah menandatangani kontrak kerjanya. Dan untuk kamu Tuan Damian perez yang terhormat, lebih baik anda tidak perlu Berbicara muluk-muluk. Aku tidak suka lelaki pecundang seperti anda. Jadi tolong jangan berbuat onar dihadapan putraku karena itu tidak bagus untuk putraku kelak.


Demian dan Mario menuruti apa yang dikatakan oleh Ayeuna. Ketika mereka terdiam dan memilih untuk keluar dari ruang rawat inap Prasetya.


"Aku tidak akan tinggal diam jika kau memanfaatkan Ayeuna. Atau jangan-jangan kau menginginkannya.


"Kalau iya Memangnya kenapa?


"Kalian tidak ada hubungan apa-apa. Itu jelas aku ketahui kalau Kakak dan Ayeuna tidak memiliki hubungan apa-apa.


"Jaga mulut kamu Mario."tahu apa kau tentang kakak.


"Yang aku tahu Kakak itu munafik, dan aku tahu juga jika kau membuat Ayeuna menderita. Karna sikap egois dan Arogant Mu itu.


"Ha ha ha ha.....


Mario tertawa ngakak melihat emosi kakaknya yang sudah semakin memuncak. Itu pertanda kalau kakaknya benar-benar mencintai Ayeuna tetapi karena keegoisan yang dimiliki oleh Damian sehingga dirinya enggan mengakuinya.


"Sejak kapan kalian memiliki hubungan khusus? yang aku tahu hubungan kalian antara bos dan anak buah. Karena ayeuna adalah pengasuh Prasetya. Dan juga guru Prasetya di sekolah internasional school." ucap Mario sembari menatap kakaknya dengan tatapan tajam.


Tentunya Mario mengetahuinya karena sebelumnya Mario sudah menyelidiki siapa sosok Ayeuna sebelum Mario berangkat ke Jakarta. Tetapi Mario tidak tahu persis hubungan bagaimana yang di jalani kakaknya dengan Ayeuna.


"Sampai kapan kau selalu mengusik kehidupanku Mario?


"Aku tidak pernah mengusik kehidupan kakak."dan dari segi mananya Kakak mengatakan kalau aku selalu mengusik kehidupan kakak?


"Jangan pernah kau berani mengganggu Ayeuna Saya tidak akan tinggal diam.


"Hello buka matamu Kak, Kakak itu siapanya Ayeuna?

__ADS_1


saudara bukan, kekasih Bukan, jangan sok ingin mengatur jalan hidup Ayeuna.


"Pokoknya jangan pernah kau mengganggu Ayeuna. Aku tidak akan mengampunimu Jika kau berani mengganggunya.


"Aku sangat menyayanginya. Dan aku suka kepada Ayeuna. Apa aku salah? tentu tidak bukan?


Wajah Damian semakin memerah padam mendengar apa yang dikatakan Mario dihadapannya.Yabg terang terangan mengatakan kalau dirinya menyayangi Ayeuna.


"Mario jangan keterlaluan, aku sudah katakan sedari tadi jangan keterlaluan sebelum kesabaranku habis." ucap Damian kembali melayangkan pukulannya kepada adiknya itu.


"Tampar saja!" tidak masalah bagiku yang penting aku bersama Ayeuna."ucap Mario sembari tersenyum sinis melihat kakaknya.


Demian kembali melayangkan pukulan kepada Mario tetapi Mario sama sekali tidak membalasnya sedikitpun.


"Melihat pertengkaran kedua putranya, Tuan Gaston Perez langsung keluar dari ruang rawat inap Prasetya sambil langsung menghentikan perkelahian kakak beradik itu.


"Hentikan!"teriak Tuan Gaston membuat keduanya langsung menghentikan perkelahian mereka.


"Apa yang kalian lakukan hah.....!" bentak Tuan Gaston Perez kepada kedua putranya membuat nyali Damian perez dan Mario Perez langsung menciut. Jika Tuan Gaston yang sudah berbicara tidak akan ada yang berani menyelanya


"Kalian ini seperti anak kecil saja yang memperebutkan mainan. Apa yang kalian ributkan?"ucap Tuan Gaston kepada kedua putranya.


Putra kesayangan Papi ini sudah mengusik kehidupanku. Aku tidak menyukai kehidupanku diusik oleh Nya." Hardik Damian


"Kehidupan kamu yang mana yang aku usik?


"Kalau masalah Ayeuna. Itu hak Ku memberikan dia izin tinggal di Jakarta atau tidak. Yang pasti Ayeuna sekarang adalah asisten pribadi saya dan itu sudah tanda tangan kontrak. Terima atau tidak kau Harus terima." pekik Mario


Tuan Gaston Perez langsung tertawa ngakak ketika mendengar kedua putranya memperebutkan Ayeuna. Padahal Mario Perez hanyalah untuk membuat kakaknya itu menyadari akan cintanya kepada Ayuna.


Sehingga Mario mengatakan kalau dirinya memiliki perasaan lebih kepada Ayeuna. padahal Ayeuna tahu persis jika Mario tidak memiliki perasaan apapun kepadanya.


"Entah apa yang direncanakan Mario sehingga Mario Dengan blak-blakan mengatakan kepada Damian jika dirinya menyayangi Ayeuna.


Bersambung.....

__ADS_1


hai hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih. jangan lupa like, coment dan votenya ya


__ADS_2