
Bukan berarti pak Haposan dapat mengatur keyakinan orang lain. Begitu juga dengan Tuan Gaston Perez. Walaupun Tuan Gaston Perez orang yang berpengaruh di negara ini, karena tuan Gaston Perez merupakan pengusaha kaya raya, juga tidak dapat memaksakan kehendaknya. Agar Aurelin mengikuti keyakinan putranya Mario Perez. Sehingga mereka pun menerima pernikahan sipil Mario Perez dengan Aurelin.
Aurelin saat ini masih tinggal kediaman Tuan Gaston Perez yang berada di Kota Medan. Sebelum acara pesta pernikahan adat Mario Perez dan Aurelin selesai dilaksanakan. Mario ingin hidup bersama Aurelin di rumah yang berbeda dengan kedua orang tuanya. Karena ia Ingin hidup mandiri bersama istrinya.
Rumah yang sudah disediakan Mario sebelum pernikahan mereka berlangsung. Mario memang sudah jauh-jauh hari mempersiapkan rumah mewah itu untuk mereka tempati. Fasilitasnya tidak kalah jauh dari rumah milik Tuan Gaston Perez yang ada di kota Medan. Tetapi lokasi rumah Tuan Gaston Perez dengan rumah yang akan ditempati Mario dan Aurelin letaknya lumayan jauh dari sana.
Tuan Gaston Perez tidak mempermasalahkan hal itu. Ia pun ingin melihat kehidupan rumah tangga putranya hidup bahagia dan mandiri. Itu berarti Mario yakin dapat membina rumah tangganya dengan baik bersama Aurelin, wanita yang sangat dicintai Mario.
Mario juga menghubungi Damian Perez untuk memberitahu rencana acara pernikahan adat Mario dengan Aurelin yang akan dilakukan di Medan. Ketika Mario Perez memberitahu kepada Damian, tentang rencana pesta pernikahan adat mereka, Damian pun mendukung keputusan Mario Perez. Dan ia juga turut bahagia mendengar acara pernikahan Mario dan Aurelin berjalan lancar di kota san Diego California.
Mario menghampiri Aurelin yang sedang membereskan barang bawaan mereka dari kota san Diego California.
"Sayang kamu lagi apa? tanya Mario kepada istrinya
"Tidak lagi ngapa-ngapain Mas, hanya membereskan ini saja.
"Sudah biarkan asisten rumah tangga yang membereskan itu semua. lebih baik kita langsung istirahat." ucap Mario Perez yang sudah tidak sabar ingin istirahat bersama istrinya.
Mendengar apa yang dikatakan Mario kepada Aurelin, Nyonya Julia Perez mengembangkan senyumnya dan menatap pasangan suami istri dengan tatapan penuh arti. Ia pun mengatakan kepada Aurelin agar mengikuti Mario istirahat saja di kamar.
Karena nyonya Julia Perez sangat paham apa yang diinginkan oleh putranya saat ini. Tetapi Aurelin yang belum paham maksud dan tujuan Mario, Aurelin merasa bingung Mengapa Nyonya Julia Perez begitu ngotot agar Aurelin mengikuti Mario masuk ke dalam kamar untuk istirahat.
__ADS_1
Aurelin menghela nafas, lalu ia pun mengikuti Mario masuk ke dalam kamar yang sudah disiapkan asisten rumah tangga sebelumnya. Yang mana, kamar itu selama ini kamar yang ditempati Mario selama Mario tinggal di kota Medan.
Ini kamar kita sayang? tanya Aurelin sambil mengembangkan senyumnya
"Ya sayang kamu tidak suka? Kalau kamu tidak suka, ini hanya untuk sementara waktu kok. Kita nanti tidak akan tinggal di sini, saya sudah mempersiapkan tempat tinggal yang layak untuk kita.
Tetapi untuk sementara, sebelum acara pesta pernikahan adat kita selesai dilaksanakan, kita tinggal di sini dulu." ujar Mario Perez kepada Aurelin. Aurelin mengembangkan senyumnya dan menatap suaminya dengan tatapan penuh arti.
Aurelin bukan tidak suka Mas, malah Aurel suka melihat desain interior kamarnya. Apa mas yang sudah mempersiapkan ini semua? tanya Aurelin yang melihat desain interior kamar itu yang terlihat layaknya kamar hotel bintang 5. Di atas tempat tidur ditaburi bunga mawar merah dan putih. Bunga kesukaan Aurelin.
Bahkan di setiap sudut ruangan diberikan hiasan bunga yang cantik yang dapat memanjakan mata Aurelin.
Mario menganggukkan kepalanya pertanda benar kalau tebakan Aurelin memang benar adanya. Jika yang mempersiapkan kamar itu adalah Mario dan beberapa asistennya agar terlihat nyaman dan rapi ketika Mario Perez dan Aurelin istirahat di dalamnya.
"Kok hanya di sini saja sayang?tanya Mario sambil menunjukkan wajahnya yang baru dikecup Aurelin Aurelin pun langsung tertawa cengengesan melihat tingkah suaminya yang seolah menginginkan lebih dari yang ia lakukan saat itu.
Tetapi Aurelin akhirnya sadar kalau dirinya sudah sah menjadi istri Mario. Dan Mario sudah layak untuk menyentuhnya. Tetapi karena Aurelin tidak biasa tidur bersama orang lain, apalagi tidur dengan lawan jenisnya. Membuat Aurelin yang sedikit kaku berada di kamar yang sama dengan Mario saat ini.
Tetapi ia pun tidak ingin membuat Mario kecewa kepadanya. Sehingga ia berusaha menenangkan degup jantungnya yang sedari tadi berdegup kencang. Karena ia mengetahui kalau Mario saat ini pasti akan menuntut haknya sebagai suaminya.
Ketika Aurelin asik dalam lamunannya, Mario langsung meraih tubuh Aurelin ke pelukannya dan memberikan kecupan hangat di bibir Aurelin. Aurelin seolah terhipnotis
__ADS_1
Ia pun langsung membalas kecupan yang dilakukan Mario kepadanya.
Sungguh kecupan yang membuat orang yang terbang ke langit ketujuh. Aurelin sudah mulai mengeluarkan de$@hannya. Seolah dirinya meminta lebih dan lebih lagi. Mario pun berusaha untuk melakukannya dengan selembut mungkin.
Ia pun berbisik ke telinga Aurelin." Sayang apa aku sudah bisa meminta hakku sebagai suami kamu?" tanya Mario kepada Aurelin berharap Aurelin akan menganggukkan kepala nya. Aurelin menatap suaminya dengan tatapan penuh arti.
lalu ia pun menganggukkan kepalanya ketika dirinya sudah sadar kalau ia sudah benar-benar sah menjadi istri dari Mario Perez di mata hukum. Aurelin pun memberi kecupan hangat di bibir ranum Mario Perez. mendapat respon dari istrinya, Mario Perez pun langsung memperlancar aksinya.
Ia merasa kalau dirinya saat ini sudah mendapatkan lampu hijau dari Aurelin. Sehingga ia pun kembali mengecup bibir manis Aurelin dan ********** di sana. Hingga Aurelin pun membuka rongga mulutnya agar Mario dapat memainkan lidahnya di sana dengan leluasa.
Suara de$@han Aurelin terdengar jelas di telinga Mario. Hal itu membuat Mario semakin melancarkan aksinya. Tangan Mario sudah masuk ke balik dress yang dikenakan saat itu Mario pun memainkan gunung kembar milik Aurelin yang ukurannya tidak terlalu besar.
Cukup di genggaman tangan Mario dan gunung kembar itu pun masih terasa kenyal itu berarti belum ada seorangpun yang menyentuhnya. Mario mengembangkan senyumnya dan berusaha melakukannya dengan selembut mungkin.
Perlahan tapi pasti. de$@han demi de$@han sudah terdengar jelas di telinga Mario. Ketika Mario memainkan gunung kembar milik Aurelin. Hingga Mario menuntun naik di atas tempat tidur. Awalnya Aurelin merasa malu
Ketika saat ini Mario sudah berhasil memainkan gunung kembarnya, Aurelin memang tipe wanita yang pintar menjaga diri. karena dirinya benar-benar memegang teguh prinsipnya sendiri. Mario merasa bahagia saat dirinya mengetahui kalau aurelin benar-benar belum ada lelaki yang menyentuhnya sama sekali.
Walaupun ia dapat merasakan gunung kembar milik Aurelin. Perlahan Mario menuntun tangan Aurelin.Agar memainkan adik kecil yang sudah lancang depan. adik kecil Mario benar-benar berukuran yang dapat memuaskan setiap wanita.
Ketika Mario menuntun tangan Aurelin agar memainkan adik kecilnya. Aurelin pun berusaha melakukan apa yang diminta suaminya. Walau ia merasa sedikit malu melakukannya. Tetapi Mario meyakinkan kepada Aurelin, bahwa saat ini mereka memang benar-benar sudah sah menjadi suami istri di mata hukum.
__ADS_1
Bersambung......
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya