Terjerat Cinta Duda Arogant

Terjerat Cinta Duda Arogant
BAB 220. DIJODOHKAN SEJAK KECIL


__ADS_3

Di tempat lain, Saida dan Jonathan yang baru tiba di rumah sakit. Untuk melihat Ayeuna dan sang keponakan yang mereka merindukan. Saida langsung memeluk Ayeuna.


"Selamat ya friend, Kamu akhirnya memiliki seorang putri. Kehidupan kamu sudah lengkap dengan kehadiran Putri kamu ." ucap Saida kepada ayeuna.


"Terimakasih friend," kamu sudah datang menjenguk Ku." sahut Ayeuna sambil mengembangkan senyumnya.


"Oh iya ini ada sedikit buah dan makanan kami bawa. Aku berharap kamu kembali pulih dan segera kembali ke rumah membawa si bayi imut. Oh iya boleh tidak aku ketemu dengan keponakanku yang paling cantik?" tanya Saida kepada Ayeuna.


Tiba-tiba seorang suster masuk ke ruang rawat inap Ayeuna dengan membawa baby Catherine Perez.


"Hallo selamat siang," sapa suster yang membawa baby catering Perez masuk ke ruang rawat inap Ayeuna


.


"Selamat siang suster," sahut Ayeuna kepada suster. Kemudian Suster itu pun memberikan baby Catherine Perez kepada Ayeuna agar Ayeuna dapat memberikan ASI kepada putrinya.


"Disusui dulu ya nyonya Dedek bayinya." ujar Suster itu kepada Ayeuna, dibalas anggukkan dari Ayeuna. Kemudian Suster itu pun berlalu dari sana, meninggalkan baby Catherin Perez, di ruang rawat inap Ayeuna agar Ayeuna lebih leluasa memberikan ASI miliknya untuk putranya.


"Mas keluar dulu deh, Ayeuna ingin menyusui putrinya." ujar Saida kepada Jonathan. Jonathan pun langsung keluar dan duduk di kursi yang ada di luar ruangan Ayeuna.


"loh Mas kok masih di situ? tanya Ayeuna yang melihat keberadaan Damian di sana.


"Memangnya kenapa kalau Mas di sini sayang?" kan tidak apa-apa Mas melihatnya setiap hari juga Mas dapat melihat kok." ucap Damian membuat Saida menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


"Dasar Bos gendeng!" gumam Jonathan dalam hati yang mendengar apa yang dikatakan Damian Perez kepada Ayeuna.


"sudah Mas,"Jangan membantah. Nanti ikut-ikutan Putra kita yang tampan ini membantahmu. mau tidak? ucap Ayeuna kepada Damian Perez berharap Damian keluar ruangan bersama Jonathan


"Mami....., Memangnya dedek bayi harus menyusui Ya? seperti yang dikatakan oleh bu guru Prasetya? kata bu guru seorang bayi baru lahir itu, hadis menyusui kepada ibunya selama 2 tahun. Apa benar itu mom? tanya Prasetya yang begitu penasaran.


"Ya sayang," dedek bayi harus menyusui selama 2 tahun. Agar Dedek bayinya sehat dan kuat. Tetapi tidak harus 2 tahun juga tidak apa-apa, asalkan dibantu susu formula seperti yang Prasetya minum sekarang." ucap ayeuna sambil mengembangkan senyumnya Ayeuna sambil menatap Prasetya dengan tatapan kasih sayang.


"Tapi dulu papi bilang, Prasetya tidak pernah minum ASI kok. Karena maminya Prasetya sudah meninggal dunia waktu melahirkan Prasetya." ucap Prasetya dengan polosnya membuat Ayeuna begitu sedih mendengar curhatan Prasetya terhadapnya. Ia pun langsung meraih tubuh putranya ke pelukannya, sambil menyusui baby Chaterine


"Kamu Putra Mami," dan selamanya kamu tetap Putra Mami. Jangan pernah merasa kamu tidak memiliki Mami ya sayang." ucap Ayeuna kepada Prasetya sambil memberikan kecupan hangat di wajah tampan Prasetya.


Sejujurnya Ayeuna begitu sedih mendengar curhatan Prasetya. Tetapi Allah sudah memberikan jalan hidup seperti yang dijalani Prasetya saat ini. Hal itu membuat Ayeuna bersumpah dalam hatinya sendiri. Ia akan selalu memberikan perhatian penuh kepada Prasetya agar Prasetya tidak merasa kekurangan kasih sayang dari seorang ibu.


Aduh aku sangat gemes kepadamu sayang. Nanti kalau sudah gede berjodoh ya sama Baby Neptunus!" ucap Saida membuat kedua wanita itu pun langsung tertawa ngakak membayangkan apa yang terjadi jika baby Catherine dan baby Neptunus berjodoh kelak.


Mendengar suara tawa dari dalam ruangan, sontak Damian dan Jonathan pun langsung masuk ke dalam ruang rawat inap Ayeuna. "Ada apa sih? Sepertinya kalian begitu bahagia sampai tawa kalian menggema di seisi ruangan ini." ucap Damian Perez dan Jonathan sambil menghampiri kedua wanita itu.


"Mas lihat deh Baby Catherine Perez begitu imut dan cantik bukan? sepertinya Saida menginginkan baby Catherine Perez menjadi menantu kita kelak, buat baby Neptunus." ucap Saida sambil menatap Baby Catherine dan mengembangkan senyumnya.


Jonathan dan Damian Perez pun langsung tertawa ngakak mendengar apa yang dikatakan Saida kepadanya.


"Ya Allah sayang," bayi merah saja sudah kamu pinang menjadi menantu.Ada-ada saja kamu ini." ucap Jonathan kepada Saida.

__ADS_1


"Saida kan hanya ingin mengutarakan isi hati Saida saja mas," karena Saida ingin memiliki menantu anak dari Ayeuna sahabat baikku." ucap Saida sambil membayangkan kalau Saida dan Ayeuna akan menjadi besan nantinya.


"Kamu ini ada-ada saja pemikirannya. Jika kamu menginginkan hal itu, Tanya dulu si pemilik gadis kecil dan mungil Ini." ucap Jonathan sambil meraih tubuh baby Catherine dari pangkuan Saida dan memberikan kecupan hangat di wajah cantik bayi mungil itu.


"Bagaimana Yun? Apa kamu setuju dengan rencana perjodohan anak kita kelak." ucap Saida sambil terkekeh. Ayeuna mengembangkan senyumnya, ia menatap suaminya Damian Perez pertanda dirinya meminta jawaban dari Damian.


"Kalau saya sih setuju setuju saja. Tetapi kan kita tidak boleh memaksakan kehendak kita kepada anak-anak kita kelak. Tetapi kita hanya dapat berdoa semoga anak kita kelak berjodoh." ucap Ayeuna kepada Saida sambil mengembangkan senyumnya melirik ke arah Damian.


Damian hanya mengembangkan senyumnya mendengar apa yang dikatakan istrinya. karena apa yang dikatakan istrinya, persis seperti apa yang ada di dalam hati Damian. "Sungguh istri yang begitu memahami isi hati suaminya." gumam Damian dalam hati.


"Aku benar-benar beruntung memiliki istri seperti kamu Sayang. Kamu sangat memahami isi hati mas." gumam Damian di dalam hati sambil menatap Ayeuna dan memberikan kecupan hangat di wajah cantik Ayeuna.


"Pak Bos!" kalau mau bermesraan jangan di depan gue dong. Sakit mata lihatnya." gerutu Jonathan ketika melihat Demian memberikan kecupan hangat di wajah cantik istrinya.


"Kamu juga mau bermesraan dengan Saida, itu tidak masalah bagiku. Walaupun itu di hadapanku." ucap Damian Perez merasa tidak bersalah.


Jonathan hanya terkekeh mendengar jawaban sang Bos. Padahal dulunya Damian Perez ketika sudah ditinggal oleh sang istri Nurma, ibu kandung dari Prasetya Perez, kehidupan Damian Perez terlihat kaku. Bahkan semakin Arogant.


Tetapi semenjak bertemu dengan Ayeuna kehidupan Demian Perez berubah drastis Ayeuna membawa Aura positif di kehidupan Damian. Hal itulah yang membuat Nyonya Julia Perez dan Tuan Gaston Perez merasa beruntung memiliki menantu seperti Ayeuna yang dapat merubah pola pikir putranya.


Bersambung....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2